"dill!! Hari ini jelita belom masuk sekolah juga?" tanya damar
"hemm...iya dam!! Katanya sih papahnya jelita sudah meminta izin seminggu sampai jelita benar-benar pulih!"jawab dilla sembari menyeruput teh manis hangat miliknya di kantin
"gue kangen banget sama dia dill!! Kira-kira kalau gue datang ke rumahnya buat jenguk boleh gak ya?" tanya kembali damar
"Duhhh!! Kayaknya jangan dulu deh dam!! Soalnya kata jelita,di rumah ada papahnya juga,terus penjagaan di rumah jelita sangat ketat!! Jadi gak bisa sembarangan orang bisa datang berkunjung buat nemuin jelita terkecuali dari pihak keluarga!" terang dilla
"aneh sekali dill,mulai dari rumah sakit sampai di rumah jelita,kok pengamanannya ketat banget,seolah-olah telah terjadi sesuatu." ujar damar
Yang bikin gue tambah aneh lagi,kenapa si satria juga malah ikut-ikutan tidak masuk sekolah!! Hemm...aneh sekali.Damar
Akhirnya damar pergi meninggalkan dilla seorang diri di kantin
......................
Pagi ini jelita sudah terlihat cantik,ia berpenampilan semenarik mungkin karena pagi ini adalah jadwal satria belajar bersama dirinya.
Tap..tap..tap!! Suara langkah kaki menuju perpustakaan
ketika pintu di buka,betapa kagernya satria melihat penampilan jelita yang menurutnya sangat menor dan seperti kepiting rebus,sontak satria secara spontan tertawa terbahak-bahak.
"kau kenapa men tertawaiku satria?" tanya jelita heran
"kau itu mau kemana nona jelita? kenapa wajahmu menor sekali? Berapa lapis bedak dan lipstik yang kamu pakai?"sindir satria
Pertanyaan satria membuat jelita kesal dan mengerucutkan bibirnya
Cantik begini kok di bilang menor!! Mata elo rabun ya sat? Jelita
"Hapuslah riasan di wajahmu itu jelita!! Bikin mataku sakit saja!"usul satria
"hah?? Seenaknya kalau ngomong!! Cantik begini kok bikin mata elo sakit?? Dasar norak!" gerutu jelita
Karena perkataannya selalu di bantah,akhirnya satria memberanikan diri untuk membersihkan wajah jelita dengan menggunakan sebuah sapu tangan dari saku celananya,namun ada sedikit penolakkkan dari jelita.
"elo mau ngapain sat? Ikkhhh...lepasin gue!!" rengek jelita
"udah diem!! Yang ada nanti aku gak konsen belajar bareng kamu!" jawab satria
"bodo amat!!! Emang gue pikirin!!"ujar jelita
Ketika satria mengelap lipstik tebal dari bibir jelita,tiba-tiba jelita terdiam!! Dan justru malah menatap dalam satria
DHEGH!! Kedua jantung dua manusia ini berdebar cukup kencang
Dengan sengaja,jelita malah mendekatkan wajahnya ke hadapan satria
Ya tuhan!!! Apa yang sudah aku lakukan? Satria
Dengan bibir sedikit bergetar" maaf nona!! Aku sudah lancang!" ucap satria yang kemudian memberikan sapu tangan miliknya kepada jelita
Sedangkan jelita malah mengulum senyum
Ha..ha..ha!! Kenapa elo grogi seperti itu satria? Apakah sebelumnya elo belom pernah sedekat ini dengan seorang wanita? Jelita
Nona!! Kenapa anda sengaja melakukan ini kepadaku?Satria
Kemudian satria langsung duduk di sofa dan membuka laptop yang sengaja ia bawa,tiba-tiba suasana mendadak menjadi hening
Akhirnya mereka berdua belajar bersama
Setelah selesai,tiba-tiba jelita mengajak ngobrol satria yang sedang merapihkan laptop serta buku pelajaran yang masih berserakan.
"sat!!" tanya jelita
"hemm!!" jawab satria
"eemhhh!!! Besok belajarnya jangan di rumahku ya? Bete juga dua hari belajar di rumah!" usul jelita
"terus?" tanya satria singkat dan padat
"emmhhh!!! kita ke museum zoologi yuk?" ajak jelita
Sontak satria langsung mengkerutkan alisnya.
"museum zoologi??tanya satria
"iya,museum zoologi!! Besok pagi kita kesana ya?" ajak jelita
Hey nona muda!! Apakah papahmu akan memberikan ijin? Sedangkan akhir-akhir ini nyawamu hampir saja melayang!! Kalau kau tahu kejadian yang sebenarnya? Aku yakin kau tidak akan berani keluar dari rumah ini!! Satria
"sat!!! Woy!!! Ikh di tanya malah bengong?"
"maaf jelita!! Tapi apa papahmu mengizinkannya?" tanya satria
"ya pasti boleh lah!! Kalau papahku ngelarang,gue bakalan protes besar-besaran sama papah!" jawab jelita
"kamu yakin jelita?" tanya satria
"elo meragukan keberanian gue sat? Jangan ngeremehin gue!" ucap jelita yang begitu percaya dirinya
Akhirnya dengan segera jelita langsung menemui papahnya.
"boleh ya pah!!" rengek jelita
Sementara satria hanya terdiam sambil memperhatikan tingkah laku jelita yang mirip dengan seorang gadis kecil berusia lima tahun,gadis yang sangat manja serta semua keinginannya harus di turuti,satria hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Dasar bocah?? Apakah merengek dan mengancam adalah andalanmu nona manja? Satria
"heemmm...baiklah putri kecilku,apapun yang kamu minta,akan papah turuti!! Asal kamu perginya hanya dengan satria,tidak boleh dengan yang lainnya,gimana?" tanya pak wira
papahku tersayang,yang super duper pengertian!! Justru itu yang jelita mau pah!! Seandainya papah mengizinkan putri kecilmu untuk menikah!!! Hanya satria lah yang aku mau pah!! Jelita
Dengan bahagianya,jelita langsung memeluk papahnya,sedangkan pak wira hanya tersenyum sembari mengelus rambut jelita yang panjang.
"jangan kecewakan papah ya nak!!! Kamu harus hati-hati dan jangan jauh-jauh dari satria!! Dan satria!! Saya titip jelita sama kamu ya!"
"Baik pak!! Jelita aman bersama saya!" jawab satria
"kapan kalian berangkat ke museumnya?"
"Besok jam delapan pagi pah!" terang jelita
Akhirnya setelah mendapatkan izin untuk rencana besok,satria memutuskan untuk segera pulang.
"sat!! Awas ya,besok jangan sampai lupa,ok!!!"
"Siap nona muda jelita!" jawab satria sembari mengulum senyum
"Isshhh!!! Apaan sih manggil gue dengan sebutan kek gitu!?" protes jelita
"lho kenapa?"tanya satria bingung
"gue gak suka,jelek tau!!"
Lagi-lagi jelita mengerucutkan bibirnya,namun ia pun merasa tambah kesal dan dongkol ketika satria tiba-tiba sudah lenyap dari hadapannya.
"SATRIAaaaaaaaaaa!!!! Elo nyebelin!! Ngilang gitu aja,udeh kaya setan aja nih cowok!" Teriak jelita sembari bertolak pinggang dan menghentakkan kakinya beriringan secara kasar.
Selanjutnya,jelita kembali ke ruang perpustakaan untuk segera mengambil ponselnya yang tertinggal,tidak lama ia menemukan saputangan milik satria yang terjatuh di lantai,jelita pun langsung mengambilnya,lalu ia mengingat kembali yang menurutnya adalah sebuah momen manis,dimana untuk pertama kalinya ada seorang pria yang berani menyentuh bibirnya secara langsung meskipun dengan menggunakan sebuah sapu tangan,dan ketika jelita hendak melihat saputangan yang ia genggam,ia baru tersadar jika saputangan itu adalah miliknya.
"lho!! Ini kan saputangan milik gue? Kok bisa berada di satria sih? Perasaan gue gak pernah ngasih saputangan gue kesiapapun!!! Hemmmm...Aneh!"
Lalu jelita mengingat kembali tentang saputangan yang bisa ada pada satria,namun sialnya,jelita benar-benar sudah lupa.
"Aaarrkkkhhhh!! Kenapa gue bisa lupa begini sih,otak gue kenapa mendadak lemot begini sih,pentium tujuh juga kayaknya gak nyampe deh!!!!"gerutu jelita
"Bodo akh!!! Siapa tahu nanti gue bisa inget!! Kalau nanya ke satria langsung!! Aarkkhh.. gak akh gue malu."
Tidak lama satria menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.
Ia pun terdiam sembari menatap langit-langit
Satria bodoh!!! Kenapa tadi elo keluarin saputangan milik si nona manja itu? Kalau sampai jelita menanyakan itu adalah saputangan miliknya,bisa-bisa dia curiga.Satria
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments