"Menyerahlah. Kau akan kubawa ke markas ku untuk dimintai keterangan.."
"Jangan sombong dulu Ki Sarma. Aku belum mati. Hiyaaa. Haargggh.."
Kembali serigala itu menyerang. Tapi Ki Sarma segera mengeluarkan sesuatu dari kantung bajunya Dan melemparkannya ke muka serigala itu. Serigala itu pun tak bisa mengelaknya. Sejumput pasir hitam telah menerpa wajahnya.
"Arggghhh.. apa ini?..ohh..pasir kawah gunung bromo..bangsat kau Ki Sarma...arghh.."
Serigala itu pun berguling kesakitan sambil menutup wajah dengan telapak tangan nya. Wajah itu seperti mengeluarkan buih putih dan mengepulkan asap. Erangan sakit luar biasa serigala itu menyibak sepi nya tempat itu.
Dalam waktu singkat serigala itu pun pingsan. Lalu kembali pada bentuk manusianya.
"Kurang ajar. Serigala jejadian itu ternyata cepat sekali. Kalau saja aku tak memerlukan keterangan darimu. Maka keris ini akan terhunus di keningmu.."
Ki Sarma memperhatikan bekas cakaran di dada nya. Tapi luka itu sudah mengering. Walau butuh pengobatan lanjutan di markasnya.
Lalu ia menyarungkan kerisnya dan mengeluarkan handphonenya.
"Benji..cepatlah kemari. Bantu aku mengangkat orang ini ke mobil.."
"Siap bos. benji meluncur.."
Benji pun berlari menuju tempat kejadian. Disitu ia melihat orang dengan muka yang hancur.
"Bah..kau apakan orang ini bos? Mengapa mukanya jadi mirip bodat (monyet)..?"
"Ah sudahlah cepat, ayo kita angkut orang ini ke mobil.."
"Bah ngeri kali aku bos sama mukanya. Tapi oke lah. Asyiaappp.."
Sesampainya di mobil. Orang itu pun di baringkan di bagian tengah. Dan mobil itu pun meluncur ke sebuah bekas pabrik yang sudah usang di daerah cimanggis. Disanalah Ki Sarma menyewa tempat untuk dijadikan markasnya.
Didalam pabrik itu terdapat bekas kantor administrasi yang sudah di pugar olehnya sehingga menjadi rapi dan bersih. Dan didalam kantor itu terdapat ruangan yang juga sudah dipugar oleh ki sarma menjadi ruangan sel berjeruji baja khusus yang di pesannya dari seorang empu pembuat keris.
Ya jeruji itu bukan lah jeruji sembarangan. Sudah berapa makhluk yang pernah di tahan di tempat itu. Dari makhluk kasar jadi-jadian hingga makhluk halus.
Ki Sarma pun telah sampai dan membawa orang yang pingsan itu ke dalam sel.
"Benji ambil kertas segel di laci pojok itu.."
"Apa perlu bos?. Bukan nya itu manusia biasa saja bos..?"
Ki sarma langsung meniup mata Benji secara mendadak. Ia pun terkejut.
"Nah kau lihat sekarang Benji. Apa yang ada dalam sel itu..?"
"Alamak jang...bodat itu mirip anjing pula. Jadi itu bodat apa anjing bos..?"
"Serigala jadi-jadian yang berasal dari bukit tenggarong.."
"Bah..adapula makhluk macam itu bos..?"
"Ya Benji. Aku sudah menguntitnya sejak lama. Sudah kau ambil segel itu.."
"Baik bos.."
Benji pun segera mengambilnya. Sementara Ki Sarma membakar dupa. Lalu segel itu pun diasapi di atas dupa. Bercahaya lah segel itu. Dan langsung ditempel di antara jeruji besi itu. Segel itu pun meredup.
"Jagalah orang ini Benji. Kau menginap disini malam ini. Aku akan pulang dan kembali besok dengan Mahendra.."
"Bah. Jangan Mahendra lah bos. Orang itu cuma bisa bikin kacau tempat ini nantinya.."
"Hahaha kau tak usah takut Benji. Nanti aku mengurusnya. Aku yakin makhluk ini tak mudah untuk di korek keterangan nya. Aku pun bukan orang yang terlalu kejam. Nah mahendra lah yang cocok.."
"Baiklah bos kalau begitu. Asyiaaapp.."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Rohayy II
Wahh kosa kata tulisannya rapi, jelas, padat.. Lanjutkan 🙃😁🙏
2025-02-07
0
Ling Kun menghilang
pfft gimana mau takut/Facepalm/
2024-09-19
0
🍒⃞⃟🦅 R⃟tunggadevi㊍㊍👻ᴸᴷ
terkejut ,sangkaku ada dizaman bauheula,eehh ada handphone ...
buyar
2024-08-21
1