*
*
*
Keyla berjalan keluar bersama dengan David dan teman-temannya, "Ch, ngapain sih harus ngajak dia, " Ucap Risa dengan judesnya.
Keyla mendengar hal itu langsung meremat pegangan kreseknya. David melirik ke arah tangan Keyla, "Kalian duluan aja ke sana, gue mau sama Keyla dulu, " David mendorong Risa dan Aji untuk pergi.
"Apasih Vid, ayo sekalian. Lo gausah nemenin anak aneh ini."
"Ris. Jaga ucapan lo."
"Lo kok berubah si Vid?! Lo sebelum kenal bocah aneh ini ya, gapernah kek gini!!"
"Udah Ris, udah, " Kata Aji menenangkan Risa.
Risa langsung melangkah mendekat ke arah Keyla, Keyla seketika ketakutan, "NIH LO GAUSAH GANGGU PERSAHABATAN KITA LAGI!!!" Risa menyiram wajah Keyla dengan minuman es kopi yang ia beli di starbak tadi.
Byur..
"AWAS LO YAAA!!! LO BAKALAN KALAH SAMA SIRDEN!!!"
Aji segera menarik tangan Risa, perbuatannya sungguh sangat keterlaluan. Aji memberi kode ke David agar cepat membawa Keyla pergi jauh.
"Keyla, lo gapapa?" Tanya David khawatir
"L-lepasin.." Keyla langsung berjalan dengan cepat menjauh. David segera berlari mengejar lalu menarik tangan Keyla berlari ke suatu tempat.
***
Mereka sampai di sebuah taman bermain, yang letaknya cukup jauh dari lokasi awal mereka. Keyla dan David tengah duduk di bangku taman dengan pemandangan anak-anak yang tengah bermain perosotan jungkat-jungkit dan lain-lain.
"Maafin Risa tadi ya? DIa orangnya kalau kalah sama seseorang langsung jadi benci banget, " Lirih David. Ia memandangi Keyla yang membisu memandangi minuman ice amerikano nya.
"Kok ga diminum?"
"Ahh, i-iya.." Keyla mengeluarkan minumannya lalu meminumnya sedikit, "M-mau?" Tawar Keyla sambil menyodorkan bekas minuman yang tadi ia minum.
David agak terkejut saat mendapati hal tersebut, "EHH??"
"Maksudlo apaan? " batin David dalam hati. Ia menyeringai.
"Ga deh, " David langsung mengalihkan pandangannya ke anak-anak kecil yang tengah bermain. Ada semburan warna merah di wajanya, sambil tersenyum.
Keyla melihat aneh ke arah pria yang ada di sampingnya, "Kenapa senyum?" Keyla bertanya tanpa terbata-bata yang artinya sudah mulai nyaman dengan lawan bicaranya.
"Gapapa, tuh liat anak-anak lagi main bajak laut, " David menunjuk kearah beberapa anak.
"Kelihatannya seru yah.."
David merasa heran mengapa Keyla berbicara mulai lancar dan tidak terbata-bata seperti sebelumnya, sontak David menoleh kearah Keyla, "Lo kenapa?"
Pandangan mereka kini bertemu, "Gue nyaman..." Jawab Keyla lirih lalu dengan cepat memutus kontak mata dengan David.
".... SERIUS LO-"
Hap..
Keyla membungkam mulut David dengan tangannya, "Lwo nywamwan smwa gwa kwannnn!!!" kata David gak jelas. David langsung menyingkirkan tangan Keyla yang tengah membungkam mulutnya itu.
"Kenapa?" Tanya David heran, lalu menatap wajah Keyla tengah cemberut.
"Ehh? Gue salah apa?"
Drrtt..
Suara notifikasi ponsel milik Keyla, "Gapapa, " Jawab Keyla siingkat lalu mengeluarkan ponselnya dari saku celana.
"Ehh? "
David mengntip sedikit pesan pada dinding ponsel Keyla, "Siapa tuh?"
"Chat grup temen-temen deket ku, " Kata Keyla santai sambil mengetikkan kata 'Kalian besok lihat pertandingan ku kan?' pada dinding ponselnya.
"Gue gadimasukin?" David semakin mendekatkan kepalanya ke kepala Keyla, Keyla langsung menghindar, "Ngapain?" Jawabnya singkat.
"Oke, gue gadianggep, " David langsungmenjauh dan cemberut mirip anak kecil 5 tahun kalauga diturutin lanngsung ngambek pipinya mengembung.
"Id mu mana?" Celetuk Keyla, pandangannya ga berpaling dari ponselnya.
"Ohh id ku @Davg32, " Sontak David menjawab, Keyla segera mencari Id kontak David, "Nih yah udah ku add friend, "Kata Keyla sambil mengklik tombol 'Add Friend'
"Hehehe oke deh, " David seketika nyengir gajadi ngambek
Reva, teman dari Keyla kini sedang melihati dinding ponselnya. Ia tengah melihat poster turnamen Keyla dan Desta yang akan diselenggarakan besok, "Ini bakalan sulit sih Keyla, " Gumamnya.
"Yaudah deh, ayok kemas-kemas dan berangkat ke Jakarta, " Reva beranjak dari kursinya melakukan streching sebentar dan menyiapkan koper berarna merah miliknya, "Untung aku udah war tiket Bandung ke Jakarta lebih dulu ya, " Reva kemudian membuka lemarinya.
***
Keesokan harinya saat malam hari jam 7 malam di GBK (Glora Bung Karno) turnamen Droid war telah dimulai, "HALO HALO HALO SEMUANYAAA KEMBALI LAGI BERSAMA SAYAAAA Si BATHIR DISINI ALIAS MC!!!!" Sambut Bathir dengan penuh semangat kearah para penonton.
"Baiklah mari kita mulai permainan yang sangat populer manca negara ini, bahkan juga ada di Indonesia, dengan desain-desain character fiksi dan sebagian besar juga legenda dari negara-negara asing lainnya."
"Mari kita sambut disisi kanan saya, Desta seorang pria dengan droid yang berasal dari legenda mesir kuno, Anubis."
Seketika sluruh stadion bersorak mendukung Desta, "DESTAAA WE LOVE YOUU!!!" Pekik salah satu supporter cewek.
Desta cakep sih makanya dia disukain banyak orang apalagi kebanyakan cewek yang sebagian gak tau cara kerja droid war, mereka hanya beli tiketn buat liat Desta, teruntuk yang cowo....mungkin ada yang suka sama dia atau hanya ada yang menikmati permainan Desta.
"Disisi kanan saya, terdapat seorang wanita yang baru saja menjadi topik trending karena berhasil mengalahkan salah satu pemain droid yang tidak pernah kalah sekalipun, Mari kita sambut, wanita gemes yang bernama Keylay!!!!"
Seketika para supporter Keyla kebanyakan cowo, pada suka banget dan ngefans sama Keyla yang ga kalah saing sama si sebelah. Ada sih cewe, tapi sedikit.
"LAH BUSET SUPPORTER COWONYA LEBIH BANYAK, " Bathir agak kaget ngeliatnya.
"Keyla, lo tau kan kalo droid legenda tuh kekuatannya bakalan lebih kuat dari pada droid biasa?" Ucap Desta dengan nada sombongnya.
Keyla berdiri dnegan tangan melipat di depan dada, sungguh keren banget dia kali ini, "Droid sekuat apapun pasti bakal ada titik lemahnya."
"Gausah banyak gaya deh lu, gue tau lu aslinya pura-pura berani kan? Ayo ANUBIS!!!" Kata Desta, ia teriak pada kata 'Anubis'. Desta menaruh tabung droid di tempatnya.
WUNG...
Muncul Anubis sang dewa pada peradaban mesir kuno, dengan kepala yang berbentuk serigala, ia hanya memakai hiasan kepala khas mesir dengan emas dan garis-garis warna biru dan kain yang menutupi pusar hingga hampir ke lutut berwarna putih dengan berbagai perhiasan, ia membawa tongkat dengan bentuk mata di atas tongkatnya.
"Baram keluarlah!!" Sambung Keyla
Muncul Baram dengan sisi jahatnya yang menggunakan busur yang terbuat dari ular sebagai senjata utamanya, "Huh, monster jelek ini kah yang akan kita serang?" Ejek Baram
"Kau benar, " Jawab Keyla sambil mengangkat ujung kanan bibirnya.
"Anubis, serang!!!"
Anubis segera berlari maju dan bersiap menyerang Baram dengan tinjuan miliknya, "Baram..."
Baram segera melesatkan tiga anak panah yang dililit ular, ketiga anak panah itu meleset tidak mengenai Anubis, "HABIS KAU!!!" Pekik Anubis lalu dengan cepat meninju Baram.
wush...
Baram berpindah posisi ke salah satu panahnya yang meleset jauh dari jarak Anubis, "Kau kalah cepat, " Ucap Keyla dan Baram bersamaan mengejek Anubis dan Desta.
Para penoton langsung tercengang mlihatnya, terutama fans Desta garis berat.
-Bersambung-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments