*
*
*
*
Malam itu, bintang-bintang bersinar terang semburat menghiasi langit-langit malam dengan bulan yang bersinar cerah menerangi malam, serta lampu-lampu jalanan yang membuatnya semakin indah.
Sampailah ke sebuah rumah bertingkat dua dengan cat putih serta dipagari berwarna putih, "Ayo masuk, " Kata pria yang menyeret tangan Keyla dengan lembut.
Memang dia belum pernah menginap ke rumah orang lain seumur hidupnya, bahkan bertamu saja jarang.Jadi, Keyla merasa kurang nyaman saat ini, dia sedikit takut.
"Paman...Bibi.., " Panggil David sambil mengetok-ketok pintu rumah paman dan bibinya.
Tok...Tok..Tok
Tidak kunjung lama, bu Aisyah membuka pintu rumahnya, "Eh David. Baru pulang nak? Loh kamu bawa temen?"
"Iya, bi. Kasihan dia rumahnya jauh. Apalagi, sudah jam 11 malem."
David sedikit tersenyum keaarah bibi nya, bu Aisyah langsung menyuruh mereka berdua masuk.
"Kamu nak Keyla yang berhasil ngalahin David itu, kan?" Tanya bu Aisyah antusias
Keyla menunduk malu mendengar ucapan itu. Dia bener-bener jadi pendiem saat ada orang baru, Ia menyatukan jari ke sela-sela lalu menggaruk ibu jarinya
David kemudian menyeret tangan sang bibi dan membawa bibinya ke dapur. Bu Aisyah hanya heran mendapati perlakuan aneh David.
"Kenapa sih Pid?"
"Bi, si Keyla itu anaknya ga terbiasa bersosialisasi. Jadi, dia kurang nyaman diajak ngobrol orang baru."
Si bibi hanya ber ohh-ria, "Yaudha deh, bilangin ke dia kalo kalian tidurnya sekamar, ya? Gaada tempat lagi dirumah. Ada sih satu ka----------"
"Oke bi, aku pergi dulu, " David memotong ucapan bu Aisyah dan langsung berjalan meninggalkannya sambil nyengir.
"Anak muda zaman sekarang, " bu Aisyah menaruh tangan kanan nya di kepala, pusing
"Yok masok."
David membukakan pintu kamarnya ke Keyla. Keyla pun masuk, kamarnya sungguh gelap tidak ada pencahayaan sama sekali, hanya terang cahaya dari luar.
Cklek..
David menghidupkan lampu kamar, "Nih udang terang."
Keyla menoleh ke David agak terkejut. Keyla memiringkan kepalanya heran. David terkekeh melihat tingkah lucu calon pacarnya satu ini.
Keyla kemudian duduk di tepi kasur dan David duduk di kursi meja belajarnya mas Tyas, " Ini rumah bibi lo?" Keyla mengayunkan kakinya ke depan belakang sambil wajahnya menatap kearah David
"Ya, gitu deh. Kan gue bukan orang sini, " jelas David menghela nafas panjang
Drrrt..
Suara dering panggilan dari ponsel Keyla. Keyla mengeluarkan ponsel dari sakunya , betapa mengejutkannya orang tua Keyla yaitu sang ibu menelefonnya, "Ada telfon dari mama."
"Angkat aja."
Keyla menggeser tombol berwarna hijau ke atas, "Halo, Keyla. Kamu dimana, nak?" suara mama Keyla dari balik telefon.
"Aku ada di rumah temen. Aku malam ini nginep karena udah larut malam."
"Bukannya Reva, Galih, sama Bayu rumahnya jauh, ya?"
"Aku nginep di ru--"
Tap.
David mengambil ponsel genggam milik Keyla secara paksa, "Halo tante ini saya David temen barunya Keyla."
"Ehh??"
"Pas tadi itu tan, kita pulang dari stadion GBK. Terus, diajak temen-temen makan bareng jadi pulangnya agak larut. Nah, daripada Keyla pulangnya nanti sendirian. Jadi, saya bawa kerumah aja tan biar besok pulangnya."
Keyla hanya tercengang melihat David yang tengah asyik sendiri mengobrol deng mamanya. Udah kayak mama sendiri.
"Nih, " David mengembalikan ponsel itu ke pria gemas yang tengah tercengang mendapati perliakuan aneh David.
"Udah diizinin. Lo tidur di atas aja, gue dibawah." David mengambil satu bantal dan untung saja di kamar mas Tyas ada kasur busa jadi David bisa nyaman tidur dibawah.
"G-gue gak enak kalo gitu. Gue tidur di bawah aja, " Keyla langsung beranjak berdiri kemudian jongkok.
"Di bawah dingin, udah mending lu diatas aja."
"Yaudah.."
Mata David langung menatap bola mata coklat muda cerah milik Keyla. Keyla langsung terdiam.
"Sip, " Davd langsung tidur dibawah
"Keyla,"
Keyla kemudian merebahkan dirinya di kasur dan dia mendapati di sisi kanan kasurnya, "Empuk banget yatuhannn!!! "
Keyla hanya menolehkan pendangannya ke David, "Pid..."
"Hmm?"
" Gajadi... "
"Gue tau lo ganyaman nginep di rumah orang lain kan?" Dia kemudian melipat tangannya di depan dada dan menggerakkan tubuhnya menghadap ke samping.
"Gak.. Cuman, lo..Pernah ngerasa aneh sama diri lo sendiri gak? "
"Aneh gimana Keyla? " David memasang muka serius.
"Saat gue bertanding.. Gue bisa leluasa ngapain sesuka gue, Tapi... Yang dilihat orang lain itu berbeda.. Gue seperti berada di ruangan yang gelap dan diikat oleh banyak sulur-sulur tanaman... Sendirian.. "
"Kepribadian ganda? "
Keyla hanya menganggukkan kepalanya
***
"YUHUUUU PEMENANGNYA ADALAH Keyla BERSAMA DENGAN DROIDNYA YANG BERNAMA BARAM, " Kata pembawa berita yang dilihat seorang pria dari televisinya.
Televisi iu menunjukkan video pertandingan Keyla dengan Desta. Padahal sroid Desta seharusnya lebih kuat daripada dengan droid yang non legenda. Hal itu membuat seluruh warga net heboh dan langsung memberikan komentar-komentar negatif ke Tencent Game karena merasa itu tidak adil.
Tapi, komentar dari pihak Tencent Game sendiri juga membuktikan bahwa memang ada droid seperti itu pada sistem mereka.
"Huh, Pria yang baru saja naik panggung ya? Dengan droid yang istimewa walaupun tidak diketahu banyak masyarakat, " Kata Pria itu sambil tangannya menopang dagu.
"Kak Keyla ya? Sepertinya ini bakalan lebih sulit, " Kata anak kecil sambil menatap langit malam di rooftop rumahnya.
Byur..
"Fyuh, ada apa?" Tanya perepuan yang tengah berenang tengah malam ke pembantu yang memanggilnya, "Ini non, " Pembantu itu memberikan tablet Ipad ke perempuan itu.
Dinding tablet itu menunjukkan poster Keyla menang melawan Desta.
"Ahh anak itu, memang dia berbakat ya."
"Keyla aditya pratama?" Kata perempuan dengan rambut pendek sebahu heran, " Wah nampaknya dia mangsa baru kita kan, Nyi?" Perempuan itu melihat kearah tabung droidnya, muncul cahaya warna hijau pada dirinya, cahaya itu perlahan redup.
"Hya...hya...hya... Baram ya?" Kata anak kecil laki-laki tengah menatap pada layar monitornya.
"Huh, ada turnamen juga. ya, Wah. tapi, kali ini diselenggarakan oleh Tencent Game langsung. Mungkin saja ada sesuatu yang mengejutkan yang akan terjadi, Baik. Kau siapkan putri?"
-Bersambung-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments