Di Kediaman keluarga Wijaya, semuanya terlihat nampak emosi saat mendengar cerita dari anak dan menantunya. Hani menceritakan yang ia alami namun tentunya ia lebih-lebih kan dan berbohong.
“Aku kira mereka sudah mati, kalau begini pasti anak itu akan menjadi ancaman bagi kita dan mengambil semua aset milik ibunya”ucap Wijaya
“Kau juga sangat bodoh Yoga, kenapa dulu kau tak bunuh saja mereka semua”jawab Tika istri Wijaya
“Sudahlah bu, lagian anak itu tidak bisa apa-apa dan mereka juga tidak bisa melawan keluarga kita”jawab Yoga
“Ya sudah, kalau begitu kau perintahkan anak buah mu untuk mencari mereka semua dan membunuhnya aku tak mau mereka menjadi ancaman bagi kita dan mengambil semua harta yang kita miliki “ucap Wijaya
Yoga pun memerintahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan mantan istri dan anaknya, mereka sangat khawatir apalagi Raka sudah dewasa dan mereka takut hal yang buruk akan terjadi.
Di mansion yang sangat mewah, semuanya sedang berkumpul di sebuah ruangan yang terdapat seorang wanita yang terbaring dan tentunya banyak alat yang terpasang di tubuhnya dan tentunya Raka berada disana.
Setelah dibujuk oleh tuan William Bintara akhirnya Raka mau ikut ke kediamannya, namun ia masih dendam terhadap Gio yang sudah berani menyerangnya dulu.
Tuan William menceritakan jika istrinya yang bernama Diana Bintara itu sudah koma sejak lima tahun lalu, dan bahkan dokter pun sudah angkat tangan.
“Istri anda mengalami penyakit Ensefalopati yang menyebabkan kerusakan otak permanen bahkan penyakit ini bisa merenggut nyawanya, lalu kenapa anda memilih merawat istri anda dirumah bukan di rumah sakit? Bahkan penyakit ini sangat sulit disembuhkan”jelas Raka
Semuanya nampak tertegun saat mendengar penjelasan dari Raka, bahkan dokter Alex yang berada kediaman William pun dibuat kagum dengan sosok bocah ini.
Sedangkan Gio sedang duduk dan tak bisa apa-apa karena tangan kanannya tak bisa digerakkan, Gio menatap tajam ke arah Raka dan dibalas dengan tatapan tak kalah tajam oleh Raka.
“Kalau kau masih menatapku seperti itu akan ku congkel mata mu”ucap Raka dingin
Bless
Tiba-tiba ruangan ini menjadi dingin bahkan mereka semua bisa merasakan aura yang sangat pekat dan kuat. Semuanya menatap Raka dengan tatapan heran sedangkan dokter Alex sudah dibuat gemetar.
“Kau Gio lebih baik kau tunggu diluar daripada membuat keributan di ruangan ini”ucap William dingin
“Apa tuan Raka memiliki cara atau obat untuk menyembuhkan keadaan istri saya, bahkan saya sudah memanggil dokter terhebat di seluruh dunia tapi mereka tak ada yang berhasil menyembuhkan istri saya”ucap William
“Saya akan bayar berapapun asal kau bisa menyembuhkan Mommy ku”ucap seorang wanita
Terlihat seorang wanita cantik dan anggun memasuki ruangan tersebut, wanita itu menatap satu persatu orang yang berada di ruangan ini hingga akhirnya pandangan ia tertuju ke seorang bocah yang ia kenal
“Kak Vio”ucap Raka
“Raka, sedang apa kamu di kediaman keluarga ku?”tanya Vionetta
“Apa kau kenal dengan dia? Dia yang diceritakan oleh dokter Alex yang menyembuhkan Handoko dari koma nya”ucap William
“Berarti yang dimaksud dokter Alex itu dia? Apa kamu bisa menyembuhkan Mommy ku Raka?”tanya Vio
“Kakak mohon tolong sembuhkan Mommy kakak, kakak bakal bayar berapapun harganya asal kamu menyembuhkannya”lanjut Vio
Vionetta Geanina Baskara adalah anak bungsu dari tuan Wiliam sedangkan anak pertama yang bernama Giovanni Arkhan Baskara mereka sama-sama ketua mafia yang terkenal kejam di negara ini.
Vio memegang kedua tangan Raka dan memohon untuk menyembuhkan kondisi Mommy nya, seluruh ruangan dibuat melongo melihat putri seorang mafia bahkan pemimpin mafia Levator memohon kepada seorang bocah.
“Raka bakal berusaha menyembuhkannya, tapi apa kalian bisa meninggalkan ruangan ini?”tanya Raka
“B..bisa, cepat Deddy suruh mereka keluar”ucap Vio
Semuanya sudah keluar hanya tersisa tuan Wiliam saja, sebenarnya Wiliam sangat penasaran dengan jati diri seorang Raka karena ia merasa ada sebuah ikatan batin.
“Zio, apa pill emas bisa menyembuhkan nyonya Diana”batin Raka
[Bisa tuan, namun beliau tidak akan sembuh total karena yang dibutuhkan adalah pill golden, apakah tuan ingin membeli pill tersebut dan satu butir nya sehat 1,2 milyar]
“Mahal sekali, tapi kalau gue gak beli pill itu gue gak tega liat kak Vio. Ya udah gue beli pill itu dan potong dari uang yang gue punya”
[Pembelian pill golden berhasil]
Mula-mula Raka memeriksa keadaan Diana dan mengeluarkan teknik medis kuno, setelah itu ia mengambil segelas air dan pill itu dilarutkan kedalam air tersebut.
“Tolong tuan minumkan sedikit air ini”
“Baiklah”
William pun memasukkan sedikit air tersebut kedalam mulut istrinya, setelah lima menit kemudian tak ada efek apapun yang terjadi membuat Raka bingung.
“Zio, kenapa pill itu tidak bereaksi? Tidak seperti pill emas”
[Tunggu hingga 10 menit tuan]
Raka hanya mengangguk dan kembali menatap wanita yang terbaring itu, sedangkan tuan William merasa cemas karena tak ada reaksi apapun dari istrinya
Sekitar 10 menit tiba-tiba tubuh Diana mengejang sangat hebat, Wiliam melihat itu menjadi marah dan ia langsung menarik kerah baju Raka dan memukulinya.
Bugh
Bugh
Bugh
“Apa yang kau lakukan bajingan, apa kau mau membunuh istri saya hah atau jangan-jangan kau adalah penipu”bentak William
Brak
Pintu pun terbuka dengan keras menampilkan beberapa orang di sana, Gio dan Vio juga dibuat marah karena melihat Diana terus mengejang. Gio menyuruh anak buahnya untuk memukuli Raka sedangkan Vio langsung menghampiri Raka dan menendangnya.
Bugh
Bugh
Bukannya Raka tak ingin melawan tapi ia sangat malas untuk meladeni orang seperti ini, Vio setelah cukup puas langsung menghampiri Diana yang sedang diperiksa oleh dokter Alex
“Kau menipu keluarga ku sialan, akan ku penggal kepalamu”bentak William
“Bawa dia ke ruang bawah Tanah”ucap Gio
“Cih, tadi kalian yang memohon kepada ku tapi sekarang kalian menyalahkan ku ternyata kalian para mafia hanya berani melawan orang yang tak memiliki kekuatan”ucap Raka
Sebelum anak buah Gio membawa Raka ke ruang bawah tanah, tiba-tiba jari tangan Diana bergerak dan matanya pun mulai terbuka sedikit demi sedikit
“A..air”ucap wanita itu
“Mom kau sudah sadar, cepat ambilkan air”bentak Vio
Mereka nampak bahagia karena Diana yang sudah bertahun-tahun koma akhirnya sadar, tanpa mereka sadari Raka sudah pergi dari kediaman keluarga William.
Penjaga yang melihat Raka keluar dari mansion pun tak ambil pusing mereka kira urusannya sudah selesai, Raka menelpon Alina untuk menjemputnya setelah itu mereka singgah di restauran untuk makan
“Apa kau sudah mengatur jadwal pemberangkatan ku? Dan juga apa pihak PT Cakra Crop sudah menghubungimu”tanya Raka
“Tuan bisa pulang menggunakan helikopter dan untuk PT Cakra Crop sudah menghubungi saya”jawab Alina
“Ya sudah, kalau begitu antarkan saya kesana”
Setelah beres makan, Alina mengantarkan Raka ke sebuah tempat yang sangat luas dan terdapat helikopter yang sedang menunggunya. Setelah kepergian Raka ia kembali ke rumahnya.
Kembali ke keluarga Bintara, setelah Diana sadar mereka dibuat bingung karena Raka sudah menghilang dari ruangan ini. Mereka sangat menyesal karena sudah memukuli orang yang telah menyembuhkan Diana
“Lapor tuan, menurut penjaga di luar mereka melihat tuan Raka keluar dari mansion ini dan juga dijemput oleh seseorang”
“Cepat cari keberadaan dia”ucap William
Mereka masih berkumpul di ruangan itu, bahkan Diana terlihat sangat sehat bahkan Diana menanyakan keberadaan orang yang telah menyembuhkannya
“Coba kalian hubungi keluarga Handoko”ucap William
“Baik dad”
Gio pun meminta nomor Alina kepada asistennya setelah itu ia menelpon nomor tersebut, namun tak ada jawaban sama sekali hingga akhirnya terdengar suara seorang wanita
“Hallo, apa benar ini Alina anak dari tuan Handoko”tanya Gio
“Benar, ini siapa”
“Saya Giovanni anak tuan William, apa kau tau keberadaan bocah yang bersama mu itu”tanya Gio langsung
“Maksudnya tuan Raka? Beliau baru pulang ke negaranya beberapa menit lalu apa ada hal yang penting tuan Gio”
“Jadi dia bukan berasal dari negara ini? Kemana dia pergi dan sedang apa dia kemari”tanya Gio
“Tuan Raka berasal dari negara sebelah yaitu Indonesia tuan, dan tujuan beliau datang kesini untuk menandatangani surat kepemilikan PT Garuda Global ini”jelas Alina
Karena di loudspeaker maka keluarga Wiliam bisa mendengarnya, mereka tentu saja terkejut bagaimana bisa bocah seumuran dia bisa memiliki perusahaan terbesar ketiga di negara ini
“Apa kau tau alamat dia tinggal? Coba kamu kirimkan data dia ke saya”
“Baik tuan”
Setelah telepon berakhir, Gio mendapatkan pesan dari Alina yang mengirimkan beberapa data pribadi milik Raka namun data itu hanya berisi nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, golongan darah saja.
Vio langsung mengambil laptopnya dan mulai mencari tahu tentang Raka, namun sangat sulit untuk mencari data seorang Raka sehingga di layar laptop tersebut nampak berisi video yang menampilkan peringatan
Duarrr
Laptop tersebut meledak dan untungnya saja Vio sudah menjauhkan laptop itu dari tubuhnya, mereka berpikir keras jika sosok Raka ini bukan orang sembarangan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 122 Episodes
Comments
Nf@. Conan 😎
bkannya sama aja, cuma beda bhasa 🙄🙄🙄🤔🤔🤔🤔🤨🤨🤨🧐🧐🧐🧐
2024-05-05
1
Andri Suwanto
itun cewek yang nama nya vio muncul di chap berapa?
2024-04-21
1
Diah Susanti
keluarga benalu tak tau diri 😡😡😡😡
2024-03-26
0