Sasha sudah pasti Marah dan merasa kesal dengan sikap yang di tunjukan Pra. Yang seenak nya saja, membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Padahal Sasha sudah minta baik-baik pada cowok itu untuk berhenti. Tapi Pra, malah bersikap masa bodoh. Sasha sudah di buat takut setengah mati, tapi Pra malah dengan sengaja tak menggubris ucapan nya.
Karna kekecewaan nya itu lah, Sasha hendak keluar dari dalam mobil namun dengan cepat di cegah oleh Pra yang langsung menarik Sasha kedalam pelukan nya.
" Maaf.. " Hanya itu yang di ucapkan Pra pada Sasha.
Pra tampak memeluk Sasha dengan erat dengan sesekali mengelus lembut Rambut panjang Sasha. Rasa kecewa masih ada dalam hati Sasha, Tapi kali ini Sasha tak berontak, Dirinya lebih memilih diam, membiarkan Pra mendekap nya untuk beberapa saat.
" Lo boleh marah kok sama gw, Tapi gw minta sama lo, buat tetep Stay sama gw, seenggak nya sampai kita tiba di sekolah. " Sambung Pra sambil melepaskan pelukan nya pada Sasha.
Dan terlihat jika Sasha masih bete dengan nya. Gadis itu memilih untuk tak menjawab ucapan Pra. Kemudian, Di sentuh nya wajah cantik Sasha oleh tangan Pra, dan kali ini Sasha tak menepis tangan Pra dari wajah nya.
" Sya, kita emang belum lama kenal. Tapi gak tau kenapa, gw ngerasa nyaman sama lo. Rasanya, Gw gak butuh waktu lama buat suka sama lo. " Ungkap Pra seraya mengelus lembut Wajah Sasha.
Sedangkan Sasha masih memperlihatkan wajah muram lantaran masih marah dengan Pra. Dia bahkan tak begitu perduli sama ungkapan yang di berikan Pra pada nya. Dan Sasha lebih memilih untuk tak membalas pernyataan dari Pra barusan.
" Sebagai permintaan maaf, gw punya sesuatu buat lo. So, please.. tunggu disini. " Ujar Pra sambil tersenyum, kemudian dia keluar dari dalam mobil untuk kemudian dia mengambil sesuatu dari dalam bagasi Mobil nya. Sedangkan Sasha hanya diam dan menunggu dari dalam mobil.
Tak lama, Pra pun kembali dengan dua buah kotak sepatu di tangan nya. Yang kemudian ia berikan pada Sasha.
" Yang ini sepatu lo yang semalem ilang. Salah satu pelayan di rumah gw nemuin ini di semak-semak. Dan yang satu lagi, itu hadiah dari gw. " Jelas Pra pada Sasha. Dalam hati Sasha seneng juga, karna sepatu kesayangan nya itu kembali. Tapi gadis itu lebih memilih untuk tetap memasang wajah bete. Karna bagaimana pun juga rasa kesal pada cowok di hadapan nya ini masih dia rasakan.
" Lo gak mau buka kotak yang satu lagi? " Tanya Pra kemudian. Sasha cuman mengeleng. Dan Pra tau kalau gadis itu memang masih Marah pada nya.
" Yaudah, sekarang lo ngomong sama gw. Mau lo kayak gimana? Gw harus ngelakuin apa supaya lo mau maafin gw. " Ucap Pra dengan nada yang lembut sambil meraih kedua tangan Sasha. Dirinya masih berada di luar dekat pintu Mobil.
" Karna lo udah tau identitas Asli gw, gw cuman minta, buat lo jaga rahasia itu. " Ucap Sasha yang akhirnya mau bicara juga meski masih dengan Nada tak bersemangat. Pra tersenyum mendengar nya. Dalam hati dia mengakui kalau soal itu, tanpa harus Sasha minta pun dia bakalan Jaga Rahasia itu.
" Fine. Gw bakalan lakuin apa yang lo minta. gw akan jaga Rahasia lo. " Jawab Pra.
" Sama satu hal lagi. Gw minta sama lo, hari ini tolong traktir semua orang yang ada di sekolah, buat makan Gratis di kantin. " Ujar Sasha dengan senyum jail nya. Pra tentu di buat kaget sama permintaan Sasha barusan.
Pra jadi ingat waktu Asep meminta dirinya untuk melakukan hal yang sama di kala Asep berulang tahun, beberapa bulan yang lalu. Dan waktu itu, dia yang menuruti kemauan Asep malah di bikin kewalahan dengan ulah cewek-cewek centil di sekolah, yang malah memanfaatkan Momen itu untuk berinteraksi dengan nya dengan alasan mau bilang terimakasih.
Kalau cuman kata terimakasih saja yang di ucapkan cewek-cewek itu pada nya. Mungkin Pra gak bakalan ngerasa keberatan, tapi yang bikin dia keberatan adalah banyak nya cewek yang ujung-ujung nya malah memberi nya ungkapan Cinta.
Dan kalau sampai dia kembali mentraktir semua orang di sekolah. Apa momen mengerikan itu bakalan terulang lagi?. Rasanya Pra, gak akan mau kalau sampai hal itu terulang lagi. Tapi di lain sisi, dia gak mungkin nolak apa yang sudah di minta Sasha padanya. Kalau Nolak, Sasha pasti bakalan tambah marah pada nya. Dan hal itu justru bakalan bikin dia tambah repot.
" Kalau gw lakuin itu, apa lo bakalan maafin gw? " Tanya Pra pada Sasha.
" Iya gw bakalan maafin lo. Bahkan gw bakal lupain kejadian hari ini, dan gw anggap gak pernah terjadi. Tapi syarat nya lo harus mau lakuin hal itu dulu. " Jawab Sasha yakin. Saking Yakin nya, dia sampai balik menggenggam kedua tangan Pra, seraya memberi senyuman paling manis yang ia miliki kepada Pra.
Terlebih saat ini, Sasha sudah kembali memperlihatkan Wajah Ceria nya. Seakan-akan dia sudah benar-benar lupa dengan kejadian yang baru saja terjadi. Padahal sebelum nya, jelas sekali jika Sasha Marah pada nya lantaran di buat ketakutan oleh kelakuan nya.
Hal itu tentu membuat Pra jadi tambah gak bisa menolak permintaan dari Sasha. Meski dalam hati dia sangat keberatan dengan permintaan itu, tapi Karna melihat Sasha yang sudah mulai ceria itu membuat nya memilih untuk menyetujui apa yang di minta Sasha padanya.
" Ok. kalau memang itu mau lo, Gw bakal lakuin itu. Sesuai permintaan lo. Asal lo beneran serius buat mau maafin gw. " Ujar Pra dengan raut wajah yang sedikit tertekan.
Dia ini emang tipe cowok yang paling gak bisa membohongi orang dengan ekpresi yang di buat nya. Dan hal itu seketika membuat Sasha tertawa lepas.
" Iya, lo tenang aja. Gw pasti bakalan maafin lo. Beneran deh. " Sasha kembali meyakin kan Pra, jika dirinya memang akan benar-benar memafkan Pra setelah Pra melakukan apa yang dia mau.
Karna sebenarnya, Sasha sempat mendengar tentang kejadian yang sempat bikin Heboh di sekolah. Dimana, Pra mentraktir semua orang yang malah berujung membuat Pra merasa agak Trauma dengan kejadian itu. Karna dia malah dapat banyak Ungkapan Cinta dari Fans nya. Sasha tau semua itu, lantaran Wina sempat bahas hal tersebut secara gak sengaja.
Dari cerita yang di ungkap Wina itulah, Sasha bisa tau jika Pra tak suka jika dia di kerumuni dengan cewek-cewek Centil yang sukanya Caper. Dan karna hal itulah Sasha meminta Pra Untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang di minta Asep di beberapa Bulan yang lalu. Itung-itung balas dendam dengan sikap Seenak nya Pra, pada nya.
" Kok lo malah ketawa sih, emang ada yang lucu? " Tanya Pra kemudian pada Sasha.
" Ngak kok. Gw cuman kepengen aja ketawa, biar awet muda. " Jawab Sasha Bohong.
Nyata nya dalam hati dia puas banget sudah bisa ngerjain balik Pra. Pra gak lagi balas ucapan Sasha. Dia langsung kembali masuk kedalam mobil, untuk melanjutkan perjalanan mereka ke sekolah.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments