Chapter 14 : [Academy Tournament] I

Seminggu telah berlalu semenjak Van kembali ke akademi

Selama ini, Van hanya berjalan-jalan di siang hari dan menjadi [Darkness] saat malam hari

Organisasi [Dark Shadow] miliknya juga semakin berkembang selama bertahun-tahun

Walaupun berbentuk organisasi, tetapi anggota [Dark Shadow] yang telah diketahui oleh masyarakat hanya Van dan dikenal dengan [Darkness]. Sedangkan anggota lain belum diketahui sama sekali

Van atau [Darkness] dianggap sebagai salah satu penjahat paling dicari dengan bounty sebanyak $100 juta dollar

Setiap hari, semua pahlawan sibuk mencari jejak [Darkness] maupun [Dark Shadow]

Sedangkan buronan yang sedang dicari saat ini sedang berjalan-jalan menikmati [Academy Tournament]

Selain pendidikan untuk para siswa, pihak akademi juga memanfaatkan [Academy Tournament] untuk mencari uang

Seperti menjual tiket masuk, makanan, souvenir, dan hal-hal lainnya yang dapat menghasilkan uang

Dan Van sedang berjalan-jalan menuju [Colosseum] yang merupakan salah satu fasilitas akademi yang hanya digunakan ketika [Academy Tournament]

Saat ini [Colosseum] yang sangat besar telah dipenuhi oleh penonton, baik pahlawan ataupun masyarakat biasa

Saat tiba di bangku khusus untuk siswa akademi, Van melihat ke arah tribun penonton. Van melihat 7 sosok yang mengenakan jubah hitam dan wajah tersembunyi di balik jubah

Van juga melihat sosok Ayahnya, Ibunya, Paman Javier a.k.a [Disaster], serta pahlawan lainnya

Kemudian Van kembali menoleh ke layar besar berbentuk kubus yang melayang di langit di atas [Colosseum] yang menunjukkan waktu mundur dalam hitungan 5 menit

Saat waktu di layar besar berakhir, layar menunjukan tengah [Colosseum]. Adapun tengah [Colosseum] mulai mengeluarkan asap berwarna-warni

Dari balik asap terdengar suara yang sangat merdu "Penonton [Academy Tournament]! Are you ready?"

Saat penonton mendengar suara tersebut, tribun seketika bergetar karena suara penonton yang bergema

"BEAUTY"

"BEAUTY"

"BEAUTY"

"You're right, I'm Beauty" asap perlahan menghilang dan memperlihatkan sosok wanita yang sangat cantik

Dengan asap yang menghilang sepenuhnya, sosok [Beauty] terlihat sepenuhnya yang membuat gema di [Colosseum] semakin keras

"Hei hei kau lihat itu?! Itu [Beauty]! Tak kusangka bisa melihatnya secara langsung!" seseorang yang tidak ditau namanya yang duduk di sebelah Van mulai berbicara dengan Van dengan senyum bahagia di wajahnya

Tetapi melihat wajah datar Van yang menatapnya membuat senyum bahagia di wajahnya berubah menjadi senyum canggung. Ia akhirnya menoleh kembali dan melihat [Beauty] di arena

Adapun Van, Ia menatap [Beauty] yang ada di atas arena. Akan mengherankan apabila Ia tidak mengenal nama pahlawan [Beauty], seorang pahlawan #10 yang terkenal dengan kecantikannya sekaligus seorang idol dengan suara yang merdu

"Konnichiwa, aku [Beauty] akan menemani kalian selama [Academy Tournament] berlangsung. Aku yakin kalian semua sudah tidak sabar dengan kegiatan ini! Tak perlu berlama-lama, mari kita mulai pertunjukannya!"

Dengan pembukaan singkat oleh [Beauty], seluruh [Colosseum] bergema dengan suara yang penuh semangat juang

Setelah itu, siswa tahun ke-7 mulai memasuki [Colosseum]. Dengan masuknya tahun ke-7, seluruh siswa di tahun ke-4 menatap ngeri siswa tahun ke-7

"Apa-apaan itu? Kenapa mereka tinggi sekali?!"

"Kau yakin mereka tahun ke-7?"

"Hei lihat itu! Wajahnya penuh dengan luka mengerikan"

Selain siswa yang ketakutan, tentu saja ada beberapa siswa yang menatap siswa tahun ke-7 dengan semangat juang membara dan ada yang netral tanpa ekspresi seperti Van

Tahun ke-7 yang berjumlah 1000 siswa, mulai memenuhi arena [Colosseum]

[Beauty] yang berada di ujung mulai melakukan pidatonya "Baiklah semuanya, disini kita bisa melihat 1000 siswa akademi tahun ke-7. Tak seru jika kita memulai pertarungan biasa-biasa saja. Oleh karena itu, kalian bebas untuk bertarung satu sama lain hingga hanya tersisa 10 orang di atas arena"

[Beauty] menatap seluruh tahun ke-7 dengan tersenyum dan berkata "Baiklah, hancurkan [Colosseum] ini dengan seluruh kemampuan kalian! The stage is yours!"

Setelah itu, [Beauty] melompat dari arena dan berdiri dekat bangku siswa akademi lainnya

Paman Javier a.k.a [Disaster] yang sedang minum langsung menyemburkan minumannya ketika mendengar ucapan [Beauty]

"Hei jangan dihancurkan, biaya [Colosseum] sangat mahal keparat!" ucap Paman Javier

Dari tribun penonton, muncul penghalang transparan yang melindungi penonton dari serangan di [Colosseum]

Sedetik setelah [Beauty] menghilang, siswa tahun ke-7 mulai saling menyerang

Ada yang berubah menjadi sosok kera sebesar puluhan meter

Ada yang menyemburkan api biru dari mulutnya

Ada yang berdiri diam di pojokan, mengabaikan segala yang terjadi di arena

Dan segala macam [Skill] diperlihatkan. Kekuatan setingkat itu membuat penonton di tribun menjadi kagum, sedangkan siswa akademi yang menonton gemetar ketakutan

1 jam telah berlalu, siswa tahun ke-7 yang lebih lemah telah tersingkir

Saat ini, hanya terdapat 100an siswa akademi tahun ke-7 yang masih berdiri di atas arena

Siswa tahun ke-7 yang berubah menjadi kera raksasa mulai menyerang siswa yang menyemburkan api biru

Api biru mulai menyelimuti lengan kanan kera raksasa hingga mengeluarkan asap

Tetapi kera raksasa tak berhenti dan menggunakan lengan kirinya untuk menyerang. Lengan kirinya mengayun ke arah siswa yang menyemburkan api biru

Tetapi, siswa yang menyemburkan api biru melompat dan berjalan di lengan kiri kera raksasa. Setelah berlari beberapa saat, siswa tersebut melompat dan menyemburkan api di wajah kera raksasa

Kera raksasa yang terkena semburan api biru di wajah mulai menepuk wajahnya untuk memadamkan api tetapi tidak berhasil. Akibatnya, kera api terjatuh dari arena

Siswa yang menyemburkan api biru tidak dapat merayakan kemenangannya, karena arena di bawah kakinya mulai retak

Siswa tersebut sontak melompat, tetapi tak disangka bahwa seseorang telah menunggunya di udara

Seorang siswa dengan sayap berwarna putih dan membawa sebuah pedang. Tanpa persiapan, siswa yang menyemburkan api biru dipukul dengan sayap putih tersebut dan terhempas jauh keluar arena

Di sisi lain, seorang siswa yang berlari secepat suara mulai memukul belasan siswa sekaligus dan berhasil menumbangkan belasan siswa tersebut

Di ujung arena, seorang siswa berdiri diam menatap pertarungan arena tanpa diganggu dan tidak berniat mengganggu

Di tengah arena, seorang siswi duduk dengan santai dengan diselimuti oleh berbagai macam tumbuhan yang melindunginya

Meskipun dengan beberapa orang bersantai, tetapi tetap ada pertarungan yang intens di arena

Setelah setengah jam, akhirnya pertarungan di pihak tahun ke-7 telah berakhir. Menyisakan 10 orang dari tahun ke-7

Siswa perempuan dengan tumbuhan di tengah arena

Siswa laki-laki yang berdiri diam di ujung arena

Siswa laki-laki dengan sayap putih dan pedang

Siswa laki-laki tang dapat bersembunyi di bayangan seseorang

Siswa laki-laki yang dapat memperbesar atau memperkecil ukuran tubuhnya

Siswi perempuan dengan teknik pedang yang sangat hebat

Siswa laki-laki yang melapisi tubuhnya dengan berlian

Siswa laki-laki yang dapat bergerak secepat suara

Siswi perempuan yang dapat menjadi tak terlihat

Siswa perempuan yang dapat mengendalikan ilusi

Van menatap sepuluh siswa tahun ke-7 dengan tatapan datar

Tetapi berbeda dengan tribun penonton, seluruh tribun penonton saat ini penuh dengan raungan heboh karena pertunjukan

Sedangkan siswa akademi yang menonton pertarungan tahun ke-7 menjadi gemetar ketakutan

Terpopuler

Comments

Hinata

Hinata

jir, Ant-man

2024-06-26

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Keadilan
2 Chapter 2 : Kebangkitan
3 Chapter 3 : Akademi
4 Chapter 4 : Bawahan Baru
5 Chapter 5 : [Physique] or [Skill]?
6 Chapter 6 : Doppelganger
7 Chapter 7 : Bawahan Baru
8 Chapter 8 : Time Skip
9 Chapter 9 : [Tamer]
10 Chapter 10 : Jin
11 Chapter 11 : [Red Blood]
12 Chapter 12 : Hobgoblin
13 Chapter 13 : The Last Day of Survival
14 Chapter 14 : [Academy Tournament] I
15 Chapter 15 [Academy Tournament] II
16 Chapter 16 : Vampire Attack I
17 Chapter 17 : Vampire Attack II
18 Chapter 18 : Vampire Attack III
19 Chapter 19 : Vampire Attack IV
20 Chapter 20 : Magang I
21 Chapter 21 : Magang II
22 Chapter 22 : Magang III
23 Chapter 23 : Magang IV
24 Chapter 24 : Magang V
25 Chapter 25 : Psychologist
26 Chapter 26 : Perjalanan
27 Chapter 27 : Aneh
28 Chapter 28 : Monster Wave I
29 Chapter 29 : Monster Wave II
30 Chapter 30 : Revenge
31 Chapter 31 : Penculikan
32 Chapter 32 : Kawasan Kumuh
33 Chapter 33 : The Revolution of [Dark Shadow]
34 Chapter 34 : Status
35 Chapter 35 : Demon I
36 Chapter 36 : Demon II
37 Chapter 37 : Demon III
38 Chapter 38 : Demon IV
39 Chapter 39 : Demon V
40 Chapter 40 : Information
41 Chapter 41 : Purge
42 Chapter 42 : Fear
43 Chapter 43 : [Hell] I
44 Chapter 44 : [Hell] II
45 Chapter 45 : [Hell] III
46 Chapter 46 : [Hell] IV
47 Chapter 47 : [Hell] V
48 Chapter 48 : [Hell] VI
49 Chapter 49 : [Hell] VII
50 Chapter 50 : [Hell] VIII
51 Chapter 51 : Final Hell
52 Chapter 52 : Back to Earth
53 Chapter 53 : [Mysterious] I
54 Chapter 54 : [Mysterious] II
55 Chapter 55 : [Mysterious] III
56 Chapter 56 : Identity
57 Chapter 57 : [Volcano] I
58 Chapter 58 : [Volcano] II
59 Chapter 59 : [Volcano] III
60 Chapter 60 : [Volcano] IV
61 Chapter 61 : [Volcano] V
62 Chapter 62 : Volcano VI
63 Chapter 63 : Holiday I
64 Chapter 64 : Holiday II
65 Chapter 65 : Holiday III
66 Chapter 66 : Holiday IV
67 Chapter 67 : Holiday V
68 Chapter 68 : Red Dragon I
69 Chapter 69 : Red Dragon II
70 Chapter 70 : Red Dragon III
71 Chapter 71 : [War of Dragons] I
72 Chapter 72 : [War of Dragons] II
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Chapter 1 : Keadilan
2
Chapter 2 : Kebangkitan
3
Chapter 3 : Akademi
4
Chapter 4 : Bawahan Baru
5
Chapter 5 : [Physique] or [Skill]?
6
Chapter 6 : Doppelganger
7
Chapter 7 : Bawahan Baru
8
Chapter 8 : Time Skip
9
Chapter 9 : [Tamer]
10
Chapter 10 : Jin
11
Chapter 11 : [Red Blood]
12
Chapter 12 : Hobgoblin
13
Chapter 13 : The Last Day of Survival
14
Chapter 14 : [Academy Tournament] I
15
Chapter 15 [Academy Tournament] II
16
Chapter 16 : Vampire Attack I
17
Chapter 17 : Vampire Attack II
18
Chapter 18 : Vampire Attack III
19
Chapter 19 : Vampire Attack IV
20
Chapter 20 : Magang I
21
Chapter 21 : Magang II
22
Chapter 22 : Magang III
23
Chapter 23 : Magang IV
24
Chapter 24 : Magang V
25
Chapter 25 : Psychologist
26
Chapter 26 : Perjalanan
27
Chapter 27 : Aneh
28
Chapter 28 : Monster Wave I
29
Chapter 29 : Monster Wave II
30
Chapter 30 : Revenge
31
Chapter 31 : Penculikan
32
Chapter 32 : Kawasan Kumuh
33
Chapter 33 : The Revolution of [Dark Shadow]
34
Chapter 34 : Status
35
Chapter 35 : Demon I
36
Chapter 36 : Demon II
37
Chapter 37 : Demon III
38
Chapter 38 : Demon IV
39
Chapter 39 : Demon V
40
Chapter 40 : Information
41
Chapter 41 : Purge
42
Chapter 42 : Fear
43
Chapter 43 : [Hell] I
44
Chapter 44 : [Hell] II
45
Chapter 45 : [Hell] III
46
Chapter 46 : [Hell] IV
47
Chapter 47 : [Hell] V
48
Chapter 48 : [Hell] VI
49
Chapter 49 : [Hell] VII
50
Chapter 50 : [Hell] VIII
51
Chapter 51 : Final Hell
52
Chapter 52 : Back to Earth
53
Chapter 53 : [Mysterious] I
54
Chapter 54 : [Mysterious] II
55
Chapter 55 : [Mysterious] III
56
Chapter 56 : Identity
57
Chapter 57 : [Volcano] I
58
Chapter 58 : [Volcano] II
59
Chapter 59 : [Volcano] III
60
Chapter 60 : [Volcano] IV
61
Chapter 61 : [Volcano] V
62
Chapter 62 : Volcano VI
63
Chapter 63 : Holiday I
64
Chapter 64 : Holiday II
65
Chapter 65 : Holiday III
66
Chapter 66 : Holiday IV
67
Chapter 67 : Holiday V
68
Chapter 68 : Red Dragon I
69
Chapter 69 : Red Dragon II
70
Chapter 70 : Red Dragon III
71
Chapter 71 : [War of Dragons] I
72
Chapter 72 : [War of Dragons] II

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!