Seminggu telah berlalu semenjak Van kembali ke akademi
Selama ini, Van hanya berjalan-jalan di siang hari dan menjadi [Darkness] saat malam hari
Organisasi [Dark Shadow] miliknya juga semakin berkembang selama bertahun-tahun
Walaupun berbentuk organisasi, tetapi anggota [Dark Shadow] yang telah diketahui oleh masyarakat hanya Van dan dikenal dengan [Darkness]. Sedangkan anggota lain belum diketahui sama sekali
Van atau [Darkness] dianggap sebagai salah satu penjahat paling dicari dengan bounty sebanyak $100 juta dollar
Setiap hari, semua pahlawan sibuk mencari jejak [Darkness] maupun [Dark Shadow]
Sedangkan buronan yang sedang dicari saat ini sedang berjalan-jalan menikmati [Academy Tournament]
Selain pendidikan untuk para siswa, pihak akademi juga memanfaatkan [Academy Tournament] untuk mencari uang
Seperti menjual tiket masuk, makanan, souvenir, dan hal-hal lainnya yang dapat menghasilkan uang
Dan Van sedang berjalan-jalan menuju [Colosseum] yang merupakan salah satu fasilitas akademi yang hanya digunakan ketika [Academy Tournament]
Saat ini [Colosseum] yang sangat besar telah dipenuhi oleh penonton, baik pahlawan ataupun masyarakat biasa
Saat tiba di bangku khusus untuk siswa akademi, Van melihat ke arah tribun penonton. Van melihat 7 sosok yang mengenakan jubah hitam dan wajah tersembunyi di balik jubah
Van juga melihat sosok Ayahnya, Ibunya, Paman Javier a.k.a [Disaster], serta pahlawan lainnya
Kemudian Van kembali menoleh ke layar besar berbentuk kubus yang melayang di langit di atas [Colosseum] yang menunjukkan waktu mundur dalam hitungan 5 menit
Saat waktu di layar besar berakhir, layar menunjukan tengah [Colosseum]. Adapun tengah [Colosseum] mulai mengeluarkan asap berwarna-warni
Dari balik asap terdengar suara yang sangat merdu "Penonton [Academy Tournament]! Are you ready?"
Saat penonton mendengar suara tersebut, tribun seketika bergetar karena suara penonton yang bergema
"BEAUTY"
"BEAUTY"
"BEAUTY"
"You're right, I'm Beauty" asap perlahan menghilang dan memperlihatkan sosok wanita yang sangat cantik
Dengan asap yang menghilang sepenuhnya, sosok [Beauty] terlihat sepenuhnya yang membuat gema di [Colosseum] semakin keras
"Hei hei kau lihat itu?! Itu [Beauty]! Tak kusangka bisa melihatnya secara langsung!" seseorang yang tidak ditau namanya yang duduk di sebelah Van mulai berbicara dengan Van dengan senyum bahagia di wajahnya
Tetapi melihat wajah datar Van yang menatapnya membuat senyum bahagia di wajahnya berubah menjadi senyum canggung. Ia akhirnya menoleh kembali dan melihat [Beauty] di arena
Adapun Van, Ia menatap [Beauty] yang ada di atas arena. Akan mengherankan apabila Ia tidak mengenal nama pahlawan [Beauty], seorang pahlawan #10 yang terkenal dengan kecantikannya sekaligus seorang idol dengan suara yang merdu
"Konnichiwa, aku [Beauty] akan menemani kalian selama [Academy Tournament] berlangsung. Aku yakin kalian semua sudah tidak sabar dengan kegiatan ini! Tak perlu berlama-lama, mari kita mulai pertunjukannya!"
Dengan pembukaan singkat oleh [Beauty], seluruh [Colosseum] bergema dengan suara yang penuh semangat juang
Setelah itu, siswa tahun ke-7 mulai memasuki [Colosseum]. Dengan masuknya tahun ke-7, seluruh siswa di tahun ke-4 menatap ngeri siswa tahun ke-7
"Apa-apaan itu? Kenapa mereka tinggi sekali?!"
"Kau yakin mereka tahun ke-7?"
"Hei lihat itu! Wajahnya penuh dengan luka mengerikan"
Selain siswa yang ketakutan, tentu saja ada beberapa siswa yang menatap siswa tahun ke-7 dengan semangat juang membara dan ada yang netral tanpa ekspresi seperti Van
Tahun ke-7 yang berjumlah 1000 siswa, mulai memenuhi arena [Colosseum]
[Beauty] yang berada di ujung mulai melakukan pidatonya "Baiklah semuanya, disini kita bisa melihat 1000 siswa akademi tahun ke-7. Tak seru jika kita memulai pertarungan biasa-biasa saja. Oleh karena itu, kalian bebas untuk bertarung satu sama lain hingga hanya tersisa 10 orang di atas arena"
[Beauty] menatap seluruh tahun ke-7 dengan tersenyum dan berkata "Baiklah, hancurkan [Colosseum] ini dengan seluruh kemampuan kalian! The stage is yours!"
Setelah itu, [Beauty] melompat dari arena dan berdiri dekat bangku siswa akademi lainnya
Paman Javier a.k.a [Disaster] yang sedang minum langsung menyemburkan minumannya ketika mendengar ucapan [Beauty]
"Hei jangan dihancurkan, biaya [Colosseum] sangat mahal keparat!" ucap Paman Javier
Dari tribun penonton, muncul penghalang transparan yang melindungi penonton dari serangan di [Colosseum]
Sedetik setelah [Beauty] menghilang, siswa tahun ke-7 mulai saling menyerang
Ada yang berubah menjadi sosok kera sebesar puluhan meter
Ada yang menyemburkan api biru dari mulutnya
Ada yang berdiri diam di pojokan, mengabaikan segala yang terjadi di arena
Dan segala macam [Skill] diperlihatkan. Kekuatan setingkat itu membuat penonton di tribun menjadi kagum, sedangkan siswa akademi yang menonton gemetar ketakutan
1 jam telah berlalu, siswa tahun ke-7 yang lebih lemah telah tersingkir
Saat ini, hanya terdapat 100an siswa akademi tahun ke-7 yang masih berdiri di atas arena
Siswa tahun ke-7 yang berubah menjadi kera raksasa mulai menyerang siswa yang menyemburkan api biru
Api biru mulai menyelimuti lengan kanan kera raksasa hingga mengeluarkan asap
Tetapi kera raksasa tak berhenti dan menggunakan lengan kirinya untuk menyerang. Lengan kirinya mengayun ke arah siswa yang menyemburkan api biru
Tetapi, siswa yang menyemburkan api biru melompat dan berjalan di lengan kiri kera raksasa. Setelah berlari beberapa saat, siswa tersebut melompat dan menyemburkan api di wajah kera raksasa
Kera raksasa yang terkena semburan api biru di wajah mulai menepuk wajahnya untuk memadamkan api tetapi tidak berhasil. Akibatnya, kera api terjatuh dari arena
Siswa yang menyemburkan api biru tidak dapat merayakan kemenangannya, karena arena di bawah kakinya mulai retak
Siswa tersebut sontak melompat, tetapi tak disangka bahwa seseorang telah menunggunya di udara
Seorang siswa dengan sayap berwarna putih dan membawa sebuah pedang. Tanpa persiapan, siswa yang menyemburkan api biru dipukul dengan sayap putih tersebut dan terhempas jauh keluar arena
Di sisi lain, seorang siswa yang berlari secepat suara mulai memukul belasan siswa sekaligus dan berhasil menumbangkan belasan siswa tersebut
Di ujung arena, seorang siswa berdiri diam menatap pertarungan arena tanpa diganggu dan tidak berniat mengganggu
Di tengah arena, seorang siswi duduk dengan santai dengan diselimuti oleh berbagai macam tumbuhan yang melindunginya
Meskipun dengan beberapa orang bersantai, tetapi tetap ada pertarungan yang intens di arena
Setelah setengah jam, akhirnya pertarungan di pihak tahun ke-7 telah berakhir. Menyisakan 10 orang dari tahun ke-7
Siswa perempuan dengan tumbuhan di tengah arena
Siswa laki-laki yang berdiri diam di ujung arena
Siswa laki-laki dengan sayap putih dan pedang
Siswa laki-laki tang dapat bersembunyi di bayangan seseorang
Siswa laki-laki yang dapat memperbesar atau memperkecil ukuran tubuhnya
Siswi perempuan dengan teknik pedang yang sangat hebat
Siswa laki-laki yang melapisi tubuhnya dengan berlian
Siswa laki-laki yang dapat bergerak secepat suara
Siswi perempuan yang dapat menjadi tak terlihat
Siswa perempuan yang dapat mengendalikan ilusi
Van menatap sepuluh siswa tahun ke-7 dengan tatapan datar
Tetapi berbeda dengan tribun penonton, seluruh tribun penonton saat ini penuh dengan raungan heboh karena pertunjukan
Sedangkan siswa akademi yang menonton pertarungan tahun ke-7 menjadi gemetar ketakutan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Hinata
jir, Ant-man
2024-06-26
0