Bab 14 Secercah Ingatan Masa Lalu?

Terlihat seorang gadis kecil sedang menangis di pinggir jalan, gadis itu rupanya tersesat di desa. Lalu seorang anak laki-laki melewatinya.

“Aku mohon tolong aku.” Ucap gadis kecil itu sedikit gemetar.

Anak laki-laki yang mendengarnya pun berhenti dan berbalik, anak itu memutuskan untuk kembali menghampiri gadis kecil tersebut.

“Jangan menangis. Katakan di mana rumah mu.” Ujar anak laki-laki itu.

“Aku... hiks, aku tinggal di desa H, tepat di sebelah desa ini. Aku sedang bermain dengan teman ku, lalu kami terpisah....” Jelas gadis kecil itu sedikit terisak.

“Kajja, aku akan mengantar mu.” Ucap anak laki-laki, lalu berjalan pergi.

Beberapa langkah kemudian di berbalik, dan melihat gadis kecil itu tetap di posisinya tanpa bergerak sedikitpun.

“Hei, ayo!” Panggilnya.

“Ah! Baiklah tunggu sebentar.” Ujar gadis kecil itu lalu berdiri dari posisinya dan bergegas mengikuti anak laki-laki itu.

Gadis kecil itu memegang ujung baju anak laki-laki tersebut, hingga akhirnya dia sampai di desanya.

“Katakan, yang mana rumah mu?” Tanya anak laki-laki itu, begitu mereka masuk di gerbang desa.

“Itu di sana.” Ucap gadis kecil itu, menunjuk sebuah rumah yang terletak paling ujung.

“Benarkah ini rumah mu? Kenapa sepi sekali?” Tanya anak laki-laki, yang melihat rumah gadis kecil itu seperti tak berpenghuni.

“Ya ini rumah ku. Sepertinya semua orang sedang keluar. Terimakasih. Siapa nama mu?” Ucap gadis kecil itu, sambil bertanya nama anak laki-laki yang telah menolongnya itu.

“Kim. Namaku Kim.” Ucap anak laki-laki itu, dan berlalu pergi.

“KIM!” Teriak Dami seketika sampai membuat seseorang menerobos masuk ruangannya.

“Kim? Kenapa tiba-tiba aku bermimpi seperti itu?” Gumam Dami yang saat ini terduduk di ranjang rumah sakit.

“Eoh Chagiya?” Sapa Dami pada Yoongi yang tadi menerobos masuk.

“Kamu sudah sadar? Apa ada yang terasa sakit? Kenapa kamu berteriak seperti itu?”

“Tidak apa, aku hanya bermimpi buruk.” Ujar Dami berbohong.

“Ohiya, aku ada dimana? Kenapa aku ada di sini?” Tanya Dami, yang terlihat bingung.

“Kamu ada di rumah sakit, Chagiya. Kamu mengalami kecelakaan saat ingin menemui ku.” Ujar Yoongi berbohong.

“Benarkah? Apa sekarang aku ada di Seoul?”

“Ya. Kamu ada di Seoul sekarang.”

Yah, semua ini adalah rencana Yoongi. Sejak Yoongi menemukan Dami di taman. Dirinya telah menyusun rencana untuk membuat Dami kembali padanya. Dia pula yang menghubungi Sunny agar meminta Seokjin menemuinya di malam itu.

Semua rencananya dan Sunny tersusun dengan rapih, meski kecelakaan itu di luar rencananya. Namun hal itu malah menguntungkan Yoongi, sebab Dami mengalami amnesia karena kecelakaan tersebut. Yang membuat Dami melupakan bahwa dirinya dan Yoongi telah berpisah dan semua kenangannya bersama dengan Seokjin pun tak di ingatnya lagi.

“Lalu Oppa, kapan aku bisa keluar dari sini? Aku takut Eomma mencari ku.”

*Eomma, yang berarti ibu.*

“Soal itu kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah meminta izin pada eomma agar kamu bisa tinggal bersama ku di sini.” Bohong Yoongi,

“Tinggal bersama mu? Apakah benar seperti itu?”

“Ya, Sayang. Apa kamu tidak mau tinggal bersama ku? Apa kamu tidak rindu padaku?”

“Aigo, tentu saja aku mau. Mana mungkin aku tidak mau.”

“Yasudah kalau gitu, aku ingin menemui dokter memberitahunya kalau kamu sudah sadar, dan melihat apa kamu sudah bisa pulang hari ini atau tidak.”

“Baiklah, Oppa.”

Yoongi mengangguk dan bergegas pergi keluar untuk menemui dokter yang selama ini telah merawat Dami. Setelah melakukan beberapa pemeriksaan, dan hasilnya baik-baik saja. Dami di perbolehkan pulang di sore harinya.

Skip Rumah Yoongi.

Dami dan Yoongi sampai di salah satu rumah mewah milik Yoongi.

“Oppa, kau benar-benar sudah sukses, buktinya kamu sudah bisa mempunyai rumah sebesar ini.” Ucap Dami takjub sambil terus melihat sekeliling.

“Tentu saja, Sayang. Apa kamu suka? Aku membuat rumah ini sebagai hadiah untuk mu.”

“Benarkah? Apa tidak berlebihan?”

“Sudah, jangan difikirkan. Kamu istirahatlah, aku ada jadwal latihan. Dan satu lagi, kamu harus ingat jangan pernah keluar dari sini kalau tidak bersamaku.” Ucap Yoongi.

“Aigo, yasudah kalau gitu aku istirahat dulu. Kamu hati-hati di jalan ya.”

“Ya, Chagiya. Kalau gitu aku pergi dulu.”

Setelah pamit, Yoongi pun bergegas keluar. Tapi, Yoongi tak lupa untuk mencium kening Dami.

Di sisi lain, Kediaman Kim.

Seokjin yang mendapatkan panggilan dari ayahnya untuk pulang ke Kediaman Kim. Kini terlihat sedang bertengkar dengan sang ayah. Alasannya, karena Sunny.

Wanita itu yang memang sangat dekat dengan keluarga Seokjin saat dirinya menjadi seorang kekasih. Memanfaatkan hubungannya dengan ayah Seokjin. Sunny menghasut ayah Seokjin agar menikahkan dirinya dengan Seokjin.

“Heh, sepertinya Appa sudah gila. Aku sudah mengatakannya bahwa aku tidak akan menikah lagi! Sampai kapan pun istriku hanya Dami seorang!”

*Appa, yang berarti Ayah.*

“Berhentilah bertingkah bodoh! Wanita tidak jelas itu telah tiada! Appa hanya ingin kau melanjutkan hidup mu! Appa sudah memutuskan, kau akan menikahi Sunny! Tidak ada penolakan lagi.”

“Apa perkataan ku tadi kurang jelas? Aku bilang, aku tidak akan menikah lagi!” Kekeh Seokjin.

“Oppa, berhenti memikirkan istri mu yang sudah meninggal itu!” Seru Sunny.

“Sunny, apa kau tau? Aku tidak pernah segan untuk memukul seorang wanita. Jadi... jangan pernah mencoba untuk mencampuri urusan rumah tangga ku!” Ujar Seokjin menatap Sunny tajam.

“Seokjin! Jaga bicaramu!” Bentak Ayah Seokjin.

“Dan Appa! Aku selalu menurut padamu..., tapi untuk kali ini aku tidak akan menuruti mu!” Tegas Seokjin.

“Aku pamit sekarang, aku ada jadwal latihan!” Ucapnya lagi, dan bergegas pergi.

Setelah pamit, Seokjin keluar meninggalkan sang ayah dan juga Sunny. Tanpa berbalik sedikit pun.

“Paman, bagaimana ini? Seokjin Oppa masih saja tidak mau menikah dengan ku.” Ujar Sunny.

...........................................

...****************...

......................

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!