Bab 02

Mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya Ling Ling, Chen Feng hanya bisa tersenyum tipis. Lalu tiba tiba suara gemuruh serta kilatan petir semakin keras terdengar hingga serasa seluruh bangunan istana surgawi milik Chen Feng bergetar hebat.

"Ayah! Ayo cepat pergi!" teriak si bayi api hitam kecil lalu melesat terbang keatas udara.

Melihat hal itu, dengan cepat Chen Feng pun juga melayang ke udara secara perlahan sambil memandangi kedua istrinya dan kedua anaknya. Kemudian seluruh anggota kelompok Chen Feng langsung ikut melesat dan mendekati tuannya itu sambil berkata.

"Tuan! Bolehkah kami mengikutimu?" tanya mereka semua termasuk keempat komandan iblis, yang juga berkata demikian sambil memberikan hormat kepada Chen Feng.

"Saudara saudaraku! Maaf, karena kali ini kalian tidak bisa ikut pergi bersamaku. Aku mempunyai tugas untuk kalian, agar kalian semua menjaga istri dan juga anak-anakku sampai aku kembali nanti." tolak Chen Feng secara halus.

Kemudian tiba-tiba dari atas langit keluar sebuah lingkaran berwarna hitam dengan daya hisap yang mengerikan, lalu daya hisap itu mulai bereaksi dan hanya menghisap Chen Feng, Chen Cen, Chen Lou dan tiga lebah penyerap Qi, Mengetahui dirinya akan segera meninggalkan alam surgawi, Chen Feng pun segera memberikan beberapa gulungan kitab ilmu bela diri kepada para saudara-saudaranya itu.

"Terimalah dan berlatihlah, ketika aku kembali nanti, aku ingin melihat kalian sudah menjadi lebih kuat lagi. Dan kitab itu juga sebagai modal kalian untuk menjaga seluruh anggota keluargaku. Sedangkan untuk kalian para istri-istriku dan anak-anakku, aku pasti akan kembali untuk bersatu bersama kalian." ucap Chen Feng menatap sedih

Hingga detik kemudian, Chen Feng pun tiba-tiba menghilang dari mata semua orang yang memandang kearah dirinya.. Melihat hal tersebut, seluruh istri istri Chen Feng hanya bisa merelakannya pergi karena masa ini sudah menjadi hukum atau aturan di dunia seni beladiri.

______________

Kini Chen Feng, bersama Chen Cen, Chen Lou dan ketiga lebah penyerap Qi pun, telah memulai perjalanan baru mereka menuju ke dunia yang baru. Tepatnya ke alam yang lebih tinggi dari ketiga alam yang sudah berhasil Chen Feng takhlukkan.

Hingga tak berselang lama, terdengar suara Chen Cen yang berkata kepada ayahnya.

"Ayah! Terowongan spesial ini memiliki hukum aturan ruang dan waktu yang begitu kuat. Jadi kita harus bekerja sama untuk melawan hukum aturan ruang dan waktu yang ada di dalam terowongan ini. . Dan terakhir kali aku melewati terowongan spesial ini, aku sampai mengorbankan seluruh kultivasiku agar tidak dimusnahkan oleh hukum aturan ruang dan waktu. Jadi aku harap, ayah dan para saudara yang lainnya, bersiap siaga untuk menerima tekanan dan serangan agar tetap bisa bertahan." ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil memperingatkan mereka semua.

"Anakku! Mendengar ucapan yang kau katakan barusan. Berarti kamu memang bukan berasal dari ketiga alam ini. Anakku! Sekarang dapatkah kau menjelaskannya sekarang kepada ayah, tentang asal usulmu yang sebenarnya? Begitu juga dengan kalian para saudara-saudara lebahku! Dapatkah kalian juga menceritakan asal-usul dari kalian kepadaku?" tanya Chen Feng menatap penasaran.

Setelah itu Chen Feng pun menggerakkan tangannya, lalu membuat segel di tangannya untuk mengaktifkan pertahanan ruang dan waktu miliknya, diikuti oleh para anggota yang lain.

"Baiklah ayah. Nanti ketika kita sudah keluar dari terowongan spesial ini, maka aku pasti akan menceritakan secara menyeluruh tentang asal-usul ku kepada Ayah." jawab ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil.

"Benar kakak, benar apa yang dikatakan oleh Chen Cen. Nanti ketika kita berhasil keluar dari terowongan spesial ini, maka kami juga akan menceritakan tentang asal-usul kami, serta tentang alam yang sedang kita tuju di balik terowongan ini." timpal ketiga lebah penyerap Qi itu.

Lalu mereka semua pun bergandengan tangan, guna membuat sebuah pertahanan untuk melindungi diri mereka dari serangan hukum aturan ruang dan waktu yang ada di dalam terowongan spesial itu.

Butuh waktu yang panjang untuk mereka melewati terowongan spesial tersebut, hingga pada akhirnya dengan usaha keras mempertahankan diri mereka, kini Chen Feng dan para keluarganya itu pun dapat berhasil keluar dari dalam terowongan spesial tersebut.

Lalu, terlihat dibalik terowongan spesial itu memiliki pemandangan hijau yang amat sangat menyegarkan mata. Chen Feng yang melihat pemandangan disekitarnya itupun, langsung bertanya kepada Chen Cen.

"Apakah ini adalah alam tempat asal usul kalian berasal? Coba rasakan, bukankah energi murni ini sangat menyegarkan tubuh kita? Bahkan kekuatan ku yang telah terkuras saat berada di terowongan spesial, kini sudah kembali terisi tanpa aku perlu bermeditasi terlebih dahulu." tanya Chen Feng menatap tersenyum.

"Benar ayah. Dan itu semua bisa terjadi, dikarenakan ayah merupakan salah satu orang yang telah terpilih dan kekuatan ayah memiliki aturan ruang dan waktu. Dahulu kala kekuatan yang ayah miliki termasuk kekuatan utama yang ada di alam 100 dunia ini." jawab Chen Cen si bayi tapi hitam kecil menjelaskan.

"Apa..! Alam 100 dunia! Ayah belum pernah mendengar tentang alam seperti itu. Apakah memang benar, jika alam ini merupakan asal usul kalian semua berasal? " tanya Chen Feng menatap terkejut.

"Benar kak. Benar yang kakak ucapkan. Kami memang berasal dari alam 100 dunia ini, dan lebih tepatnya lagi, kami bertiga berasal dari alam binatang kuno legendaris dan kami juga merupakan keturunan utama dari alam bintang kuno legendaris itu, hanya saja karena kami telah melakukan suatu hal yang ditentang keras oleh ras kami, maka kami semua pun dibuang oleh pemimpin dari ras kami." jelas Chen Xiao si lebah penyerap Qi berwarna merah.

"Lalu bagaimana dengan Chen Lou? Apakah kamu juga berasal dari alam binatang kuno legendaris ini?" tanya Chen Feng menatap penasaran.

"Benar ayah! Aku memang berasal dari alam binatang kuno legendaris, tepatnya di alam serigala kuno es salju. Dan aku juga terbuang ke tiga alam, karena telah melakukan kesalahan yang ditentang oleh rasku sebelumnya. Aku tidak menyangka, jika dalam hidupku ini aku dapat kembali ke alam seratus dunia ini. Sungguh ini semua rasanya seperti mimpi." jawab Chen Lou si serigala es salju.

"Lalu bagaimana denganmu anakku? Pastinya kamu memiliki derajat yang lebih tinggi di alam 100 dunia ini bukan?" tanya Chen Feng kepada Chen Cen.

"Benar ayah. Aku berasal dari alam lima kekuatan utama, di alam 100 dunia ini ayah. Aku berasal dari alam api surgawi. Dan tempat itu, merupakan tempat di mana seluruh api surgawi dilahirkan, tempat yang amat sangat tidak dapat dijangkau oleh para kultivator dengan kekuatan yang biasa-biasa saja. Hanya parah leluhur dari alam 100 dunia ini yang dapat memasuki alam api surgawi, itu pun harus mengalami luka yang amat sangat parah. Bahkan tidak sedikit yang meregang nyawa di alam api, Dan dahulu kala ada beberapa orang dengan kekuatan yang amat sangat luar biasa dapat memasuki alam api surgawi milikku, mereka ingin mengambil api surgawi untuk dijadikan salah satu kekuatan milik mereka dan akulah salah satu target dari mereka, aku bertarung dengan beberapa orang-orang kuat itu sampai beberapa hari, walaupun pada akhirnya aku dapat mengalahkan mereka tapi aku juga mengalami kerugian yang amat sangat luar biasa hingga terjatuh sampai ke alam bawah tempat ayah tinggal." ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil menceritakan masa lalu yang pernah dia alami.

Chen Feng yang mendengar kisah kedua anaknya dan para saudaranya pun, menjadi tercengang.

"Wah...! Ternyata kalian memiliki sejarah yang luar biasa dan konflik yang tidak sederhana, aku bangga memiliki kalian. Kalau begitu apa tujuan kita sekarang? ke mana arah yang harus kita ambil untuk melangkahkan kaki pertama kali di alam 100 dunia ini? Aku sungguh penasaran bagaimana kekuatan-kekuatan dari para kultivator di alam 100 dunia ini." ucap Chen Feng tersenyum semangat.

"Tunggu ayah! Sabar dulu, karena walaupun ayah kuat. Tetapi aku rasa kekuatan itu belum cukup, jadi kita harus mengambil cara yang aman sekarang ayah, sebab saat ini ayah masih berada di ranah alam roh dewa tingkat akhir puncak, jadi ayah harus menembus alam dewa abadi. Sebab ayah memiliki kualifikasi untuk memenangi pertarungan dengan para kultivator kultivator dari tingkat rendah dan menengah untuk menjadi lawan ayah. Karena jika ayah telah mencapai alam dewa abadi ayah telah setara dengan para kultivator kultivator di kekuatan utama di alam 100 dunia ini." jelas Chen Cen si bayi api hitam kecil.

"Benarkah begitu? Lalu apakah kami juga harus berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan kami juga? Agar kita dapat bersaing dengan para orang yang mencari masalah dengan kita?" tanya ketiga lebah penyerap Qi.

"Benar apa yang kamu ucapkan anakku, kalau begitu baiklah. Sepertinya daerah ini cukup tertutup, dan cocok bagi kita untuk berkultivasi, aku yakin tidak ada yang akan dapat mengganggu kultivasi kita." ucap Chen Feng kepada mereka semua.

Setelah itu, Chen Feng pun membuat segel di tangannya dan melempar kan beberapa bendera formasi di tingkat suci untuk mendukung pertahanan mereka ketika mereka sedang berkultivasi.

Terpopuler

Comments

Harman Loke

Harman Loke

tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu yang lebih tinggi lagi Chen Feng

2025-03-19

0

Mamat Stone

Mamat Stone

/Sneer//Sneer//Sneer/

2025-03-25

0

Mamat Stone

Mamat Stone

tetap semangat Thor lanjut

2025-03-25

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01
2 Bab 02
3 Bab 03
4 Bab 04
5 Bab 05
6 Bab 06
7 Bab 07
8 Bab 08
9 Bab 09
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26 Tiba di Paviliun Pil
27 Ketegangan Di Paviliun Pil
28 Chen Feng Alkemis Suci Tahap Keempat
29 Petualangan Selanjutnya
30 Kejadian Mengejutkan
31 Chen Feng Memulai Petualangan
32 Bertemu Binatang kuno Suci
33 Mendapatkan Kekuatan Baru
34 Kecurigaan Para Kultivator Lain
35 Chen Feng Tiba Di Kota Yan
36 Ikut Kompetisi Di Kota Yan
37 Keberhasilan Chen Feng
38 Kompetisi Tahap Kedua
39 Pemenang Kompetisi
40 Perjalanan Selanjutnya
41 Ketegangan Yang Terjadi
42 Kompetisi Di Central Palace
43 Tiba Di Tanah Terlarang Suci Kuno
44 Lin Yang Dan Para temannya
45 Mencari Harta Pusaka Di Tanah Reruntuhan Kuno
46 Menemukan Aura Dewa Asura
47 Menyatukan Kekuatan Bloodline
48 Memperebutkan Harta Pusaka
49 Perebutan Harta Pusaka
50 Chen Feng Yang Licik
51 Kemarahan Kedua Keluarga Kuno
52 Berhasil Menguasai Senjata Pusaka
53 Pertempuran Kedua Teman Chen Feng
54 Kehebatan Chen Feng
55 Keributan Di Central Place
56 Perpisahan Chen Feng dan Lin Yang
57 Mencari Alam Api dan Alam Binatang Kuno
58 Melihat Pertempuran
59 Tiba Di Lembah Sungai Es
60 Keluarga Han Membuat Ulah
61 Kericuhan Di Keluarga Yui
62 Kedatangan Leluhur Keluarga Han Mencari Chen Feng
63 Kedatangan Dewa Racun
64 Rencana Penyerangan
65 Kedatangan Para Musuh
66 Pertarungan Sengit
67 Pertarungan Masih Berlanjut
68 Chen Feng Melanjutkan Perjalanan
69 Mendapatkan Dua Boneka Iblis
70 Bertemu Naga Raksasa
71 Menjelajahi Wilayah Binatang Kuno Legendaris
72 Kembali Bertarung
73 Kehebatan Chen Feng
74 Kembali Menjelajah
75 Menuju Ke pasar Gelap
76 Bertemu Kultivator Lain
77 Dendam Lin Dong
78 Tiga Lebah Penyerap Qi
79 Bertemu Lebah Pencari Informasi
80 Chen Feng Bertemu Ketiga Adiknya
81 Ketiga Lebah Menjadi Buronan
82 Keluar Dari Wilayah Lebah Penyerap Qi
83 Di Kejar Oleh Pasukan Lebah Tua
84 Chen Feng Tak Sadarkan Diri
85 Kepanikan Saudara Chen Feng
86 Identitas Asli Chen Feng
87 Berhasil menipu Ras lebah Penyerap Qi tua
88 Chen Feng mencari Lonceng Suci
89 Menemukan Lokasi Lonceng Suci
90 Chen Feng Di Serang Bayangan Hitam
91 Mengelabui Musuh
92 Berusaha Keras Mendapatkan Lonceng Suci
93 Perjalanan Masih Terus Berlanjut
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Bab 01
2
Bab 02
3
Bab 03
4
Bab 04
5
Bab 05
6
Bab 06
7
Bab 07
8
Bab 08
9
Bab 09
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26 Tiba di Paviliun Pil
27
Ketegangan Di Paviliun Pil
28
Chen Feng Alkemis Suci Tahap Keempat
29
Petualangan Selanjutnya
30
Kejadian Mengejutkan
31
Chen Feng Memulai Petualangan
32
Bertemu Binatang kuno Suci
33
Mendapatkan Kekuatan Baru
34
Kecurigaan Para Kultivator Lain
35
Chen Feng Tiba Di Kota Yan
36
Ikut Kompetisi Di Kota Yan
37
Keberhasilan Chen Feng
38
Kompetisi Tahap Kedua
39
Pemenang Kompetisi
40
Perjalanan Selanjutnya
41
Ketegangan Yang Terjadi
42
Kompetisi Di Central Palace
43
Tiba Di Tanah Terlarang Suci Kuno
44
Lin Yang Dan Para temannya
45
Mencari Harta Pusaka Di Tanah Reruntuhan Kuno
46
Menemukan Aura Dewa Asura
47
Menyatukan Kekuatan Bloodline
48
Memperebutkan Harta Pusaka
49
Perebutan Harta Pusaka
50
Chen Feng Yang Licik
51
Kemarahan Kedua Keluarga Kuno
52
Berhasil Menguasai Senjata Pusaka
53
Pertempuran Kedua Teman Chen Feng
54
Kehebatan Chen Feng
55
Keributan Di Central Place
56
Perpisahan Chen Feng dan Lin Yang
57
Mencari Alam Api dan Alam Binatang Kuno
58
Melihat Pertempuran
59
Tiba Di Lembah Sungai Es
60
Keluarga Han Membuat Ulah
61
Kericuhan Di Keluarga Yui
62
Kedatangan Leluhur Keluarga Han Mencari Chen Feng
63
Kedatangan Dewa Racun
64
Rencana Penyerangan
65
Kedatangan Para Musuh
66
Pertarungan Sengit
67
Pertarungan Masih Berlanjut
68
Chen Feng Melanjutkan Perjalanan
69
Mendapatkan Dua Boneka Iblis
70
Bertemu Naga Raksasa
71
Menjelajahi Wilayah Binatang Kuno Legendaris
72
Kembali Bertarung
73
Kehebatan Chen Feng
74
Kembali Menjelajah
75
Menuju Ke pasar Gelap
76
Bertemu Kultivator Lain
77
Dendam Lin Dong
78
Tiga Lebah Penyerap Qi
79
Bertemu Lebah Pencari Informasi
80
Chen Feng Bertemu Ketiga Adiknya
81
Ketiga Lebah Menjadi Buronan
82
Keluar Dari Wilayah Lebah Penyerap Qi
83
Di Kejar Oleh Pasukan Lebah Tua
84
Chen Feng Tak Sadarkan Diri
85
Kepanikan Saudara Chen Feng
86
Identitas Asli Chen Feng
87
Berhasil menipu Ras lebah Penyerap Qi tua
88
Chen Feng mencari Lonceng Suci
89
Menemukan Lokasi Lonceng Suci
90
Chen Feng Di Serang Bayangan Hitam
91
Mengelabui Musuh
92
Berusaha Keras Mendapatkan Lonceng Suci
93
Perjalanan Masih Terus Berlanjut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!