Alettha ( 5 )

¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥

**Disalah satu Mall terbesar di pusat kota**.

Tiga orang gadis terlihat berjalan mengelilingi Mall dengan saling bercanda satu sama lain.

"Hei ... Alissya , jadi dong kita di traktir hari ini karena lo sudah resmi masuk di keluarga Aldebaran"ucap seorang gadis yang ada di sisi kanan Alissya.

"Jadilah , emang kalian mau apa?"ucap Alisya bangga.

"Widih ... , udah tajir beneran lo ya .."sahut gadis yang ada di sisi kiri Alissya.

"Lo pikir ini bohongan"sambil mengeluarkan black card dari dalam tas jinjing yang dia bawa.

"Lihatlah Riska , teryata dia bener bener sudah tajir"

"Yoi .. Siska , bahkan mereka sudah memberikannya black card"

"Kalian terlalu banyak bicara , lebih baik kita sekarang shoping , karena ada tas branded yang ingin gue beli"sambil mengandeng kedua tangan sahabatnya menuju kesalah satu toko yang ada di Mall tersebut.

Tanpa tahu , jika ada sebuah kejutan kecil yang sedang menanti Alissya.

€€€€€

**Disalah satu gedung pencakar langit**.

Seorang pria paruh baya terlihat sedang sibuk dengan berkas berkas yang ada di mejanya , sampai sebuah ketukan pintu mengalihkan atensi pria paruh baya tersebut.

"Ada apa Deren?"tanyanya saat melihat sekretarisnya memasuki ruangan dengan terburu buru.

"Tuan ini gawat"ucapnya gugup dan cemas.

"Ada apa?"penasarannya.

"Saham kita turun dengan sangat drastis , dan para investor menarik diri dari perusahaan kita , dan karena hal itu kita juga menerima kerugian yang cukup besar"lapor Deren dengan berita yang dia dapatkan pagi ini.

"Jangan bercanda Deren , bagaimana mungkin? pasti ada alasannya bukan?"

"Soal itu , sebenarnya ada satu video pendek yang sedang beredar di media sosial mengenai .."ucap ragu Deren

"Video apa Deren , cepat katakan"

"Itu .. soal istri anda tuan Ryan"sambil memberikan ponselnya yang sedang terputar sebuah video yang sedang ramai di perbincangkan.

Dan saat melihat orang yang ada di Video itu , Ryan terlihat mengeraskan rahangnya sebab sangat mengenal orang yang ada di Video itu.

"Brengsek!!"

**Prang**

Marah Ryan sambil membanting ponsel milik Deren ke lantai , hingga membuat ponsel itu hancur berantakan.

"Tuan Ryan"sahut sebuah suara yang sedang berdiri di ambang pintu.

"Riko , apa yang kau lakukan di sini?"ucap terkejut Ryan saat melihat asisten dati Ayahnya ada di kantornya.

"Saya datang kesini atas perintah tuan Sebastian untuk mengambil alih perusahaan mulai sekarang , dan melepas jabatan anda sebagai CEO dari perusahaan ini"ucap tegas Riko pada Ryan.

"Apa maksudmu? bagaimana mungkin Ayah bisa .."

"Tentu saja tuan Sebastian bisa melakukan itu , karena skandal dari istri anda , membuat perusahaan terancam bangkrut , karena itu tuan Sebastian yang akan mengambil alih mulai sekarang , dan berita mengenai jabatan anda yang di cabut sudah saya konfirmasi di media agar nantinya para investor kembali lagi keperusahaan ini"jelas Riko yang kemudian pergi dari tempat itu , meninggalkan Ryan yang marah dengan semua yang terjadi sekarang.

Hingga akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke kediaman sang Ayah , untuk mencaritahu kebenaran dari semua ynag terjadi pada dirinya sekarang.

€€€€€

**Kembali ke Mall**.

Alisya terlihat marah marah saat kartu yang dia gunakan ditolak oleh kasir , hingga dia berakhir menyalahkan si penjaga kasir mengenai kesalahan itu.

"Gue enggak percaya , coba ulang sekali lagi , siapa tahu mesinnya rusak"ucap kesal Alisya.

"Mana mungkin nona , saya bahkan sudah mencobanya lebih dari empat kali , tetapi kartu itu selalu di tolak , mungkin anda memiliki kartu yang lain , agar saya bisa memproses lebih cepat pembayaran anda"ucap ramah si penjaga kasir yang pada kenyataannya dia sedang menahan kesal sebab melayani Alissya.

"Eh .. mb , kalau enggak punya uang mending jangan sok sok'an beli banyak barang , sudah sana minggir , masih banyak yang ngantri nih"sahut salah satu pengunjung yang terlihat kesal karena sudah mengantri dari tadi dan mersa jengah dengan sikap Alissya yang terlalu berlebihan dimatanya.

"Mendingan kita minggir dulu deh Sya , dan kita telpon bokap lo"ucap Riska memberi saran.

"Iya Sya , jangan buat malu diri lo di hadapan mereka"sahut Siska yang juga menyetujui saran dari Riska barusan , karena sekarang mereka sedang mereka sedang menjadi pusat perhatian para pengunjung toko itu.

Merasa apa yang di katakan oleh sang sahabat benar , akhirnya membuat Alissya menyingkir untuk menghubungi Ryan , namun tak ada jawaban saat Alissya menghubungi Ryan , yang terdengar hanya nada dering dari ponsel Ryan.

Hingga sesaat kemudian sebuah pesan masuk ke ponsel Alissya , dan hal itu membuat Alissya langsung bergegas pergi tanpa menghiraukan kedua temannya saat melihat pesan yang dikirim oleh sang Mommy.

€€€€€€

**Di kediaman Sebastian**.

"Kau memiliki ide yang sangat brilian sayang"puji Sebastian pada Alettha yang tersenyum senang , karena rencana yang dia buat sejak kemarin bersama dengan Sebastian dan Riko akhirnya berjalan dengan mulus.

"Siapa dulu dong , cucu kakek .."bangga Alettha.

Setelah kemarin mendengar cerita sang kakek mengenai kejadian yang membuat Vanesha pingsan di kamarnya , Alettha malah menyuruh Riko untuk menyabotase CCTV yang ada di kediaman Ryan.

Hingga tanpa di duga , mereka malah menemukan Carina , istri dari Ryan yang pergi mengendap endap di tengah malam tanpa sepengetahuan Ryan.

Karena merasa penasaran , Alettha meminta Riko untuk menempatkan seseorang yang bisa melacak keberadaan Carina dan apa yang sedang dia lakukan , hingga munculah video Carina yang sedang pesta minuman dengan ditemani para lelaki hidung belang yang juga ikut di pesta itu.

Dan di video itu juga memperlihatkan bagaimana sisi liar Carina yang mungkin tidak di ketahui oleh Ryan , dan karena hal itu juga Alettha meminta pada Riko untuk menyebarkan video itu biar nantinya Sebastian bisa mengambil alih perusahaan dengan mudah.

Dan juga untuk memberi pelajaran Ryan karena sudah mengabaikan putrinya sendiri , dan karena hal itulah Alettha puas semuanya berjalan sesuai rencananya , dan mungkin tak lama lagi akan ada drama di kediaman Sebastian.

"Bersiap untuk menyambut tamu kek"ucap Alettha tersenyum pada Sebastian.

"Ya , ayo beri pelajaran pada mereka"yang juga tersenyum melihat sang cucu yang terlihat berbeda dari sebelumnya.

Namun tak bisa di pungkiri jika Sebastian lebih suka pribadi Alettha yang sekarang daripada yang dulu , tanpa tahu jika sang cucu sudah memilih menyerah pada nasibnya.

€€€€€€

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

bisa jadi ini ulh dari istri ryan yg telah banyak melakukan kebohongan

2024-12-10

2

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

baru di angkat jd anak orang kaya langsung mau foya2....tapi gagal ha..ha..ha..

2024-12-05

1

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

mampus lo riyan...liat kelakuan istri kesayangan lo

2024-12-05

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!