pesta

Galang menaruh undangan dimeja,saat Siska asyik menonton televisi bersama ayah dan ibunya diruang keluarga.

"Undangan dari siapa?",bukan Siska pastinya sebab gadis itu sedang mogok berbicara dengan Galang.

"Dari Reza",ucap Galang.

"Undangan nikahan?",tanya Papa Adi Candra mengambil satu.

"Undangan pesta,untuk menarik customer",ujar Galang.

"Kamu tak perlu datang,Sis",ucap Galang memperingatkan Siska namun Siska tak bergeming tetap fokus dengan televisi.Mama dan papa hanya saling pandang,

Galang melirik adik kandungnya namun tak bersuara untuk beradu mulut atau ngeyel ingin datang kepesta,Galang sebenarnya bosan dua hari didiamkan oleh adiknya,sebenarnya mau minta maaf duluan,tapi tidak merasa salah,waktunya kan adiknya yang minta maaf duluan sebab memotret tunangan tanpa izin.

"Galang keatas dulu,ma,pa",pamit Galang.

Setelah Galang pergi Siska mengambil undangan,"Adek boleh menghadiri pesta namun harus pulang sebelum pukul sembilan",ucap Papa Adi

"Pa,itu namanya numpang duduk doang pa,habis itu pulang,bukan pesta itu,"rengek Siska.

"Ini saja acaranya jam delapan malam",sambung Siska.

"Satu jam sudah cukup itu untuk nyicipin jamuannya,yang kamu incar makanannya bukan?",tebak Papa Adi.

"Papa mah enggak seru,minimal sampai habis pestanya lah,sekali-kali gitu izinin adek",ujar Siska membujuk.

"Sampai jam sembilan titik",ucap Papa tegas.

"Ma",rengek Siska kepada Mamanya.

"Jam sepuluh pa,kan sama Anggun belum perjalanan nya,dandannya,butuh waktu juga,masa udah effort cuma sebentar,rugi dong",ucap Mama Ririn.

"Sama Anggun kan?",tanya Papa Adi,Siska mengangguk.

"Tapi jam sepuluh harus sudah ada dirumah,kalau tidak potong gaji" ,ujar Papa Adi.

"Siap bos",ucap Siska sambil hormat.

Dikediaman Eliana,Kenzo terus berusaha menemui Eliana namun wanita itu tak menemuinya hingga menelponnya,"Baiklah bila kamu tak mau menemuiku,aku akan menemui tunanganmu dan mengatakan semuanya",ucap Kenzo

"Aku tidak takut,tunanganku lebih percaya aku dari pada orang lain",ucap Eliana.

"Baiklah,aku akan memberikan video lama kita",ancam Kenzo.

"Ancaman mu tidak akan pernah merubah pikiranku",ucap Eliana.

"Oke,tunggu saja sampai tunanganmu itu membatalkan pernikahan kalian",ucap Kenzo.

Kenzo kemudian pergi,Eliana bingung dan takut bila Kenzo benar-benar melakukannya,"Aku harus bagaimana?,Kenzo memang tampan dan cerdas seperti Galang namun dia tak sekaya Galang,juga sifatnya seratus delapan puluh derajat berbanding berbalik,bisa-bisa aku mati dalam kekangan Kenzo,tidak aku harus cepat-cepat menikah dengan Galang,tapi bagaimana caranya?",gumam Eliana khawatir.

Eliana nampak berpikir,mungkin dengan cara licik tak apa toh mau sekarang atau nanti Galang juga akan menjadi suaminya.Tiba-tiba ponselnya berdering dan itu Galang,"panjang umur",gumam Eliana.

"Iya sayang",sapa Eliana mendayu,Galang mengajak Eliana menghadiri pesta yang diadajan Reza.

"Pesta?,kapan?",tanya Eliana.

"Nanti malam jam delapan aku jemput",ucap Galang.

"Oke aku tunggu",ujar Eliana senang.

Eliana pun tersenyum senang,ternyata alam mendukung rencananya.

Malam hari tepat jam delapan,Siska menjemput Anggun.

"Wow,cantik sekali",puji Siska.

"Terimakasih,bukannya aku selalu cantik",ucap Anggun.

"Percaya diri sekali,tapi ini memang Anggun ku",ucap Siska bangga.

Mereka berdua segera berangkat sebab orang tua mereka hanya memberi batas waktu dua jam.

Galang mengetuk pintu kontrakan Eliana,"Sayang",panggil Galang.

"Masuk saja sayang",teriak Eliana dari dalam.

Galang masuk namun Eliana belum siap,"Tolong kaitkan kalungku",pinta Eliana kepada Galang.

Galang memasangkan kalung pada Eliana,kemudian Eliana berbalik menatap mata Galang,menggigit bibirnya kemudian Eliana memejamkan mata,"Kita berangkat sekarang,acaranya sudah mau dimulai",ucap Galang.

Eliana kesal,seperti inilah Galang,membuat Eliana mencari pria lain karena butuh sentuhan,Eliana wanita dewasa baginya wajarkan kissing bahkan making love,toh sudah menjadi tunangan yang bakal menjadi suami istri,namun tidak dengan Galang jangankan menyentuhnya mencium bibir saja tak pernah.

Eliana selama dengan Galang,hanya sebatas mencium pipi dan kening,pelukan itu pun bila Eliana harus berakting sedih dan kecewa.

Galang dan Eliana menuju pesta menggunakan mobil,mereka tak tau bila seorang mengikutinya.

Di Cafe Reza.

Reza menyambut semua undangan,ini adalah salah satu cara untuk promosi cafe mereka,setiap membuka cabang pasti mengadakan pesta agar orang-orang tau konsep serta menu cafe,sehingga secara tak langsung mereka akan mengingat bila di Cafe nya mempunyai menu apa saja dan suasana yang bagaimana.

"Selamat datang bro",sapa Reza.

Galang dan Eliana duduk dikursi yang disediakan,"Ada bandnya?"tanya Galang sebab ditengah ada sekumpulan pemuda dengan alat musik.

"Iya,untuk mengiringi siapa yang mau bernyanyi",ujar Reza.

"Sudah ada nampak Siska tidak",tanya Galang.

Reza mengangguk dan menunjuk posisi Siska,Galang mengikuti arah telunjuk Reza,benar Siska disana dengan Sekertarisnya,Galang menatap gadis yang menawan dengan senyumannya itu hingga tak berkedip,namun dibuyarkan oleh suara tunangannya,"Sayang,mau minum?,aku ambilkan",tawar Eliana.

"Boleh",ucap Galang.

Eliana berjalan menuju tempat minum,Galang mengarahkan kepandangan tadi namun mengerutkan dahi,"Kamu mengundang David?",tanya Galang tak senang.

Reza menatap kedepan,"Mungkin datang dengan adikmu",ucap Reza.

"Siska datang dengan Anggun,dan Siska sudah putus dengan David",ujar Galang.

"Putus!!??",ucap Reza terkejut.

Galang mengangguk,"Aku tidak tau,mungkin dari karyawan ku atau siapa,sebab aku random mengundang orang bro,biasa teknik marketing",ucap Reza,kemudian menatap Siska dan tersenyum.

Galang tak suka melihat David dekat dengan adik dan sekertarisnya,"Sayang ini minumannya",ucap Eliana.

Galang mengambil tanpa menoleh kearah Eliana,pandangannya tetap kedepan sambil meminum minuman yang diberikan Eliana,"Kamu melihat siapa?",tanya Eliana.

"Aku mau memanggil Siska dulu",ucap Galang saat adiknya terlihat tak nyaman diikuti David.

"Eh,tapi aku...Eliana nampak kesal apalagi Siska dan Anggun menjadi pusat perhatian orang,mereka berdua memang sangat cantik.

"David",gumam Eliana.Terlihat Galang mengajak Siska dan Anggun untuk tidak disana,awalnya Siska menolak namun daripada terjadi keributan,Siska dan Anggun mengalah.Eliana menghampiri Galang,"Sayang,jangan buat keributan",ucap Eliana lembut memegang lengan Galang.

"Ini pasti ulahmu kan!!?",tuduh Siska sambil menunjuk Eliana.

"Siska",tegur Galang.

"Minum dulu,pasti haus",ucap Eliana menyodorkan gelas miliknya kepada calon adik ipar.

Siska mengambil gelas ditangan Eliana dengan sebal.Galang merasakan hawa aneh apa karena dia emosi menhadikan tubuhnya panas,mungkin karena emosi",Aku ketoilet dulu",ucap Galang pergi.

Eliana mengikuti Galang,Sedangkan Siska hanya menatap kesal,"Ini buat mu saja",ucap Siska.

Anggun meminum minuman yang dipegang Siska tadi.

Sedangkan saat Eliana mengikuti Galang,tiba-tiba tangannya dicekal seseorang,"Kenzo,apa yang kamu lakukan disini?",ucap Eliana kaget

"Aku ingin bicara denganmu",Ucap Kenzo menarik tangan Eliana menjauh dari bising suara musik.

Sedangkan Galang menghubungi Reza,Reza menuju toilet pria mendapati Galang lemas namun keringat bercucuran dan memapah Galang menuju kamar milik Reza untuk istirahat.

"Kamu kenapa!!?",tanya Reza panik

"Aku tak tau,aku merasakan panas dan itu...Galang menunjuk bagian intinya yang menegang,Reza mengikuti arah mata Galang,Reza menganga.

"T-long a-ku",ucap Galang,Reza bingung.

Episodes
1 Pertunangan
2 Pura-pura tak melihat
3 Selingkuh
4 Menolak percaya
5 Rencana
6 pesta
7 Tak terjadi apa-apa.
8 Pengakuan mengejutkan.
9 Benar-benar Hamil.
10 Canggung
11 Milikku
12 Tunangan berulah.
13 Memohon
14 Memaafkan
15 Cemburu
16 salah paham
17 Hamil anakku
18 lamaran dadakan.
19 pesta pernikahan dan pesta tunangan
20 pengganggu
21 Jangan ganggu aku.
22 Cobaan.
23 Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24 Cinta seperti apa?
25 Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26 Guna-guna vs pesona Siska
27 Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28 Tragedi salah kamar
29 Honeymoon
30 candaan.
31 wanita dari masalalu
32 Wanita masalalu
33 Buaya betina
34 cinta lama
35 Gagal
36 Silahturahmi cinta pertama.
37 lahirnya pewaris
38 Istri vs cinta pertama.
39 Latihan Ala Jihan.
40 Kecewanya seorang Siska.
41 Maaf
42 Damai
43 Twins.
44 kelahiran baby twins.
45 Bahagia yang sempurna.
46 Calon suami Jihan
47 Gao?
48 Calon suami koma?,aku harus apa?
49 Gao sadar
50 Lanjutkan
51 Pembalasan Jihan.
52 Alasan pergi
53 bukan penitipan anak
54 Menyalahkan.
55 butuh alasan.
56 Hanya melanjutkan hidup.
57 Kerusuhan Jihan
58 Bertemu saudara
59 Cemburu
60 Menjemput yang berharga
61 perhatian wujud cinta
62 Ungkapan perasaan ala Jihan.
63 Balasan.
64 Hidup dengan damai.
65 Semua bahagia
66 Kehidupan Ken.
67 Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68 keinginan.
69 Bertemu
70 Pelajaran dari Jihan.
71 Keputusan
72 Hukuman untuk Kenzo
73 Status mode awal.
74 Surprise
75 Kejutan yang membuat terkejut.
76 Akhir yang bahagia.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Pertunangan
2
Pura-pura tak melihat
3
Selingkuh
4
Menolak percaya
5
Rencana
6
pesta
7
Tak terjadi apa-apa.
8
Pengakuan mengejutkan.
9
Benar-benar Hamil.
10
Canggung
11
Milikku
12
Tunangan berulah.
13
Memohon
14
Memaafkan
15
Cemburu
16
salah paham
17
Hamil anakku
18
lamaran dadakan.
19
pesta pernikahan dan pesta tunangan
20
pengganggu
21
Jangan ganggu aku.
22
Cobaan.
23
Bentuk dan wujud cinta yang beda.
24
Cinta seperti apa?
25
Takut kehilangan atau takut jadi janda?
26
Guna-guna vs pesona Siska
27
Guna-guna vs Pesona Siska part 2.
28
Tragedi salah kamar
29
Honeymoon
30
candaan.
31
wanita dari masalalu
32
Wanita masalalu
33
Buaya betina
34
cinta lama
35
Gagal
36
Silahturahmi cinta pertama.
37
lahirnya pewaris
38
Istri vs cinta pertama.
39
Latihan Ala Jihan.
40
Kecewanya seorang Siska.
41
Maaf
42
Damai
43
Twins.
44
kelahiran baby twins.
45
Bahagia yang sempurna.
46
Calon suami Jihan
47
Gao?
48
Calon suami koma?,aku harus apa?
49
Gao sadar
50
Lanjutkan
51
Pembalasan Jihan.
52
Alasan pergi
53
bukan penitipan anak
54
Menyalahkan.
55
butuh alasan.
56
Hanya melanjutkan hidup.
57
Kerusuhan Jihan
58
Bertemu saudara
59
Cemburu
60
Menjemput yang berharga
61
perhatian wujud cinta
62
Ungkapan perasaan ala Jihan.
63
Balasan.
64
Hidup dengan damai.
65
Semua bahagia
66
Kehidupan Ken.
67
Pura-pura hamil(Sofia+Kenzo)
68
keinginan.
69
Bertemu
70
Pelajaran dari Jihan.
71
Keputusan
72
Hukuman untuk Kenzo
73
Status mode awal.
74
Surprise
75
Kejutan yang membuat terkejut.
76
Akhir yang bahagia.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!