........
Siena pergi ke taman untuk merilekskan pikiran yang sangat menumpuk, bukan hanya tentang hubungan nya dengan Damian namun nasib Lucia jika Siena masih tetap bersama dengan Damian. Siena tidak tahu apa yang akan terjadi karena tentu saja alur cerita sudah berubah sejak Siena masih hidup hingga saat ini, itu sebab nya Siena masih belum tahu bagaimana nasib Lucia tanpa Damian.
Apa dia akan terus menjadi budak keluarga nya? kasihan sekali tapi aku tidak bisa mati bunuh diri disini, aku harus hidup kaya raya dan memiliki suami tampan.
Siena yang frustasi mengerucut bibir nya seperti anak kecil yang sedang ngambek tidak di belikan mainan, disaat itu tanpa Siena sadari seseorang dari jendela melihat tingkah laku nya yang sangat aneh.
"Tuan Duke Damian!" panggil seorang ajudan Damian bernama Alex.
"Ada apa?" tanya Damian dengan nada kesal.
"Maaf sudah menganggu waktu Tuan Duke, tapi masalah ini harus segera di tangani!" panik Alex.
"Masalah apa?"
"Banyak sekali surat dari Kekaisaran yang Tuan Duke abaikan! saya sudah periksa ternyata ada masalah penting dengan wilayah timur," beritahu Alex sambil memberikan semua surat dan beberapa dokumen terkait dengan masalah tersebut.
"Kekaisaran ingin saya menyelesaikan masalah yang mereka perbuat dengan perang?" tanya Damian dengan wajah kesal.
"Saya tidak sarankan untuk berperang Tuan Duke, masalah perebutan wilayah ini masih bisa di bicarakan dengan baik-baik," saran Alex yang sangat benci perang karena pasti masalah yang berdatangan akan lebih banyak dan pekerjaan yang sudah seperti bukit itu menjadi gunung.
"Akan saya pikirkan untuk menyelesaikan masalah ini," ucap Damian namun pandangan nya kembali teralihkan ke arah jendela.
"Tuan Duke sedang melihat apa?" karena penasaran Alex ikut mengintip namun Damian langsung menatap nya tajam.
Sebaik nya aku pura-pura tidak lihat saja.
Sementara itu Siena masih sibuk memikirkan apa yang harus dia lakukan agar Damian mau merubah sikap dingin nya terhadap Siena, jika mengikuti alur novel Lucia melakukan berbagai cara merayu Damian dengan ketulusan nya walau Damian awal nya mengabaikan diri tapi perlahan rasa benci terhadap Lucia berubah menjadi cinta kadang Lucia terus berjuang menjadi istri yang baik untuk Damian.
Aku sangat malas melakukan nya, aku tidak mau menderita seperti Lucia. Aku sudah menderita di kehidupan ku sebagai Karin, masak aku datang kesini harus menderita juga untuk mendapatkan cinta dari Damian? sangat menyebalkan.
Dewa sinting itu pasti sudah memanfaatkan ku, dia pura-pura memberikan kesempatan kehidupan kedua tapi padahal ini adalah hukuman neraka yang sesungguhnya.
Siena terus memikirkan banyak hal buruk sampai membuat mood nya sangat buruk, Fina yang melihat itu memikirkan topik lain agar Siena tidak tenggelam dalam pikiran nya sendiri seperti orang gila.
"Nyonya Duchess apakah anda mendengar berita kriminal dari koran?" tanya Fina berusaha membuat Siena teralihkan pada pikiran nya sendiri.
"Berita apa?" tanya Siena penasaran karena dia memang suka gosip hot.
"Kata nya sering terjadi penculikan para wanita cantik di pusat kota Breezel, setiap wanita yang di culik beberapa hari kemudian di temukan tanpa kepala di danau Athena," beritahu Fina dengan wajah serius.
Aku pernah mendengar kisah kriminal ini di novel sebelum nya, yang akan menyelesaikan masalah ini adalah Damian. Namun masalah ini selesai nya akan sangat lama karena Damian pasti sedang sibuk dengan masalah perebutan wilayah timur, dasar para tikus bangsawan Kekaisaran yang sangat rakus kekuasaan.
"Sudah berapa korban nya?" tanya Siena sangat penasaran.
"Saat ini jumlah yang di konfirmasi ada sekitar 50 wanita berusia sekitar 20-25 tahun yang di culik. mayat wanita yang di temukan tanpa kepala sudah 40 orang," beritahu Fina sesuai apa yang dia ketahui.
"Itu berarti masih ada 10 orang yang masih hidup?"
"Saya tidak tahu pasti Nyonya Duchess karena pasti bisa saja mereka juga sudah mati tapi mayat nya belum di buang ke danau," beritahu Fina ragu.
"Benar juga sih. Apakah kasus seperti ini di tangani oleh Duchess juga?" tanya Siena penasaran.
"Seharusnya Tuan Duke yang menangani kasus berbahaya seperti ini, jika Duchess yang melakukan nya itu pasti akan membahayakan nyawa Duchess," beritahu Fina dengan bangga.
Siena tersenyum lebar membuat Fina yang tadi nya bangga langsung berubah ketakutan karena tahu apa yang sedang di pikirkan oleh Siena.
"Nyonya Duchess tidak akan menyelidiki kasus kriminal ini kan?" tanya Fina dengan raut wajah ketakutan.
"Itu berbahaya bagaimana bisa aku bertindak membahayakan nyawa ku, aku tidak tertarik dengan kasus ini," jawab Seina dengan santai.
"Baguslah," ujar Fina lega.
...*********...
Jreng!
"Nyonya Duchess katanya tidak tertarik dengan kasus itu kenapa sekarang kita berada di danau Athena?" tanya Fina dengan wajah pucat pasi seperti mayat.
Siena awalnya memang tidak tertarik dengan kasus ini karena bisa membahayakan nyawa nya namun setelah melihat setumpuk dokumen keuangan di ruang kerja nya, Siena memikirkan kembali jika kasus kriminal ini lebih baik dari pada berhadapan dengan setumpuk dokumen keuangan mansion yang harus dia periksa satu-satu.
"Di dalam list pekerjaan ku, aku mendapatkan surat pengaduan kasus kriminal ini juga, tidak ada salah nya aku bermain sedikit bukan? aku sangat bosan di mansion seperti patung berjalan," saut Siena kesal.
"Tapi ini berbahaya Nyonya Duchess, apalagi penampilan Nyonya sangat mencolok di danau mengerikan ini!" heboh Fina yang tidak tahu harus melakukan apa agar Siena mau mendengarkan ucapan nya.
Siena sengaja tampil mencolok menggunakan satu set pakai gaun warna hitam beserta dengan payung hitam nya untuk mengekspresikan bela sungkawa nya terhadap para korban wanita yang sudah tiada dan memancing pelaku kasus tersebut.
Mari kita lihat siapa orang paling mencolok disini.
Siena hanya berdiri di samping danau sambil menaburkan bunga ke danau, suasana danau Athena sangat sepi pengunjung setelah kasus mengerikan ini terjadi.
Danau ini sangat indah tapi sayang keindahan nya sudah di rusak seorang bajingan sialan.
"Nyonya Duchess suasana nya sangat tidak nyaman, sebaik nya kita segera pulang," ujar Fina khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk pada majikan nya.
Siena mengangkat wajah nya kemudian pandangan nya teralihkan pada seorang pria muda berusia sekitar 18 tahunan yang sedang berdiri di tepi danau sambil menaburkan bunga ke danau juga.
"Fina kamu kenal siapa dia?" tanya Seina.
"Tidak. Mungkin saja dia salah satu keluarga korban kasus wanita tanpa kepala ini," beritahu Fina yang turut sedih.
"Benar pasti dia keluarga korban ya," gumam Seina kemudian dia tersenyum hangat.
"Mari kita pulang sebelum pelaku nya datang menunjukkan wajah nya yang sangat polos seperti anak kecil."
"Baik Nyonya Duchess!"
........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
Armyati
laannjuutttt yuk kak 😍🙏 semangat semangat semangat 💪💪💪
2024-07-26
1