Tak terjadi apa-apa.

Reza melepaskan diri dari Galang,Reza bergidik ngeri saat Galang menggerayanginya,sehingga Reza mengikat tangan Galang dengan dasi dan Kaki dengan tali sepatu yang Galang gunakan.

"Aku harus bagaimana?,ayo berpikir,"ucap Reza panik

"Cari obat penawarnya,tapi aku cari Eliana dulu untuk memberitahu kondisi Galang",ucap Reza.

Galang sudah tak karuan,pikirannya setengah tak sadar namun masih sedikit mendengar,Galang menggeleng saat Reza ingin memanggil Eliana.

"Galang aku tinggal dulu sebentar,jangan kemana-mana",ucap Reza pada sahabatnya yang memberontak dilantai.

Reza memukul keningnya sendiri,"Dia kan aku ikat",gumam Reza panik.

Sedangkan Anggun merasa sangat haus,dan gerah juga,"Sis,aku ke toilet dulu",bisik Anggun.

Siska mengangguk,Anggun berjalan melewati banyak orang yang tengah berduaan,hingga tak sengaja melihat Kenzo juga Eliana yang tengah berciuman,Anggun terpaku,Eliana melepas pagutan dengan Kenzo saat melihat Anggun,"Oh,sorry",Ucap Anggun segera pergi.

"Anggun,tunggu Anggun",teriak Eliana.

"Kamu kenapa El",ucap Kenzo menahan tangan Eliana.

"Dia melihat kita ciuman Ken,aku tak mau dia mengadu kepada Siska kemudian Siska memberitahu Galang,"ujar Eliana,kemudian teringat tunangannya yang ia beri obat per@ngsang.

"Galang",gumam Eliana.

"Aku harus mencari Galang",Ucap Eliana tapi tangannya dicekal Kenzo yang menatap Eliana dengan kabut gairah.

Anggun merasakan tak nyaman dengan tubuhnya,Anggun kesusahan mencari dimana toilet atau ruangan sebab Anggun merasakan panas luar biasa,Anggun mencoba membuka beberapa pintu namun dikunci hingga satu pintu yang bisa ia buka,Anggun masuk kedalam ruangan tersebut kemudian mengunci pintu karena kosong,namun Anggun mendengar suara orang,"T-o-l-o-n-g A-Ku",Anggun mendekati suara disamping tempat tidur.

"Galang",ucap Anggun terkejut Galang diikat seperti itu,Anggun melepaskan ikatan ditangan dan kaki Galang.

Galang menarik tubuh Anggun,melumat bibir Anggun,Anggun ingin mendorong namun lain dengan tubuhnya yang merespon lain.

Anggun membalas ciuman Galang,pikirannya bilang,"Jangan",pikirannya menolak.

Namun tubuhnya, mengiyakan menikmati sentuhan Galang ,"Lanjutkan" begitu kira-kira tubuh Anggun merespon,Galang yang pikirannya tak sadar melihat gadis yang ia cumbu seperti Anggun,wajah Anggun yang ada dalam kungkungannya,wajah Anggun yang selalu terbayang,"Anggun aku mencintaimu",bisik Galang sebelum melakukan penyatuan tanpa sadar.

Reza mencari Eliana namun belum bertemu,dia malah bertemu dengan Siska yang sedang menolak David,Reza segera menghampiri adik temannya itu,"Lepaskan David",bentak Siska,David melepaskan namun mendekatkan wajahnya.

"Aku sangat mencintaimu Siska",ucap David.

"Kamu mabuk David",ucap Siska mendorong wajah David.

Tanpa aba-aba,"Bugh",Reza memukul wajah David.

"Security bawa orang ini keluar,aku mengadakan pesta non Alkohol,dia juga termasuk bukan tamu undangan",ucap Reza.

Siska melongo,namun segera menguasai dirinya,"Kamu tidak apa?",tanya Reza.

"Terimakasih kak",ucap Siska,Reza mengangguk,jantungnya berdebar saat Siska memanggilnya kakak.

"Mau pulang?",tanya Reza menguasai rasa gugupnya.Siska mengangguk,sambil melihat sekeliling.

"Mau aku antar?",tawar Reza.

"Tidak kak aku bersama Anggun,aku sedang mencari Anggun soalnya kunci mobil dan ponselku dibawa Anggun,Katanya dia ketoilet tapi lama sekali,namun malah bertemu David,mana sudah mau jam sepuluh lagi,bisa dipotong gaji ku sama papa",ucap Siska kembali memindai semua orang.

"Ehm,bagaimana kalau kamu sekarang aku antar pulang",ucap Reza.

"Anggun bagaimana?",tanya Reza.

"Dia juga nanti aku antar,pakai mobilmu kan?",ujar Reza.

"Cie,modus cie",goda Siska,

"M-modus bagaimana?",tanya Reza gugup,takut bila Siska tau perasaannya.

"Acara segala mau nganterin Anggun,padahal mau pdkt dengannya kan",tebak Siska,Reza menghela nafas.

"Sudah,ayo pulang daripada akhir bulan kamu tak mendapat gaji",ucap Reza sedikit kecewa.

Sedangkan Galang dan Anggun sudah terkapar tak sadarkan diri.

Setelah mengantar Siska pulang,Reza baru teringat Galang,buru-buru Reza mencari obat penawar,tak habis pikir kenapa Galang memakai obat seperti itu.

"Semakin aneh saja Galang ini,setelah kenal Eliana",gumam Reza,dengan sorot lampu mobil dia melihat orang berboncengan motor.

"Lah,bukankah itu Eliana,terus Galang bagaimana?,sepertinya itu bukan Galang",ucap Reza.Reza menghentikan mobilnya.

"Mengejar Eliana atau pulang ke cafe",ucap Reza bingung.

"Masa bodoh lah,Galang dulu",ucap Reza.

Sesampainya dicafe Reza panik sebab pintu kamar yang ditempati Galang terkunci dari dalam,"Mampus aku,kalau ada wanita nakal yang masuk,bisa babak belur aku dihajar Galang",gumam Reza panik dan khawatir.

"Kalau aku buka paksa meminta bantuan tukang kunci,hancur usahaku karena insiden ini",batin Reza,kemudian dia menggeleng.

"Bagaimana ini?,siapa yang bersama Galang",ucap Reza mondar-mandir didepan pintu kamarnya.

"Bodoh lah,aku tinggal saja,lihat besok pagi",ucap Reza meninggalkan pintu yang tertutup tersebut.

Pagi hari Anggun berteriak kaget sebab disampingnya ada seorang lelaki satu ranjang dengannya bahkan satu selimut tidur terlungkup,Anggun melihat dibalik selimut.

"Apa yang baru aku lakukan,kepala ku pusing sekali",gumam Anggun mencoba mengingat.

Galang menggelengkan kepalanya saat mendengar teriakan wanita,mengerjapkan mata,dan melihat ke wanita itu "Anggun"batin Galang,Galang menggelengkan kepalanya lagi kenapa halusi ini tetap Anggun,siapa wanita ini.Anggun dan Galang bersitatap.

"Galang",ucap Anggun

"Anggun",Ucap Galang.

Anggun menutup wajahnya dengan kedua tangannya,kemudian pintu seperti ada yang ingin membuka,Anggun segera mengenakan pakaiannya dengan kondisi masih sempoyongan,sedangkan Galang hanya menatap gerak-gerik Anggun sambil mencoba mengingat.Perlahan Galang juga memakai pakaiannya diatas tempat tidur terdapat noda darah,Galang menatap Anggun yang sudah selesai memakai pakaiannya,ada perasaan bersalah,tapi ada perasaan lega juga.

"Aku akan tanggung jawab",ucap Galang.

Anggun menghentikan langkahnya saat akan membuka pintu,"Tak perlu,anggap saja tak terjadi apa-apa",ujar Anggun.

Anggun membuka pintu,ternyata didepan pintu sudah ada Reza,Reza terkejut,"Maaf kak Reza aku ketiduran ditempat mu",ucap Anggun segera pergi.

Reza hanya mengangguk dengan refleks dan hanya menatap Anggun yang pergi.Reza buru-buru masuk dan menemui Galang,"Ada yang terjadi Lang,pintunya terkunci dari dalam dan...

Galang menyibak selimut memperlihatkan noda keperawanan Anggun.Reza menutup mulutnya, mereka melakukannya pikir Reza,"Tapi aku lega Lang,setidaknya bukan wanita nakal yang menidurimu",ucap Reza,setidaknya Anggun wanita baik-baik.

"Tolong cek cctv",ucap Galang masih berpikir.

"Aku akan mengeceknya,akan aku tangkap orangnya",ujar Reza.

"Kurasa ada orang yang sengaja memberikan obat itu padaku",ujar Galang.

"Kamu ada sesuatu makan suplemen atau apa begitu?",tanya Reza,Galang menggeleng.

 "Aku hanya minum yang diberikan Eliana",ucap Galang.

Galang dan Reza saling pandang,"Berarti Anggun disini korban mu Lang,kamu harus tanggung jawab",ujar Reza serius.

Galang hanya diam.

Terpopuler

Comments

🦋stary🌼🌸🌼

🦋stary🌼🌸🌼

menjijikan,,nolak² tp ciuman jg ...bil nya sepupuan

2024-09-01

0

lihat semua
Episodes
1 Pertunangan
2 Pura-pura tak melihat
3 Selingkuh
4 Menolak percaya
5 Rencana
6 pesta
7 Tak terjadi apa-apa.
8 Pengakuan mengejutkan.
9 Benar-benar Hamil.
10 Canggung
11 Milikku
12 Tunangan berulah.
13 Memohon
14 Memaafkan
15 Cemburu
16 salah paham
17 Hamil anakku
18 lamaran dadakan.
19 pesta pernikahan dan pesta tunangan
20 pengganggu
21 Jangan ganggu aku.
22 Cobaan.
23 Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24 Cinta seperti apa?
25 Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26 Guna-guna vs pesona Siska
27 Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28 Tragedi salah kamar
29 Honeymoon
30 candaan.
31 wanita dari masalalu
32 Wanita masalalu
33 Buaya betina
34 cinta lama
35 Gagal
36 Silahturahmi cinta pertama.
37 lahirnya pewaris
38 Istri vs cinta pertama.
39 Latihan Ala Jihan.
40 Kecewanya seorang Siska.
41 Maaf
42 Damai
43 Twins.
44 kelahiran baby twins.
45 Bahagia yang sempurna.
46 Calon suami Jihan
47 Gao?
48 Calon suami koma?,aku harus apa?
49 Gao sadar
50 Lanjutkan
51 Pembalasan Jihan.
52 Alasan pergi
53 bukan penitipan anak
54 Menyalahkan.
55 butuh alasan.
56 Hanya melanjutkan hidup.
57 Kerusuhan Jihan
58 Bertemu saudara
59 Cemburu
60 Menjemput yang berharga
61 perhatian wujud cinta
62 Ungkapan perasaan ala Jihan.
63 Balasan.
64 Hidup dengan damai.
65 Semua bahagia
66 Kehidupan Ken.
67 Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68 keinginan.
69 Bertemu
70 Pelajaran dari Jihan.
71 Keputusan
72 Hukuman untuk Kenzo
73 Status mode awal.
74 Surprise
75 Kejutan yang membuat terkejut.
76 Akhir yang bahagia.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Pertunangan
2
Pura-pura tak melihat
3
Selingkuh
4
Menolak percaya
5
Rencana
6
pesta
7
Tak terjadi apa-apa.
8
Pengakuan mengejutkan.
9
Benar-benar Hamil.
10
Canggung
11
Milikku
12
Tunangan berulah.
13
Memohon
14
Memaafkan
15
Cemburu
16
salah paham
17
Hamil anakku
18
lamaran dadakan.
19
pesta pernikahan dan pesta tunangan
20
pengganggu
21
Jangan ganggu aku.
22
Cobaan.
23
Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24
Cinta seperti apa?
25
Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26
Guna-guna vs pesona Siska
27
Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28
Tragedi salah kamar
29
Honeymoon
30
candaan.
31
wanita dari masalalu
32
Wanita masalalu
33
Buaya betina
34
cinta lama
35
Gagal
36
Silahturahmi cinta pertama.
37
lahirnya pewaris
38
Istri vs cinta pertama.
39
Latihan Ala Jihan.
40
Kecewanya seorang Siska.
41
Maaf
42
Damai
43
Twins.
44
kelahiran baby twins.
45
Bahagia yang sempurna.
46
Calon suami Jihan
47
Gao?
48
Calon suami koma?,aku harus apa?
49
Gao sadar
50
Lanjutkan
51
Pembalasan Jihan.
52
Alasan pergi
53
bukan penitipan anak
54
Menyalahkan.
55
butuh alasan.
56
Hanya melanjutkan hidup.
57
Kerusuhan Jihan
58
Bertemu saudara
59
Cemburu
60
Menjemput yang berharga
61
perhatian wujud cinta
62
Ungkapan perasaan ala Jihan.
63
Balasan.
64
Hidup dengan damai.
65
Semua bahagia
66
Kehidupan Ken.
67
Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68
keinginan.
69
Bertemu
70
Pelajaran dari Jihan.
71
Keputusan
72
Hukuman untuk Kenzo
73
Status mode awal.
74
Surprise
75
Kejutan yang membuat terkejut.
76
Akhir yang bahagia.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!