Di sisi lain, Dami baru saja sampai di rumah mewah milik Seokjin.
“Oppa, ini... rumah siapa lagi?” Tanya Dami, karena sebelumnya Seokjin membawa Dami ke apartemen dan bukanya rumah pribadi.
“Rumah kita. Setelah menikah nanti kita berdua akan tinggal di sini.” Ujar Seokjin membawa masuk koper milik Dami.
“Me-menikah?”
“Tunggu! Apa maksud, Oppa? Dan lagi, soal pernikahan, Oppa tidak memberitahuku apa pun sebelumnya....” Ujar Dami bingung.
“Memang, tidak. Tapi Aku sudah menyiapkan semuanya. Dari gedung, pakaian dan tamu undangan sudah Aku siapkan, kamu hanya perlu mendengarkan ku saja.” Ucap Seokjin sambil meletakan koper Dami, dan mengambil ponselnya yang sejak tadi berbunyi.
“Aishh, Oppa. Bagaimana bisa begitu..., Oppa, kau tidak perlu merasa kasihan padaku. Aku...” Ucapan Dami terpotong, karena tiba-tiba saja Seokjin menarik pinggangnya.
“Kenapa kamu cerewet sekali, nona. Sudah, lebih baik kamu masuk dan istirahatlah. Aku mau menemui teman-teman ku sebentar.” Ucap Seokjin dan melepas pelukannya.
“Ba-baiklah, Oppa.” Ucap Dami dan langsung masuk ke kamar.
Di sisi lain terlihat semua anggota sudah berkumpul di dorm kecuali, Seokjin.
*Dorm, sebuah tempat tinggal untuk semua member, atau bisa di sebut semacam asrama.*
“Hyung, bagaimana menurutmu? Siapa wanita yang akan di nikahi oleh Seokjin hyung.” Tanya Taehyung, pada Yoongi yang ada di hadapannya.
“Ehm, Aku juga tidak tau. Aku bahkan baru tau kalau Seokjin hyung mempunyai seorang kekasih.” Jawabnya.
“Menurutku wanita itu adalah masa lalunya.” Sahut Jungkook.
“Ya, Jungkook~a, bagaimana bisa kau berfikir seperti itu? Bagaimana kalau ternyata dia adalah wanita masa lalu mu?” Ucap Yoongi sambil tertawa.
“Yak! Yoongi~a, dan bagaimana kalau dia adalah wanita dari masa lalu mu.” Seru Seokjin saat memasuki ruangan.
“Oh! Bukankah akan makin seru.” Celetuk Taehyung terkekeh.
“Astaga anak ini, kau benar-benar julid sekali.” Ucap Jimin ikut terkekeh.
“Hei, sudahlah lebih baik kita lihat besok. Siapa wanita beruntung yang di pilih oleh Seokjin Hyung untuk dia nikahi.” Ujar Namjoon menengahi.
“Ya, Aku setuju dengan apa yang Namjoon ucapkan.” Ujar Hobi.
Berbeda dengan member lainnya, Yoongi masih menatap tajam ke arah Seokjin. Karena dirinya merasa apa yang di ucapkan Seokjin barusan bukan sekedar candaan, melainkan pernyataan dari Seokjin.
Seokjin dan yang lainnya pun terus berbincang, sampai akhirnya mereka memilih kembali ke apartemen masing-masing dan mempersiapkan diri untuk menghadiri pernikahan madhyung mereka, besok.
*Madhyung, yang artinya kakak tertua dalam grup.*
Keesokan paginya seperti yang di ucapkan Seokjin semua persiapan pernikahan sudah selesai dan Dami hanya perlu mengikuti apa yang di ucapkan Seokjin. Karena hal ini untuk kebaikan Dami sendiri.
Terlihat Dami yang sedang bersiap-siap untuk acara pernikahannya. Telah selesai memakai gaun pernikahan yang sebelumnya di siapkan Seokjin. Begitu pun Seokjin yang terlihat telah selesai dengan pakaiannya dan sekarang sedang berdiri di depan cermin untuk memeriksa tampilannya sekali lagi.
“Oke Tuan Tampan, Ayo.” Ujar Seokjin, yang telah siap sepenuhnya.
Dami yang telah selesai bersiap , kin berdiri di depan pintu sebelum menuju altar pernikahan. Di satu sisi, terlihat semua member lainnya mulai memasuki, aula pernikahan madhyung mereka.
Beberapa saat kemudian, pintu dihadapan Dami mulai terbuka dan terlihat Seokjin sudah menunggunya. Karena Dami kini seorang diri, tanpa sanak saudara, maka Seokjin yang langsung berjalan menjemputnya, dan membawa Dami ke altar.
Saat Dami berjalan bersama Seokjin, pandangannya jatuh tepat kepada Yoongi, yang sedang duduk.
“Dami...?!” Ucap Yoongi pelan.
“Yoongi Oppa?!” Ucap Dami kaget.
“Oppa, kau mengenalnya?” Tanya Dami, pada Seokjin yang tetap fokus pada langkahnya.
“Nanti akan Aku ceritakan, sekarang Aku mohon fokuslah pada pernikahan kita.” Jawab Seokjin.
Dan akhirnya, Dami dan Seokjin sampai di depan dan mulai mengucapkan janji pernikahan. Setelah mengucapkan janji, Dami dan Seokjin saling bertukar cincin pernikahan. Melihat Seokjin yang memakaikan cincin pada jari manis Dami, membuat Yoongi di bawah sana terlihat kesal.
“Brengsek!” Umpatnya secara terus menerus.
Setelah semua ritual pernikahan selesai, kini Dami dan Seokjin hanya perlu berdansa dan menyapa para tamu undangan sampai acara selesai.
“Oppa, Aku ingin ke belakang sebentar.” Ucap Dami, saat acara telah selesai.
“Apa perlu Aku temani?”
“Tidak perlu, Oppa. Aku akan segera kembali.”
Ujar Dami lagi dan bergegas meninggalkan Seokjin. Namun, tanpa Dami sadari Yoongi yang sejak tadi memperhatikannya, langsung mengejar Dami.
“Dami~a!!” Teriak Yoongi.
“A-ada apa, Oppa?” Ucap Dami.
“Apa maksud ini semua? Dan bagaimana bisa kamu mengenalnya!” Ucap Yoongi.
“Itu bukan sesuatu yang harus di jawab bukan? Yang terpenting kita sudah tidak ada hubungan apapun, dan Aku sudah sah menjadi istri orang lain.” Ujar Dami menegaskan status mereka saat ini.
“Ikut dengan ku! Dan pergi dari sini.” Ucap Yoongi sambil menarik tangan Dami, namun, Dami berusaha menahannya.
“Min Yoongi! Lepaskan tanganmu dari istriku!” Ucap Seokjin yang langsung merebut tangan Dami.
Tanpa mengatakan hal lainnya, Seokjin langsung membawa Dami pergi dari sana dan meninggalkan Yoongi sendirian.
“Brengsek! Lihat saja Aku akan merebut kembali yang seharusnya menjadi milikku!” Gumam Yoongi sambil melihat kesal ke arah Dami dan Seokjin.
...........................................
...****************...
......................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 20 Episodes
Comments
™βτ$💜𝐀⃝®M¥🌹Ara⑨⑺
Bilang aja kamu ke duluan Tae kan Jim. Kan biasanya kamu yg paling awal julitin orang 🤣
2024-07-11
0
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
Hahaha Seokjin dan Dami yang nikah.. kok kamu yang kesel dan kebakaran jenggot Yoongi 🤣🤣🤣🤣🤣😜😜
nooh makan tuhh.. kalah syarat kan.. makanya jangan nakaall.. suruh tanggungjawab tak mau.. giliran diiyakan ma Jin Hyung ehhh malah go suka... 😝😝🤧🤧🤣🤣🤣
2024-07-11
0
Leo Suparman6
semoga jin memilih wanita yang tepat, duh bakalan bikin panas hatinya yoogi
2024-07-11
0