Selingkuh

Anggun dan Siska hadir diacara opening cafe Reza,"Selamat Reza atas pembukaan cabang yang ke tiga ini",ucap Siska.

"Terimakasih Sis",ujar Reza.

"Selamat Reza",ucap Anggun.

"Iya,dan thanks sudah mau datang",ujar Reza.

"Menunya apa saja nih?",tanya Siska.

"Mari sini aku tunjukan",ucap Reza mengajak Anggun dan Siska.

Reza menghidangkan menu utama cafe miliknya,"Disini ada berbagai varian cofee bila tak suka ada milktea juga dengan rasa yang bermacam-macam",jelas Reza.

"Terus ini kenapa ada nugget,risol atau lumpia nih?",ucap Siska.

"Ini nugget pisang manis dan juga lumpia es krim",jelas Reza.

"Desert?",tanya Anggun.

"Iya,temannya kopi",ucap Reza.

"Aduh,toilet dimana ya?",tanya Siska.

"Dari sini lurus,terus belok kanan",ujar Reza.

"Aku tinggal dulu",ucap Siska.

Siska sengaja meninggalkan Anggun dan Reza,"Bagaimana enak?",tanya Reza saat Anggun mencoba salah satu hidangannya.

Anggun mengangguk,Reza deg-degan,ingin ngobrol apa lagi,tiba-tiba pikirannya kosong tak ada topik untuk mengobrol hingga,"Reza,kenapa tidak kasih tau bila buka cabang lagi?",tanya seorang Wanita menepuk bahu Reza.

"Lupa mau ngasih tau,mana Galang?",tanya Reza.

"Tuh",Eliana melirik Anggun,"Kamu kenal dengan Anggun?,"tanya Eliana.

"Baru kenal",ujar Reza.

"Hati-hati dia itu playgirl,bisa-bisa kamu nanti patah hati",bisik Eliana namun masih bisa didengar oleh Anggun.

"Mana mungkin,Anggun itu tidak sepertimu yang tukang selingkuh,perebut pacar orang,juga pick me",ucap Siska yang baru datang.

"Siska",bentak Galang.Anggun dan Reza terkejut dengan suara Galang,tamu cafe pun semua menoleh kearah mereka.

"Hiks,hiks,Galang adik mu menyakiti hati ku",ucap Eliana.

Siska yang malu dan sakit hati dibentak didepan umum oleh kakak kandungnya berlari keluar dari cafe,dan diikuti Anggun sebelumnya Anggun meminta maaf kepada Reza.

Siska menangis sesegukan,Anggun menghampirinya,kemudian memeluk sahabatnya itu.

"Aku baru kali ini di bentak Kak Galang,aku benci Eliana,aku benci kak Galang",ucap Siska.

"Sudah,kita pergi ketempat lain saja yuk",ucap Anggun

"Siska",panggil seorang pria.

Suasana hati Siska yang tak baik menjadi tambah buruk sebab kedatangan David,mantan kekasih Siska.

"Kenapa dengan Siska,Anggun?",tanya David.

"Sakit hati",ucap ketus Siska.

David menelan salivanya,"Kenapa diam?,tidak tanya siapa yang membuat sakit hati?!!",ucap Siska ketus.

"Maaf Sis,aku khilaf,aku minta maaf sebab menyakiti hati mu",ucap David.

"Basi,waktunya kamu itu sekarang masuk kedalam cafe dan bilang kepada Galang kakak ku bila kamu selingkuh dengan Eliana,"tunjuk Siska kearah cafe.

"Aku tidak berani Siska,karir ku akan tamat bila aku melakukan itu",ujar David jujur.

Siska berdecak kesal,"Pengecut",ucap Siska.

David menatap Siska dengan sendu,iya dia akui memang dia pengecut tapi dia takut jatuh miskin,bila mengumbar kelakuannya dan Eliana,bukan karena Eliananya tapi karena Galang.

Galang saja yang bodoh mau-maunya saja mempunyai pacar penggoda,waktu dia mengatakan berselingkuh dengan pacarnya namun tetap menyalahkannya karena menyakiti hati adiknya dan dia juga mengancam akan memecatnya serta akan masuk daftar black list perusahaan manapun tak akan mau mempekerjakannya,bila sampai ada rumor buruk tentang kekasihnya Eliana.

Anggun dan Siska akhirnya berburu jajanan pinggir jalan,sebelum pulang kerumah.

Pagi hari.

Anggun sudah rapih turun dari tangga menuju meja makan,"Pagi sayang",sapa Mama Pras.

"Pagi ma,pagi pa",sapa Anggun mencium pipi kedua orang tuanya.

Anggun mengambil sandwich buatan mamanya,"Sayang kemarin mama lihat tunangan Galang itu jalan dengan lelaki",ucap Mama Pras.

"Mungkin Galang",ujar Papa Pras.

"Bukan pa,kalau Galang mama paham",ucap mama Pras.

"Saudaranya mungkin ma",ucap Anggun.

"Mama rasa bukan",ucap Mama Pras.

"Mulai ghibah ini,asik,lanjut ma",goda Papa Pras.

"Apaan sih pa",ucap Mama Pras.

"Mama lihat dimana?",tanya Anggun.

"Di mall waktu mama shoping kemaren,kalau saudara kenapa mesra banget",ucap Mama Pras.

"Mama ada fotonya?",tanya Papa.

"Mama enggak sempat foto",ujar Mama.

"Sebenarnya Anggun dan Siska itu sudah sering memergoki Eliana jalan dengan pria lain",jujur Anggun.

"Ih,kenapa tidak kasih tau Galangnya,kasihan dapat calon istri model kaya gitu",ucap Mama Pras terkejut.

"Kata Siska percuma ma,kak Galang sudah cinta mati",ucap Anggun.

"Kalau begitu mama saja yang kasih tau jeng Ririn",ucap Mama Pras

"Kan enggak ada buktinya ma,nanti mama yang disangka menuduh",ucap Papa Pras.

"Iya juga pa",ucap Mama Pras

"Anggun berangkat dulu",ucap Anggun setelah selesai sarapan.

Anggun berangkat menggunakan mobil,Siska?,dia hari ini tidak masuk kerja karena masih marah dengan kakanya sebab kejadian semalam.

Bagaimana dengan Anggun,dia berusaha bersikap profesional,kerja seperti biasanya.

Saat jam istirahat Anggun hanya memesan makanan lewat aplikasi sebab tak ada teman untuk makan diluar.

Tiba-tiba Galang keluar dari ruangan disaat Anggun sedang makan,"Ada yang bisa saya bantu pak?",tanya Anggun dengan mulut masih penuh makanan.

"Hari ini agenda saya kosong kan?",tanya Galang.

"Iya pak",ucap Anggun dengan suara beda,Galang menatap Anggun.

"Kamu boleh pulang,tapi temani Siska dirumah",ucap Galang heran sebab pipi Anggun chubby

"Baik pak",jawab Anggun singkat.

"Dan habiskan dulu makananmu",ucap Galang.

"Baik pak",ucap Anggun kembali mengunyah makanan yang berada dalam mulutnya.

Galang masuk kedalam ruangan,kemudian tersenyum geli karena tingkah lucu Anggun mirip tupai yang sedang membawa kacang kenari dalam mulutnya.

Anggun keluar dari kantor menuju parkiran mobil,setelah itu menunu rumah Siska.

Sama halnya Siska,Anggun juga sudah terbiasa masuk rumah Siska seperti rumahnya sendiri,"Anggun,sini dulu nak,mama lagi buat kue,sini cicip dulu",

Anggun menuju dapur,dan mengambil kue coklat kering buatan Mama Ririn,"Bagaimana?",tanya mama Ririn.

"Enak tante",jawab Anggun.

"Kalau begitu bawa keatas,Siska ada dikamar",ujar Mama Ririn menaruh kue diatas piring dan menyodorkan kepada Anggun.

"Terimakasih tante",ucap Anggun.

Anggun menuju kamar Siska,Mama Ririn menatap Anggun dengan tersenyum senang.

Anggun masuk kamar Siska tanpa mengetuk,"Capeknya",ucap Anggun meletakan piring kemudian menjatuhkan bobot tubuhnya di tempat tidur Siska.

"Kok udah pulang?",tanya Siska sambil melihat video kartun diponselnya.

"Kakak lo yang suruh pulang cepat",ujar Anggun,Siska hanya ber o saja.

"Jalan yuk",ajak Anggun.

Siska tanpa berkata segera menuju walk in closet,jarang-jarang sahabatnya ini ngajak jalan duluan.

"Ayok",ucap Siska setelah berganti baju.

Anggun tertawa kemudian mengangguk,gampang sekali mengembalikan mood nya Siska.

"Ma,Siska dan Anggun jalan dulu",pamit Siska.

"Hati-hati sayang",ucap Mama Ririn.

Mama Ririn tersenyum senang,saat putrinya itu bad mood hanya satu mood boosternya,itu adalah Anggun sahabatnya,"Andai Anggun yang menjadi menantu ku",gumam Mama Ririn.

Mama Ririn sebenarnya tidak setuju Galang dengan Eliana,namun karena Galang mencintai dan terlihat bahagia bersana Eliana mau tidak mau Dia menyetujuinya,bila kelak ada masalah tinggal bilang"itu sudah pilihanmu".

Anggun dan Siska jalan-jalan seperti waktu kuliah dulu,"Bukankah itu Eliana?",tunjuk Anggun,kepada wanita yang berpelukan dengan seorang pria.

"Males banget sih,dimana kita berada kenapa ada dia gitu",ucap Siska kesal,namun seperkian detik Siska terkejut dan menatap kearah Anggun,Siska memotret Eliana dan pria tersebut.

"Aku akan jambak rambutnya",Geram Siska segera berlari kearah Eliana.

Anggun tak bisa mencegah Siska dan benar Siska menjambak rambut Eliana tanpa aba-aba,"Yak,Apa yang kamu lakukan",teriak Eliana saat merasa sakit dikepala.

"Berani-beraninya selingkuh dari kakak ku",ucap Siska menarik kuat rambut Eliana.

"Akkhh",teriak kesakitan Eliana.

"Rasakan ini",ucap Siska menjambak rambut Eliana dengan kedua tangan.

"Tolong ini....Kenzo terpaku saat melihat Anggun.

Kenzo menatap Anggun,"Ken tolongin aku",ucap Eliana yang merasa kewalahan dengan aksi Siska hingga dia berjongkok,kepalanya terasa perih.

"Sudah Sis,jangan",ucap Anggun melerai.

"Dengar ya wanita gatal,kali ini aku tidak akan membiarkan kamu menikah dengan kakak ku,dengar itu",ucap Siska kesal sambil menunjuk Eliana.

Anggun membawa Siska kedalam mobil,Siska begitu emosi,namun kemudian memeluk Anggun,"Aku kan sudah bilang jangan berharap kepada yang tak pasti,sakit hati kan",ucap Siska,Anggun mengangguk.

Anggun menangis dipelukan Siska.

Episodes
1 Pertunangan
2 Pura-pura tak melihat
3 Selingkuh
4 Menolak percaya
5 Rencana
6 pesta
7 Tak terjadi apa-apa.
8 Pengakuan mengejutkan.
9 Benar-benar Hamil.
10 Canggung
11 Milikku
12 Tunangan berulah.
13 Memohon
14 Memaafkan
15 Cemburu
16 salah paham
17 Hamil anakku
18 lamaran dadakan.
19 pesta pernikahan dan pesta tunangan
20 pengganggu
21 Jangan ganggu aku.
22 Cobaan.
23 Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24 Cinta seperti apa?
25 Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26 Guna-guna vs pesona Siska
27 Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28 Tragedi salah kamar
29 Honeymoon
30 candaan.
31 wanita dari masalalu
32 Wanita masalalu
33 Buaya betina
34 cinta lama
35 Gagal
36 Silahturahmi cinta pertama.
37 lahirnya pewaris
38 Istri vs cinta pertama.
39 Latihan Ala Jihan.
40 Kecewanya seorang Siska.
41 Maaf
42 Damai
43 Twins.
44 kelahiran baby twins.
45 Bahagia yang sempurna.
46 Calon suami Jihan
47 Gao?
48 Calon suami koma?,aku harus apa?
49 Gao sadar
50 Lanjutkan
51 Pembalasan Jihan.
52 Alasan pergi
53 bukan penitipan anak
54 Menyalahkan.
55 butuh alasan.
56 Hanya melanjutkan hidup.
57 Kerusuhan Jihan
58 Bertemu saudara
59 Cemburu
60 Menjemput yang berharga
61 perhatian wujud cinta
62 Ungkapan perasaan ala Jihan.
63 Balasan.
64 Hidup dengan damai.
65 Semua bahagia
66 Kehidupan Ken.
67 Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68 keinginan.
69 Bertemu
70 Pelajaran dari Jihan.
71 Keputusan
72 Hukuman untuk Kenzo
73 Status mode awal.
74 Surprise
75 Kejutan yang membuat terkejut.
76 Akhir yang bahagia.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Pertunangan
2
Pura-pura tak melihat
3
Selingkuh
4
Menolak percaya
5
Rencana
6
pesta
7
Tak terjadi apa-apa.
8
Pengakuan mengejutkan.
9
Benar-benar Hamil.
10
Canggung
11
Milikku
12
Tunangan berulah.
13
Memohon
14
Memaafkan
15
Cemburu
16
salah paham
17
Hamil anakku
18
lamaran dadakan.
19
pesta pernikahan dan pesta tunangan
20
pengganggu
21
Jangan ganggu aku.
22
Cobaan.
23
Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24
Cinta seperti apa?
25
Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26
Guna-guna vs pesona Siska
27
Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28
Tragedi salah kamar
29
Honeymoon
30
candaan.
31
wanita dari masalalu
32
Wanita masalalu
33
Buaya betina
34
cinta lama
35
Gagal
36
Silahturahmi cinta pertama.
37
lahirnya pewaris
38
Istri vs cinta pertama.
39
Latihan Ala Jihan.
40
Kecewanya seorang Siska.
41
Maaf
42
Damai
43
Twins.
44
kelahiran baby twins.
45
Bahagia yang sempurna.
46
Calon suami Jihan
47
Gao?
48
Calon suami koma?,aku harus apa?
49
Gao sadar
50
Lanjutkan
51
Pembalasan Jihan.
52
Alasan pergi
53
bukan penitipan anak
54
Menyalahkan.
55
butuh alasan.
56
Hanya melanjutkan hidup.
57
Kerusuhan Jihan
58
Bertemu saudara
59
Cemburu
60
Menjemput yang berharga
61
perhatian wujud cinta
62
Ungkapan perasaan ala Jihan.
63
Balasan.
64
Hidup dengan damai.
65
Semua bahagia
66
Kehidupan Ken.
67
Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68
keinginan.
69
Bertemu
70
Pelajaran dari Jihan.
71
Keputusan
72
Hukuman untuk Kenzo
73
Status mode awal.
74
Surprise
75
Kejutan yang membuat terkejut.
76
Akhir yang bahagia.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!