Kemarahan Yui

Di Sakte Naga Langit nampak seorang pemuda yang tengah berjalan jalan untuk melihat sakte Naga Langit Ketika dia melewati halaman aula keluarlah seorang gadi cantik yang tidak sengaja menabrak nya dan membut dia terjatuh.

"Aduh Sakitt" Ucap Huang Zi Sambil memegamgi kepalanya

"Maaf tadi aku buru buru jadi tidak fokus" Ucap Wanita itu sambil memegangi tangan Huang zi berniat membantu berdiri

"Aku juga minta maaf karna tidak tau kalo nona akan keluar dari sana" Ucap Huang zi yang Masih menunduk dan ketika Huang Zi melihat Dia melihat seseorangan yang tampak dia kenali tapi dia tidak tau dmana karna penampilan yang yang begitu anggun dan cantik serta wangi bunga yang has untuk wanita.

Setelah cukup lama huang zi melihat wajah perempuan itu seketika juga dia mendapatkan pukulan di kepalanya

"Aduhhhh sakit kenapa kau memukul ku" Ucap Huang Zi Yang masih tertuduk di tanah dengan tampang kesal

"Makanya Kau Jangan Menatap ku dengan Muka mesum mu itu" kata wanita itu dengan nada marah namun di pipinya jelas terlihat rona merah menahan malu

"Ah aku hanya mengagumi kecantikan mu dan aku pernah melihat mu tapi aku tidak ingat dimana, dan kenapa kau berpikir aku mesum" Ucap Huang Zi yang Masih Kesal

"Ah kau masih muda sudah pikun sepertinya ayah ku lebih baik ingatan nya di banding dengan mu" Ucap Wanita Itu Kesal bagaimana bisa dia di lupakan padahal hanya 1 minggu tak bertemu

Setelah cukup lama berpikir akhir nya Huang zi pun ingat kalau wanita di depan nya sekarang adalah Tetua Yui anak dari Patriak dibanding 1 minggu lalu sekarang dia jauh lebih cantik dan anggun makanya huang zi tidak meningat nya

"Ah Tetua Yui , maafkan aku yang tidak mengenal Tetua , karna waktu itu tetua nampak berbeda dengan sekarang" ucap Huang Zi dengan polos

"Apa maksud mu berbeda hah?" Ucap ketua Yui yang tidak tau knapa dia merasa kesal

"Anda nampak anggun dan cantik beda dengan sebelu_" Huang Zi Pun tidak meneruskan kembali ucapan nya karna yui mengeluarkan aura membunuh nya

Huang Zi pun menelan Ludah nya sendiri karna dia tau kalau dia salah berucap makanya dia pun berketingat dingin, sebenar nya aura pembunuh milik Yui Tak berpengaruh apa apa tapi karna menyadari ucapan nya salah dia pun tidak berani menatap Muka Yui

"Apa kauu mau Bilang kalo dulu aku jelek hah" ucap yui sambil memukul kepala Huang Si sebenar di dalam hatinya dia amat senang karna Huang Zi memanggil nya cantik tapi dia terlalu naif untuk mengungkap kan nya

"Ah Maaf Tetua Yui aku tidak bermaksud seperti itu" Ucap huang zi yang memegangi kepalanya yang masih amat sakit dan merasa bersalah

Melihat Itu Yui pun Menarik aura pembunuh nya dan hendak menolong Huang Zi berdiri tanpa di sangka ketika Yui ingin menarik huang zi justru dia yang terjatuh dalam posisi memeluk Huang zi Dan Bibir mereka saling bertemu

Yui pun mematung sesaat dan pipi nya pun bersemu merah dan dia langsung berdiri

"Berani Nya kau Mencium ku"

"Akan ku bunuh kau" Seketika itu hawa pembunuh keluar dari tubuh yui

Melihat itu Huanh Zi segera bangkit dan menggunakan ilmu meringan kan tubuh nya dalam sekejap dia sudah ada di kediaman Tetua Ho.

"Ah untung aku bisa lari kalo tidak aku pasti habis disana" Gumam Huang Zi yang begidik ngeri saat mengingat nya

Tanpa di Sadari Tetua Ho dan Patriak Naga Langit masuk ketempat dimana Huang zi berada

"Patriak" Ucap Huang Zi Dengan Hormat

"Duduk lah nak aku ingin membicarakan sesuatu padamu" Ucap Patriak Sambil Memasang senyum

"Hua'er kenapa kau nampak ketakutan seperti itu, apa ada yang mengganggu mu" Ucap Tetua Ho yang tak biasa nya melihat Huang zi Sepeti itu

Belum sempat huang zi menjawab

"Ayah biarkan aku membunuh nya" ucap Seseorang yang masuk dengan aura membunuh yang telah di keluarkan nya

Melihat itu patriak dan Tetua Ho saling Pandang sedang kan Huang zi Hanya bisa berlindung di balik punggung Tetua Ho sambil bergidik ngeri

"Jadi seperti ini kalau wanita marah pantas saja sangat menakutkan" ucapnya dalam hati

"Kemari kau akan ku bunuh kau" Yui pun melesat ke arah Huang Zi

Patriak yang dari tadi diam akhir nya dia pun angkat bicara

"Yui'er Ada apa sebenarnya, kenapa kau begitu marah pada anak muda itu" Ucap Ketua Sakte sambil melihat tingkah putri satu satu nya yang tidak biasa nya seperti itu

"Ayah dia telah merenggut ciuman pertama ku" Ucal Yui dengan muka memerah tapi tidak menurun kan aura pembunuh nya

Tetua Ho dan Patriak pun mematung dan menanatap satu sama lain sembil menahan tawa mereka

"Hais Bocah kau bereni mencium putri ku apa pembelaan mu soal itu" ucal patriak tenang

"Dan Kau Yui'er duduk disini" Ucap Patriak menyuruh anak nya duduk di sebelah Huang zi, sebenar nya dia tidak mau tapi akhir nya dia menurut kepada ayah nya

"Patriak itu hanya kecelakaan aku tidak bermaksud_" Ucapan Huang Zi terhenti saat mendapat tatapan tajam dari Yui

"Baik baik lah aku kesini ingin menyampaikan sesuatu untuk masalah kalian ini, aku anak menikahkan mu dengan Yui'er untuk mempertanggung jawab kan nya" sontak pernyataan patriak membuat Huang zi mematung dan Yui pun bersemu merah "Ayah" Dia pun pergi karna malu

Semtara Huang zi Hanya Diam membisu

"Hais dia tidak pernah seperti ini seperti nya putri ku menyukai pemuda ini" Ucap dalam hati sambil melihat Huang zi

"Baik lah aku kesini sebenar nya ingin mebicarakan sesuatu"

"Sebelum nya terima kasih sudah menyelamatkan nyawa ku dan sebagai hadiah kecil, Aku ingin kau menjadi murid pribadi anak ku, aku rasa kau dan Yui sudah akrab dan akan sangat menyenangkan bukan berlatih bersama" Ucap Ketua Sakte Sambil Tersenyum

Tapi tidak untuk Huang zi dia mematung dan menelan ludah nya bagai mana bisa dia menjadi murid dari Yui, bisa bisa dia kehilangan nyawa sebelum kuat, begitulah pikiran huang zi

"Tidak Usah Berterima kasih patriak itu memang sudah kewajiban untuk menolong orang yang sedang membutuhkan , Tapi Maaf Patriak Untuk Menjadi Murid pribadi Tetua Yui aku tidak bisa begitu saja, Aku akan menjadi murid Tetua Yui jika aku lolos seleksi masuk menjadi murid disini" ucap Huang zi sambil tersenyum akhir nya dia punya alasan untuk tidak menjadi murid dari wanita yang seperti monster bagi Huang Zi

Walau pun Yui seorang Tetua tapi dia tidak pernah mau mengambil murid karna dia lebih terbiasa bebas ketimbang melatih seseorang

Tiba Tiba Alis Ketua Mengkerut

"Bukan Lah lebih Gampang kalo kau langsung masuk dan menjadi Murid pribadi Yui, Hais kau bocah sepertinya kau senang sekali menyusahkan diri sendiri" Ucap patriak yang tak habis pikir sikap Huang Zi

"saya ingin mengetahui perjuangan mereka memasuki sakte ini, dan saya pun ingin tau apa kekuatan saya layak untuk masuk sakte ini jika saya masuk dengan cara langsung menjadi murid Tetua Yui, saya tidak tau reaksi apa yang akan ditunjukan calon peserta dan murid berbakat di sakte ini jadi saya mohon Ketua mengerti" Ucap huang zi dengan tegas

"Hais Merepotkan sekali, tapi yasudah lah kalo itu mau mu 1 minggu lagi acara penerimaan murid baru aku di selenggarakan aku harap kau bisa lolos"

akhir nya patriak pun berjalan hendak meninggal kan kediaman Tetua Ho tapi sebelum keluar dia pun berbisik pada Huang Zi

"Jangan coba untuk kabur Yui'er sudah tidak sabar mempunyai murid sepertimu " Ucap Patriak dengan senyum penuh makna

Huang Zi pun hanya bisa menatap kepergian Patriak sambil bergidik ngeri akan nasib kedepan nya

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

Sedikit2 pingsan… tdk melihat kekuatan diri

2025-01-12

0

spooky836

spooky836

anak pelacur buat sinetron

2025-01-08

0

Ge-man

Ge-man

membingungkan cerita nya.

2023-02-18

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Latihan Di Mulai
3 Tingkatan pendekar
4 Mempelajari 5 Kitab Legenda
5 Mepelajari 5 Kitab Legenda II
6 Hari Terakhir Di Pulau Petir
7 Awal Mula Perjalanan Huang Zi
8 Pertarungan pertama
9 Perampok Bayangan
10 Pendekar Misterius
11 Kota Merah
12 Kehancuran Sakte Tapak Iblis
13 Kehancuran Sakte Tapak Iblis II
14 Menyembuhkan Patriak Naga Langit
15 Menyembuhkan Patriak Naga Langit II
16 Kemarahan Yui
17 Penerimaan Murid Sakte Naga Langit
18 Penerimaan Murid Sakte Naga Langit II
19 Menjadi Murid Yui
20 Kekawatiran Huang Zi
21 Kebenaran yang terungkap
22 Bertemu Anggota Sakte Rajawali
23 Menuju Sakte Iblis Biru
24 Menyelamatkan Yui
25 Kembali Ke Sakte Naga Langit
26 Jati Diri Huang Zi
27 Jati Diri Huang Zi II
28 Misi Pertama Huang Zi
29 Anggota Sakte Rubah Iblis
30 Musnah Nya Sakte Rubah Iblis
31 Menuju Kaisar Han
32 Kaisar Chu LANG
33 Kelompok Pembunuh Bayaran
34 Keluarga Bangsawan Cheng
35 Kembali Ke Sakte Naga Langit
36 Tiga Pendekar Trisula Maut
37 Kondisi Huang Zi dan Yui
38 Tetua Termuda Dalam sejarah
39 Organisasi Pembunuh Bayaran
40 Kembali Menjalankan Misi Berbahaya
41 Menjadi Anggota Pembunuh Bayaran
42 Misi pertama Huang Zi menjadi anggota pembunuh bayaran
43 Pertempuran Sekte Aliran Putih Vs Pembunuh Bayaran
44 Kebanggan Sakte Naga Langit
45 Rencana Sekte Aliran Hitam
46 Penyerangan Sekte Aliran Hitam
47 Pertempuran Sekte Naga Langit
48 Kemenangan Yang menyedihkan
49 Serangan Susulan
50 Memulihkah Kondisi Sekte Naga Langit
51 Perjalanan Keluar Sekte
52 Melawan Dua Pendekar Petapa
53 Menuju Sekte Teratai Ungu
54 Sekte Teratai Ungu
55 Membantu Sekte Teratai Ungu
56 Identitas 5 Pendekar bertopeng
57 Sekte Gagak Hitam
58 Membantu Sekte Gagak Hitam
59 Penjaga Kitab Dewa Kematian
60 Bertemu Putri Dewa Iblis
61 Bertemu Dewa Iblis
62 Mencari Jejak Putri Kaisar
63 Kemarahan Huang Zi
64 Berlatih Di Alam Bawah Sadar
65 Berlatih Di Alam Bawah Sadar II
66 Berlatih Di Alam Bawah Sadar III
67 Mencari Petunjuk Penculikan Putri Kaisar
68 Tao San Si Penjual Informasi
69 Menyelamatkan Tao San
70 Pendekar Kun Peng
71 Rahasia Tao San
72 Tetua Sekte Raga Abadi
73 Markas Gagak Hitam
74 Hancurnya Gagak Hitam
75 Mendapatkan petunjuk keberadaan Putri Mei
76 Keluarga Bangsawan Tiao
77 Aliansi Aliran Hitam
78 Perjalanan Menuju Lembah Neraka
79 Penyelamatan Putri Mei
80 Patriak sekte iblis biru
81 Tewasnya Patriak Hong
82 BERITA TEWAS NYA PATRIAK HONG
83 MENINGGALKAN SEKTE NAGA LANGIT
84 HUTAN KABUT MERAH
85 KONTRAK JIWA
86 KOTA CHANG
87 KEMENANGAN KELUARGA BANGSAWAN HUANG
88 RENCANA DUA TETUA
89 BERTARUNG DENGAN GU MEI
90 KEMBALI KETEMPAT TURNAMEN
91 MENUJU IBUKOTA KAISAR TANG
92 KEPALA KELUARGA NIO
93 MASALAH DI GERBANG IBUKOTA
94 MASALALU BING CHIE DAN HUANG ZI
95 JENDRAL KAISAR TANG
96 ISTANA KAISAR TANG
97 BERTEMU KAISAR BING LEO
98 PEMBICARAAN DENGAN KAISAR TANG
99 SEBENTAR LAGI MEMILIKI CUCU
100 PANGERAN ZO MAO
101 INFORMASI
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Awal Mula
2
Latihan Di Mulai
3
Tingkatan pendekar
4
Mempelajari 5 Kitab Legenda
5
Mepelajari 5 Kitab Legenda II
6
Hari Terakhir Di Pulau Petir
7
Awal Mula Perjalanan Huang Zi
8
Pertarungan pertama
9
Perampok Bayangan
10
Pendekar Misterius
11
Kota Merah
12
Kehancuran Sakte Tapak Iblis
13
Kehancuran Sakte Tapak Iblis II
14
Menyembuhkan Patriak Naga Langit
15
Menyembuhkan Patriak Naga Langit II
16
Kemarahan Yui
17
Penerimaan Murid Sakte Naga Langit
18
Penerimaan Murid Sakte Naga Langit II
19
Menjadi Murid Yui
20
Kekawatiran Huang Zi
21
Kebenaran yang terungkap
22
Bertemu Anggota Sakte Rajawali
23
Menuju Sakte Iblis Biru
24
Menyelamatkan Yui
25
Kembali Ke Sakte Naga Langit
26
Jati Diri Huang Zi
27
Jati Diri Huang Zi II
28
Misi Pertama Huang Zi
29
Anggota Sakte Rubah Iblis
30
Musnah Nya Sakte Rubah Iblis
31
Menuju Kaisar Han
32
Kaisar Chu LANG
33
Kelompok Pembunuh Bayaran
34
Keluarga Bangsawan Cheng
35
Kembali Ke Sakte Naga Langit
36
Tiga Pendekar Trisula Maut
37
Kondisi Huang Zi dan Yui
38
Tetua Termuda Dalam sejarah
39
Organisasi Pembunuh Bayaran
40
Kembali Menjalankan Misi Berbahaya
41
Menjadi Anggota Pembunuh Bayaran
42
Misi pertama Huang Zi menjadi anggota pembunuh bayaran
43
Pertempuran Sekte Aliran Putih Vs Pembunuh Bayaran
44
Kebanggan Sakte Naga Langit
45
Rencana Sekte Aliran Hitam
46
Penyerangan Sekte Aliran Hitam
47
Pertempuran Sekte Naga Langit
48
Kemenangan Yang menyedihkan
49
Serangan Susulan
50
Memulihkah Kondisi Sekte Naga Langit
51
Perjalanan Keluar Sekte
52
Melawan Dua Pendekar Petapa
53
Menuju Sekte Teratai Ungu
54
Sekte Teratai Ungu
55
Membantu Sekte Teratai Ungu
56
Identitas 5 Pendekar bertopeng
57
Sekte Gagak Hitam
58
Membantu Sekte Gagak Hitam
59
Penjaga Kitab Dewa Kematian
60
Bertemu Putri Dewa Iblis
61
Bertemu Dewa Iblis
62
Mencari Jejak Putri Kaisar
63
Kemarahan Huang Zi
64
Berlatih Di Alam Bawah Sadar
65
Berlatih Di Alam Bawah Sadar II
66
Berlatih Di Alam Bawah Sadar III
67
Mencari Petunjuk Penculikan Putri Kaisar
68
Tao San Si Penjual Informasi
69
Menyelamatkan Tao San
70
Pendekar Kun Peng
71
Rahasia Tao San
72
Tetua Sekte Raga Abadi
73
Markas Gagak Hitam
74
Hancurnya Gagak Hitam
75
Mendapatkan petunjuk keberadaan Putri Mei
76
Keluarga Bangsawan Tiao
77
Aliansi Aliran Hitam
78
Perjalanan Menuju Lembah Neraka
79
Penyelamatan Putri Mei
80
Patriak sekte iblis biru
81
Tewasnya Patriak Hong
82
BERITA TEWAS NYA PATRIAK HONG
83
MENINGGALKAN SEKTE NAGA LANGIT
84
HUTAN KABUT MERAH
85
KONTRAK JIWA
86
KOTA CHANG
87
KEMENANGAN KELUARGA BANGSAWAN HUANG
88
RENCANA DUA TETUA
89
BERTARUNG DENGAN GU MEI
90
KEMBALI KETEMPAT TURNAMEN
91
MENUJU IBUKOTA KAISAR TANG
92
KEPALA KELUARGA NIO
93
MASALAH DI GERBANG IBUKOTA
94
MASALALU BING CHIE DAN HUANG ZI
95
JENDRAL KAISAR TANG
96
ISTANA KAISAR TANG
97
BERTEMU KAISAR BING LEO
98
PEMBICARAAN DENGAN KAISAR TANG
99
SEBENTAR LAGI MEMILIKI CUCU
100
PANGERAN ZO MAO
101
INFORMASI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!