Penolakkan yang menyakitkan

Sepulang sekolah,satria menunggu jelita di taman belakang,ia pun sebelumnya telah mengirim chat lewat ponselnya terlebih dahulu,setelah semuanya terasa aman,akhirnya satria dan jelita berdua bertemu di tempat tadi jelita memberinya sebuah kotak bekal makanan padanya.

"ada apa sat,elo ngajakin ketemu di sini?" tanya jelita dengan wajah bersemu merah

Sedangkan satria terus memandangi wajah jelita yang menurutnya terlihat aneh dan tidak seperti biasanya.

Hey nona manja!! Sebenarnya apa yang sudah terjadi padamu? Apakah mungkin kamu menyukaiku? Kalaupun betul,ini semua tidak boleh terjadi,aku bukanlah pria yang tepat untukmu nona,damar adalah pria yang cocok untukmu,sebaiknya aku tidak boleh bersikap lunak padamu,aku harus mencari cara agar kau menjauh dan membenciku,karena tugasku hanyalah satu,yakni melindungimu dari orang-orang yang berusaha akan mencelakaimu,tolong maafkan aku nona jelita.Satria

lalu satria mengambil kotak bekal makanan dari tas ranselnya."ini aku kembalikan kotak makannya!" ucap satria agak ketus

"emmhhh,gimana suka gak sama makanannya?" tanya jelita begitu senangnya

"lain kali kamu tidak usah membawakanku makanan seperti ini lagi,aku gak suka!"

DHEGH!!!!!!!

Sontak jelita kaget tidak percaya dengan jawaban dari satria."maaf!! gue minta maaf sama elo sat!" jawab jelita dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca

aaarrrkhhhh!! Kenapa dengan wajahmu itu nona!! Maafkan sikapku ini!! Tapi ini harus aku lakukan demi kebaikanmu dan diriku juga,aku tidak mau semua ini menjadi hal yang serius di kemudian hari,tolong maafkan aku nona jelita!! Satria

"gue janji gak akan bawain kaya gini lagi buat elo sat!! Gue emang bodoh ya!" ujar jelita sembari menatap nanar kotak bekal makanan di tangannya

"aku harap kita saling menjaga jarak ya jelita!! Aku hanya ingin fokus selama sekolah di sini,dan saat ini sudah ada seseorang yang aku cintai!! Aku harap kamu tidak berharap lebih tentang kebaikkanku selama ini padamu!" terang satria sembari menatap dalam wajah jelita yang sudah mulai menangis itu,dengan terpaksa satria berlalu pergi meninggalkan jelita seorang diri

"hiks!!! Hiks!!! Elo jahat sat!! Elo sudah bikin gue patah hati!!! Ya tuhan!!! Kenapa rasanya sesak dan sesakit ini!! Ini kah yang di sebut patah hati? Kenapa begitu sakit!" ucap jelita sembari terduduk lemas di kursi taman sekolah,ia terus menundukkan kepalanya,wajahnya kini penuh dengan air mata,cinta nya yang mulai tumbuh untuk satria kini telah kandas akibat penolakkan yang begitu menyakitkan.

Dari kejauhan satria menatap nanar jelita yang sedang menangis terisak,dari lubuk hatinya yang paling dalam,satria merasa sangat bersalah karena telah menyakiti jelita,baginya jelita adalah gadis yang baik dan juga cantik.

Sesampainya di rumah,jelita langsung masuk ke dalam kamarnya,dan ia pun mengunci rapat pintu kamarnya.Melihat jelita bersikap aneh seperti itu,tiba-tiba bi sumi sekaligus pengasuh jelita sedari kecil,begitu hawatir melihat nona mudanya tiba-tiba bersikap tidak seperti biasanya.

Tok...tok!!! Suara ketukkan pintu kamar jelita

"non!! Anda tidak apa-apa kan? Boleh bi sumi masuk ke dalam?" ucap bi sumi yang merasa hawatir

"aku gak apa-apa ko bi sumi!! Jelita hanya ingin istirahat saja!! Bi sumi gak usah hawatir!" jawab jelita dari balik pintu,padahal kenyataannya jelita tidak sedang baik-baik saja,ia menangis sejadi-jadinya!! Jelita berusaha menyembunyikan apa yang telah terjadi tadi di taman sekolah termasuk kepada tiga sahabatnya itu,karena ia tidak ingin ada orang lain dan orang rumah yang tahu,bisa-bisa jika papahnya tahu,jelita bisa habis kena omel.

"elo jahat satria!! gue bener-bener bodoh!! Kenapa gue bisa dengan mudah menyukai pria tidak berperasaan seperti elo!" ucap jelita sembari bercermin di meja rias di dalam kamarnya.

"apa gue gak secantik wanita yang elo suka sat?? Aarrkkhhh!!! Ayo jelita elo harus bisa lupain si satria,lebih baik elo pilih damar,yang jelas-jelas sedang menunggu jawaban!" ucap kembali jelita di depan cermin

......................

menjelang malam,satria di ajak oleh pak wira hadi untuk makan malam bersama jelita dan juga prabu yang merupakan ajudannya,karena malam ini pak wira hadi akan mengadakan perayaan hari ulang tahun dirinya di sebuah ballroom hotel cendrawasih ternama di kota ini,hanya kerabat dekat saja yang ia undang.

Sementara satria alias sakti,ia harus melakukan penyamaran agar jelita tidak mengenali dirinya,bisa-bisa nanti misinya gagal total.

"kamu kok murung sih sayang?" tanya pak wira kepada jelita yang memang sedari tadi tidak terlihat ceria

"jelita gak apa-apa kok pah!! Jelita hanya kurang enak badan saja!" jawab jelita

"kamu sakit nak?" tanya pak wira hawatir dan sembari mengusap kening jelita

"jelita gak apa-apa kok pah!! Sudah gak usah hawatir!"

Akhirnya mobil yang di tumpangi oleh pak wira dan jelita tiba di sebuah ball room hotel cendrawasih.

Di sana sudah ramai oleh para kerabat serta saudara dari pak wira hadi,tidak lupa ada dimas yang merupakan anak angkat dari pak wira dan saat ini dimas menjabat sebagai CEO dari perusahaan pertambangan milik keluarga jendral wira hadi.

"selamat ulang tahun pah!" ucap dimas sembari memeluk erat papah angkatnya tersebut,tidak lupa dimas memeluk adik kesayangannya,yakni jelita.

Sementara dari jarak sepuluh meter,ada satria dengan mengenakkan tuxedo berwarna hitam dan tidak lupa memakai masker penutup wajah,agar jelita tidak mengenalinya,ia pun fokus memperhatikan setiap gerak gerik jelita.

syukurlah!!! Sepertinya setelah kejadian tadi di sekolah,kamu baik-baik saja nona!! Aku sedikit lega melihatmu sekarang. Satria

tiba-tiba tanpa di sengaja,mata jelita dan satria saling bertemu.

Bukankah pria itu yang pernah menolongku tempo hari pas di caffe dekat sekolah dan restaurant seminyak! Jelita.

sedangkan satria sendiri ia justru mengedarkan pandangannya ke arah lain

Tidak lama acara pun di mulai,cukup banyak pejabat dan petinggi negara yang datang,tidak lupa jelita memberikan kado berupa jam tangan yang sengaja ia beli dan satria lah yang memilih jam tangan tersebut.

"happy birthday ya pah,semoga di usia papah yang genap ke 55 tahun ini,papah selalu di berikan kesehatan!" ucap jelita sembari memeluk papahnya,tidak lama ajudan prabu dan satria berdiri di samping pak wira hadi,sontak jelita sedikit kaget

Lho!!! Kenapa si pria misterius itu ada di sebelah papah? Apa mungkin ia pengawal barunya papah? Jelita

seketika jelita berbisik kepada papahnya." pah!! perasaan jelita baru deh lihat pria yang mengenakkkan masker itu!"

"haaaa...dia pengawal baru papah nak!! Apa kamu mau di kawal juga nak? Nanti biar sakti papah suruh untuk jadi pengawal pribadimu!!" ledek pak wira kepada putrinya,yang pada kenyataannya jika sakti alias satria adalah pengawal rahasia jelita,hanya saja pak wira menyembunyikan kenyataan ini kepada putri kesayangannya.

"gak deh!! Jangan pernah papah kirim pengawal untuk jagain jelita!" tolak jelita secara mentah

"Bha..ha..ha!! Papah sudah tahu jawaban darimu sayang!!!

Ohhh...jadi pria itu namanya sakti toh!! Tapi kenapa melihat dia,malah gue inget si satria!!! Aaarrkkhhhh!!! Ayo jelita,elo lupain si satria!! Dia gak pantes buat dapetin cintanya elo! Jelita

Episodes
1 Protes
2 Misi pertama
3 Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4 soal yang mematikan
5 merayu satria
6 Tragedi di kantin
7 Satria vs Damar part 1
8 Satria vs Damar part 2
9 Satria vs damar part 3
10 Satria vs Damar part 4
11 Pergi berdua
12 Kado untuk papah
13 Menyatakan perasaan
14 kenyataan
15 Penolakkan yang menyakitkan
16 teraancam kembali
17 Cerita di masa lalu
18 kejutan untuk jelita
19 sikap yang konyol
20 Pergi ke museum
21 perjodohan
22 Sudah terlambat
23 Pergi
24 Mendadak demam
25 Adu jotos
26 Di dekatmu aku bahagia
27 akhirnya ketahuan
28 Kembalinya Dimas ke rumah
29 pergi ke makam mamah
30 Mencari jawaban
31 Peringatan
32 Jelita kabur
33 Jelita kabur Part 2
34 penculikkan
35 Makan berdua
36 permintaan konyol jelita untuk satria
37 kembali ke rumah
38 Di jenguk tiga sahabat rempong
39 Membuang rasa trauma masalalu
40 Di antar kak Dimas ke sekolah
41 Berbicara masalah hati
42 Resmi jadian
43 Cemburu
44 Yah,ketahuan deh!!!!
45 Mengagumi dirimu
46 Ujian sekolah
47 Cinta bikin gila
48 Pergi ke rumah Dila
49 Jelita cemburu
50 Merayakannya bersama
51 Di fitnah
52 Jelita di culik
53 Titik terang
54 Memburu kelinci kecil
55 Memburu para penjahat
56 Memiliki dirimu seutuhnya
57 Di jenguk kak dimas dan dila
58 Menemuimu secara diam-diam
59 Keputusan yang tiba-tiba
60 Jujur
61 Menjenguk sakti di rumah sakit
62 Mencarimu
63 Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64 Keputusan yang berat
65 Menerima semuanya
66 Situkang ngadu
67 Di undang keluarga Damar
68 Jebakan
69 Bersama di atap gedung
70 Selamat tinggal kekasihku
71 Ngidam
72 kenyataan yang sangat pahit
73 Patah hati
74 Melupakan masalalu demi masa depan
75 Memilih kabur
76 Rindu yang mendalam
77 Bertemunya Sakti dan Satria
78 Akhirnya ku menemukanmu
79 Jelita sadar
80 Bertemu kembali dengan papah
81 Merestuinya
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Protes
2
Misi pertama
3
Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4
soal yang mematikan
5
merayu satria
6
Tragedi di kantin
7
Satria vs Damar part 1
8
Satria vs Damar part 2
9
Satria vs damar part 3
10
Satria vs Damar part 4
11
Pergi berdua
12
Kado untuk papah
13
Menyatakan perasaan
14
kenyataan
15
Penolakkan yang menyakitkan
16
teraancam kembali
17
Cerita di masa lalu
18
kejutan untuk jelita
19
sikap yang konyol
20
Pergi ke museum
21
perjodohan
22
Sudah terlambat
23
Pergi
24
Mendadak demam
25
Adu jotos
26
Di dekatmu aku bahagia
27
akhirnya ketahuan
28
Kembalinya Dimas ke rumah
29
pergi ke makam mamah
30
Mencari jawaban
31
Peringatan
32
Jelita kabur
33
Jelita kabur Part 2
34
penculikkan
35
Makan berdua
36
permintaan konyol jelita untuk satria
37
kembali ke rumah
38
Di jenguk tiga sahabat rempong
39
Membuang rasa trauma masalalu
40
Di antar kak Dimas ke sekolah
41
Berbicara masalah hati
42
Resmi jadian
43
Cemburu
44
Yah,ketahuan deh!!!!
45
Mengagumi dirimu
46
Ujian sekolah
47
Cinta bikin gila
48
Pergi ke rumah Dila
49
Jelita cemburu
50
Merayakannya bersama
51
Di fitnah
52
Jelita di culik
53
Titik terang
54
Memburu kelinci kecil
55
Memburu para penjahat
56
Memiliki dirimu seutuhnya
57
Di jenguk kak dimas dan dila
58
Menemuimu secara diam-diam
59
Keputusan yang tiba-tiba
60
Jujur
61
Menjenguk sakti di rumah sakit
62
Mencarimu
63
Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64
Keputusan yang berat
65
Menerima semuanya
66
Situkang ngadu
67
Di undang keluarga Damar
68
Jebakan
69
Bersama di atap gedung
70
Selamat tinggal kekasihku
71
Ngidam
72
kenyataan yang sangat pahit
73
Patah hati
74
Melupakan masalalu demi masa depan
75
Memilih kabur
76
Rindu yang mendalam
77
Bertemunya Sakti dan Satria
78
Akhirnya ku menemukanmu
79
Jelita sadar
80
Bertemu kembali dengan papah
81
Merestuinya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!