Kebetulan saat itu yang jaga warung adalah Ibu-ibu, yang setidak nya bikin Sasha merasa lebih lega. Dia ini gak mau banget kalau harus berurusan dengan cowok modelan mana pun. Karna ujung-ujung nya mereka selalu melontarkan pujian yang terdengar berlebihan bagi Sasha.
Dan tentu bukan hanya pujian tapi kadang mereka suka mengoda Sasha dengan menyentuh nya, yang tentu akan membuat dirinya merasa risih dan gak nyaman.
Sasha kemudian mengambil sebuah minuman dari lemari pendingin, untuk kemudian dia bayar. Dan setelah itu ia minum. Sasha masih berada di Warung itu buat ngadem sedikit dari Panas nya trik matahari.
Dia gak pernah membayangkan jika kemudian dia malah di pertemukan dengan Pra yang juga hendak membeli minuman disana.
Keberadaan Pra tentu bikin Sasha, Was-was, tapi dalam hati dia yakin seratus persen jika cowok itu gak bakalan mengenali wajah nya saat ini. Tapi di lain sisi Sasha takut ketauan juga.
Karna hal itulah dia buru-buru untuk segera pergi. Tapi secara gak sengaja dia malah sedikit menabrak Pra yang ujung nya entah kenapa bisa sampai membuat Rambut nya nyangkut di jam tangan yang di kenakan oleh Pra saat itu.
Tentu saja hal itu membuat Sasha berhenti melangkah karna rambut nya yang tertarik itu. Mau gak mau dia harus ngomong juga sama Pra.
" Maaf, kayak nya rambut aku nyangkut deh di jam tangan kamu, bisa tolong lepasin gak? " Pinta Sasha pada Pra. Yang langsung di gubris Pra, dia juga sadar dengan keanehan itu.
Dan tentu saja dengan cepat dia membantu mengeluarkan rambut gadis itu yang entah kenapa malah bisa nyangkut di jam tangan kulit nya. Dengan hati-hati Pra melepaskan rambut Sasha dari jam tangan nya. Namun ada sesuatu yang membuat nya terdiam untuk beberapa saat, rasanya Parfum yang di pakai Sasha malah tercium cukup familiar bagi nya.
Rasanya Pra mengenali Parfum yang di pakai Sasha saat itu. Setelah Rambut Sasha berhasil lepas. Pra lalu menarik tangan Sasha yang saat itu masih mengunakan gelang yang sama ketika dirinya pergi ke sekolah.
Dan sial nya lagi, Pra mengenali gelang yang di pakai Sasha saat itu, bikin Sasha jadi panik juga. Dia dengan cepat menarik tangan nya dan secara spontan aja kabur begitu saja dari Pra.
Untung nya, Pra tak sampai mengejar Sasha. Cowok itu malah lebih memilih membiarkan gadis itu kabur darinya. Tapi dari sana, dia mulai curiga jika gadis barusan adalah Si Culun Sasha yang jadi anak baru di sekolah nya.
***
Pertemuan Pra dengan Sasha ternyata malah berlanjut. Dimana saat malam tiba, Sasha dan keluarga nya di undang oleh tetangga mereka untuk makan bersama. Dan parah nya, tetangga tersebut ternyata adalah kedua orang tua dari Pra.
Lagi-lagi Sasha harus kembali berurusan dengan Pra disana. Kali ini dia juga gak bisa menghindar lagi Dari Cowok bertampang dingin itu. Saat ini Mamah Audi (Ibunya Pra) sudah lebih dulu bicara dengan memperkenalkan Pra pada Ibunya Sasha. Yang membuat Sasha tak lagi bisa pergi kemana-mana.
" Oh iya, ini anak ku Pra. Dia juga sekolah di sekolah yang sama dengan Anak kamu loh. Harusnya sih mereka udah mulai saling kenal Yah. " Ucap Mamah Audi yang mencoba memperkenalkan Anak semata wayang nya itu.
Ini sih, bikin Sasha tambah panik saja. Kenapa dia sampai kecolongan seperti ini. Dia sama sekali gak tau, kalau Pra itu adalah tetangga nya. Kalau begini caranya, sudah di pastikan jika identitas nya mulai terancam.
" Tapi kan anak ku baru masuk sekolah itu. Sasha pasti belum kenal sama anak kamu. Iya kan Sya? " Ujar Ibu Sasha sambil melirik Sasha.
Hah, habislah sudah. Ibunya malah mengucapkan dengan jelas nama nya. Ini sudah pasti bikin Pra tambah yakin, kalau Sasha yang culun itu hanya Kedok yang di buat-buat oleh Sasha untuk menyembunyikan identitas Aslinya.
Dan benar saja, Pra mulai merasa kecurigaan nya terhadap Sasha itu memanglah benar.
" Tante, boleh kan aku ajak Sasha buat keliling rumah sebentar? " Pinta Pra pada Mamah Livi. Yang tentu bikin Sasha tambah gak bisa ngontrol diri karna saking panik nya dia.
" Boleh, silahkan saja. " Persilahkan Mamah Livi pada Pra. Terlihat jika Pra mulai menarik Sasha untuk pergi dari sana. Pra kemudian membawa Sasha ke taman belakang rumah nya. Disana hanya ada mereka berdua saja.
" Kamu Sasha.. " Ucapan Pra dengan cepat malah di potong oleh Ucapan Sasha.
" Gw mohon sama lo, buat gak bahas apapun di depan nyokap gw, tentang hal ini. Dia gak tau kalau gw tampilan nya aneh kalau di sekolah. Pokok nya lo jangan sampe ngomong apa-apa sama dia, perihal ini. Ok? " Pinta Sasha pada Pra dengan wajah Panik.
Pra kemudian tersenyum, dia lalu mendekati Sasha dengan lebih dekat hingga jarak mereka berdua hanya tinggal beberapa inci saja. Kemudian Pra meneliti setiap inci wajah cantik Sasha. Dia benar-benar gak habis pikir, kenapa Sasha malah memilih jadi cewek Culun di sekolah, padahal Nyatanya Sasha punya wajah yang amat sangat cantik.
" Gw gak tau kenapa lo sampe dandan se culun itu di sekolah. " Tutur Pra dari jarak yang cukup dekat itu malah bikin Sasha gak nyaman.
Gadis itu lalu berjalan mundur, tapi dia malah kepentok dengan dinding Pillar yang ada disana. Yang ujung nya bikin dia gagal menghindari Tatapan Pra padanya. Saat ini Pra gak pakai kaca mata, yang bikin Sasha bisa melihat sangat jelas sorot mata tajam yang di miliki Cowok Dingin itu.
Tapi melihat sorot mata itu, malah bikin Sasha tersihir juga, dia sampe gak sadar sudah menyentuh wajah tampan Pra sambil natap dia dengan tatapan yang gak bisa di artikan. Dan Pra awal nya hanya diam dengan perlakuan Sasha padanya.
Ia di buat menelan ludah nya sendiri akibat sentuhan yang di berikan Sasha pada nya. Ini adalah petama kali nya, dia membiarkan seorang cewek asing menyentuh wajah nya.
Sedangkan Sasha mulai kbali tersadar, jika dia sudah melakukan aksi agak sesat. Dia tersadar saat Pra mulai menarik tangan nya.
" Sasha, Siapa yang izinin lo buat nyentuh wajah gw? " Ucap Pra dengan suara khas nya yang dalam bagai lautan.
Yang tentu saja malah tambah bikin Sasha terpukau dengan suara yang di miliki Pra. Suara berat itu terdengar begitu indah di telinga Sasha. Dia pasti sudah Gila karna jarak di antara dirinya dengan Pra saat ini bisa sedekat itu.
" Maaf gw gak sengaja. " Ucap Sasha sambil berusaha mendorong Pra yang sudah sangat dekat dengan dirinya itu.
Lama-lama berada di dekat cowok itu, Sasha jadi mikir kemana-mana dan malah di buat Setengah gak sadar juga dengan kelakuan nya. Tapi entah kenapa, Pra gak ngasih Sasha celah buat dia kabur. Pra justru melingkarkan kedua tangan nya di dekat pillar itu yang membuat Sasha terkurung disana.
" Mau pergi kemana? " Tanya Pra pada Sasha seraya kembali menatap gadis di hadapan nya itu. Dan Sasha jadi mulai merasa kesal juga dengan sikap Pra padanya.
" Terserah gw dong, gw mau pergi kemana. " Balas Sasha jutek. Dia sampai tak lagi berani menatap mata Pra yang ujung nya pasti malah bikin dia gak bisa konsentrasi.
Dan tengil nya si Pra malah menarik wajah nya Sasha sampai gadis itu gak lagi bisa memalingkan wajahnya dari tatapan milik nya. Untuk beberapa saat Keduanya jadi saling menatap satu sama lain, dalam hati keduanya mengakui pesona sempurna yang di miliki masing-masing.
Sasha sampai gak sadar sudah mengigit bibir nya karna di tatap Pra dengan sedemikian rupa. Hal itu malah memicu sifat liar Pra untuk keluar. Pra tersenyum nakal di depan Sasha. Bikin Sasha jadi ngeri. Dia sampai gak habis pikir jika Cowok dingin itu bisa memperlihatkan ekpresi Senakal itu.
" Lo tau gak, kalau gw sebener nya adalah cowok yang liar. Yang bisa saja terkam lo kapan saja. " Bisik Pra di telinga Sasha. Seketika membuat Jantung Sasha sudah gak karuan, berdetak sangat kencang dan gak beraturan.
Wajahnya juga mulai panik mendengar ucapan Yang di lontarkan Pra padanya. Dia mulai takut juga jika sampai Pra melakukan sesuatu pada nya. Dan Pra bisa melihat hal itu dengan jelas dari wajah Sasha. dia tau jika Sasha sudah panik karna dirinya.
" Lo mungkin bisa sembunyiin identitas lo dari orang lain, tapi takdir malah membuka mata gw dan melihat sosok Asli di balik keculunan seorang Sasha. " Pra kembali berbisik di telinga Sasha.
Ini sudah cukup bikin Sasha menahan kesal dengan cowok di hadapan nya ini. Kali ini Sasha dengan sekuat tenaga berusaha mendorong Pra agar menjauh dari nya, tapi usahanya sia-sia karna Pra tentu jauh lebih kuat dari nya. Pra sama sekali tak mau memberi celah pada Sasha untuk kabur.
" Lo gak bisa kabur Sya.. " Ucap Pra yang lagi-lagi bikin Sasha jantungan.
" Ih, Dasar cowok Rese !! Ngeselin, bikin gw stress aja !! " Ucap Sasha asal. Dia mengucapkan perkataan nya itu dengan setengah berteriak.
Muka nya sudah merah karna menahan amarah tapi di lain sisi lain dia ini sedang Salting juga. Dan malah bikin Pra tersenyum padanya. Pra lalu menyentuh wajah cantik Sasha, dan dengan perlahan dia mencium pipi gadis itu untuk beberapa saat. kemudian memberikan senyuman liar di wajah nya. Bikin Sasha tambah ngeri.
" Kurang ajar.. " Ucap Sasha kasar. Tapi dia ucapkan kata itu justru dengan nada yang lembut. Dia sebenar nya sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Pra barusan.
" Kedepan nya, lo bakal jadi miliki gw Sya. Sebentar lagi lo bakalan jadi tunangan gw.. " Ungkap Pra pada Sasha, yang seketika malah bikin mata Sasha membola lantaran gak percaya dengan ucapan yang di lontarkan Pra barusan.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments
⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛
wah Pra,, gua suka gaya lu... 🫣🫣🫣😉
2024-04-17
1