Bab 10 Pergi Ke Hawai

Skip Rumah Sakit 🏥

Seokjin bergegas membawa Dami menemui dokter yang sebelumnya membuat janji dengan mereka. Dami segera di periksa oleh dokter, setelah semuanya selesai, Seokjin yang sejak tadi terlihat khawatir segera bertanya.

“Dok, bagaimana kondisi anak saya?”

“Alhamdulillah, semuanya sehat, Pak. Detak jantung janin pun normal.”

“Syukurlah, Dok. Kebetulan besok kami akan pergi ke luar negeri, itu tidak akan berpengaruh pada kondisi anak saya, kan?” Tanyanya lagi.

“Iya, tidak akan ada masalah, Pak. Asal, bapak bisa yakin kalau perjalanan bapak selama di pesawat itu aman, seperti tidak terlalu banyak guncangan nantinya.”

“Untuk hal seperti itu, tidak masalah, Dok. Saya sudah mempersiapkan semuanya dari jauh hari, dan bisa saya pastikan itu akan aman.” Ujar Seokjin, yang membuat Dami tersenyum tipis.

“Dan satu hal lagi, Dok. Dan ini sangat penting.” Ucap Seokjin dengan serius.

“Apa tidak masalah kalau kami melakukan hubungan suami istri dengan usia kehamilan segitu?” Tanyanya kemudian yang mendapatkan lirikan tajam dari Dami.

“Tidak masalah, Pak. Asal babak melakukannya dengan posisi yang aman dan nyaman.” Ujar Dokter, sambil tersenyum tipis, pasalnya pertanyaan yang seperti itu sering kali di tanyakan oleh pasangan baru.

“Astaga Oppa, apa tidak ada pertanyaan yang lain?” Ujar Dami sedikit malu.

“Memangnya kenapa sih, Yaebo? Aku kan hanya ingin tau.” Ujar Seokjin tanpa malu.

“Yasudah, Dok, kalau begitu saya mengucapkan banyak terima kasih. Kami pamit duluan ya, Dok.” Ujar Seokjin sambil beranjak dari duduknya.

“Ya, sama-sama, Pak. Semoga semuanya berjalan dengan lancar ya, Pak.” Ujar Dokter.

Seokjin hanya tersenyum dan membawa Dami pulang untuk membereskan keperluannya untuk ke Hawai besok.

Skip keesokan paginya, Bandara 🛫

Sesuai dengan ucapan Seokjin, hari ini, Dami dan Seokjin sudah berada di dalam pesawat untuk perjalanan ke Hawai.

Pada waktu yang bersamaan, terlihat Yoongi yang baru saja tiba di agensi, dan tanpa sengaja mendengar perbincangan antara Namjoon dan Hoseok.

“Lo tau dari mana kalau Seokjin hyung pergi bulan madu ke Hawai?” Tanya Namjoon.

“Ada salah satu staff yang bilang padaku, kalau Seokjin hyung, meminta libur untuk pergi bulan madu bersama noona.” Jawab Hoseok.

“Mereka pegi bulan madu ke Hawai? Sial!” Ucap Yoongi yang langsung berlari pergi.

“Yak, Hyung! Berhenti!” Teriak Namjoon.

“Namjoon sudah biarkan saja.” Ujar Hoseok.

Hawai 🏝️

Setalah perjalanan yang cukup lama, Dami dan Seokjin akhirnya sampai di Hawai.

“Oppa, apa kita akan langsung ke hotel?” Tanya Dami setelah turun dari pesawat.

“Iya, Sayang. Lagi pula kita harus merapikan barang bawaan kita dulu.”

“Baiklah, Oppa.”

Dami dan Seokjin pun, bergegas mengambil koper mereka. Dan mencari taksi yang telah di pesan Seokjin sebelumnya, untuk menjemput mereka di bandara. Setelah menemukan taksi. Dami dan Seokjin pun di anatar ke tempat mereka akan menginap.

Tidak butuh waktu lama, Dami dan Seokjin sampai di tempat mereka menginap. Mereka pun bergegas merapikan bawaan mereka, lalu berbincang sejenak sambil menikmati pemandangan di balkon hotel.

“Sayang, bagaimana? Apa kamu suka disini?”

“Tentu saja, Oppa. Pemandangan nya sangat indah. Bagaimana bisa Oppa, menemukan tempat seindah ini?” Ujar Dami takjub dengan apa yang di lihatnya.

“Tidak ada yang tidak bisa aku dapatkan, Sayang. Termasuk dirimu.” Ujar Seokjin memandangi Dami.

“Aigo, lelaki yang satu ini benar-benar pandai sekali menggombal.” Ucap Dami menoleh ke arah sang suami.

“Hei, aku ini bicara fakta.”

“Aissh, sudahlah. Mari, kita bersiap. Aku ingin mengajakmu melihat pantai.” Ujar Seokjin, yang menarik Dami ke dalam.

“Baiklah, Oppa. Kalau gitu.”

Mereka berdua pun bersiap-siap untuk pergi ke pantai. Dan tidak butuh waktu lama untuk Dami dan Seokjin bersiap. Mereka hanya perlu berjalan untuk sampai ke pantai, karena hotel yang di pesan oleh Seokjin berada di dekat pantai.

“Oppa! Kemari!” Seru Dami yang berjalan di depan Seokjin.

“Ya, iya, Chagiya.”

“Chagiya, tunggu aku!” Teriak Seokjin yang tertinggal jauh di belakang Dami.

“Ahhh, Oppa lama sekali.”

“Eoh? Sayang ada anak anjing berjalan ke arahmu.”

“Eh? Oppa, dia benar-benar sangat lucu, apa boleh aku membawanya?” Tanya Dami yang menggendong anak anjing tersebut.

“No, Sayang! Kita beli saja nanti.”

Mendengar Seokjin melarangnya membawa anak anjing kecil itu, Dami langsung cemberut dan melepaskan anak anjing itu. Melihat istrinya seperti itu, Seokjin segera mengajak Dami agar bermain air di bibir pantai, agar mood Dami kembali lagi.

Setelah cukup lama bermain di pantai, Dami mulai merasa lelah.

“Oppa, kajja pulang, aku sudah lelah.” Ujar Dami.

“Baiklah, Sayang.”

“Oiii! Sampai jumpa, kami akan kembali lagi besok!” Teriak Seokjin sebelum mengandeng tangan Dami pulang.

“Kajja, Sayang ku. Aku akan memasak untuk mu.” Ujar Seokjin.

“Kamu mau aku masakin apa, Sayang?”

“Apa saja Oppa, aku selalu suka dengan apa yang kamu masak.”

“Wah, benarkah? Aku jadi terharu mendengarnya.” Ujar Seokjin.

“Oppa saranghae.”

*Aku mencintaimu.”

Seokjin seketika terdiam, mendengar ucapan Dami, dan langsung menatapnya dalam.

“Aku, lebih, lebih mencintai mu, Chagiya.”

Balas Seokjin, lalu menarik pinggang Dami dan langsung mencium bibinya, melihat Dami tidak menolaknya, dia pun langsung melumat bibir istrinya.

Di Dorm.

Terlihat para member sedang beradu pendapat, setelah mendengar bahwa Yoongi ingin menyusul Dami dan juga Seokjin ke Hawai.

“Kenapa kalian ribet banget, sih? Aku pergi menggunakan uang ku sendiri, jadi terserah aku ingin kemana.” Ujar Yoongi.

“Yah, bukan gitu, Hyung. Tapi apa tujuan mu sampai harus menyusul Seokjin hyung dan noona kesana?” Ucap Namjoon.

“Bukankah, sudah jelas?”

“Sudah diam lah! Aku harus pergi sekarang.” Ujar Yoongi, yang bersiap pergi.

“Hoseok Hyung, kenapa diam saja? Biasanya Hyung paling duluan mencegah Yoongi Hyung.” Ucap Jimin.

“Itu bukan urusan ku, Jim. Aku hanya mendukung apa yang membuat Yoongi Hyung bahagia.”

“Hoh, lihat Hoseok, dia bisa mengerti, apa yang aku mau.”

“Sudahlah, aku pergi sekarang.”

“Hoseok, tolong izinin aku ke Pd~nim.”

Ujar Yoongi bergegas menarik kopernya dan pergi dari dorm.

Hoseok hanya mengangguk sambil berdiri di depan pintu kamarnya, setelah itu Hoseok berbalik ingin masuk ke kamar. Namun, dicegah oleh Namjoon.

“Hoseok, ada apa dengan mu? Kenapa kau terlihat berbeda dari biasanya?” Tanya Namjoon.

“Tidak ada yang berbeda dariku Namjoon-ssi. Aku hanya melakukan yang menurutku itu benar.”

“Lalu apa menurut mu, mengganggu rumah tangga orang lain itu di anggap benar?”

“Lalu apa menurut mu, memisahkan ayah dengan anak nya itu juga di anggap benar?” Tanya Hoseok balik.

Seketika suasana menjadi hening, tidak ada satu pun member yang membantah atau pun menyetujui keduanya. Dan Hoseok segera membuka pintu kamarnya dan berjalan masuk.

...........................................

...****************...

......................

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!