Chapter 12 : Hobgoblin

"Tapi, bukankah terlalu berbahaya jika kita tetap melanjutkan kegiatan?" ucap Rover

"Memang berbahaya, tapi ini demi memupuk pengalaman kalian dan juga untuk memberi pelajaran kepada kalian bahwa alam liar itu berbahaya" ucap [Barrier Master]

Tiba-tiba, terdengar suara ranting kayu yang diinjak saat [Barrier Master] dan Rover sedang berdebat

Suara itu membuat mereka berdua berhenti berdebat dan langsung memasang posisi bertarung

Begitupun dengan Van dan siswa akademi lainnya meskipun siswa akademi lainnya berdiri dengan kaki gemetaran

"A-anoo, ada 1 Hobgoblin dan 12 goblin yang sudah mengepung kita" ucap salah satu siswa akademi

[Barrier Master] yang mendengar ucapan siswa tersebut langsung terkejut "Semuanya, bersiaplah untuk pertempuran berjangka panjang. Jika ada Hobgoblin, berarti ada sarang goblin didekat kita"

Dari semak-semak, muncul 3 ekor goblin dengan pemukul kayu di tangan mereka. 3 ekor goblin berjalan mendekati rombongan Van dengan berani

Tetapi, saat ketiga goblin baru berjalan beberapa langkah, sebuah petir menyambar mereka hingga berubah menjadi abu

[Barrier Master] menoleh ke arah Rover dan mengangguk puas

Akibat sambaran petir, Hobgoblin dan goblin lainnya langsung kabur dengan terburu-buru

[Barrier Master] menghela nafas lega dan menoleh ke siswa-siswa akademi "Mari kita berpindah posisi, sepertinya goblin tadi akan datang kembali dengan jumlah yang lebih banyak"

Van dan yang lainnya mengangguk dan pergi berkemas. Mereka kemudian berjalan menelusuri sungai

"Ngomong-ngomong, apakah kalian siap dengan [Academy Tournament]?" tanya [Barrier Master] pada Van dan yang lainnya

"Ya, tentu saja. [Academy Tournament] akan menjadi batu pijakan bagiku untuk menjadi pahlawan #1" ucap Rover dan [Barrier Master] hanya menggelengkan kepalanya melihat Rover yang narsis

"Kalian harus berusaha keras. [Academy Tournament] yang akan menentukan kalian akan magang dimana selama tahun ke-4 sampai tahun ke-7" ucap [Barrier Master]

Setelah menelusuri sungai selama berjam-jam hingga sore, kelompok Van tak sengaja bertemu dengan kelompok siswa akademi lainnya

Mata [Barrier Master] langsung berbinar saat bertemu dengan pemimpin kelompok lain

"Hey [Blinkers]! Bagaimana kabarmu?" tanya [Barrier Master] kepada pemimpin kelompok lain, [Blinkers]

Pahlawan #300 [Blinkers] dengan Skill [Blink]

[Blink] : Dapat berteleportasi sejauh 10 meter dari lokasi awak pengguna

"Seperti biasa, aku baik-baik saja" jawab [Blinkers]

"Aku sarankan kau untuk memutar arah, di belakang ada sarang goblin dan sepertinya ada banyak Hobgoblin" ucap [Barrier Master]

Tak menunggu respon [Blinker], salah satu siswa akademi menyela saat mendengar saran [Barrier Master]. "Hei, ada lawan yang kuat?! Hey [Blinkers], ayo kesana!"

[Barrier Master] menoleh ke siswa yang menyela pembicaraannya dan kembali menatap [Blinkers]

[Blinkers] yang menyadari tatapan [Barrier Master] hanya bisa mengangkat bahunya "Seperti biasa, siswa peringkat S yang sombong"

[Barrier Master] kemudian kembali menatap siswa peringkat S yang tadi menyela pembicaraannya. "Nak, aku tau kau kuat. Tetapi, Hobgoblin sama sekali berbeda dengan goblin yang biasa kau lawan"

"Heh, tidak peduli" ucap siswa tersebut lalu berubah menjadi kilatan cahaya dan menghilang dari tempatnya

"Astaga, Ace" gumam [Blinkers] dengan kesal

"Van, kau kejar anak nakal itu. Kami akan menyusulmu" perintah [Barrier Master]

Van mengangguk dan mulai berlari ke arah kilatan cahaya Ace

"Jangan biarkan bocah itu kabur, Ace dapat bergerak dengan kecepatan cahaya" suara [Blinkers] terdengar

[Blinkers] terkejut ketika melihat kecepatan lari Van yang sangat cepat walaupun Ia sudah menggunakan [Blink] dan akhirnya menoleh ke [Barrier Master]. "Anak itu yang disebut super jenius di akademi kan?"

[Barrier Master] kemudian mengangguk sebagai tanggapan atas pertanyaan [Blinkers]. "Jangan lupa bahwa Ia juga anak pahlawan #1"

"Sungguh monster" gumam [Blinkers]

Di sisi lain, Carl akhirnya berhasil menyusul Ace yang saat ini sedang bertempur dengan puluhan goblin

Tetapi, pertempuran terasa mudah karena terlihat Ace saat ini sedang tersenyum menghadapi puluhan goblin

Ace juga menyadari kedatangan Van lalu berubah menjadi kilatan cahaya, dan muncul di sebelah Van

"Dimana Hobgoblin itu? Melawan kroco seperti goblin hanya membuang waktuku" ucap Ace pada Van

Tetapi Van tak membalas pertanyaan Ace. Van meraih seekor goblin yang melompat ke arah mereka dengan telapak tangannya

Van mengaktifkan [Decay] dan goblin yang berasa di telapak tangan Van langsung hancur menjadi debu

Ace yang berada di samping langsung tertarik dengan Van setelah melihat aksinya. Ace kemudian mengulurkan tangannya pada Van. "Perkenalkan aku Ace, skill [Light Speed] yang dapat bergerak secepat cahaya"

Tetapi, Van tidak membalas salam Ace dan hanya fokus membunuh goblin yang mendekati mereka

Ace yang melihat tindakan Van yang mengabaikannya langsung menjadi sedikit kesal. "Oh ayolah"

Ace kemudian berubah menjadi kilatan cahaya dan muncul di depan Van dengan kaki berayun

Van mundur selangkah dan berhasil menghindari tendangan Ace

Ace sekali lagi berubah menjadi kilatan cahaya dan muncul di atas Van

Ace mengangkatnya kakinya ke atas dan mengayunkannya ke bawah. Tetapi berhasil ditahan oleh Van dengan menyilangkan kedua lengannya di atas kepala

Ace berubah menjadi kilatan cahaya dan mundur sejauh belasan meter

Tetapi saat Ace baru saja mendarat, Ace tiba-tiba merasakan krisis di hatinya. Ace kemudian menoleh ke belakang dan melihat seekor hobgoblin setinggi 3 meter berdiri di belakangnya

Hobgoblin itu mengayunkan senjatanya berupa pemukul kayu yang sangat besar. Ace langsung berubah menjadi kilatan cahaya dan muncul tepat di sebelah Van. "Apa-apaan?! Sejak kapan Ia muncul?!"

"Bukan hanya satu hobgoblin, masih ada 4 lainnya dan ratusan goblin telah mengepung kita" ucap Van di sebelah Ace

Ace yang mendengar ucapan Van langsung tersenyum lebar dan menatap sekitarnya yang sangat gelap karena telah malam dengan mata membara. "Inilah pertarungan yang kuinginkan"

Ace kemudian berubah menjadi kilatan cahaya dan muncul di sebelah hobgoblin yang tadi ingin menyerangnya. "Hei, apa kau pernah ditendang dengan kecepatan cahaya?" tanya Ace

Ace kemudian menendang pinggang kiri hobgoblin dan membuatnya terlempar sejauh puluhan meter

Ace sekali lagi berubah menjadi kilatan cahaya dan menyerang goblin-goblin di sekitar yang mengepungnya

Di sisi lain, 3 hobgoblin mendekati Van dan mengayunkan senjata mereka bersama-sama

Saat serangan tersebut semakin mendekati Van, Van mengulurkan tangannya dan ketiga senjata itu langsung hancur menjadi debu

3 hobgoblin tertegun sejenak dan Van memanfaatkan kesempatan tersebut. Van berlari ke salah satu hobgoblin dan menyentuh punggung hobgoblin itu dengan telapak tangannya

Saat Van menyentuhnya, hobgoblin tersebut langsung berubah menjadi debu. Aksi Van menyebabkan hobgoblin menjadi ketakutan dan mencoba melarikan diri

Tetapi, Van hanya menyentuh tanah dan daerah sekitar Van seperti rumput, hewan, dan goblin di sekitar hancur menjadi debu

Serangan Van semakin mendekati kedua hobgoblin. Saat mencapai mereka berdua, kedua hobgoblin langsung hancur menjadi debu

Van kemudian ke arah Ace. Van melihat Ace telah mengalahkan hobgoblin yang lainnya dan sisa-sisa goblin

Akhirnya, [Barrier Master], [Blinkers], dan siswa akademi lainnya akhirnya tiba. Mereka terkejut ketika melihat kehancuran di sekitar Van dan gunung mayat di dekat Ace

Terpopuler

Comments

☠zephir atrophos☠

☠zephir atrophos☠

mati entar

2023-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Keadilan
2 Chapter 2 : Kebangkitan
3 Chapter 3 : Akademi
4 Chapter 4 : Bawahan Baru
5 Chapter 5 : [Physique] or [Skill]?
6 Chapter 6 : Doppelganger
7 Chapter 7 : Bawahan Baru
8 Chapter 8 : Time Skip
9 Chapter 9 : [Tamer]
10 Chapter 10 : Jin
11 Chapter 11 : [Red Blood]
12 Chapter 12 : Hobgoblin
13 Chapter 13 : The Last Day of Survival
14 Chapter 14 : [Academy Tournament] I
15 Chapter 15 [Academy Tournament] II
16 Chapter 16 : Vampire Attack I
17 Chapter 17 : Vampire Attack II
18 Chapter 18 : Vampire Attack III
19 Chapter 19 : Vampire Attack IV
20 Chapter 20 : Magang I
21 Chapter 21 : Magang II
22 Chapter 22 : Magang III
23 Chapter 23 : Magang IV
24 Chapter 24 : Magang V
25 Chapter 25 : Psychologist
26 Chapter 26 : Perjalanan
27 Chapter 27 : Aneh
28 Chapter 28 : Monster Wave I
29 Chapter 29 : Monster Wave II
30 Chapter 30 : Revenge
31 Chapter 31 : Penculikan
32 Chapter 32 : Kawasan Kumuh
33 Chapter 33 : The Revolution of [Dark Shadow]
34 Chapter 34 : Status
35 Chapter 35 : Demon I
36 Chapter 36 : Demon II
37 Chapter 37 : Demon III
38 Chapter 38 : Demon IV
39 Chapter 39 : Demon V
40 Chapter 40 : Information
41 Chapter 41 : Purge
42 Chapter 42 : Fear
43 Chapter 43 : [Hell] I
44 Chapter 44 : [Hell] II
45 Chapter 45 : [Hell] III
46 Chapter 46 : [Hell] IV
47 Chapter 47 : [Hell] V
48 Chapter 48 : [Hell] VI
49 Chapter 49 : [Hell] VII
50 Chapter 50 : [Hell] VIII
51 Chapter 51 : Final Hell
52 Chapter 52 : Back to Earth
53 Chapter 53 : [Mysterious] I
54 Chapter 54 : [Mysterious] II
55 Chapter 55 : [Mysterious] III
56 Chapter 56 : Identity
57 Chapter 57 : [Volcano] I
58 Chapter 58 : [Volcano] II
59 Chapter 59 : [Volcano] III
60 Chapter 60 : [Volcano] IV
61 Chapter 61 : [Volcano] V
62 Chapter 62 : Volcano VI
63 Chapter 63 : Holiday I
64 Chapter 64 : Holiday II
65 Chapter 65 : Holiday III
66 Chapter 66 : Holiday IV
67 Chapter 67 : Holiday V
68 Chapter 68 : Red Dragon I
69 Chapter 69 : Red Dragon II
70 Chapter 70 : Red Dragon III
71 Chapter 71 : [War of Dragons] I
72 Chapter 72 : [War of Dragons] II
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Chapter 1 : Keadilan
2
Chapter 2 : Kebangkitan
3
Chapter 3 : Akademi
4
Chapter 4 : Bawahan Baru
5
Chapter 5 : [Physique] or [Skill]?
6
Chapter 6 : Doppelganger
7
Chapter 7 : Bawahan Baru
8
Chapter 8 : Time Skip
9
Chapter 9 : [Tamer]
10
Chapter 10 : Jin
11
Chapter 11 : [Red Blood]
12
Chapter 12 : Hobgoblin
13
Chapter 13 : The Last Day of Survival
14
Chapter 14 : [Academy Tournament] I
15
Chapter 15 [Academy Tournament] II
16
Chapter 16 : Vampire Attack I
17
Chapter 17 : Vampire Attack II
18
Chapter 18 : Vampire Attack III
19
Chapter 19 : Vampire Attack IV
20
Chapter 20 : Magang I
21
Chapter 21 : Magang II
22
Chapter 22 : Magang III
23
Chapter 23 : Magang IV
24
Chapter 24 : Magang V
25
Chapter 25 : Psychologist
26
Chapter 26 : Perjalanan
27
Chapter 27 : Aneh
28
Chapter 28 : Monster Wave I
29
Chapter 29 : Monster Wave II
30
Chapter 30 : Revenge
31
Chapter 31 : Penculikan
32
Chapter 32 : Kawasan Kumuh
33
Chapter 33 : The Revolution of [Dark Shadow]
34
Chapter 34 : Status
35
Chapter 35 : Demon I
36
Chapter 36 : Demon II
37
Chapter 37 : Demon III
38
Chapter 38 : Demon IV
39
Chapter 39 : Demon V
40
Chapter 40 : Information
41
Chapter 41 : Purge
42
Chapter 42 : Fear
43
Chapter 43 : [Hell] I
44
Chapter 44 : [Hell] II
45
Chapter 45 : [Hell] III
46
Chapter 46 : [Hell] IV
47
Chapter 47 : [Hell] V
48
Chapter 48 : [Hell] VI
49
Chapter 49 : [Hell] VII
50
Chapter 50 : [Hell] VIII
51
Chapter 51 : Final Hell
52
Chapter 52 : Back to Earth
53
Chapter 53 : [Mysterious] I
54
Chapter 54 : [Mysterious] II
55
Chapter 55 : [Mysterious] III
56
Chapter 56 : Identity
57
Chapter 57 : [Volcano] I
58
Chapter 58 : [Volcano] II
59
Chapter 59 : [Volcano] III
60
Chapter 60 : [Volcano] IV
61
Chapter 61 : [Volcano] V
62
Chapter 62 : Volcano VI
63
Chapter 63 : Holiday I
64
Chapter 64 : Holiday II
65
Chapter 65 : Holiday III
66
Chapter 66 : Holiday IV
67
Chapter 67 : Holiday V
68
Chapter 68 : Red Dragon I
69
Chapter 69 : Red Dragon II
70
Chapter 70 : Red Dragon III
71
Chapter 71 : [War of Dragons] I
72
Chapter 72 : [War of Dragons] II

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!