Di atap sekolah,damar berdiri berhadapan dengan satria mereka berdua saling menatap tajam seolah sedang perang dingin
"jauhi jelita!" perintah damar
Satria pun mengerutkan alisnya."Maksudnya apa? Memang kenapa jika aku dekat dengan jelita?" tanya satria
"jelita hanya milik gue,dan tidak boleh ada laki-laki lain yang mendekatinya selain gue!! Ngerti lo!"ancam damar
"memang jelita siapa nya kamu? Pacar?? Atau dia itu istrimu?" tanya satria sedikit mengejek
"B*cot lo diem!!! Sebentar lagi jelita bakalan jadi milik gue!! Dan elo,gue peringatkan sekali lagi satria!!! Jangan pernah elo berani ataupun mencoba mendekati jelita." terang damar yang sudah hampir emosi
satria pun tersenyum menyeringai." ha..ha..ha!!!! Baru mau kan? Bukan sudah jadi milik elo!!!" ucapnya
"B*ngsat lo,elo mau nyari mati sama gue hah?" sungut damar dengan emosi yang sudah tidak bisa dia tahan lagi
Ketika damar hendak memukul wajah satria,tiba-tiba saja reyno mencegahnya
"stop!!! Hentikan damar!!! Gue gak suka elo kasar sama satria!! Gak sportif ini namanya!" terang reyno
"jangan halangi gue rey!!! Gue sudah muak lihat wajah tengil orang ini!! Lepasin gue rey!" pinta damar
"Tidak dam!! Elo itu murid teladan di sekolah ini!! Gue gak mau reputasi elo hancur cuma gara-gara kejadian ini!! Kalau elo mau dapetin jelita,elo lakuin dengan cara sportif!" usul reyno
"iiiya...betul itu damar!" celetuk jono
"ck..ck..ck!! Sikapmu justru akan membuat semua wanita menjauh darimu!" terang satria
"aarrrkkkhhhh diam lo!!! Jangan ikut campur!" jawab damar
"baiklah,begini saja damar!!! Gue punya ide bagus!! Gimana jika elo berdua melakukan pertandingan,contohnya seperti bermain basket mungkin?" usul reyno
"Hemmm...baiklah!!! Gue setuju dengan usul elo rey!!! Dan elo besok siang setelah jam pulang sekolah,kita tanding di gedung lapangan basket!! Siapkan timmu satria untuk melawanku!" tutur damar yang kemudian berlalu pergi meninggalkan satria,kemudian reyno menyusul sahabatnya.
"sat,elo bisa main basket gak?" tanya jono
"entahlah jon!! Aku sudah lama sekali tidak bermain olah raga itu!" jawab satria
"waduhhh,kacau ini sat!! Terus kalau nanti elo kalah gimana? Secara si damar itu kapten tim basket di sekolah ini!! Dan dia itu pemain terfavorit di tingkat provinsi!! Elo yakin terima rantangan dari dia?" tanya kembali jono sedikit panik
justru aku adalah kapten dari pasukan elit,jika kau tahu siapa diriku? Kau pasti akan jantungan jon!.batin satria
"hemmm!!! Entahlah jon!! Buatku menang ataupun kalah gak ada bedanya!! Toh antara aku dan jelita memang tidak ada hubungan apa-apa!"
"masa sih sat? Elo gak tertarik sama cewek secantik jelita? Banyak cowok-cowok di sekolah ini suka sama dia,ya...cuma kemaren-kemaren gara-gara dia sering di kawal terus sama bodyguard bokapnya,semua cowok-cowok mundur dan gak berani deketin dia!! Nah sekarang gue perhatiin sudah hampir sebulan lebih si jelita gak di kawal sama para bodyguardnya!" terang jono
Hemmmmm!!!! Aku adalah pengawal rahasianya jon!! Kalau kamu tahu,pasti kamu akan kaget setengah mati!! Satria.
......................
"lita!!! Jelita heyyyy...tunggu!! Ujar syarifah sambil berlari mengejar jelita ke parkiran mobil.
"eh,mau ngapain elo manggil-manggil sahabat gue?" tanya dilla ketus
"emmhh...begini!!! Ada hal penting yang ingin aku bicarakan padamu lit!! Tapi tidak di sini!! Aku takut..ucap syarifah
"baiklah,kalau begitu kita bicara di dalam mobilku saja,sepertinya aman!" jawab jelita
Akhirnya jelita,dilla,jeni,diana dan syarifah pergi bersama menuju parkiran mobil,sesampainya di sana!! Syarifah menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada jelita dan teman-temannya tentang kejadian waktu itu di kantin.
"apa?? Jadi si wanita j*l*ng julia yang nyuruh elo ngelakuin itu hah?" tanya dilla tidak percaya
Sedangkan jelita m tidak bisa berkata apa-apa!.
"ya tuhan!! Jahat banget sih si julia!! Belom juga jelita jadian sama damar!! Tapi sudah di cekal kek gini sama si julia!" terang jenny
"iya ya!!! gue gak habis fikir kalau si julia sejahat itu sama kamu lit!! Kamu harus hati-hati!"
Tanpa di sadari,satria sedang mendengarkan percakapan jelita dan teman-temannya dari dalam mobil,karena tanpa sepengetahuan jelita jika di dalam mobilnya sudah di simpan alat penyadap.
"sepertinya!!wanita yang bernama julia harus di berikan peringatan!! Dan aku harus cari tahu latar belakang wanita ini,perasaanku sepertinya sangat tidak enak!" tutur satria
"makasih ya syarifah!! gue hargai semua keberanian elo untuk mengatakan semua kebenaran ini!! gue tahu pasti elo takut kalau sampai julia tahu kalau elo sudah buka mulut!" puji jelita sembari memeluk syarifah
"maaf kan aku ya jelita!! Ternyata kamu wanita yang ramah dan baik!! Aku fikir kalau kamu itu sombong dan angkuh!" terang syarifah
"hallo syarifah!!! Kita ini geng beauty forever yang super baik kok!! Cuma kalian saja yang selalu salah menilai kami!" betul gak temen-temen?" tanya dilla
"betul!!" jawab jelita,jenny dan juga diana serempak
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang bersama
......................
Tuuuut...tuuut!! Notif bunyi panggilan ponsel satria
Ketika layar ponsel di lihat,ternyata ia mendapatkan telepon dari jenderal wira hadi yang saat ini sedang bertugas ke aceh selama satu minggu,setelah sebelumnya bertugas ke bali selama tiga hari.
"hallo sakti!!! Bagaimana putri saya di sana?"tanya pak wira
"aman terkendali pak!! Jelita selalu dalam pengawasan saya!" jawab satria
"bagus!! Pantau terus jelita,kau selidiki setiap orang yang dekat dengan putriku,kalau ketiga teman-temannya,saya sudah sangat mengenali mereka dan keluarganya!"
"siap,laksanakan perintah anda pak jenderal!"
"saya yakin,semenjak jelita tidak di kawal oleh pengawal-pengawal saya!! Pasti banyak pria yang mendekatinya!! Usahakan pria-pria itu tidak terlalu dekat dengan putriku!! Saya tidak mau putriku menjalin kasih di sekolah!! Kamu faham sakti!"
"siap!! Saya faham!" jawab tegas sakti
Akhirnya sambungan telepon pun terputus
"fyuuhhhh!!! Sepertinya aku harus berusaha keras untuk mengalahkan bocah itu!! Sepertinya damar sangat menyukai jelita!" ucap sakti sembari fokus ke layar CCTV di kamarnya yang berada di paviliun halaman belakang rumah jenderal wira hadi
Tidak lama,ada chat pesan masuk,ketika satria membuka isi pesan tersebut,ternyata pesan itu dari jelita
heeemmmm!!! Darimana ia bisa tahu nomer ponselku? Untung saja ke nomer yang ini dia menghubungiku! Batin satria
satria alias sakti buru-buru membalas chat dari jelita.
iiiiissshhh !!! Nih orang jam segini malah udah tidur!! Kaya bocil aja! jelita
"thank's ya jenn!! ternyata tadi siang satria dan damar emang ketemuan di atap sekolah!! Dan gue juga bingung elo bisa dapet nomer satria dari mana!!! baiklah,besok pagi aku tanyakan langsung deh!"
Malam pun sudah semakin larut,dan jelita memutuskan tidur lebih awal,setelah memastikan jelita sudah pulas tertidur lewat kamera CCTV yang di pasang tanpa sepengetahuan jelita,akhirnya sakti alias satria memutuskan untuk berpatroli menelusuri setiap pelosok rumah jenderal wirahadi,keberadaan satria tinggal di paviliun halaman belakang pun jelita tidak mengetahuinya,karena jelita cukup trauma jika masuk ketempat itu,karena ada peristiwa yang sangat kelam pernah terjadi di dalam paviliun tersebut,hingga pak wirahadi memiliki ide agar sakti tinggal di tempat tersebut agar bisa lebih leluasa memantau putrinya tersebut
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Tanz>.<
2 Iklan untuk mu kak 🥰
2024-06-26
1
Tanz>.<
Emang bocil aja yang boleh tidur jam segitu, nenek nenek juga dong 🤭😆
2024-06-26
1