Sementara itu ditempat lain. seorang wanita muda dan cantik, didalam kamarnya ia sedang menggelinjang menikmati sesuatu. Mulutnya basah oleh darah. Lalu telapak tangannya meraba-raba mulutnya.
"ohhh darah yang segar sekali. Sudah sebulan aku tak minum darah. Ohhh nikmatnya. Ohh selendang ku kembalilah sayang".
Lalu selendang itu pun datang melayang-layang mengitari dirinya. Wanita itu kemudian menjilati selendang itu dan menghisap-hisapnya.
"ohh nikmat sekali. sisa darah ini begitu nikmat".
Tak lama kemudian warna merah selendang itu pun pudar karena terhisap oleh wanita itu. Lalu selendang itu menjadi putih bersih seperti sedia kala. dan wanita itu pun tertawa puas didalam kamarnya. Tiba-tiba bulan menjadi kemerahan dan terdengar lolongan serigala di kejauhan.
Malam itu pun berlalu. kembali jakarta dan sekitarnya terbangun di pagi hari untuk memulai kesibukan nya sehari-hari. Jalanan mulai padat merayap bahkan semenjak subuh.
Akan tetapi telah terjadi kegemparan di sebuah rumah di daerah Kalimalang. Bekas-Bekas darah di tembok ventilasi jendela itu telah memancing kecurigaan warga sekitar. Polisi pun datang dan membuat pagar betis di sekitar rumah itu.
Dilain tempat. pabrik markas Ki sarma aji telah pulih seperti sedia kala. Lubang-lubang bekas peluru telah ditambal. Atap asbes yang terkoyak itu telah di perbaiki. ruang kantor admin pun sudah rapih kembali. pagi itu sambil menonton berita kriminal, Ki sarma dan Benji menikmati semangkuk bubur ayam.
Wajah mereka menegang dikala acara itu mulai memberitakan tentang pembunuhan seorang wanita paruh baya di kali malang. tapi tak lama kemudian hape Ki sarma berbunyi dan ia mengangkatnya.
"Selamat pagi ndan".
"selamat pagi Ki sarma. kau punya tugas pagi ini. apa kau sudah menonton berita kriminal tentang pembunuhan wanita dikalimalang?".
"siap sudah ndan".
"Nah tugasmu ke tempat itu. Ada keanehan terjadi pada korban yang tak bisa di jelaskan oleh akal sehat. pokoknya kau kesanalah lihat sendiri. Aku dan anggota ku dibuat pusing karena nya. Apa kau siap dengan tugas ini Ki sarma?".
"Siap ndan. Laksanakan".
"Bagus. Nah ini alamatnya (orang ditelpon itu pun memberikan detil alamat rumah korban)
"Siap ndan. aku akan segera kesana".
Telpon selesai dan Ki sarma mengantongi lagi hape nya
"Benji kita dapat tugas lagi".
"kemana rupanya bos?"
"kali malang".
"bah jauh kali. oke lah bos asyiaapp".
Maka benji pun menyiapkan mobil bosnya lalu mereka pun meluncur menuju Kalimalang. Seperti biasa jalan raya Bogor menuju cililitan itu selalu padat merayap di pagi hari. Tapi Benji dengan sigap nya mengemudikan mobil itu menembus kemacetan. dan akhirnya mereka pun sampai di kalimalang lalu ke TKP.
Benji memarkirkan mobil di mini market dekat TKP.
"Benji. Ayo ikut aku".
"Bah. Aku tak menjaga mobil bos?".
"firasatku mengatakan aku membutuhkanmu di TKP".
"oke bos. Laksanakan".
Maka mereka pun berjalan kaki menuju rumah korban. dalam radius 200 meter dari rumah korban. Polisi sudah membuat pagar betis untuk menghalangi kerumunan warga. Benji pun menyibak kerumunan itu dan bertemu dengan polisi yang berjaga.
"Oh Ki sarma aji. kami telah menunggu kalian. Marilah Ki".
"terima kasih".
Maka Ki sarma dan Benji masuk ke rumah tersebut. Benji yang melihat segaris darah di tembok dekat ventilasi langsung merinding.
"bah ini yang aku takutkan. lebih baik aku bertemu hantu dari pada mayat orang. Brrrr..". Benji bergumam dalam hati.
setelah masuk dan menuju lantai dua. Maka mereka pun menyaksikan pemandangan yang mengerikan dan tak masuk di akal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
®️ed 🔱hite
kecut amat benji
2024-08-12
0
®️ed 🔱hite
siapa ni cewe?
2024-08-12
0
Rona Risa
sihir yang hebat 👏👏👏
2024-03-30
2