Kado untuk papah

Sambil berjalan mengekori jelita,satria tetap sigap dan fokus memperhatikan suasana sekitar,sedangkan jelita sesekali memperhatikan gerak gerik dari satria

entah kenapa berada di sisimu,aku merasa selalu terlindungi,dan aku tidak takut jika ada sesuatu yang berbahaya di hadapanku. Jelita

"eeemmhhh!!!!! Elo laper gak sat?" tanya jelita

"ya,lumayan!! Kebetulan tadi pagi belum sempat sarapan!" jawab satria

"pantes dari tadi gue denger suara cacing di perut elo lagi pada konser!!" ledek jelita

Satria enggan berkomentar,ia hanya tersenyum dengan ledekkan dari jelita

Akhirnya jelita memutuskan untuk makan di restaurant western yang berada di dalam mall palm plaza karena ia juga sudah merasakan lapar.

selesai makan siang bersama,jelita sempat mengajak ngobrol satria

"sat!! Rumah elo dimana?" tanya jelita

Mendengar jelita bertanya seperti itu,satria cukup kaget

"emang mau ngapain nanyain alamat rumahku?" tanya satria

"ya enggak,pengen tahu aja sat!! Kalau elo gak mau kasih tahu,yasudah gak masalah sih!" jawab jelita sedikit kesal

Ternyata sikap satria terhadap jelita sangatlah kaku dan dingin,karena sebelumnya satria belum pernah dekat dengan seorang wanita,baginya karir adalah nomer satu.

Setelah selesai makan,jelita mengajak satria ke sebuah toko jam tangan

"emmhhh!!! Kira-kira jam tangan yang mana ya yang cocok buat papah?" tanya jelita kepada satria

"kamu mau ngasih hadiah buat papahmu?" tanya satria

"iya sat,dua hari lagi papah ulang tahun,dan gue ingin ngasih kejutan buat papah!"jawab jelita

"eh,elo bisa bantuin gue gak? Kira-kira yang bagus yang mana? Soalnya gue gak begitu tahu selera cowok!! Maklum belum pernah pacaran!!" ucap jelita dengan sengaja mengatakan ini pada satria

"baguslah,lebih baik kau kejar dulu cita-citamu,bikin kedua orang tuamu bangga!! Masalah cinta,nanti juga akan datang dengan sendirinya!" terang satria

Kalau gue suka sama elo gimana satria? Apa elo juga akan terima gue? sepertinya gak mungkin!! Jauh dari ekspektasi .jelita

setelah cukup lama memilih jam tangan,akhirnya satria menemukan jam tangan yang cocok untuk papahnya jelita

Sepertinya jam tangan ini cocok untuk pak jenderal wirahadi.Satria

"wah,ini bagus sat!! pasti papah suka sama jam tangan ini!! Makasih ya." ucap jelita sembari menatap dalam satria dari dekat

Di perlakukan seperti itu,satria langsung membuang pandangannya kesembarang arah,begitupun jelita

Tidak seharusnya aku sedekat ini dengan nona jelita!! Aku harus bisa menjaga sikap,dia adalah anak dari pak jenderal wirahadi. Satria

DHEGHH!!!!!

tiba-tiba saja detak jantung jelita berdebar sangat kencang,wajahnya berubah menjadi bersemu merah

Ya tuhan!!! Kenapa secepat ini aku menyukai satria? Kenapa secepat ini juga aku bisa melupakan damar?

setelah keluar dari toko jam tangan,tiba-tiba dari luar ada suara gaduh yang cukup menegangkan,dan ternyata ada seorang anak kecil sedang bergelantung dan hanya berpegangan pada tiang yang berada di atasnya,banyak orang yang berteriak dan menangis histeris,kemudian satria buru-buru berlari ke lantai dasar sembari mengenggam erat tangan jelita,di perlakukan seperti itu,jelita terlihat sangat bahagia

Sesampainya di lantai dasar

"kamu tunggu di sini,jangan kemana-kemana!" perintah satria

"elo mau kemana sat?"

Tiba-tiba satria berlari,dan ia fokus melihat anak kecil yang masih bergelantung memegang tiang besi,dan akhirnya si anak kecil tersebut sudah tidak berdaya untuk bertahan hingga akhirnya ia pun terjatuh,semua orang berteriak histeris

Namun,posisi satria tepat berada di bawah anak kecil itu terjatuh,ia pun dengan gerakan cepat berhasil menangkap anak kecil tersebut yang terjun bebas dari lantai empat mall

BBBUuuuuugggghhh!!!

"kamu gak apa-apa kan de?" tanya satria kepada gadis kecil yang kini berada dalam dekapannya

Si gadis kecil itu pun hanya mengangguk,rupanya ia masih terlihat syok

Melihat apa yang di lakukan satria barusan,jelita pun terlihat kagum dan tidak percaya dengan apa yang sudah satria lakukan.

"loly..huuuuu..huuuu!!!" teriak wanita cantik yang sepertinya masih seumuran dengan satria alias sakti yakni 28 tahun

si wanita cantik itu pun langsung menggendong putrinya yang masih berumur sekitar lima tahun.

"terima kasih ya mas!! Kalau anda tidak ada,entah bagaimana nasib putri saya!" terang si wanita cantik

"sama-sama mba!! Lain kali anda jangan lengah,tetaplah fokus menjaga putri anda!" jawab satria tegas

Banyak pengunjung mall terkagum-kagum dengan tindakan dari satria barusan,termasuk jelita

Setelah kejadian barusan,akhirnya jelita memutuskan untuk pulang,dengan perasaan kesal ia menunggu sopir pribadinya jemput,namun sial ketika di perjalanan mobil yang di kendarai mang Usep si sopir pribadi jelita mengalami pecah ban,otomatis jelita harus menunggu untuk di jemput oleh mobil yang lain.

"ishhh!!! Tahu gitu gue pesan taxi online saja deh!" gerutu jelita

"kalau kau mau,kau bisa ikut denganku?" ajak satria

"hemmm,dari tadi kek sat elo nawarin gue tumpangan!! Kan jadi gak harus nunggu lama begini!" protes jelita

"bukan begitu jelita,apa kamu mau di anterin pake motor? pasti jawabannya gak mau kan?" jawab satria

"Kata siapa? Justru lebih enak naik motor lah,lebih cepat sampai,lagian ini udah sore,pasti di jalanan macet."

Akhirnya satria dan jelita pulang bersama dengan motor sport milik satria

Di dalam perjalanan,jelita tidak berani duduk terlalu dekat dengan satria,tapi!!! apa karena posis jok motor milik satria yang cukup menungging? akhirnya mau tidak mau tubuhnya terus bergeser secara otomatis dan harus berdempetan dengan satria,

"kalau kamu takut jatuh,gak apa-apa kok pegangan padaku lit!" usul satria yang masih tetap fokus mengendarai sepeda motornya

Dengan tangan sedikit gemetar,akhirnya jelita memeluk pinggang satria

oh my god!!! Senyaman ini berada di dekatmu satria!! Ingin rasanya selalu seperti ini!!! Emmhhh bau maskulin tubuhmu membuatku candu!! Jelita

sedangkan satria sendiri, ia pun merasa sedikit canggung karena begitu dekat dengan jelita,namun satria sangatlah tahu diri!! Ia tidak ingin memanfaatkan situasi,baginya saat ini hanyalah fokus melindungi jelita.

Sesampainya di rumah jelita,rupanya jelita agak sedikit heran

Lho!!! Dari mana satria bisa tahu alamat rumahku? Perasaan sedari tadi gue gak kasih tahu dia alamat rumah gue!!! sungguh aneh.Jelita

"kamu hati-hati di rumah,tetap selalu waspada!! Aku pamit ya lit!! Sampai ketemu besok di sekolah!" ucap satria

"iya,makasih ya sat,sorry udah ngerepotin elo!"

"iya gak apa-apa!"

Kemudian satria pergi berlalu begitu saja,sedangkan jelita terus memandang satria sampai tidak terlihat lagi.

tidak lama, satria memutar arah dan kembali ke rumah jelita,dan melewati pintu belakang,ia pun segera menuju paviliun untuk melepas lelah.

Terpopuler

Comments

Tanz>⁠.⁠<

Tanz>⁠.⁠<

1 iklan untuk mu thor 🥰

2024-07-21

2

Tanz>⁠.⁠<

Tanz>⁠.⁠<

tawaran bagus jel 🤭

2024-07-21

1

Tanz>⁠.⁠<

Tanz>⁠.⁠<

aku juga kagum, jel. /Smirk/

2024-07-21

1

lihat semua
Episodes
1 Protes
2 Misi pertama
3 Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4 soal yang mematikan
5 merayu satria
6 Tragedi di kantin
7 Satria vs Damar part 1
8 Satria vs Damar part 2
9 Satria vs damar part 3
10 Satria vs Damar part 4
11 Pergi berdua
12 Kado untuk papah
13 Menyatakan perasaan
14 kenyataan
15 Penolakkan yang menyakitkan
16 teraancam kembali
17 Cerita di masa lalu
18 kejutan untuk jelita
19 sikap yang konyol
20 Pergi ke museum
21 perjodohan
22 Sudah terlambat
23 Pergi
24 Mendadak demam
25 Adu jotos
26 Di dekatmu aku bahagia
27 akhirnya ketahuan
28 Kembalinya Dimas ke rumah
29 pergi ke makam mamah
30 Mencari jawaban
31 Peringatan
32 Jelita kabur
33 Jelita kabur Part 2
34 penculikkan
35 Makan berdua
36 permintaan konyol jelita untuk satria
37 kembali ke rumah
38 Di jenguk tiga sahabat rempong
39 Membuang rasa trauma masalalu
40 Di antar kak Dimas ke sekolah
41 Berbicara masalah hati
42 Resmi jadian
43 Cemburu
44 Yah,ketahuan deh!!!!
45 Mengagumi dirimu
46 Ujian sekolah
47 Cinta bikin gila
48 Pergi ke rumah Dila
49 Jelita cemburu
50 Merayakannya bersama
51 Di fitnah
52 Jelita di culik
53 Titik terang
54 Memburu kelinci kecil
55 Memburu para penjahat
56 Memiliki dirimu seutuhnya
57 Di jenguk kak dimas dan dila
58 Menemuimu secara diam-diam
59 Keputusan yang tiba-tiba
60 Jujur
61 Menjenguk sakti di rumah sakit
62 Mencarimu
63 Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64 Keputusan yang berat
65 Menerima semuanya
66 Situkang ngadu
67 Di undang keluarga Damar
68 Jebakan
69 Bersama di atap gedung
70 Selamat tinggal kekasihku
71 Ngidam
72 kenyataan yang sangat pahit
73 Patah hati
74 Melupakan masalalu demi masa depan
75 Memilih kabur
76 Rindu yang mendalam
77 Bertemunya Sakti dan Satria
78 Akhirnya ku menemukanmu
79 Jelita sadar
80 Bertemu kembali dengan papah
81 Merestuinya
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Protes
2
Misi pertama
3
Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4
soal yang mematikan
5
merayu satria
6
Tragedi di kantin
7
Satria vs Damar part 1
8
Satria vs Damar part 2
9
Satria vs damar part 3
10
Satria vs Damar part 4
11
Pergi berdua
12
Kado untuk papah
13
Menyatakan perasaan
14
kenyataan
15
Penolakkan yang menyakitkan
16
teraancam kembali
17
Cerita di masa lalu
18
kejutan untuk jelita
19
sikap yang konyol
20
Pergi ke museum
21
perjodohan
22
Sudah terlambat
23
Pergi
24
Mendadak demam
25
Adu jotos
26
Di dekatmu aku bahagia
27
akhirnya ketahuan
28
Kembalinya Dimas ke rumah
29
pergi ke makam mamah
30
Mencari jawaban
31
Peringatan
32
Jelita kabur
33
Jelita kabur Part 2
34
penculikkan
35
Makan berdua
36
permintaan konyol jelita untuk satria
37
kembali ke rumah
38
Di jenguk tiga sahabat rempong
39
Membuang rasa trauma masalalu
40
Di antar kak Dimas ke sekolah
41
Berbicara masalah hati
42
Resmi jadian
43
Cemburu
44
Yah,ketahuan deh!!!!
45
Mengagumi dirimu
46
Ujian sekolah
47
Cinta bikin gila
48
Pergi ke rumah Dila
49
Jelita cemburu
50
Merayakannya bersama
51
Di fitnah
52
Jelita di culik
53
Titik terang
54
Memburu kelinci kecil
55
Memburu para penjahat
56
Memiliki dirimu seutuhnya
57
Di jenguk kak dimas dan dila
58
Menemuimu secara diam-diam
59
Keputusan yang tiba-tiba
60
Jujur
61
Menjenguk sakti di rumah sakit
62
Mencarimu
63
Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64
Keputusan yang berat
65
Menerima semuanya
66
Situkang ngadu
67
Di undang keluarga Damar
68
Jebakan
69
Bersama di atap gedung
70
Selamat tinggal kekasihku
71
Ngidam
72
kenyataan yang sangat pahit
73
Patah hati
74
Melupakan masalalu demi masa depan
75
Memilih kabur
76
Rindu yang mendalam
77
Bertemunya Sakti dan Satria
78
Akhirnya ku menemukanmu
79
Jelita sadar
80
Bertemu kembali dengan papah
81
Merestuinya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!