Menyatakan perasaan

"pagi semuanya!" sapa jelita kepada teman satu gengnya

namun ketiga temanya itu justru mengabaikan sapaan dari jelita

"wooyyyyyyyy!!! di sapa kok malah diem aja! kuping kalian budek ya?" tanya jelita kesal

"elo nyebelin lit!! elo emang lupa sama janji elo kemaren sama kita-kita!! eh elo malah asik kencan sama si satria!" terang dilla

dengan gerakkan refleks,jelita langsung membekap mulut dilla

"gak usah di sembunyiin lit!! elo egois tau gak!! kita kecewa sama elo!" ucap jenny

"iya lit!! maunya kita elo ngabarin kek kalau gak jadi jalan sama kita-kita!! mentang-mentang kencan sama si satria,lupa deh sama janji elo ke kita-kita!!" terang diana

"sorry teman-teman!! sumpah deh,gue beneran lupa!! maaffin gue ya!! please???" pinta jelita penuh harap

lalu ketiga temannya pun mulai berbisik-bisik

"ok,baiklah!! elo bakalan kita maafin,asalkan elo traktir kita makan siang di kantin,gimana?" usul dilla

"oke!! siapa takut!! kalian beli apa yang kalian suka di kantin,nanti gue yang bayar semua

"ha...ha!!! asikkk!!! makan banyak nih!!! wah...kalau anak sultan mah beda ya!!" puji jenny

tidak lama satria datang,tiba-tiba jelita menjadi gugup dan sedikit canggung

"pagi satria!!" sapa dilla,jenny dan juga diana

"pagi juga semuanya!! pagi nona jelita!" goda satria sembari mengulum senyum

"cie..cie!!! ehem...!! kok manggil nona sih? panggil bebeb dong!" usul dilla

"ayang aja manggilnya!" ujar diana menimpali

sedangkan jenny hanya diam membisu

lalu satria berlalu meninggalkan jelita dan teman-temannya,sedangkan jelita sendiri,ia enggan menatap wajah satria.

Setelah jam istirahat,dari luar lapangan di hebohkan oleh seorang laki-laki tampan dan populer,tidak lain pria itu adalah damar,dengan membawa bucket bunga dan sebuah boneka teddy bear,ia langsung masuk menuju kelas 3A IPA, dimana jelita dan kawan-kawannya masih berada di dalam kelas

"lit,itu kan si damar!!! Ngapain dia ke kelas kita? Terus dia bawa bucket bunga sama boneka teddy bear lagi?" tanya dilla

"jangan-jangan ada cewek yang mau damar tembak nih lit!" celetuk jenny

Sedangkan satria,ia fokus memperhatikan jelita namun untuk menutupi semua itu,ia gunakan buku agar tidak terlihat jika ia telah memperhatikan setiap gerak dan gerik jelita.

Dan benar saja dugaan jenny,damar langsung berjalan menuju arah jelita yang sedang bersiap-siap akan ke kantin sekolah.

What???? Ngapain si damar ke sini? kenapa juga ia menuju ke arahku.Jelita

Dengan rasa percaya dirinya,akhirnya damar mendekati jelita

"emmhhh!!! Lit...ada yang ingin gue omongin sama elo!" ucap damar agak sedikit gugup,terlihat jelas wajahnya bersemu merah,pertanda ia malu dengan ulahnya saat ini,namun ia sudah tidak bisa menyimpan perasaan ini berlarut-larut.

"emmhhh!!! Iiiiiya dam!! Elo mau ngomong apa?" jawab jelita gugup

Damar pun menarik napas panjangnya,terlihat jelas jika wajahnya sangat tegang,di tambah banyak murid-murid yang melihatnya,kerap suasana kelas pun menjadi ramai

"gue..ehhhh...gue!!! Gue suka sama elo lit!! Elo mau gak jadi cewek gue?" tanya damar sembari memejamkan matanya

"TERIMA...TERIMA!!!" sorak para siswa dan siswi

"ayo lit,terima saja damar,gue dukung elo kok!" teriak dilla

Sedangkan jenny dan diana tidak berkata apapun,malah mereka berdua melihat wajah jelita yang tampak kebingungan dan sesekali jelita melirik ke arah satria,namun sayang!! Satria justru malah fokus dengan buku yang sedang ia baca,tanpa memperhatikan keramain di kelasnya saat ini.

"Dam!! Elo serius ngomong kaya gini sama gue?" tanya jelita tidak percaya

"serius lit!! Dari dulu gue sudah suka sama elo!! Hanya saja gue gak berani untuk nyatain perasaan gue sama elo!" terang damar

Ya tuhan damar!! Kenapa elo baru nyatainnya sekarang setelah gue mulai bisa ngelupain elo,dan kini sudah ada pria lain yang telah berhasil mencuri hatiku.Jelita

Seketika jelita terdiam,ia bingung harus menjawab apa.

"gimana lit!! Gue butuh jawaban dari elo!" pinta damar

"memang harus sekarang jawabnya dam?" tanya jelita

"mau nya sih begitu jelita!! Please!!! Gue mohon sama elo!" pinta kembali damar

"boleh gue minta waktu tiga hari sama elo dam? Sorry gue gak bisa jawab sekarang!" jawab jelita

Jawaban jelita barusan malah membuat damar menjadi sangat kecewa

Jangan bilang saat ini kau sudah melupakanku jelita!! Dan jangan bilang kalau elo sekarang sudah jatuh cinta dengan satria!! Damar

"ok!!! Fine jelita...jika itu yang elo mau,gur bakalan tunggu jawaban dari elo,tapi gue harap elo ngasih berita yang bagus,dan ini tolong kau terima bunga dan boneka teddy bear dari gue,jangan elo tolak ya!" pinta damar

Jelita pun menjawab dengan mengangguk

Kenapa tidak kau terima saja nona jelita!! Kau bikin semuanya menjadi rumit.Satria

Ketika di kantin,semua murid-murid mulai membicarakan kejadian tadi,telinga jelita pun terasa panas

"ya tuhan!!! Kenapa seisi sekolah ini terus membicarakan kejadian tadi sih?" gerutu jelita

"yaiyalah bakalan jadi pembicaraan hangat seantreo sekolah pelita bangsa lit!! Secara si damar itu kan cowok idaman sejuta siswi,elo tahu kan selama ini si damar gak pernah terlihat deket sama cewek,malah lengketnya sama si reyno tuh,terus banyak adek kelas juga mengidolakan si damar!! Dan tadi pas jam istirahat!! Telah terjadi suatu peristiwa sejarah baru di sekolah ini!! Tiba-tiba si damar nembak elo lit!! Gimana gak heboh coba? Pasti banyak perempuan yang patah hati,elo lihat saja wajah-wajah para cewek di sekolah ini yang natap sinis elo jelita!" terang dilla berusaha menjelaskan semuanya secara panjang kali lebar.

"tapi gue bingung sama perasaan gue sekarang ke damar!! Entah kenapa yang gue rasain sekarang itu biasa saja!! Gak seperti kemarin-kemarin!! Selalu berdebar dan menggebu-gebu!" jawab jelita

"sumpeh lo lit!!! Elo gak asal ngomong kan?" tanya dilla tidak percaya

"Satria!! Dia yang sudah bikin hati elo berubah kan lit?" tanya jenny sembari menatap serius sahabatnya itu

"iya lit!! Gue perhatiin elo tadi pas lagi di tembak sama di damar,elo malah ngelirik ke arah bangkunya si satria!! Jujur saja sama kita jelita!" ujar diana

"sumpeh elo,beneran suka sama si satria lit?" tanya kembali dilla tidak percaya

"ssttttt!!! Udeh akh!!! Kalian jangan pada sok tahu deh dengan apa yang gue rasain sekarang!" jawab jelita berusaha menyangkalnya.

"lantas apa dong alasannya jelita? Elo jangan berbelit-belit deh!! Kalau elo suka si damar ya elo terima,kalaupun enggak tinggal tolak aja!! Gitu aja repot!" ucap dilla

"gak semudah dan segampang itu dilla!! Gue hanya ingin memastikan perasaan gue sekarang gimana ke damar!" jawab jelita

Sementara di taman belakang sekolah,terlihat juliana yang sedang kesal karena ia melihat secara langsung apa yang sudah damar lakukan kepada jelita.

"Aaaarrrkkhhh sial!!! Kenapa elo mesti nembak si jelita sih dam!! gue itu suka sama elo!!" terang juliana

"sabar juli!! Lagian si jelita masih gantung tuh jawabanya!! Gue harap sih si jelita nolak si damar!"ucap gita berusaha meyakinkan sahabatnya

"semoga saja git!! Gue juga berharap seperti itu."

Episodes
1 Protes
2 Misi pertama
3 Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4 soal yang mematikan
5 merayu satria
6 Tragedi di kantin
7 Satria vs Damar part 1
8 Satria vs Damar part 2
9 Satria vs damar part 3
10 Satria vs Damar part 4
11 Pergi berdua
12 Kado untuk papah
13 Menyatakan perasaan
14 kenyataan
15 Penolakkan yang menyakitkan
16 teraancam kembali
17 Cerita di masa lalu
18 kejutan untuk jelita
19 sikap yang konyol
20 Pergi ke museum
21 perjodohan
22 Sudah terlambat
23 Pergi
24 Mendadak demam
25 Adu jotos
26 Di dekatmu aku bahagia
27 akhirnya ketahuan
28 Kembalinya Dimas ke rumah
29 pergi ke makam mamah
30 Mencari jawaban
31 Peringatan
32 Jelita kabur
33 Jelita kabur Part 2
34 penculikkan
35 Makan berdua
36 permintaan konyol jelita untuk satria
37 kembali ke rumah
38 Di jenguk tiga sahabat rempong
39 Membuang rasa trauma masalalu
40 Di antar kak Dimas ke sekolah
41 Berbicara masalah hati
42 Resmi jadian
43 Cemburu
44 Yah,ketahuan deh!!!!
45 Mengagumi dirimu
46 Ujian sekolah
47 Cinta bikin gila
48 Pergi ke rumah Dila
49 Jelita cemburu
50 Merayakannya bersama
51 Di fitnah
52 Jelita di culik
53 Titik terang
54 Memburu kelinci kecil
55 Memburu para penjahat
56 Memiliki dirimu seutuhnya
57 Di jenguk kak dimas dan dila
58 Menemuimu secara diam-diam
59 Keputusan yang tiba-tiba
60 Jujur
61 Menjenguk sakti di rumah sakit
62 Mencarimu
63 Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64 Keputusan yang berat
65 Menerima semuanya
66 Situkang ngadu
67 Di undang keluarga Damar
68 Jebakan
69 Bersama di atap gedung
70 Selamat tinggal kekasihku
71 Ngidam
72 kenyataan yang sangat pahit
73 Patah hati
74 Melupakan masalalu demi masa depan
75 Memilih kabur
76 Rindu yang mendalam
77 Bertemunya Sakti dan Satria
78 Akhirnya ku menemukanmu
79 Jelita sadar
80 Bertemu kembali dengan papah
81 Merestuinya
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Protes
2
Misi pertama
3
Menyamar menjadi seorang siswa SMU
4
soal yang mematikan
5
merayu satria
6
Tragedi di kantin
7
Satria vs Damar part 1
8
Satria vs Damar part 2
9
Satria vs damar part 3
10
Satria vs Damar part 4
11
Pergi berdua
12
Kado untuk papah
13
Menyatakan perasaan
14
kenyataan
15
Penolakkan yang menyakitkan
16
teraancam kembali
17
Cerita di masa lalu
18
kejutan untuk jelita
19
sikap yang konyol
20
Pergi ke museum
21
perjodohan
22
Sudah terlambat
23
Pergi
24
Mendadak demam
25
Adu jotos
26
Di dekatmu aku bahagia
27
akhirnya ketahuan
28
Kembalinya Dimas ke rumah
29
pergi ke makam mamah
30
Mencari jawaban
31
Peringatan
32
Jelita kabur
33
Jelita kabur Part 2
34
penculikkan
35
Makan berdua
36
permintaan konyol jelita untuk satria
37
kembali ke rumah
38
Di jenguk tiga sahabat rempong
39
Membuang rasa trauma masalalu
40
Di antar kak Dimas ke sekolah
41
Berbicara masalah hati
42
Resmi jadian
43
Cemburu
44
Yah,ketahuan deh!!!!
45
Mengagumi dirimu
46
Ujian sekolah
47
Cinta bikin gila
48
Pergi ke rumah Dila
49
Jelita cemburu
50
Merayakannya bersama
51
Di fitnah
52
Jelita di culik
53
Titik terang
54
Memburu kelinci kecil
55
Memburu para penjahat
56
Memiliki dirimu seutuhnya
57
Di jenguk kak dimas dan dila
58
Menemuimu secara diam-diam
59
Keputusan yang tiba-tiba
60
Jujur
61
Menjenguk sakti di rumah sakit
62
Mencarimu
63
Akhirnya bisa bertemu lagi denganmu
64
Keputusan yang berat
65
Menerima semuanya
66
Situkang ngadu
67
Di undang keluarga Damar
68
Jebakan
69
Bersama di atap gedung
70
Selamat tinggal kekasihku
71
Ngidam
72
kenyataan yang sangat pahit
73
Patah hati
74
Melupakan masalalu demi masa depan
75
Memilih kabur
76
Rindu yang mendalam
77
Bertemunya Sakti dan Satria
78
Akhirnya ku menemukanmu
79
Jelita sadar
80
Bertemu kembali dengan papah
81
Merestuinya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!