Masih Dengan Perasaan Bingung Tapu Itu Tidak Berlangsung Lama Ketika Pendekar tersebut turun dan menghabisi semua perampok yang ada hingga tersisa hanya pemimpin nya saja
Pemimpin Itu Pun Lari Melihat Bawahan nya tewas Dengan Mudah Kemungkinan pendekar yang ada di depan nya Bukan Lah Lawan Bagi Pemimpin itu , Tapi Tanpa di duga Si pendekar Pun Melesat dengan cepat hinggal berada di hadapan pemimpin perampok itu .
"Kauuu _" Sebelum menyelesaikan ucapan nya Kepala nya telepas dari tubuh nya dengan mata meloto keluar
Ketika Sudah Selesai Dia Pun Mendekati Huang Zi Yang Masih terluka .
"Hanya Dengan Satu Jurus Puluhan Orang Tewas Dalam Sekejap Aku pun tidak bisa melihat tingkatan pendekaran nya" Gumam Huang Zi Sambil berdecak Kagum Pada pendekar yang ada di hadapan nya
Pendekar Di hadapan nya pun Akhir nya berjalan kearah Huang Zi Dan Dia Mengobati Luka Yang Di Alami Huang Zi Karana Beberapa Kali Terkena Jurus Dadi Para Perampok
"Terimakasih Sudah mau menbantuku Senior Tanpa Senior Mungkin aku Tidak Akan Selamat" Ucap Huang Zi Dengan Rasa Hormat
"Tidak Perlu Seperti Itu Aku Hanya Kebetulan Lewat Saja" Kata pendekar itu sambil tersenyum ramah
"Apa Kau yang Menghabisi Pendekar Pendekar Itu" Ucap Sang Pendekar Kearat mayat para perampok yang sempah di habisi oleh Huang Zi
"Benar Senior Tadi Aku Hanya Beruntung Karna mereka lengah makanya aku bisa menghabisi mereka" Ucap Huang Zi Sambil Merendah
"Lengah? Bagai Mana Para pendekar itu lengah kalo di lihat mayat mayat pendekar itu sedang bersiap menyerang" Guamam Sang Pendekar Dalam Hati
"Ah Kau Terlalu Meranda , Boleh Ku tahu Nama Mu dan mau kemana Tujuan mu"
"Nama saya Huang Zi Senior saya hanya seorang pengembara dan hendak ke arah utara" Ucap Huang Zi Sambil Memasukan pedang nya kedalam Cincin dimensi
Di sela Sela Obrolan Mereka Seorang Gadis Cantik sekitar umur 16 tahun dengan kulit Putih dan Gaun Yang Indah Membuat Siapa Saja yang melihatnya seolah seperti seorang dewi Dan Dia Pun Turun Dari Kereta Kuda yang Tadi Di tolong Oleh Huang Zi
"Terimakasih Pendekar Jika Bukan Karna Bantuan Kalian Mungkin Aku tidak akan selamat" Ucap Sang Gadis sambil memberi Hormat
"Tidak usah di pikir kan emanh sudah tugas kami menolong orang yang mrmbutuhkan" Ucap Huang Zi Dengan tersenyum kearah sang gadis
"Ah Tampan Sekali Jauh Lebih Tampan Dari Putra bangsawan" Ucap Gadis itu sambil melihat Wajah Huang Zi
Tiba Tiba Jantung Nya Berdetak kencang dan akhir nya ada yang menyadarkan mereka
"Ehmm , Kalo Seperti Itu Saya Undur Diri Dulu Semoga Di Lain Kesempatan Kita Bisa bertemu kembali" Ucap Sang Pendekar Dan Berlalu Pergi
"Ah Pendekar itu pergi aku padahal belum mengetahui nama nya" Guamam Huang Zi Yang merasa kecewa
"Baik Kalo Gtu Aku Pun Pamit Undur Diri Dulu Karan Sekarang Situasi nya sudah aman" ucap Huang zi langsung pergi dengan ilmu meringan kan tubuh nya
"Putri Apa Kau Tidak Apa apa" Sang Pengawal Yang Tadi Melihat Tuang Putri nya diam dan hanya tersenyum mendadak jadi aneh tapi tidak di hiraukan mereka pun melanjut kan perjalanan merek
Setelah Berlari menggunakan Ilmu Meringan Kan Tubuh Akhir nya Huang Zi Pun Sampai Kekota Tersekat " Kota Perak" Sebuah Kota Yang Banyak Menghasil kan Perak Di banding emas makanya dinama kan Kota perak
Huang Zi Pun Masuk Dan Langsung mencari Tempat Untuk Beristirahat Dan setelah beberapa lama dia pun menemukan sebuah penginapan "Penginapan Bulan Perak" Di Pun Langsung Masuk
"Selamat Datang Tuan" ucap si pelayan
"Aku Memeasan 1 Kamar dan makanan Yang enak di Ntar ke ke kemar ku" Ucap Huang Zi Dan Memberikan 20 Koin Emas dan di berikan ke pelayan itu .
"Apa Itu cukup" pertanya an huang zi tentu membuyar kan lamunan si pelayan
"Ah Tuan Ini terlalu Banyak Harga sewa dan makan hanya tiga keping emas" Si pemilik berniat mengembalikan Uang Nya Tapi Huang Zi Menolok Dengan Alasan Simpan Saja untuk nya ,
Setelah ke kamar dan bersih Berasih Huang Zi Pun merebahkan tubuh nya karna terasa sangan lelah
sebelum terlelap tidur ada suara ketukan pintu yang membungan dia kembali terbangub dan membuka pintu
"Maff Tuan kami membawakan makanan yang ada pesan" Ucap sang pelayan
" Taro saja di Meja Nanti aku me makan nya terimakais" ucap Huang Zi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Jumadi 0707
harga 3 keping emas MC ksh 20 krping mn mungkin thor terlalu boros gk mungkin lah jng terlalu over thor yng msk akal aja
2024-04-22
0
Raimon
Trus satu gal....berlatih di Dimensi lain...dengan guru pendekar Legenda....kok Kultifasi ya baru Pendekar Raja....
2023-01-07
0
Raimon
kok boros amat....belum ditanya harganya kok sudah dibayar....
2023-01-07
0