Tak Terasa Waktu pun berlalu dengan cepat , Sudah 3 Tahun Huang zi Berada si Pulau Petir Dan Sekarang Huang Zi Tumbuh Menjadi Pemuda yang Tampan Dan Gagah Kini Dia Sudah Menguasa Jurus Jurus dari 5 Kitab Yang di Berikan Kakek Lou Dulu Walau dengan sempurna ,
Di Pagi Hari Ketika Sedang Asik Memakan Buah Sambil Melihat Awan Kakek Lou Pun Memanggil Huang Zi .
" Hua'er Kemari Sebentar Guru Ingin Bicara "
" Baik Guru " Ucap Huang zi Sambil Berlalu Kedalam gubuk
" Hua'er Sudah Saat Nya Kamu Untuk Melihat Dunia luar " Ucap kakek Lou Dengan Tatapan serius
" Dan Membantu Orang Lain Yang Membutuhkan Pertolongan mu "
" Tapi Bagai Mana Dengan Guru ? Murid Tidak Punya Siapa Siapa dan Tidak Mau Meninggal kan guru " Huang Zi Pun Mulai Menetes kan Air mata
" Tenang Lah Hua'er Guru Sudah Biasa Hidup Sendiri Bahkan Sebelum Kamu Datang kemari Guru pun hidup sendiri selama ratusan tahun " Walau pun menyemangati murid nya jauh di lubuk hati kaakek Lou pun dia merasa akan kesepian lagi tanpa ada nya Huang Zi Di pulai Petir yang sudah menemani nya selama 3 tahun Tapi Demi Kebaikan Murid nya Kakek Lou pun mencoba Untuk Tetap Tegar
Setelah Mendengar ucapan guru nya Huang Zi pun Tak Bisa Menahan Air mata nya dan Iya Pun memeluk Kakek Lou , Dia Pun menangis Sejadi jadi nya Karana Walau Pun terbilang Singkat Tapi Tidak di pungkiri selama ini Kakek Lou Sudah menjadi Sosok Orang Tua Bagi huang zi .
" Hua'er kamu Tidak Usah merasa sedih Kapan pun kamu mau, kamu bisa kembali kesini " Ucap Kakek Lou sambil mengelus rambut Huang zi
" Baik Lah Guru Murid Akan Berkelana untuk melihat Dunia luar " Walau pun terasa sakit tapi huang zi pun alhir nya mau mengembara demi mengetahui dunia luar itu seperti apa ,
" Bagus Itu baru Murid Guru " Ucap Kakek Lou Sambil Tesenyum senang
" Hua'er Sebelum Kamu Pergi Ikut Lah kedalam dlu" Kakek Lou pun berjalan kembali masuk ke gubuk tanpa sepengetahuan huang zi ternyata ada lorong bawah tanah tepat di kamar yang di tempati oleh guru nya itu .
Cukup Lama Mereka pun berjalan samapi lah mereka pada pintu berwarna biru dengan motip petir yang indah.
Kakek Lou Pun membuka Pintu Tampak Disana Tumpukan Koin Emas yang jumlah nya sangat banyak mungkin melebihi kekayaan kerajaan mana pun, Kitab, Sumber Daya langka, Jubah bermitif biru terang dengan gambar petir, buah buahan yang menumpuk serta senjata pusaka ada Disana .
Tampak Setelah itu kakek Lou Pun Memberikan Cincin Kepada Huang Zi Cincin Berwana Emas kebiruan Dengan Gambar Petir Si Bawah Cincin Itu
" Hua'er Ini Nama nya Cincin Dimensi Kamu Bisa Memasukan Benda Mati Jasad Hewan Dan semua Benda Yang Tidak Memiliki Aura Kehidupan cicin ini hanya ada 3 di seluruh dunia jaga lah cincin ini " ucap kakek lou sambil memberikan cincin kepada Hua'er
" Apa kamu mengerti Hua'er "
" Murid mengerti Guru ,Tapi Bagai mana cara kerja nya guru " Ucap Huang zi Sambil Kebingungan
" Aih , Guru Hampir Lupa memberi tau cara nya hehhe " Ucap kakek Lou sambil Tersenyum karna malu atas kebodohan nya
" Sekarang kamu tetes kan darah pada cincin ini agar cincin ini Bisa mengetahui Tuan nya , Dan cara kerja nya mudah kamu tinggal memikir kan apa yang ingin kamu masukan dan apa yang ingin kamu keluarkan dari cincin ini " Kakek Lou Sambil menjelas kan
"Coba Lah Hua'er Masukan Semua Barang yang Ada Disini" Sambil memberikan cincin nya
Huang Zi pun menggores tangan nya dan menetes kan darah pada cincin dimensi setelah itu keluar cahaya biru terang beberapa saat setelah itu Huang Zi pun Mencoba Memaasukan Semua Benda yang Ada di Ruangan Itu Dan mengeluarkan nya kan kembali .
" Hua'er Bawa Lah semua barang ini, disini pun tidak akan terpakai mungkin ini bisa membantu mu saat mengembara nanti "
" Baik Guru " Huang zi pun Kembali memasukan barang barang yang ada disana
Setelah selesai mereka pun kembali ke halaman depan rumah.
" Hua'er Ingat Guru Mengajari mu menjadi pendekar bukan untuk menyombongkan diri atau menjadi Seorang yang Pendendam ,
Bantu Lah Mereka yang membutuh kan pertolongan Tumpas lah Kejahatan yang ada di dunia ini jangan sekali kali kamu berpikir untuk balas dendam apa kamu mengerti " Ucal Kakek Lou Dengan Seriua
" Baik Murid Mengerti Guru "
" Dan Satu Lagi Hua'er Didunia Ini Tidak Ada Aliran Putih aliran Hitam Dan aliran Netral Semua nya Abu Abu Jadi Ketika seseorang Membutuhkan bantuan baik itu dari Aliran Hitam Putih atau netral Kamu harus membantu selagi dia benar, apa kamu mengerti "
" Baik Guru murid Mengerti "
Mereka Pun berbincang di Halaman Hingga Malam pun tiba karna mereka merasa malam ini malam terakhir bagi mereka untuk bisa saling tertawa bersama .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Imet Armis
Huang zi 💪💪💪💪💪💪
2023-01-27
0
rajes salam lubis
mantap
2022-06-30
0
Jimmy Avolution
Sippp....
2021-12-23
0