Bab. 7

Pagi hari pun tiba, Nuna terbangun dari tidurnya dan dia menguap lebar sambil melihat ke udara.

"Jam berapa ini?" gumam Nuna sambil bangkit dari ranjang.

Nuna yang melihat jam sudah menunjukkan pukul 8 siang seketika matanya melotot, dia bangun kesiangan.

"Asataga, mati aku" Nuna langsung masuk ke dalam kamar mandi.

Selang 10 menit Nuna sudah selesai bersiap-siap berangkat bekerja, Nuna memakai parfum dan setelah itu keluar dari kamar nya.

"Pagi sayang" sapa Daddy Samuel.

"Siang Dad, aku kesiangan" balas Nuna yang langsung berjalan melewati Daddy nya.

"Mau Daddy antar pakai motor" tawar Daddy Samuel.

Yang seketika membuat Nuna langsung berhenti langkahnya.

"Boleh Dad, kalau Daddy ada waktu dan tidak keberatan" balas Nuna tersenyum.

"Tidak sama sekali, hari ini Daddy akan mengantar jemput putri Daddy" balas Daddy Samuel sambil berjalan ke arah putri nya.

Setelah itu keduanya berangkat mnggunakan motor antik Daddy Samuel, Nuna memeluk Daddy nya dari samping karena Nuna memang menggunakan rok span yang membuat nya tidak bisa duduk ngengkang.

Delia melihat anak dan suaminya pergi nampak tersenyum, dia harap hubungan ayah dan anak itu semakin harmonis karena selama ini Delia selalu merasa menjadi penghalang untuk anak sambung nya bisa tersenyum lepas.

"Mau sarapan dulu nggak?" tanya Daddy Samuel.

"Nggak usah Dad, aku sudah telat setengah jam" balas Nuna sedikit berteriak.

"Kalau gitu Daddy beliin roti ya" kata Daddy Samuel lagi.

"Ya udah terserah Daddy, tapi bisa bgebut dikit nggak Dad. aku sudah telat banget ini" ucap Nuna lagi.

"Siap sayang" sahut Daddy Samuel yang langsung tancap gas dan ngebut agar Nuna tidak terlambat.

Tak lama kemudian Nuna pun sampai, jangan di tanya Nuna senang atau tidak karena Nuna terus tersenyum sepanjang perjalanan nya.

Nuna berniat masuk tapi sebelum masuk ke kantor tempat dia bekerja Nuna menyempatkan mencium pipi sang Daddy.

"I love you Daddy, maaf mengecewakan Daddy" kata Nuna lalu pergi dengan sedikit berlari.

Daddy Samuel memegang pipinya, dia menatap punggung putrinya hingga akhirnya Nuna menghilang tak terlihat lagi.

"Daddy juga meyayangi mu sayang, maafkan Daddy yang terlalu sering membuat mu merasa sendiri. Daddy janji setelah ini Daddy akan memastikan mu bisa hidup bahagia sayang" gumam Daddy Samuel sambil menatap ke arah gedung yang menjulang tinggi.

Nuna masuk dengan wajah yang ceria, dan wajah ceria Nuna banyak mengundang perhatian karyawan yang satu devisi dengan nya.

"Kayaknya ada yang lagi bahagia" ucap salah satu karyawan.

"Udah punya pengganti baru mungkin, om-om" ceketuk salah satu teman satu devisinya yang julit.

"Oh ya, pantesan aja senyum-senyum paling dapat transferan. padahal baru gagal menikah kok bisa ya malah senyum-senyum gitu, kelihatan selingkuh nya" kembali karyawan tadi berbicara.

"Apa maksud kalian!" Nuna yang mendengar ucapan teman satu devisi nya mulai menyahut.

Mereka nampak diam, lalu tersenyum mengejek ke arah Nuna.

"Kamu kurang gajih ya, sampai rela jual diri gitu. kasihan banget" ucap karyawan julit.

"Apa maksud kalian! siapa yang jual diri hah" Nuna semakin bingung.

Hingga salah satu karyawan memberikan sebuah vidio rekaman dimana Nuna dan seorang pria keluar dari kamar hotel yang sama, dan Nuna sadar betul jika vidio itu di ambil saat hari dimana Nuna khilangan kesucian nya.

Nuna yang diam semakin mendapatkan gunjingan karyawan lain, vidio Nuna sudah tersebar dan hal itu yang membuat Nuna menjadi pusat perhatian karyawan sejak tadi.

"Berapa Nuna? aku juga mau" celetuk salah satu karyawan pria.

"Paling 1 juta, kan udah biasa di pake sana sini" timpal yang lain.

Hahah..

Mereka tertawa, Nuna hanya diam dia berpikir akan siapa dalang di balik penyebaran vidio itu.

"Apa ini ulah Rama? tapi kenapa Rama tega sekali melakukan ini padaku, kita sudah berpisah karena kesalahan masing-masing tapi seharusnya Rama tak senekat itu untuk membuka aib ku" Nuna tiba-tiba menangis.

Dia tidak bisa membela diri sekalipun dia adalah korban, Nuna yang semula berniat bekerja kini malah menjadi bahan ejekan yang lain nya membuat nya tidak tahan dan akhirnya memutuskan untuk tidak bekerja.

"Halo, Rama"

"Ada apa jalaaaanggg seperti mu masih punya muka untuk menelpon ku!" suara Rama terdengar menghina.

"Berhenti mengatai ku jalaaaaanggg, kamu sendiri tak jauh beda dariku Rama. sekarang aku tanya kenapa kamu melakukan hal ini padaku, kenapa kamu membuka aib ku pada orang-orang kantor" tanya Nuna dengan marah.

"Apa maksud mu, membuka aib apa? aku tidak mengerti" balas Rama cepat.

Nuna mengusap air matanya, tubuh nya kembali bergetar lagi.

"Kamu kan yang menyebarkan vidio itu pada semua teman kantor aku, aku benar-benar tidak menyangka jika Rama yang aku kenal bisa sejahat itu, kamu benar-benar mengerikan Rama. jahat!" kata Nuna sambil terisak.

Tut!

Nuna mematikan panggilan nya sepihak.

"Aku benci kamu Rama, jahat!" gumam Nuna sambil terisak.

Nuna memilih pulang ke rumah nya, dan sepanjang perjalanan Nuna hanya bisa menangis karena Rama begitu sangat kejam hingga melakukan hal ini padanya.

Sedangkan di sisi lain nampak Haidar yang baru terbangun setelah mendapatkan siraman air satu ember di wajah nya.

"Lepaskan aku!" Haidar berontak.

"Lepaskan? kau tau apa kesalahan mu?" tanya Daddy Samuel yang sudah tidak memakai topeng lagi.

"Aku tidak bersalah, aku tidak melakukan kesalahan apapun" balas Haidar cepat.

"Oh jadi kau tidak mau mengaku ya? baiklah aku akan kembali membuat mu tersiksa" Daddy Samuel mengambil gunting dan dia memainkan gunting itu seolah-olah akan mendekati bagian intim Haidar.

Dan melihat hal itu tentu saja Haidar panik, dia bahkan sampai keringat dingin saking takutnya.

"Hentikan, aku mohon" ucap Haidar.

"Akui kesalahan mu baru aku akan menghentikan semua ini" balas Daddy Samuel masih dengan memainkan gunting nya.

Haidar nampak bingung, dia tidak tau apa kesalahan nya sejak awal dia hanya tau dirinya di culik.

Dan sialnya tak ada yang mau menolong nya, bahkan Jhon yang pandai bela diri dan biasanya paling bisa di andalkan malah menghilang seolah lupa dengan dirinya.

" Dasar Asisten gila, lihat saja jika aku bebas aku akan memotong 99% gajih nya!" batin Haidar dalam hatinya menggerutu.

Terpopuler

Comments

martina melati

martina melati

sama nih... koh jd nyalahin org lain sihhh

2024-04-17

1

martina melati

martina melati

tetlslu gegabsh... jd cewek yg smart donk jangan asbak (asal tebak)... dselidiki...

2024-04-17

1

Jana

Jana

hadeehhh Heidar kmu itu bos harusnya punya kuasa n bisa segalanya.. malah takut n nyari asisten Jhon 🤭🤭

2024-04-15

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1.
2 Bab. 2
3 Bab. 3.
4 Bab. 4.
5 Bab. 5
6 Bab. 6.
7 Bab. 7
8 Bab.8
9 Bab. 9
10 Bab. 10.
11 Bab. 11.
12 Bab.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15.
16 Bab. 16.
17 Bab. 17.
18 Bab. 18.
19 Bab. 19.
20 Bab. 20.
21 Bab. 21.
22 Bab. 22.
23 Bab. 23.
24 Bab. 24
25 Bab. 25.
26 Bab. 26.
27 Bab. 27.
28 Bab. 28
29 Bab. 29.
30 Bab. 30.
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33.
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36.
37 Bab. 37
38 Bab. 38.
39 Bab. 39.
40 Bab. 40.
41 Bab. 41
42 Bab. 42.
43 Bab. 43
44 Bab. 44.
45 Bab. 45.
46 Bab. 46.
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49.
50 Bab. 50.
51 Bab. 51
52 Bab. 52.
53 Bab. 53.
54 Bab. 54.
55 Bab. 55.
56 Bab.56
57 Bab. 57.
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60.
61 Bab. 61.
62 Bab. 62.
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65.
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68.
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab. 71. Di traktir
72 Bab. 72.
73 Bab. 73.
74 Bab. 74.
75 Bab. 75.
76 Bab. 76.
77 Bab. 77.
78 Bab. 78.
79 Bab. 79.
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82.
83 bab. 83.
84 Bab. 84.
85 Bab. 85.
86 Bab. 86.
87 Bab. 87
88 Bab. 88.
89 Bab. 89
90 Bab. 90.
91 Bab. 91.
92 Bab. 92.
93 Bab. 93.
94 Bab. 94.
95 Bab. 95.
96 Bab. 96.
97 Bab. 97.
98 Bab. 98.
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101. Alexa Felia Elista
102 Bab. 101
103 Bab. 102. 7 tahun berlalu.
104 Bab. 104. Celaka.
105 End.
106 Extra Part. (Gadis Satu Miliyar Untuk Big Boss)
107 Extra part lanjutan di (Gadis Satu Miliyar untuk CEO)
108 Promosi!! ( Mengulang Kisah Bersama Mu)
Episodes

Updated 108 Episodes

1
Bab. 1.
2
Bab. 2
3
Bab. 3.
4
Bab. 4.
5
Bab. 5
6
Bab. 6.
7
Bab. 7
8
Bab.8
9
Bab. 9
10
Bab. 10.
11
Bab. 11.
12
Bab.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15.
16
Bab. 16.
17
Bab. 17.
18
Bab. 18.
19
Bab. 19.
20
Bab. 20.
21
Bab. 21.
22
Bab. 22.
23
Bab. 23.
24
Bab. 24
25
Bab. 25.
26
Bab. 26.
27
Bab. 27.
28
Bab. 28
29
Bab. 29.
30
Bab. 30.
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33.
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36.
37
Bab. 37
38
Bab. 38.
39
Bab. 39.
40
Bab. 40.
41
Bab. 41
42
Bab. 42.
43
Bab. 43
44
Bab. 44.
45
Bab. 45.
46
Bab. 46.
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49.
50
Bab. 50.
51
Bab. 51
52
Bab. 52.
53
Bab. 53.
54
Bab. 54.
55
Bab. 55.
56
Bab.56
57
Bab. 57.
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60.
61
Bab. 61.
62
Bab. 62.
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65.
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68.
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab. 71. Di traktir
72
Bab. 72.
73
Bab. 73.
74
Bab. 74.
75
Bab. 75.
76
Bab. 76.
77
Bab. 77.
78
Bab. 78.
79
Bab. 79.
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82.
83
bab. 83.
84
Bab. 84.
85
Bab. 85.
86
Bab. 86.
87
Bab. 87
88
Bab. 88.
89
Bab. 89
90
Bab. 90.
91
Bab. 91.
92
Bab. 92.
93
Bab. 93.
94
Bab. 94.
95
Bab. 95.
96
Bab. 96.
97
Bab. 97.
98
Bab. 98.
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101. Alexa Felia Elista
102
Bab. 101
103
Bab. 102. 7 tahun berlalu.
104
Bab. 104. Celaka.
105
End.
106
Extra Part. (Gadis Satu Miliyar Untuk Big Boss)
107
Extra part lanjutan di (Gadis Satu Miliyar untuk CEO)
108
Promosi!! ( Mengulang Kisah Bersama Mu)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!