Episode 3: Kekalahan Risa

*

*

Malam yang sepi, hanya saja hembusan angin yang begitu kencang membawa hawa dingin hingga menusuk tulang, "Hmmm dingin banget dah, " David segera menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya.

David kemudian menyalakan ponselnya, "Mana ya nomor nya Risa..." David sedang mencari nomor ponsel  Risa pada dinding ponselnya, "Tapi dia masih off."

Davi menghela nafas lalu mematikan ponselnya dan meletakkannya di samping bantal, " Keyla... Gue kayaknya gue pernah liat dia deh. Tapi, gue ga yakin itu beneran dia atau bukan."

***

Disisi lain pada malam itu juga. Keyla dan Risa masih bertarung. Nyawa droid Risa sudah menipis. Ia kira skill milik Baram tentang permanen akan ada batasnya. Ternyata dia salah, dia sudah menyerang beberapa kali pun tetap saja dia yang terkena serangannya sendiri.

 Hp dan Mp Sirden, droid milik Risa

[|||||||||||||||||||                                               ] 45% HP

[||||||||||||                                                       ] 25% MP 

Hp dan Mp Baram, droid milik Keyla

[|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||] 100 % HP

[|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||          ] 89 % MP 

"Sepertinya gue bakal menang mudah, " Keyla tersenyum tipis.

"Percuma aja gue pakai kartu skill milik Sirden kalau ada skill permanen milik Baram. Tapi, gue juga gabakalan nyerah gitu doang, " batin Risa, tangannya memegang kartu skill milik Sirden.

"Gue ngasih gabakal ngasih lo kemenangan!!!" 

Ctak..

Risa meletakkan kartu skill Sirden ke dek kartu nya dengan kasar, "Kartu skill aktif, Sewu sulur pati!!! (Seribu sulur kematian)" 

"Hahahah mari kita lakukan bersama Tenggur, " kata Sirden pelan, serigalanya yang bernama Tenggur tersebut langsung melompat dan berputar-putar layaknya gangsing.

Ting..

Muncul suara dari bola melayang berbentuk bunga milik Sirden. Cahaya hijaunya semakin menyala.

Ctas...

Tengur kemudian menghilang meledak dan muncul ribuan sulur di tanah yang mengarah ke Baram, "DENGAN INI DROID MU AKAN KALAH!!!!"

"Shift card aktif, " Keyla memasang kartu yang dapat mengubah kartu skill miliknya, "Kartu pendukung aktif, Wind wall, " Keyla mengambil kartu skill permanennya ke kartu skill yang memiliki batas waktu hanya 10 detik.

Ctas..

"Pembatasmu hanya 10 detik. Tetapi, kartu skill ku bisa digunakan berkali-kali hingga MP droid ku habis!!"

"Lihat dulu nona, " Jeda dua detik , "Kau pikir wind wall milik Baram hanya untuk melindunginya ? Jika kau memikirkan itu, itu sungguh salah besar. Lihatlah apa yang terjadi dengan droid mu."

Seketika Risa melhat kearah Sirden, "HAH?!!?!" Risa tercengang melihat Sirden yang terikat dengan sulur-sulur kartu skill miliknya.Perlahan HP droid Risa menjadi berkurang terus menerus, "B-bagaimana bisa anjir????" 

HP Sirden

[|||||||||||                                              ] 30% HP

[|||||                                                     ] 10% HP

"PLIS KUMOHON!!! SIRDEN BERTAHANLAH!!" Pekik Risa, tangisnya pecah seketika. Air matanya langsung membasahi kedua pipinya.

"AAAHHHHH" Sirden kesakitan karena sulur yang mengikatnya semakin erat. Serta, duri-duri tajam pada sulurnya semakin menusuk kedalam tubuhnya

[                                                           ] 0% HP

"TIDAAAAAAAAAKKKK!!! SIRDENN!!!" Risa langsung menjatuhkan dirinya duduk di tanah, "Gu-gue kalah.." Risa menunduk dalam sedihnya, ia menangisi kekalahan serta kasihan terhadap Sirden droidnya. Risa memeluk erat tabung droid miliknya.

Sistem keamanan barrier dan lain sebagainya langsung menghilang, Keyla dengan wajah datarnya hanya menatap kondisi Risa tanpa belas kasih. Ia langsung meninggalkan Risa saat itu juga.

***

"Sialan, gue gabisa tidur mikirin dia mulu!!!" David sontak terbangun, Ia memimpikan Keyla yang terus menerus menang darinya, "Lo siapa sih!!!" David langsung membanting bantalnya.

"Keyla, orang pertama yang ngalahin gue...Droidnya, sekuat itu kah, " monolog David sambil menatap langit-langit kamarnya.

Drrtt...

Suara getaran notifikasi ponsel milik David, "Hah, siapa?" David segera menyalakan ponselnya. Ia melihat ke dinding hp nya, " Turnamen baru yang akan diselenggarakan hari jumat pukul 19.00 WIB Keyla aditya pratama melawan Desta dewangga. Bukannya Desta droidnya dari legenda mesir kuno ya? Kekuatan doidnya pasti lebih kuat," Monolog David, matanya terfokus ke nama Desta.

"Justru Keyla bakalan kalah kan kalau ngelawan Desta."

***

"Ji, lo kenal Keyla, orang baru pemain Droid war langsung terkenal itu, " tanya David ke temannya, Aji.

Aji memakan donatnya, "Owhhh Twau."

Glek..

"Kenapa emang Pid?"

"Droidnya misterius banget, itupun gaada di sistem game droid war."

"Aneh lu, gimana bisa dia bikin droidnya sendiri bego, " Aji memukul pelan bahu David.

David nyengir walau terpaksa, "Atau gue yang belum pernah ngeliat droidnya aja ya? " 

"Bisa jadi."

Risa kemudian datang, ia datang dengan kedua matanya yang sudah sembab karena kemarin, "Hai semua, " sapa Risa melambaikan tangannya dengan tidak semangat.

"WOi nape matalu?" Ejek David sambil mukanya nahan ketawa.

 "Jadi cina lu Ris?" Sambung Aji yang nahan ketawa juga.

"Dih... Gue gini semalem tuh gara-gara si Keyla."

"Kenapa emang? Lo abis dipukul?"

"Gak lah Pid. DIa ngalahin Sirden cuma pakai dua kartu dan itu ga ngurangin MP droidnya sama sekali. Bayangin deh, gila kan?"

Aji sedikit terkejut melihatnya, "Lah kok bisa?"

David tampak memikirkan sesuatu, "Kayak kemarin gue kalah sama dia, dan mananya juga ga berkurang. Malah tetep 100%"

Risa kemudain duduk di kursi, "Dahlah, gue harap ga ketemu dia lagi."

"Lah lu sih nga-"m David belum selesai berbicara, ada seseorang yang langsung membuat perhatiannya teralihkan.

Cring..

"Kak... Ice amerikano satu seperti biasa, " Keyla melemparkan senyum ke mbak kasir dan memberikan kartu atm nya untuk pembayaran.

"Di bawa pulang?" tanya mbak kasir.

Keyla hanya mengangguk. Setelah itu mbak kasir melakukan pembayaran dengan kartu atm milik Keyla, "Baik terimakasih mbak Keyla, silahkan ditunggu pesanannya ya," mbak kasir segera menyerahkan struk pembayaran dan kartu atm Keyla.

Keyla memasukkan kartunya ke dompet dan berjalan ke tempat kursi yang kosong.

"Bentar, ini momen yang bakalan indah selalu di hidup gue azekk.." Keyla segera beranjak dari kursinya dan berjalan menuju ke tempat Keyla duduk.

Aji dan RIsa hanya heran mendapati kelakuan David yang aneh.

"Keyla, masih inget gue?" David langsung menaarik kursi dan duduk berhadapan di batasi oleh meja bundar diantara mereka.

"Ehh....Emh.. ya.." Jawab Keyla sambil menunduk malu.

"Lo sering kesini?"

"Y-ya.. b-begitu."

"Kok hawa dia pas di turnamen sama sekarang beda ya? " batin David sambil tersenyum kearah Keyla, "Keyla, lihat gue."

"EMh...k-.."

Cring...

"Pesanan mbak Keyla selesai!!" Kata Mbak kasir dengan suaranya yang keras. 

"P-permisiiiiii" Keyla langsung beranjak dari tempat duduknya, "Gue mau ngobrol sama lu disini, jangan pulang dulu ya." David menahan tangan Keyla.

"EMh....y.ya.." Jawab Keyla dengan gugup, lalu melepaskan tangan David yang menahannya. Keyla segera mengambil minumannya di meja yang sudah di bungkus berlogo starbak.

***

"Kok lu selalu gugup sama gue? Padahal pas lu sama mbak-mbak kasir itu lo bisa ngomong lancar, " tanya David, matanya menyorot Keyla yang tengah menunduk sambil memegangi minumannya yang ada di meja dengan tangan yang gemetar.

Keyla diam tidak menjawab, "Pas main droid war juga lu bisa seserius itu bahkan engga gugup sama sekali, " sambung David.

Keyla malah diam membisu menunduk. Tidak mengucapkan satu kata dari mulutnya.

-Bersambung-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!