Episode 9: Pengguna droid liar

Siang hari itu, sungguh memuat para pejalan kaki dan warga sekitar dikejutkannya oleh seorang pria yang bertudung dengan droid tipe hantu bernama Mananggal.

Mananggal adalah seorang hantu dalam cerita rakyat negara Filipina yang mirip dengan Vampir. Hantu berwujud wanita hanya memiliki tubuh setengah dan memiliki sayap kelelawar serta muka yang tidak karuwan rupanya.

"Pengendali droid diluar area?" Aji agak terkejut melihatnya.

"SIALAN!!!!" David berlari dengan kencang tanpa pikir panjang lagi. Karena, pria itu mendekat kearah rumah Keyla.

"WOI PID BAHAYA!! ck gue ga didengerin."

David mengeluarkan tabung droidnya dan berusaha mengeluarkan Kulou.

WUSH...

Muncullah Kulou, "Huh?" Tanya Kulou mendengus.

"Gaada waktu lagi, serang dia. Kartu skill aktif, tanggon!!" Tangan kanan Kulou semakin membesar dan tulang-tulang tajamnya ikut membesar juga.

Kulou maju dengan cepat, Pria itu hanya melirik. Mananggal langsung maju melindungi tuannya.

Kulou kemudiana akan menebas Mananggal yang berada di hadapannya, "HIHIIHI" Mananggal tertawa. 

Tap..

Mananggal berhasil menangkap serangan Kulou, "Huhh... tidak ada organ tubuh..." Mananggal langsung menghempaskan Kulou dari pandangannya.

"Kartu skill aktif lepas!!" Kulou kemudian melepaskan dirinya dan tidak terkena hempasan menuju ke tembok.

"Beraninya kau bocah. Ngalangin jalan gue aja lu!" 

Pria itu mengeluarkan kartu skill, "Kartu skill aktif...." Seketika hening tidak terjadi apa-apa.

"Night terror.."

Mananggal langsung terbang tinggi keatas. Langit berubah menjadi gelap, Mananggal menambah kekuatannya, tangannya memumnculkan cakar yang sangat tajam, lidahnya keluar sangat panjang. Sayapnya semakin membesar.

"Sial, apakah ini droid tipe hantu terkuat?" David tercengang melihatnya.

"Kulou, kita lakukan ini seperti turnamen biasanya, " Jeda dua detik, "Kartu skill aktif, Ground Erosion!!!"

Kulou masuk kedalam tanah, membuat tanah sedikit bergetar, "Ch jangan mengira bahwa ini hanyalah skill biasa, lihat lah. Kekuatan milik Mananggal menghilang."

Pria itu, menggertakkan gigi. Ia melihat kearah dek kartunya, kartu skill nya redup, "SIALAN!!"

"Kartu skill aktif, Energy drain.." Kata seorang pria gemas yang menonton pertandingan dari dalam rumah.

Wung...

zlashhh...

Tiba-tiba saja kekuatan milik Mananggal terkuras dan berpindah ke Kulou, "SIALAN APAKAH INI EFEK KEDUA KARTUNYA?!?!" Pria itu menatap tajam dibalik tudung hitamnya.

Mananggal langsung jatuh dari ketinggian, ia terjatuh ke tanah dan langsung disertai Kulou yang langsung membelah tubuh Mananggal menjadi dua.

Crat....

Wush..

Kulou kemudian menghilang dan masuk kedalam tabung droidnya, "Huh, kau lemah juga ya."

Pria itu menggertakkan giginya, ia kini penuh dengan amarah, "Kartu skill aktif, angin tajam."

WUsh..

pria itu merasa ada sesuatu yang mendekat. Ia kemudian berlari berusaha menghindari serangan tersebut. Tapi, hasilnya nihil, pria itu langsung terbelah menjadi 4 bagian tepat didepan David.

David tertegun melihatnya. Ia mendelik tidak dapat berkata-kata, tubuhnya terpaku tidak dapat bergerak satu inci pun. Jantungnya seperti di tumbuk sesuatu. Sakit. Aji langsung menghampiri David dan membawanya pergi ke tepi jalan. Aji mendudukkan David di kursi tepi jalan dan Aji mencari miuman botol Viquak di dekat sana.

Tidak lama kemudian, Aji datang dengan nafasnya yang ngos-ngosan sambil membawa sebotol ukuran sedang Viquak, " Nih diminum cepet, " Aji membantu membukan tutup botol minumnya dan langsung diberikan ke David."

David segera mengambil minuman tersebut dan langsung meneguknya kasar, "Ahh..." Kini air dalam botol sisa setengah. Sungguh pastinya bakal shock banget ngeliat orang langsung mati di hadapan kita.

Tidak lama kemudian, dari kejauhan sirine ambulan pun terdengar .

***

"Kejadian yang gue alami tadi aneh banget, " Kata David ngelamun sambil telponan sama Keyla.

"Kenapa emangnya?"

"Gue agak aneh aja. Kenapa, tiba-tiba kekuatan Mananggal terkuras banyak banget, dan kenapa tiba-tiba pria itu langsung meninggoy coba?"

"Gatau, mungkin salah satu efek dari skill mu."

"Eishh puyeng gue."

"Keyla, mau video call? Mau, ya?"

"Gak, " Jawab Keyla singkat, "Kenapa? Lo malu?" 

"EUm.."

"Oke deh, " David tampak berpikir lama, "Oh ya, Keyla?"

"Eum?"

"Hubungan kita apa? Teman? Sahabat?"

"Gatau... Aku ngerasa biasa aja, " Kata Keyla dari balik telefon dengan nada lesu.

"Hmm, gitu ya."

Sore hari itu dua anak manusia yang masih remaja tengah asyik melakukan panggilan telefon hingga tidak ingat waktu. Mereka membahas banyak hal random dari kejadian-kejadian memalukan David sejak kecil, dan kisah keluarga David, Keyla juga menceritakan rutinitasnya sehari-hari. 

Disertai canda tawa yang membuat suasana semakin nyaman. Entah berapa jam mereka habiskan untuk melakukan panggilan suara. Hingga matahari sudah tidak lagi menampakkan wujudnya.

"Ehh gue baru sadar kalau kita ngobrol sampai tengah malem, " Celetuk David. Ia merebahkan tubuhnya dikasur sambil memeluk bantal.

"Emhh... " Suara Keyla tengah tertidur dari balik telepon.

"Lah berarti gue nggoceh dari tadi sampai dia ketiduran? " Batin David.

Ia akan mematikan telefonnya. Tapi, David mengurungkan niatnya, biarlah panggilan suara ini terus terhubung hingga pagi.Bagaimanapun juga, David lagi kangen dengan visual Keyla.

DAvid menaruh ponselnya disamping bantalnya, "Keyla kepala gue kayaknya pusing banget deh." Katanya

Dari balik telepon Keyla hanya bisa tersenyum. Ia hanya pura-pura tidur sedari tadi, "Emang kenapa? " Katanya juga dari balik telepon.

DAvid langsung terkejut mendengarnya, "LAH LU BELUM TIDUR?!?" Bisik David dari speaker ponselnya.

"Belum," Bisik Keyla juga.

"Keyla, lo... Ahh.." David tidak dapat melanjutkan kata-katanya.

"Kenapa lagi sih? " Bisik Keyla.

"Gapapa deh... Gue udah ngantuk.. "

"Ohh yaudah"

"Udah deh gue matiin..."

"Eh??"

Klik...

David langsung membanting hp nya di kasur, dan langsung tidur, "Gue bakalan ngalahin lo. Di turnamen." David mengangkat tangannya keatas sambil tubuhnya terbaring di kasur.

"Awas lo... " David mengepalkan tangannya.

***

Keyla menatap langit-langit kamarnya. Ia sesekali menghela nafas panjang.

Keyla menatao kearah tabung droidnya, Baram, "Baram.. Jangan kalah ya... Aku memohon.."

Keyla perlahan memejamkan matanya. kini ia mulai tertidur.

Malam itu., Tabung droid Keyla bersinar entah seperti terjadi sesuatu saja, dengan cepat sinar pada tabung itu kembali redup

What do you think guys?

-Bersambung-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!