Bang Heru sudah mengurus beberapa berkas milik ku. Aku berharap kali ini Bang Burhan tidak menyulitkan ku. Aku ingin segera bebas dari nya.
Hari ini adalah hari pertama sidang, jadi aku berharap Bang Burhan tidak datang agar proses perceraian ini bisa cepat.
"Aska, boleh Bunda ngomong sesuatu? Tapi Aska jangan benci Bunda ya nak."
"Kenapa Aska harus membenci Bunda. Bunda adalah bunda Aska yang paling baik sedunia."
"Manis sekali anak Bunda. Jadi begini, Bunda akan segera berpisah dengan Ayah nya Aska. Apa Aska tidak marah dengan keputusan Bunda?"
Dua bola mata itu saling memandang tepat ke arah mata ku. Aku sangat takut Aska akan kecewa dengan keputusan ini. Wak Nur menginginkan aku merahasiakan semua nya dari Aska hingga ia dewasa, namun aku takut Bang Burhan suatu saat akan mengarang cerita agar Aska mau ikut dengan nya.
"Bunda, apa Bunda tidak bohong?"
"Bunda tidak pernah bohong kan sayang. Bunda kan pergi bersama Wak Nur dan Om Heru untuk melakukan proses perpisahan dengan ayah Aska."
"Jadi, nanti ayah tidak akan bertemu kita lagi Bunda?"
"Iya sayang."
"Trus apa kita akan tinggal berdua saja sampai Aska besar?"
"Iya Sayang."
"Apa Aska tidak akan pernah melihat ayah lagi?"
"Itu terserah Aska jika Aska mau bertemu Ayah, Bunda akan menemani." Ucap Kemala perlahan-lahan takut anak nya akan terluka.
Sejenak Aska terdiam dan memikirkan seluruh perkataan yang dilontarkan Kemala. Jantung Kemala sangat kuat berdetak. Ia sangat takut saat ini.
" Asyiiiikk. Aska nggak akan bertemu Ayah lagi."
Aska melompat-lompat kegirangan seperti waktu itu.
"Kenapa Aska senang? Bunda mengira Aska akan sedih jika tidak bisa melihat ayah Aska."
"Kenapa harus sedih Bunda, Aska merasa tidak punya Ayah. Aska cuma punya Bunda di dunia ini."
Jantung Kemala kembali berdenyut nyeri. Apa yang telah di lakukan Burhan, bahkan anak nya sendiri telah lupa jika ia memiliki Ayah.
"Aska nggak suka Ayah Bunda. Aska lebih suka sama Bunda saja."
Kemudian Aska berlari keluar menemui teman-teman nya itu. Tidak ada raut kesedihan di wajah mungil itu. Ia bahkan sangat bahagia.
Setelah berpamitan kepada Aska dan Asih, mereka bertiga pergi ke pengadilan. Ternyata di sana mertua Kemala telah hadir bersama pengacara terkenal yang sering di pakai oleh beberapa artis ternama.
Mereka bahkan sampai menyewa pengacara kondang itu untuk kasus ini.
"Lebih baik kita hentikan saja Kemala, lihat pengacara ku dan pengacara mu sangat berbeda. Kau akan kalah nanti untuk memenangkan hak asuh Aska."
Kemala langsung berjalan begitu saja meninggalkan Burhan sendiri yang terheran-heran dengan penampilan Kemala.
Hari ini Kemala mengenakan pakaian yang biasa ia kenakan saat mencari berondolan. Sandal putus yang sudah ia ikat dengan beberapa tali plastik. Jilbab koyak yang sudah di tambal sana sini. Begitu juga dengan baju yang sudah hilang warnanya.
Tidak lupa ia memaki celana yang hampir robek dan di tutupi oleh kain sarung lusuh. Jangan tanya seperti apa rupa Kemala sekarang. Ia hanya ingin memperlihatkan kepada dunia, bahwa ia tidak pernah menikmati nafkah yang diberikan Burhan kepadanya.
Ia tahu, hari ini pasti pendukung Burhan di sosial media pasti akan datang menyaksikan, Kemala akan menyadarkan pendukung nya bahwa apa yang Burhan katakan di sosial media tentang nya adalah salah. Biarkan dunia tahu, Kemala sudah lelah selalu diam.
"Hey, lihat wanita itu? Apa dia pemulung? Buat apa orang seperti itu masuk ke sini."
Seorang Ibu-ibu yang gaya nya begitu cetar, mengomentari penampilan Kemala hari ini. Apakah Kemala malu? Oh, tidak ia bahkan dengan senang hati bila di hina kali ini.
Ia biarkan para Ibu-ibu dan yang lainnya merekam Kemala dari ujung kepala hingga kaki.
Banyak perdebatan yang terjadi ketika proses perceraian ini. Bang Burhan dan Ibu nya bahkan terlalu banyak bermain drama dengan menuduhku berselingkuh.
"Apa wanita seperti saya cocok menjadi tukang selingkuh?" Ucap ku kala itu
Bahkan penampilan ku dan Bang Burhan bagaikan bumi dan langit.
Bang Heru memiliki banyak bukti bagaimana Bang Burhan selama ini menyiksa ku dengan memberikan nafkah sepuluh ribu ditambah uang jajan dua ribu rupiah.
Orang-orang yang berada disana saling menggeleng kan kepala. Bahkan pengacara kondang itu begitu terkejut dengan pernyataan kami.
"Kenapa kalian begitu terkejut? Ini belum seberapa. Masih banyak lagi bukti-bukti yang lainnya." Ucap Bang Heru mantap.
Kalau bukti ini saja bisa membuat mereka kalang kabut, bagaimana dengan bukti kekerasan yang di lakukan oleh Bang Burhan.
Karena Bang Burhan masih bersikeras tidak mau bercerai, akhirnya sidang di tunda hingga minggu depan.
Aku sangat kesal sekali dengan laki-laki itu. Apa sebenarnya yang menjadi keinginan nya itu. Bukankah selama ini ia juga sudah tidak menginginkan ku lagi?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Neulis Saja
bercerai tdk mau karena tahu Mala banyak pengagumnya dan utk terus juga dia akan tetap mendzoliminya
2024-10-01
0
🍃🦂 Nurliana 🦂🍃
Laki2 kaya gitu hanya ingin menyiksa, sebab kalo sampe pisah dia tidak akan puas
2024-08-13
0
Maz Andy'ne Yulixah
Semoga bisa cepat Cerai lepas dari kandang Singa ya Kemala..
2024-06-30
0