Kembali

Setelah semalam berhasil melewati masa kritisnya akhirnya Raya di pindahkan ke kamar rawat VVIP, walau Raya masih dalam keadaan koma tapi itu lebih baik dari pada keadaan nya yang semalam dalam keadaan kritis dan sempat berhenti detak jantung nya.

Di sebelah tempat tidur raya sudah datang, papa Wili yang Mengantikan Neo yang menjemput ketiga om Raya dan Jeslin yang pulang untuk mengambil perlengkapan Raya serta mereka akan berganti pakaian.

Sedangkan ketiga om Raya sudah sampai di bandara, saat melihat kedatangan ketiganya Neo pun berlutut di depan Ketiganya.

"Kau kenapa?" tanya Kelvin

"Kak maafkan kami yang telah lalai menjaga Soraya, kami pantas di hukum. Karena kami terlambat datang Raya jadi seperti ini" ucap Neo.

Liam dan Kean serta Kelvin sebenarnya sangat marah tapi saat di pikirkan lagi bukan salah mere karena ini bukan negara sendiri yang bisa seenaknya bertindak apa lagi untuk masuk ke dalam kampus besar seperti itu.

"Sudahlah Neo, kali ini kami memaafkan mu tapi tidak lain kali jadi berhati hati lah. Ini masih musuh kecil atau cuma remahan bagaimana jika musuh kita yang sebenarnya keluar, jadi berhati hatilah" ucap Liam

"Terima kasih kak, kami akan berusaha yang terbaik lagi untuk Soraya" ucap Neo

"Baiklah ayo antar kami ke rumah sakit, lalu dimana sampah itu berada?" tanya Kean dan Kelvin

"Mereka sudah di di tangani oleh orang orang papa angkatnya Soraya, ternyata selama ini Soraya memiliki papa angkat dan kakak yah siapa dia, jika kalian tau jangan sampai pingsan" ucap Neo

"Apa papa angkat, siapa dia berani sekali mengambil keponakan kami" tanya Liam dan Kean

"Dia adalah tuan Javier Mark Wiliam" jawab Neo yang membuat mereka shock.

"Kau jangan bercanda Neo, kau tau dia siapa kan, walau aku Tidka tau wajahnya seperti apa, tapi aku tau nama nya sangat terkenal" ucap Liam

"Aku tidak bohong kak, tuan Javier sendiri yang bilang dan dia juga telah mewariskan semua aset dan perusahaan miliknya atas nama Soraya Mayasari Wiliam, tuan jame bilang Soraya adalah pewaris sah milik ya dan siapa pun Yang menganggu Raya tamat seperti mereka kemarin aku lihat beritanya semua habis tidak tersisa" ucap Neo menceritakan semuanya sedangkan ketiga om dari Raya saling pandang dan Shock

"Oh iya tuan Javier meminta waktu untuk bertemu kalian kak saat kalian datang, saat ini beliau ada di ruangan Raya" ucap Neo

"Kak Liam coba cubit aku tapi jangan sakit ya" ucap Kean

"Plak..." pukul Liam pada tangan Kean

"Aduhhh....Ssss... sakit kak, Jan sudah di bilang Jang sampai sakit" ucap Kean

"Dasar kau dokter bodoh" ucap Liam

"Ohya kak aku lupa, saat melihat keadaan Raya jangan shock ya dan saat ini Raya dalam keadaan koma" ucap Neo lagi.

"Apaaaaa...!!! Koma, apa sangat serius Neo, ada apa sebenarnya" tanya Kelvin

Akhirnya Neo menceritakan semua keadaan Raya Daria awal hingga saat ini dan itu membuat mereka sangat sedih.

"Cepat Neo aku ingin tau bagaimana keadaan Raya" ucap Liam dingin

mobil pun melaju kencang di jalan raya.

Setelah Beberapa saat kemudian akhirnya mobil itu pun sampai di rumah sakit. Liam, Kean dan Kelvin pun masuk kerumah sakit dengan cepat karena sudah di beri tau Neo dimana ruangannya.

Saat membuka pintu ruangan Soraya, mereka bertiga melihat Soraya yang masih menggunakan selang infus dan alat bantu pernafasan. Dan di sisi Raya ada seorang pria paru baya yang sedang menggenggam tangan Soraya dengan Sayang.

Sedangkan papa Wiliam yang mendengar suara pintu terbuka pun menoleh saat melihat ketiga pria tampan itu ia pun mengerti, jika mereka adalah om dari Putrinya.

Liam dan Kelvin serta Kean yang bisa melihat dengan jelas wajah pria yang ada di dekat keponakan nya pun kaget,

"JAMAWI..!!!"seru mereka bertiga kaget. Sedangkan papa Wili yang mendengar nama itu pun Shock karena nama itu hanya satu orang yang sangat suka memanggil namanya dengan nama itu, walau awalnya sangat geli tapi lama lama ia merindukan nama itu di sebut, dan itu sudah 25 tahun lamannya.

"Bagaimana kalian tau nama itu?" tanya Papa Wili dengan serius

"Jadi benar anda Jamawi" ucap Liam dan kean serta Kelvin.

"Iya itu nama yang sering di sebutkan oleh seseorang" ucap papa Wili

"Ovi" ucap ketiganya lagi. Dan itu membuat papa Wili bertambah yakin.

"Benar diamana dia dan bagaimana kalian tau?" ucap papa Wili tidak sabar.

"Nanti akan kami ceritakan, biarkan kami melihat keponakan kami dulu " ucap Liam

"Baiklah dan tolong jelaskan semua nanti" ucap Papa Wili Javier Mark Wiliam

"Baik karena ada yang harus kami katakan juga pada anda" ucap Liam lalu mendekati raya saat melihat dengan jelas wajah Raya yang bengkak membuat mereka shock dan mengeluarkan air mata.

Bagaimana tidak wajah yang biasa terlihat cantik dan manis serta lucu saat ini terlihat sangat mengerikan karena bengkak.

Sedangkan di bawah alam sadar Raya ia saat ini seperti ada di sebuah taman yang sangat cantik terdapat air terjun di sana.

"Ini tempat apa ya" pikir Raya

"Sangat cantik jadi tidak ingin pulang" gumam Raya

"Nak, ini bukan tempat mu kembalilah karena belum waktunya kamu disini, lihat di luar sana banyak yang menunggu mu dan menangis karena kau akan pergi, jadi kembalilah lanjutkan perjuanganmu, perjalanan mu masih panjang. jadi kembalilah sekarang sebelum terlambat" ucap suara itu dan itu membuat Raya kaget lalu berpikir karena mendengar tangisan orang orang yang memanggil namanya.

"Bagaimana cara aku keluar?" tanya Raya

"Ikuti kata hati mu berjalan lurus kau akan kembali, pergilah nak " ucap suara itu dengan perlahan Raya pun berjalan menuju cahaya yang sangat terang.

Di luar terjadi kegaduhan karena raya tiba tiba drop, alat pendeteksi jantung bergaris berbunyi nyaring dan bergaris lurus... Dokter Orlando berusaha menolong Raya semampu. Semua orang yang disana menangis sedih, ketiga sahabat Raya pun ikut menangis meraung. disana karena merasa bersalah dan marah serta takut kehilangan.

Dokter Orlando melihat semuanya dan mengumumkan kematian, ketiga om raya histeris begitu juga papa Wili

Namun tiba tiba tidak lama terdengar suara nyaring alat itu dan membuat semua kaget tapi bersyukurlah.

Dokter Orlando dengan cepat memeriksa kembali raya dan syukurlah semua kembali normal.

Dan mata Raya secara perlahan terbuka, lalu melihat semua orang di sana.

"Maaf, aku baru kembali" ucap Raya sangat pelan tapi masih dapat di dengar mereka, air mata Raya jatuh.

Semua bernafas lega walau jejak kesedihan masih ada disana.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Meryrostiti Titi

Meryrostiti Titi

kayakx raya itu anak kamdungx tuan will

2025-03-05

0

Haryati Atik Atik

Haryati Atik Atik

Ikut tegang jg nangis thor

2024-10-09

1

nisa

nisa

bkin kaget aja 🥴😖
lanjutttt,,,

2024-09-22

0

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!