Mata cerah yang tersingkap di bawah rambut hitam lembut itu menatap ke arah Sea. Mata indah dengan kelopak ganda tipis, hidung mancung, dan garis rahang tegas. Kulit putihnya yang kontras dengan rambut hitamnya, tapi ia memiliki aura yang membuatnya sulit di dekati.
Sea bungkam dalam keterkejutan tatkala melihat letupan kembang api di sekitar pria itu, sebuah layar hologram dengan kembang api meriah yang hanya bisa dilihat olehnya muncul. Ini mirip seperti saat pertama kali ia melihat Lucian Clark.
《 Informasi target berburu terbuka! 》
Nama : Jerkin Sicario
Usia : 29 tahun
Pekerjaan : Direktur, Sutradara
Presentase suka : 0%
Note : Jika presentase suka meningkat, anda mendapatkan uang! 1% ; $400, 5%; $800, 10% ; $1600, 15% ; $3200, 20% ; $6400, 25% ; $12800 ect...
>>
Serius?
Menelan ludahnya kering. Sea terus menatap tanpa berkedip. Dia adalah Jerkin Sicario yang bahkan tidak bisa ditaklukkan Lilyana Oswald di plot novel aslinya. Yang artinya, dia bukan salah satu pria milik karakter utama, namanya saja hanya disebut beberapa kali meski memiliki kekuasaan dan latar belakang luar biasa.
Pria yang sulit...
Dan pria itu adalah target harem keduanya.
Dia bertemu dengan mata Sea saat dia menatapnya, dan berucap dengan nada yang berterus terang.
"Hei, Nona 32. Kenapa kau tidak turunkan pandanganmu?"
Sial. Sea terang-terangan tertangkap basah sedang mengamati wajah yang hanya bisa digambarkan sebagai 'sangat sempurna' tersebut. Bahkan aktor populer yang pergi ke salon untuk menjaga penampilannya tidak akan terlihat sebagus itu. Sebagai kontras, wajahnya saat ini pasti terlihat sangat konyol sehingga Jerkin Sicario terlihat risih.
Memalukan. Sea segera memutar bola matanya ke sembarang arah dan menjawab dengan kikuk.
"...Selamat pagi, Sutradara Sicario."
"Hmm. Kau terlihat sudah keluar dari duniamu, Nona 32."
Panggilan 'Nona 32' tidak lebih buruk daripada fakta bahwa Jerkin masih menyinggung sikap konyolnya, yang bengong seperti orang mesum menatap seorang pria tampan. Sungguh Sea hanya terkejut. Bukan berarti ini pertama kali ia bertemu dengan pria itu, tapi informasi dari sistem baru terbuka dipertemukan ini.
[ Ding! Karakteristik 'Keterampilan komunikasi yang kuat' aktif. ]
"Aku hanya mengagumi betapa indahnya wajahmu. Ini adalah pertama kali aku bertemu denganmu. Senang sekali rasanya."
'...!'
Apakah ini rasanya memiliki lidah seorang penjilat? Sea tidak bermaksud berucap dengan percaya diri seperti itu, mulutnya terbuka sendiri tanpa bisa di rem. Ini adalah karakteristik yang menjadi bumerang baginya.
"Ya, aku mendengarnya dari waktu ke waktu."
Tapi, Jerkin nampak tak terpengaruh dengan pujiannya. Tidak heran dia bilang dia terkadang mendapat pujian dengan wajah santai itu. Lihat saja jendela statusnya.
《 Nama karakter : Jerkin Sicario 》
Penampilan : S
Pesona : A
Kecerdasan : SS
Bakat : D
Karakteristik : Mawar di tengah gurun ( A )
>>
[ Karakteristik mawar di tengah gurun kelas S, selalu dapat menempatkan diri di situasi apapun. ]
Seperti yang diharapkan dari seorang kandidat CEO IAA kita. Jelas sekali bahwa dia adalah pria tampan yang sangat cerdas. Sea berharap bisa meningkatkan kecerdasannya pada tingkat seperti itu.
Ujung mata Jerkin melengkung naik, dan seketika Sea memikirkan saputangan mahal yang tersimpan rapih di dalam laci meja sebelah tempat tidurnya. Seharusnya dia membawanya untuk dikembalikan pada si empunya jika tahu mereka akan bertemu di lokasi syuting, meski pria itu tidak memintanya untuk dikembalikan.
Memikirkan tentang saputangan, Lucian Clark masih menyimpan saputangannya. Sea tak tahu apa gunanya menjadikan selembar kain bermotif untuk dijadikan jaminan. Oke, biarkan saja dia memilikinya!
"Aku melihat casting-mu. Kau cukup berbakat dengan berakting dengan cara meniru Lilyana Oswald, lalu membaca dialog seperti anak lima tahun. Kau menggunakannya dengan baik dengan cara memutarbalikkan situasi."
Suara lembut itu mengirisnya seperti pisau. Jerkin tersenyum, bahkan ada lesung kecil di samping bibirnya, tapi matanya sedingin es.
Apakah ini kata-kata dari seseorang yang katanya menyukai aktingnya? Dan mata dingin itu──Ah, rumor omong kosong!
Sea menatapnya dan perlahan membuka mulut, "Kau benar. Aku hanya memanfaatkan kesempatan."
"Itu tiruan yang bagus."
Tiruan. Sea diam-diam menatap Jerkin. Dia menambahkan dengan nada tenang.
"Karena sepertinya itu adalah pertama kalinya untukmu, aku bisa menerimanya, tapi akting bukan tentang meniru orang lain seperti itu."
"..."
"Kalau kau terus melakukannya, kau tidak akan pernah berhasil. Untungnya kau juga melakukannya dengan baik di bagian kedua."
"..."
Ini adalah kritik yang terlambat. Sea membuka mulut setelah terdiam cukup lama. Ya, itu tidak akan berhasil untuk orang ini──yang juga ikut mengevaluasi di balik jendela hitam saat audisi kala itu. Bagus. Dia tidak mengritik aktingnya di adegan barusan.
"Aku tidak berniat meniru Lilyana Oswald. Aku akan melakukan yang terbaik."
"Benar, seharusnya begitu. Setidaknya kau bukan orang idiot."
Orang di depan Sea bisa saja membuat kesan baik, dilihat dari wajah tersenyum dan suara lembut itu. Tetapi arti kata-kata darinya adalah kebalikannya. Perbedaan yang sangat besar ini membuatnya waspada. Wajah tersenyum itu dengan cara bicara tidak menyukainya. Di saat itu, ketegangan muncul di punggung Sea. Hanya ada satu hal muncul di benaknya. 'Dia tidak lebih gila dari Lucian.'
Atau lebih gila...?
"Apa kau merasa senang karena berhasil menyingkirkan Donna Peach?"
Sea menatap Jerkin dengan mata terbuka lebar, sambil mendengar pertanyaan dalam suara lembutnya. Lalu ia melihat mata yang tidak tersenyum di wajahnya. Berhasil menyingkirkan Donna Peach? Kenapa pria itu menyinggung nama wanita itu? Apakah mereka berdua memiliki suatu hubungan hingga dia marah karena Donna tidak lolos?
Tapi, setahunya tidak ada yang seperti itu.
[ Ding! Sistem mendeteksi ada yang aneh dengan target berburu 'Jerkin Sicario'. ]
Ya, dia memang aneh. Sea sudah sadar sebelum suara mekanik sistem memperingatinya.
"Aku senang karena berhasil terpilih untuk berkerjasama di film ini," wanita manis itu menjawab dengan tenang, dia langsung merespon.
"Ya, itu dia. Betul-betul seperti kau mengetahuinya. Bahwa film ini akan sukses. Dari yang kulihat, kau tidak gampang gelisah dan cukup realistis. Tapi sekarang, bukannya menarik bahwa kau ingin keluar dari zona nyaman, sebagai aktris yang punya prospek tinggi namun tersembunyi."
Tidak. Ini tidak menarik. Sea punya perasaan bahwa pria ini tidak hanya aneh, namun, mengetahui sesuatu tentang dirinya. Dan bukan hanya dia mengucapkan kata-kata yang memprovokasi orang lain. Ada jarak yang mengerikan antara jarak wajahnya yang tersenyum dan ucapan yang dingin sehingga secara insting Sea sadar betapa tidak biasanya orang ini. Dari kata-katanya dapat diartikan kalau dia juga mengetahui film 'Arthur The Criminal' akan sukses. Dia...
Apakah dia juga mengetahui masa depan?
"Seperti yang kau katanya, sebenarnya Sutradara Sicario, kau..."
_To Be Continued_
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments