jengkol Berbulu

Pagi harinya Raka dibangunkan oleh ibunya dan menyuruh ia untuk bersiap karena akan pergi ke pasar, dengan langkah malas ia pergi ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka.

“Cepetan bang jangan lama-lama, ibu tunggu dibawah “teriak Naomi

“Iya ibu, bawel banget sih”

Aletta yang menginap pun sudah pulang karena harus bersiap-siap mengajar, sedangkan Raka masih memilih pakaian santai untuk nya.

[Ding! Apakah tuan rumah ingin login]

“Ya sistem”

[Selamat tuan rumah mendapatkan mobil Lamborghini Veneno dan akan dikirim jam tiga sore]

[Selamat tuan rumah mendapatkan uang sebesar 2,5 milyar]

[Selamat tuan rumah mendapatkan skill mengemudi segala kendaraan tingkat dewa]

Keberuntungan apa lagi ini sistem, Raka sangat bahagia karena ia ingin sekali membungkam mulut para tetangganya itu dengan duit. Raka menuruni anak tangga dengan malas bukan karena apa-apa tapi Raka masih sangat mengantuk karena semalaman Aletta terus memborong soal-soal untuk persiapan lomba

“Ish Abang lama banget sih, Lea dari dari nunggu abang tau”ucap Lea memanyunkan bibirnya

“Iya-iya maaf ya adek abang yang cantik ini, jangan cemberut gitu dong nanti bibirnya monyong lima meter mau”

Lea pun langsung memegang bibirnya, ia tak mau jika bibirnya monyong lima meter seperti yang dikatakan abangnya itu, Naomi dan Mahira yang melihat itu terkekeh geli melihat kepolosan bocah ini.

“Udah-udah, taksinya sudah datang”ajak Naomi

“Awas aja Abang, aku bilangin ka Aletta biar Abang dimarahin sama ka Aletta”ancam Lea

“Idih, terserah kamu aja lah kambing kecil”

Raka pun langsung berlari menuju mobil taksi dan Lea pun langsung mengejarnya, semua yang melihatnya tingkah laku anak majikannya itu hanya geleng kepala saja.

Sesampainya di pasar, mereka terus memborong apapun dan tentunya Raka yang bayar serta membawa belanjaannya, mereka pun berhenti di di penjual jengkol yang berjualannya masih lesehan

Naomi dan Mahira pun masih memilih jengkol yang masih bagus, tak berapa lama datang seorang wanita gemuk dan anak lelakinya yang masih kecil

“Ibu, itu apa”tanya bocah itu namun ibunya hanya diam saja

“Kakak, itu apa kok bau sih”tanya ke Raka

“Ya namanya jengkol pasti bau lah”

“Ish, kok jengkolnya menganga sih”ucap bocah itu lagi

“Ya karena udah pernah di buka”

“Kok kisut sih kak”tanya bocah itu lagi

“Ya karena jengkolnya udah tua”

Raka masih disibukkan dengan handphonenya karena ia sedang bermain Saham atas saran dari sistem, ia juga sangat kesal karena bocah itu banyak tanya

“Kak, kok jengkolnya berbulu sih”

“Ya karena berbulu itu…eh mana ada jengkol berbulu kamu lihat apa “tanya Raka

“Itu kak, jengkolnya berbulu terus lebat”jawab bocah itu

Raka langsung mengalihkan pandangannya ke sembarang tempat dan langsung pergi dari situ, sedangkan si penjual jengkol itu langsung membenarkan posisi duduknya.

Lea juga langsung mengikuti Raka keluar pasar dan langsung menyimpan barang bawaannya ke dalam bagasi mobil taksi, ia juga mencari makanan dan membelinya banyak karena untuk para pekerja di rumahnya

“Maaf harus menunggu lama ya pak, silahkan dimakan pak” ucap Raka

“Iya mas gak papa kok, udah hampir empat hari ini saya belum mendapatkan penumpang sedangkan anak saya sedang sakit”ucap supir taksi itu

Mereka mengobrol di kursi panjang sedangkan Lea berada di dalam mobil memainkan game di handphone milik Raka, sedangkan mereka berdua sedang mengobrol dan supir taksi itu sangat banyak bercerita tentang kondisi keluarganya

Tak lama dari kedua wanita yang ditunggu nya sudah datang, mereka pun langsung menuju rumah dan sesampainya disana Raka langsung memberikan beberapa lembar uang berwarna merah terhadap bapak taksi tersebut

“Ini kebanyakan mas”

“Itu rezeki bapak, bawa anak bapak berobat dan belikan susu untuk si bayi kalau bapak butuh pekerjaan datang ke sini karena saya juga butuh supir pribadi”ucap Raka

“Terimakasih banyak mas, sa..saya bakal berhenti bekerja dan saya bakal bekerja dengan tuan saya bakal mengabdikan diri terhadap tuan”ucap pak Mono

Pak Mono langsung berlutut di bawah kaki Raka, Raka yang terkejut pun langsung mundur beberapa langkah dan membangunkan pak Mono

“Tidak seperti itu pak, ajak istri dan anak bapak tinggal di sini karena banyak kamar yang kosong, saya tunggu kedatangan bapak”

“Baik tuan, saya bakal mengajak istri dan anak saya setelah kami mengantar anak saya berobat sekali lagi terimakasih banyak tuan”ucap pak Mono

Pak Mono segera pulang, Raka pun masuk dan mendapati seseorang yang sedang menunggunya pak Ujang pun menjelaskan bahwa mereka mengantarkan motor pesanannya

“Silahkan di tanda tangani”

Setelah mendatangi, motor itu pun diturunkan betapa kagumnya ia melihat motor yang begitu keren dan mewah. Raka tidak tau harga motor tersebut karena ia belum bertanya ke sistem

“Ini keren sekali sistem pasti harganya juga sangat mahal, kira-kira motor ini berapa ratus juta”

[Ding! Tentunya sistem ingin yang terbaik untuk tuan rumah, dan untuk harga motor itu hanya 1,4 milyar]

“Kau bilang itu hanya, astaga sistem”

[Ding! Hehehe itu tidak seberapa jika dibandingkan untuk kehidupan tuan yang sangat miskin]

“Cih, kau mengataiku miskin”

[Ding! Memang kenyataan begitu bukan, jika waktu dulu tuan miskin dan bodoh]

Raka pun mengumpat di dalam hati tapi memang kenyataan begitu jika dulu ia miskin dan bodoh sih, Raka ingin berkeliling dan mencoba motor barunya.

Bum

Bum

Hari ini Raka juga hendak membeli mobil untuk keluarganya untuk bepergian, ia menjalankan motornya dengan perlahan karena masih gugup membawa motor milyaran ini

“Motor den Raka keren banget, beruntung banget kita bisa bekerja di sini selain keluarganya baik mereka juga tidak pernah membedakan antara majikan dan bawahan”ucap pak Ujang

“Iya bener, bahkan den Raka juga menyediakan paviliun dengan fasilitas lengkap dan kamar luas”jawab pak Udin

“Kita tidak boleh mengecewakan keluarga den Raka, kita harus bekerja lebih keras lagi”ucap pak Udin

Sedangkan Raka yang melewati beberapa rumah membuat orang-orang melihat keluar karena yang tinggal di sini semuanya rata-rata tak memiliki motor, ketika melewati rumah nomor satu beberapa pemuda berdecak kagum dengan motor yang dibawa Raka

“Gilaa woyy itu motor Vyrus yang harganya milyaran”

“Kaya nya dia baru pindah, kita kejar aja dia”

“Gass lah, gue juga pengen foto sama motor itu”

Mereka bertiga pun langsung mengejar Raka menggunakan mobilnya, sesampainya di pos satpam sebuah mobil langsung menghadangnya

Mereka bertiga langsung turun dan Raka juga ikut turun, mereka bertiga tersenyum dan mengajak Raka berkenalan

“Kenalin gue Aldi”

“Gue Arga dan itu adik gue Dirga”

Setelah turun dari mobil, Dirga langsung berpose di motor milik Raka, mereka pun mengobrol dan akhirnya menjadi teman, Raka juga menjelaskan jika ia ingin membeli mobil dan kebetulan ayahnya Arga memiliki showroom mobil.

“Gue boleh gak bawa motor lu”ucap Dirga

“Udah jangan di dengerin dia, lebih baik kita langsung ke sana aja”ucap Arga

“Gak papa kok, biar gue yang ikut sama kalian di mobil”

“Makasih bro, ini motor impian gue dan ayah juga gak mungkin beliin motor keren kaya gini”ucap Dirga

Sekitar setengah jam akhirnya mereka sampai di showroom terbaik di kota ini, banyak pasang mata yang terkagum-kagum melihat motor yang dibawa Dirga. Sedangkan Raka di bawa keliling oleh Arga dan Aldi

“Gue kurang ngerti soal mobil, kira-kira lu bisa rekomendasiin mobil buat keluarga gue”tanya Raka

“Bisa, kalo gitu kita ke tempat sebelah sana”ajak Arga

Arga menjelaskan mobil-mobil yang menurut nya cocok jika untuk keluarga, namun Raka belum menemukan mobil yang menurutnya bagus dan ya tentunya cocok

Akhirnya Raka merasa cocok dengan mobil berwarna putih, Arga pun menjelaskan tentang mobil tersebut dan tentunya juga dengan harganya. Jika ia berhasil menjual mobil yang lumayan mahal pasti ia juga mendapatkan bonus dari ayahnya

“Oke deh, gue ambil Toyota Voxy dan apa bisa langsung di kirim sekarang?”tanya Raka

“Ya jelas bisa dong, kita urus surat-suratnya dan pembayarannya”ucap Arga

“Oh iya, dari tadi kita belum tau lu tinggal di rumah nomor berapa?”tanya Aldi

“Gue tinggal di rumah nomor 3 barusan semalam pindah”

“Apa, nomor 3 rumah yang paling besar dan mewah di komplek kita”ucap Aldi

Mereka berdua tentu saja terkejut, karena di komplek tempat mereka tinggal rumah nomor 3 adalah rumah paling mewah dan besar.

Terpopuler

Comments

Dewo Bumi

Dewo Bumi

katanya mobil,ko jadi motor sih😅

2024-08-26

1

dhani satria

dhani satria

celananya sobek kliatan lato latonya

2024-08-26

0

dhani satria

dhani satria

lato lato aka brinjilan....

2024-08-26

0

lihat semua
Episodes
1 System
2 Tawaran
3 di usir dan rumah baru
4 jengkol Berbulu
5 misi menyelamatkan
6 Ngepet??
7 Yoga
8 telur gajah
9 zonk
10 keluarga Handoko
11 menyalahkan
12 cewek reptil
13 Alligator Blood
14 curigaan
15 Queen Levator
16 PT Brawijaya
17 orang utan
18 Apakah diterima?
19 pacar pura-pura
20 diterima
21 Akan Terlahir kembali
22 Bertemu
23 berkumpul dan bersama
24 mata-mata
25 Cemburu ?
26 Setuju
27 Sangat menakutkan
28 pembunuh??
29 mengadu domba
30 Pangeran??
31 teman kecil
32 kulit badak
33 kaisar Abhiseva
34 saling kenal
35 Yakuza
36 Black Shadow
37 datang bulan
38 menjodohkan?
39 Zio kembali
40 Lea diculik
41 mode bocah
42 Vangster & Alaster
43 pasar malam
44 Penyerangan
45 Kunti bogel
46 Zio bukan pelarian
47 Paket kepala
48 Bekerja disini
49 Leo
50 Kebakaran
51 penyerangan markas Vangster 1
52 tewasnya Wiliam
53 pengkhianat
54 jendral Yuan Hong
55 Monster bird lu
56 Mengadopsi
57 bertunangan dan menikah
58 Hamidun???
59 pencemaran nama baik
60 uang deddy habis
61 sangat polos
62 Rambut?
63 Rumah sakit cahaya
64 koma
65 Wajah polos
66 Sumur lima
67 sangat mengerikan
68 rendang dan sate
69 tidak terselamatkan
70 jangan marah
71 besar sekali
72 Maaf
73 Pergi
74 Sudah menikah?
75 Pengawal pribadi?
76 tidak ada susu
77 Hisap
78 Iblis Datikusura
79 Buta
80 memotong kepalanya
81 Pesta
82 Setuju
83 Sekte
84 Taman kota
85 4 pria
86 Tuan Peter
87 foto
88 Sekolah
89 kerja sama
90 Pecat
91 Bandit
92 Rahasia
93 Terbongkar
94 Dijodohkan
95 Diterima
96 Klub
97 Perjanjian?
98 Daddy dan bunda
99 panti asuhan
100 Emosi
101 Simulasi
102 Seleb?
103 Adopsi?
104 Sinyal bahaya
105 Menikah?
106 Tengkorak bersayap
107 Monster kadal
108 Buah beracun
109 Desa kematian
110 Monster
111 Tidak bisa dihubungi
112 Nick?
113 Mengusir
114 Guru
115 Baik-baik saja
116 siluman
117 Hamil
118 menunggu
119 Hutan Larangan
120 pengecut
121 Viera
122 kembali
Episodes

Updated 122 Episodes

1
System
2
Tawaran
3
di usir dan rumah baru
4
jengkol Berbulu
5
misi menyelamatkan
6
Ngepet??
7
Yoga
8
telur gajah
9
zonk
10
keluarga Handoko
11
menyalahkan
12
cewek reptil
13
Alligator Blood
14
curigaan
15
Queen Levator
16
PT Brawijaya
17
orang utan
18
Apakah diterima?
19
pacar pura-pura
20
diterima
21
Akan Terlahir kembali
22
Bertemu
23
berkumpul dan bersama
24
mata-mata
25
Cemburu ?
26
Setuju
27
Sangat menakutkan
28
pembunuh??
29
mengadu domba
30
Pangeran??
31
teman kecil
32
kulit badak
33
kaisar Abhiseva
34
saling kenal
35
Yakuza
36
Black Shadow
37
datang bulan
38
menjodohkan?
39
Zio kembali
40
Lea diculik
41
mode bocah
42
Vangster & Alaster
43
pasar malam
44
Penyerangan
45
Kunti bogel
46
Zio bukan pelarian
47
Paket kepala
48
Bekerja disini
49
Leo
50
Kebakaran
51
penyerangan markas Vangster 1
52
tewasnya Wiliam
53
pengkhianat
54
jendral Yuan Hong
55
Monster bird lu
56
Mengadopsi
57
bertunangan dan menikah
58
Hamidun???
59
pencemaran nama baik
60
uang deddy habis
61
sangat polos
62
Rambut?
63
Rumah sakit cahaya
64
koma
65
Wajah polos
66
Sumur lima
67
sangat mengerikan
68
rendang dan sate
69
tidak terselamatkan
70
jangan marah
71
besar sekali
72
Maaf
73
Pergi
74
Sudah menikah?
75
Pengawal pribadi?
76
tidak ada susu
77
Hisap
78
Iblis Datikusura
79
Buta
80
memotong kepalanya
81
Pesta
82
Setuju
83
Sekte
84
Taman kota
85
4 pria
86
Tuan Peter
87
foto
88
Sekolah
89
kerja sama
90
Pecat
91
Bandit
92
Rahasia
93
Terbongkar
94
Dijodohkan
95
Diterima
96
Klub
97
Perjanjian?
98
Daddy dan bunda
99
panti asuhan
100
Emosi
101
Simulasi
102
Seleb?
103
Adopsi?
104
Sinyal bahaya
105
Menikah?
106
Tengkorak bersayap
107
Monster kadal
108
Buah beracun
109
Desa kematian
110
Monster
111
Tidak bisa dihubungi
112
Nick?
113
Mengusir
114
Guru
115
Baik-baik saja
116
siluman
117
Hamil
118
menunggu
119
Hutan Larangan
120
pengecut
121
Viera
122
kembali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!