Episode 18: Putri duyung

Erik yang tengah kebingungan harus menghadapi droid milik Caca dengan kekuatan apa lagi, "Gak...gamungkin droid nya gabisa diserang..Gue harus nunggu momen, " batin Erik. Ia menyiapkan satu kartu skill pada tangannya.

"Heh... Siren, melodi kematian, " Lagi- lagi Siren muncul dan memainakn kecapinya. Membuat Hp Ceberus berkurang hinga 50%

"Awrgg..." Kata Cerberus kesakitan, ia meringkuk tidak tahan dengan suara melodi dari Siren.

"Cerberus bertahanlah!!!"

"Terlambat.. Kartu skill aktif, Anthemusa" Caca memasang muka sok keren. Ia meletakkan kartu skillnya ke dek.

"Wah.. ada yang ingin langsung dihabisi droidnya?" Siren masuk kembali kedalam tanah yang seperti air. Muncul bayangannya pada permukaan tanah tengah berenang cepat menuju Cerberus. Sesekali Siren memainkan tongkat kecapi magisnya, membuat Ceberus terkena efek stun.

"AWGGg.."

Tangan Siren muncul ke permukaan, tangannya menangkap kaki Cerberus. DI Tarik kaki itu kedalam tanah, " Ayoo mendekatlah padaku.."

Cras..

Seketika tanah yang dipijak oleh Cerberus berubah menjadi air yang langsung menghisapnya masuk.

"Kartu skill aktif!!!! Semburan Lava!!!"

Ketiga kepala Cerberus langsung menutup mulut, mulutnya mengembung dan menyemburkan banyak lava kearah siren. Seketika siren juga terkena serangan tersebut.

"AAAHHH"

Hp Siren

[|||||||||||||||||||||||||||| ] Hp 80%

Seketika permukaan tanah yang dipijak Cerberus juga berubah menjadi batu, Siren kembali muncul dengan setengah tubuhnya, "Caca. Aku kesusahan mendekat kearahnya, " Kata Siren lesu.

"Padahal tersisa sedikit lagi, Ohh ya.." Caca langsung terpikirkan satu kartu pendukung milik Siren. Kartunya ga kuat juga sih.

"Siren. Kau, siap? Ini akan menyulitkan sih sebenranya. Tapi kita coba dulu."

Siren hanya mengangguk. Ia kemudian bersiap dengan tongkat kecapi magisnya.

"Kartu pendukung aktif!!! Umi!!!"

Ctak..

Suara kartu yang dihentakkan cukup kuat ke dek kartu.

Siren langsung menyanyikan sebuah lagu dan memainkan alat musiknya. Melodinya sungguh sangat indah hingga memutari tubuhnya.

Siren kemudian terbang memutar, menyentuh senar kecapi terakhir, "Maaf, daratan ini akan berubah menjadi lautan."

Seketika muncul banyak pancuran air dari pasir, menyebabkan seluruh pasir tenggelam dari air. Hal ini membuat Siren menjadi kuat dan kecepatannya bertambah.

"Cerberus bakalan ngerubah seluruh air ini jadi batu, " Kata Keyla memasang muka remeh terhadap skill Siren.

"Boleh juga nyali lo, kalo mau kekurangan banyak MP. Lagi pula, gue bisa ngaktifin kartu ini terus menerus tanpa ngurangin Mp Siren."

"Oke.. Cerberus, semburan lava!!!"

Cerberus lagi-lagi menyemburkan lahar panas yang membuat area air menjadi batu, Caca mengaktifkan kartunya lagi dan membuat daratan tenggelam oleh air.

"Apa boleh buat, memang Cerberus selemah itu ya.."

Erik mengepalkan tangannnya karena perkataan Caca. Ia menatap tajam kearah Caca sorot matanya seperti mengatakan 'Awas lo'

"The mummy.." Kata Desta pelan dari kejauhan, seketika Anubis mengeluarkan peti mumu. Pintu peti itu lalu terbuka dan memunculkan kain perban linen yang menyerang droid milik Erik.

Seketika Erik kebingungan. Dan kain perban linen itu berhasil membungkus droid milik Erik. Cerbersu kemudian ditarik paksa kedalam peti mumi, peti itu tertutup dan langsung mengalahkan Cerberus.

"Cerberus Lose the battle... Anubis Win.." Kata sistem.

Caca mengernyit heran. Karena kali ini sungguh droid yang sangat kuat yang ahrus ia hadapi.

"Halo, aku Desta.. Aku udah tau namamu kok, Caca kan?" Desta tersenyum miring. Seketika Caca menelan ludahnya kasar.

"Gue gabakal lama-lama disini kok. Ayo akhiri ini."

Erik kemudian perlahan menghilang.

Caca langsung mendelik. Ia ketakutan kalau kalah nanti ilang.

"O-oke.. siapa takut?" Caca memasang muka sok berani.

Desta meletakkan kartu skillnya, "Millenium scale. Gaada yang bakalan bisa ngehadepin kartu skill Anubis satu ini."

Padahal mah Keyla bisa ngalahin kan ya.

Anubis memunculkan timbangan besar di belakangnya, timbangan itu berat pada bagian dosa milik Siren.

Siren menatap tajam, "Ca.. kamu tahu kekuatan apa ini?"

Caca menggelengkan kepalanya. Desta mengambil 3 kartu dan memilih salah satu dari ketiga kartu itu. "Wah, sepertinya ini cocok.." Obelisk the tormentor."

Muncul sebuah monster tubuhnya besar dan keras seperti batu. Kedua lengannya besar dan terdapat bagian-bagian runcing.

"Obelisk...serang Siren!!!" Tita Anubis mengarahkan tongkatnya ke Siren.

Caca segera memutar kartu skillnya 90 derajat, "Devora Anthemusa"

Siren memainkan kecapinya dengan tenang. Ia juga sambil menyanyikan melodi yang indah. Seketika seluruh air terbang memutari tubuhnya, Obelisk the tormentor segera menghilang dari arena dan kartu skill milik Desta tidak dapat digunakan. Kemudian, Air yang beterbangan mengelilingi Siren langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Anubis.

Cras...

"AGhh..." Anubis mengerang kesakitan.

Hp Anubis

[|||||||||||||||||||||||| ] 70%

"Sial.. Nyanyiannya..." Desta mengernyitkan dahi. Sungguh droid yang ia temui kali ini tidak dapat dianggap remeh.

"Hahaha.. Melodi yang sungguh indah bukan?" Kata Siren dengan suara menggodanya.

"Battle!!"

Siren langsung maju diikuti Anubis. Siren dengan cepat masuk kedalam air dan berjalan maju ke arah Anubis. Hal itu membuat Anubis kesulitan untuk melihat posisi Siren.

"Melodi kematian!!!!" Pekik Caca.

Siren muncul dari jarak jauh. Ia memainkan tongkat kecapi magisnya diiringi nyanyian yang indah.

"AAAAGHHHHH!!!"

Anubis mengerang kesakitan. Hp nya berkurang cukup pesat karena efek skill pendukung 'Umi' milik Siren masih aktif.

Hp Anubis

[||||||||||| } 35%

"Gue gabakal kalah dari lo.." Caca menatap tajam. Ia menunjuk menggunakan jarinya kearah muka Desta.

"Sialan... keknya lo harus nemuin ajal lo mati disini!!!"

"Kartu skill aktif, Millenium Puzzle."

Muncul kotak gepeng kecil di samping Anubis, "Anubis dapat meregenerasi Hp nya hingga puzzle selesai dan muncul sesuatu yang bakal ngejutin lo..."

"Huh.. Gabakal bisa, Kartu skill reaktif, Devora Anthemusa"

Sirenoid memainakan kecapinya dengan tenang. Ia juga smabil menyanyi melodi yang indah. Seketika seluruh air terbang memutari tubuhnya,. Kemudian, Air yang beterbangan mengelilingi Sirenoid langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Anubis.

Serangan itu malah menambah Hp Anubis dan tidak dapat membatalkan efek skill dari Millenium Puzzle.

"Hahaha.. masih mau mencoba melawan?" Kata Anubis dengan tenang dengan kondisi tubuh tidak terkena serangan dari Siren.

Hp Anubis

[|||||||||||||||||||||| ] Hp 65%

Caca agak terkejut, Siren segera mendekat kearah Caca, "Ca...kita punya kartu itu.." Caca menoleh kearah Siren yang mengucapkan kata itu. Caca memasang muka penuh pertanyaan. Kartu semacam apa yang ia punya dan dapat menghentikan efek skill milik Anubis.

Caca hanya melamun, ia kemudian menoleh kearah Anubis dan millennium puzzle miliknya. Caca menunduk melihat dek kartuya yang diisi beberapa kartu skill

"Apa gue harus nyerah? Udah sejauh ini..Hati gue berdebar kencang. Belum pernah gue bermain sama Siren se seru ini..."

"Siren.. MAaf, tapi..."

-Bersambung-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!