Bab. 2

Besok nya Nuna kembali bekerja, dia masih belum bisa melupakan kejadian malam kemarin dimana dia di perkooosa oleh pria tidak di kenal.

Nuna yang wajahnya nampak seperti orang tipes membuat Liana yang di samping nya heran.

"Kenapa sih?" tanya Liana.

"Nggak kenapa-kenapa" balas Nuna cepat.

"Wajah kamu pucet loh Nuna, yang aku lihat kamu juga keliahatan seperti banyak pikiran" lanjut Liana lagi.

Membuat Nuna langsung melirik Liana, teman nya sejak kecil.

"Aku gagal menikah" ucap Nuna.

"What! apa karena Rama berselingkuh?" tebak Liana.

Nuna tak menjawab dan hanya diam, membuat Liana langsung memeluk sang teman.

Nuna tak banyak mengatakan apapun, dia juga tidak mengatakan perihal dirinya yang menjadi korban salah ranjang seorang pria.

"Kalau ada masalah cerita, biar aku bisa bantu" ucap Liana lembut.

"Nggak ada" balas Nuna singkat.

Liana menatap Nuna dengan penuh selidik, hingga dia tiba-tiba melihat bekas tanda merah di leher Nuna.

"Nuna" ucap nya dengan wajah seolah tak percaya.

Nuna yang sadar dengan arah mata pandangan teman nya itu langsung membungkam mulut Liana, dan berbisik..

"Aku akan menceritakan semuanya di jam makan siang nanti" Nuna berbisik.

Liana hanya mengangguk saja, lalu pindah ke meja kerja nya dengan wajah yang seperti orang kaget.

Melihat Liana pergi Nuna menghembuskan nafasnya kasar, lalu menatap pekerjaan nya yang menumpuk banyak dengan wajah stres nya.

Jam makan siang tiba..

Di cafe yang dekat dengan kantor nampak Nuna dan Liana yang sedang makan siang bersama, namun bukan makanan yang menjadi niatan keduanya mampir ke cafe melainkan ada sesuatu yang akan keduanya bicarakan.

" Jadi kamu kenapa?" tanya Liana dengan mata yang menatap ke arah Nuna.

Nuna menarik nafasnya panjang lalu dia keluarkan sedikit-sedikit dengan perlahan.

"Aku telah di perkoooosaaa" ucap Nuna dengan nada suaranya yang sangat pelan.

Aapa!

Ekspresi kaget langsung diperlihatkan oleh Liana, dan Nuna yang melihat ekspresi Liana sang teman pun langsung menjelaskan awal dari kecelakaan yang menimpanya itu terjadi.

Tak ada yang dia lebih-lebihkan dan Nuna jujur akan semuanya di mana dia adalah korban bukan benar-benar menjual tubuhnya.

"Astaga Nuna, bagaimana kalau Rama tahu" Liana nampak cemas.

"Aku sudah tidak perduli karena dia juga berselingkuh di belakangku, Liana. dia telah melukai ku dengan berselingkuh" balas Nuna dengan wajah dinginnya.

Sebenarnya Nuna juga hancur saat mengetahui jika pria yang dia cintai itu ternyata ada main di belakangnya, dan dia semakin hancur lagi setelah tragedi mengenaskan yang menimpanya kemarin malam.

Tiba-tiba seorang pria datang dan langsung menumpahkan segelas minuman ke wajah Nuna, sontak saja Nuna pun menjerit karena kaget.

"Rama" Panggil Nuna dengan ekspresi kagetnya.

Pria yang datang adalah Rama, kekasih sekaligus calon suaminya.

"Dasar menjijikan, kau tak lebih dari wanita murahan yang menjual tubuhnya hanya untuk uang, Nuna" hina Rama sambil menunjuk ke arah Nuna.

Sontak saja mendengar hinaan dari kekasih yang selalu dia banggakan Itu Nuna pun tidak terima, dia balas menatap sengit Rama.

"Lalu apa bedanya dengan dirimu yang berselingkuh di belakangku? kamu juga pasti telah melakukan nya kan bersama wanita itu kan" ucap Nuna dengan berani nya.

Plakk!

Rama memberikan tamparan keras tepat di pipi Nuna, dan karena wajah Nuna yang basah membuat hamparan itu terasa begitu sangat sakit bahkan sampai membekas di pipinya.

Nuna bahkan sampai harus menahan air matanya karena rasa sakitnya begitu terasa sangat perih, apalagi dengan tatapan tajam dari pria yang dulunya dia cintai ini malah memberikan tatapan mata yang seolah membencinya bahkan memandangnya dengan wajah seolah jijik.

"Rama hentikan, jangan kelewatan" Liana sebagai orang ketiga di antara mereka langsung bersuara karena dia tidak tahan melihat temannya ditampar di depan matanya.

Rama melirik Liana yang berdiri di sampingnya.

"Teman mu itu adalah wanita murahan" ucap Rama lagi.

"Hentikan, kamu pikir kamu siapa bisa mencela aku seperti itu" Nuna membalas cepat dengan perasaan yang begitu sangat marah.

"Memang kenyataannya seperti itu kau tak lebih dari wanita panggilan yang menghalalkan segala cara hanya untuk uang" kembali Rama menjawab dengan lantang dan perkataan Rama begitu sangat menyakitkan untuk Nuna yang hidupnya saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Nuna bahkan tanpa sadar menangis karena dia tak tahan dengan hinaan yang dilontarkan oleh Rama kepadanya.

"Apa yang kamu mau?" tanya Nuna dengan suara yang bergetar karena menahan isak tangis nya.

"Rencana pernikahan kita semuanya batal, Aku tidak ingin menikahi wanita yang bahkan tidak bisa menjaga kesucian nya sendiri, kau terlalu menjijikan untuk menjadi seorang ibu dari anak-anakku Nuna" Rama berkata dengan wajah yang menatap tajam ke arah Nuna.

Sungguh rasanya Nuna sangat begitu kecewa kepada pria yang ada di depannya itu, di mana Rama yang dulu? Rama yang selalu menyemangatinya saat dia sedih dan ke mana perginya sosok pria lembut yang selalu siap memberikan pundaknya untuk mendengarkan segala keluh kesah di dalam hidupnya.

"Oke, rencana pernikahan kita batal! dan aku juga tidak ingin menikahi pria yang tidak bisa setia pada satu wanita sepertimu, kau tak lebih menjijikan dari apa yang kau tuduhkan padaku aku juga tidak sudi memiliki suami yang suka berganti-ganti wanita sepertimu" teriak Nuna dengan penuh emosi.

Dan sontak saja membuat beberapa pengunjung cafe melirik ke arahnya, melihat itu Rama yang marah pun langsung pergi dari Cafe karena tak ingin mendapatkan masalah.

"Nuna kenapa kamu menghianatiku, pa kurangnya aku?" batin Rama sambil berjalan dengan rasa kecewanya.

Sedangkan Nuna yang masih duduk nampak menangis dengan ditenangkan oleh Liana.

"Dia tidak pantas untuk kamu, Nuna. kamu bisa mendapatkan yang lebih baik dan tampan dari Rama" ucap Liana.

"Dia telah menghianatiku" kata Nuna sambil terisak.

"Laki-laki seperti Rama memang tidak boleh dikasih ampun sudah bagus kamu membatalkan pernikahan, Nuna itu lebih baik" balas Liana lagi.

Nuna hanya mengangguk sambil terisak dia bukan hanya sedih karena pernikahannya gagal, tapi Nuna juga bingung dengan apa yang harus dia lakukan setelah ini mengingat dia sudah kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam dirinya.

Tak lama kemudian keduanya pun kembali ke kantor, dan saat Nuna sedang bekerja tiba-tiba dia diminta untuk ke ruangan HRD.

"Kamu di suruh juga?" tanya Nuna.

"Hem, mu naik jabatan kali" goda Liana sambil tersenyum.

Nuna hanya diam tak menanggapi, lalu saat keduanya masuk ke ruangan HRD Nuna dan Liana di minta untuk mempersiapkan diri karena boss akan memilih satu diantara keduanya menjadi sekertaris nya.

Keduanya kembali keluar, Nuna nampak tak terlihat senang lain dengan Liana yang nampak tegang karena penasaran akan siapa yang di pilih menjadi sekertaris.

"Kamu nggak senang?" tanya Liana saat keduanya kembali ke meja masing-masing.

"Masalah ku banyak, aku nggak ada niatan mau jadi sekertaris" balas Nuna yang memang lebih suka dengan pekerjaan nya saat ini yang memang bidang nya.

"Jadi sekertaris itu enak, kerja nya dekat boss" ucap Liana lagi.

"Nggak minat" balas Nuna sambil kembali fokus pada pekerjaan nya yang banyak.

Liana mendengar ucapan Nuna nampak senang, dia tersenyum penuh arti apalagi setelah dia membaca sebuah pesan yang masuk ke ponselnya.

"Akhirnya" ucap Liana pelan.

Nuna mendengar ucapan Liana, tapi dia lebih memilih diam dari pada pemasaran akan hal yang membuat teman nya terlihat seperti sangat happy.

Terpopuler

Comments

Yovita Vita

Yovita Vita

jangan² bosnya nuna n liana itu yg memperkosa nuna

2025-01-14

0

Devi Handayani

Devi Handayani

curiga deh Ama si Liana kayak musuh dalam selimut 🤨🤨🤨

2024-06-21

1

Alma Lina

Alma Lina

pasti c Liana ini dalangnya 🥴

2024-04-28

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1.
2 Bab. 2
3 Bab. 3.
4 Bab. 4.
5 Bab. 5
6 Bab. 6.
7 Bab. 7
8 Bab.8
9 Bab. 9
10 Bab. 10.
11 Bab. 11.
12 Bab.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15.
16 Bab. 16.
17 Bab. 17.
18 Bab. 18.
19 Bab. 19.
20 Bab. 20.
21 Bab. 21.
22 Bab. 22.
23 Bab. 23.
24 Bab. 24
25 Bab. 25.
26 Bab. 26.
27 Bab. 27.
28 Bab. 28
29 Bab. 29.
30 Bab. 30.
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33.
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36.
37 Bab. 37
38 Bab. 38.
39 Bab. 39.
40 Bab. 40.
41 Bab. 41
42 Bab. 42.
43 Bab. 43
44 Bab. 44.
45 Bab. 45.
46 Bab. 46.
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49.
50 Bab. 50.
51 Bab. 51
52 Bab. 52.
53 Bab. 53.
54 Bab. 54.
55 Bab. 55.
56 Bab.56
57 Bab. 57.
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60.
61 Bab. 61.
62 Bab. 62.
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65.
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68.
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab. 71. Di traktir
72 Bab. 72.
73 Bab. 73.
74 Bab. 74.
75 Bab. 75.
76 Bab. 76.
77 Bab. 77.
78 Bab. 78.
79 Bab. 79.
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82.
83 bab. 83.
84 Bab. 84.
85 Bab. 85.
86 Bab. 86.
87 Bab. 87
88 Bab. 88.
89 Bab. 89
90 Bab. 90.
91 Bab. 91.
92 Bab. 92.
93 Bab. 93.
94 Bab. 94.
95 Bab. 95.
96 Bab. 96.
97 Bab. 97.
98 Bab. 98.
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101. Alexa Felia Elista
102 Bab. 101
103 Bab. 102. 7 tahun berlalu.
104 Bab. 104. Celaka.
105 End.
106 Extra Part. (Gadis Satu Miliyar Untuk Big Boss)
107 Extra part lanjutan di (Gadis Satu Miliyar untuk CEO)
108 Promosi!! ( Mengulang Kisah Bersama Mu)
Episodes

Updated 108 Episodes

1
Bab. 1.
2
Bab. 2
3
Bab. 3.
4
Bab. 4.
5
Bab. 5
6
Bab. 6.
7
Bab. 7
8
Bab.8
9
Bab. 9
10
Bab. 10.
11
Bab. 11.
12
Bab.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15.
16
Bab. 16.
17
Bab. 17.
18
Bab. 18.
19
Bab. 19.
20
Bab. 20.
21
Bab. 21.
22
Bab. 22.
23
Bab. 23.
24
Bab. 24
25
Bab. 25.
26
Bab. 26.
27
Bab. 27.
28
Bab. 28
29
Bab. 29.
30
Bab. 30.
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33.
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36.
37
Bab. 37
38
Bab. 38.
39
Bab. 39.
40
Bab. 40.
41
Bab. 41
42
Bab. 42.
43
Bab. 43
44
Bab. 44.
45
Bab. 45.
46
Bab. 46.
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49.
50
Bab. 50.
51
Bab. 51
52
Bab. 52.
53
Bab. 53.
54
Bab. 54.
55
Bab. 55.
56
Bab.56
57
Bab. 57.
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60.
61
Bab. 61.
62
Bab. 62.
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65.
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68.
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab. 71. Di traktir
72
Bab. 72.
73
Bab. 73.
74
Bab. 74.
75
Bab. 75.
76
Bab. 76.
77
Bab. 77.
78
Bab. 78.
79
Bab. 79.
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82.
83
bab. 83.
84
Bab. 84.
85
Bab. 85.
86
Bab. 86.
87
Bab. 87
88
Bab. 88.
89
Bab. 89
90
Bab. 90.
91
Bab. 91.
92
Bab. 92.
93
Bab. 93.
94
Bab. 94.
95
Bab. 95.
96
Bab. 96.
97
Bab. 97.
98
Bab. 98.
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101. Alexa Felia Elista
102
Bab. 101
103
Bab. 102. 7 tahun berlalu.
104
Bab. 104. Celaka.
105
End.
106
Extra Part. (Gadis Satu Miliyar Untuk Big Boss)
107
Extra part lanjutan di (Gadis Satu Miliyar untuk CEO)
108
Promosi!! ( Mengulang Kisah Bersama Mu)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!