"Lo kok sendirian dimana yang lainnya?" tanya Danzel berdiri di depan teras bersama Cesario, sedangkan Casey sedang mandi belum selesai karena dia habis selesai ngegym.
Devano masuk kedalam mansion dan memakirkan motor sport.
"Tadi kata mereka udah duluan berangkat naik mobil Nicholas" balas Devano.
"Lah seharusnya mereka dari tadi udah sampai dong, apa mereka nyasar?" ucap Danzel bingung.
"Ck, nggak mungkin mereka nyasar bang, mereka sering kesini kok" sambung Cesario.
"Ada apa?" tanya Casey yang sedang berjalan menghampiri mereka yang tengah mengobrol dengan gaya coolnya.
Mereka bertiga menoleh ke belakang melihat Casey yang kelihatan sudah segar setelah mandi.
"Itu mereka bertiga belum sampai ke sini bang katanya mereka naik mobil bang Nicholas" balas Cesario.
"Kita cari" ucap Casey yang sudah masuk kedalam mobil.
Sedangkan tiga tuyul masih bengong apa yang Casey cari menurut mereka bertiga.
"Naik" suara dingin Casey menyentak kesadaran mereka bertiga.
Tiga tuyul pun langsung naik ke dalam mobil Casey, mereka langsung pergi mencari tiga tuyul tersebut.
"Coba deh lo pelanin dikit mobil lo siapa tahu mereka ada sekitar sini" pinta Danzel kepada Casey.
Dan tidak sengaja saat Cesario menoleh ke kanan ia melihat ada tiga orang berada di empang, siluet bayangan tiga orang menurut Cesario seperti tidak asing baginya. Cesario menyuruh Casey untuk menepikan mobilnya.
"Bang berhenti, sepertinya ada tiga orang yang lagi nyungsep di empang deh dan gue yakin itu mereka" ucap Cesario untuk menghentikan mobil Casey.
Akhirnya Casey menghentikan mobilnya dan memakirkan di pinggir jalan.
"Hah, yang bener aja mereka ada di empang ngapain?" Danzel tidak percaya.
"Tapi kayaknya yang sedang duduk di atas itu kayak bang Nicholas deh coba kalian lihat" tunjuk Cesario ke arah empang.
Ketiga tuyul langsung membulatkan mata dan menganga lebar.
"Sepertinya iya mirip dengan mereka, kalo benar ngapain mereka ada di empang kalo mau mandi kan bisa mandi di mansion nggak harus di empang kali" celetuk Danzel.
"Itu beneran Nicholas?" Devano juga masih belum percaya.
"Kita turun" pinta Casey kepada ketiga tuyul untuk segera turun dari mobil.
Mereka pun langsung turun dari mobil dan menyebrang ke sisi jalan, berjalan menuju mereka yang masih ada di empang.
Mereka bertiga melebarkan matanya menatap ketiga tuyul yang udah basah kuyup apalagi Nicholas yang masih nyangkut diatas kursi pengemudi yang naik ke atas.
Cesario dan Danzel sudah meledakkan tawa sedangkan Casey dan Devano hanya terkekeh kecil dan gelengan kepala.
"Hei, lo berdua mau cosplay jadi ikan lele? dan lo bang Nicholas mau sampai kapan nyangkut di sono" tawa ngakak Cesario.
Ketiga tuyul langsung menoleh ke arah mereka dan mendengus mendengar tawa Cesario dan Danzel ini semua gara-gara Nicholas coba saja dia tidak mengajaknya untuk naik becak.
"Puas lo ngetawain kita, mending lo tolongin kita deh terutama noh Nicholas nggak bisa turun" tunjuk Danar ke arah Nicholas.
"Busyeettt dah kalo mau renang ya jangan di empang bro, mending di kolam renang nya Casey noh luas banget daripada empang lele yang ada tongkol lo di caplok sama lele" ejek Danzel sambil tertawa terbahak-bahak.
"Gue nggak bisa berhenti ketawa njir, sumpah ye kalian bikin perut gue kram" Cesario masih ketawa sampai bunyi ngik ngok.
"Anjing kalian semua malah ngetawain kita,buruan bantuin kek" kesal Areksa sambil mengumpat.
Nicholas sudah memasang wajah sedih dia sudah kehabisan air mata hanya pasrah saja dia tidak bisa turun bingung bagaimana caranya.
"Ces, Zel bantuin mereka" pinta Casey menatap kedua sodaranya.
Danzel dan Cesario seketika melototkan mata, heh? kok jadi kita yang bantuin?.
Casey tahu mereka ingin protes tapi Casey langsung melemparkan tatapan tajam ke arah mereka berdua, akhirnya mereka menuruti perkataan Casey.Sedangkan Devano menolong Nicholas yang masih tersangkut.
"Buruan raih tangan gue bang" ucap Cesario sambil mengulurkan tangannya kepada Areksa
Danzel juga mengulurkan tangannya kepada Danar untuk membantu Danar naik dari kolam empang.
Danar dan Areksa saling tatap-tatapan dan tersenyum miring membuat Danzel dan Cesario mengernyitkan dahi mereka,ada apa dengan mereka kok tiba-tiba perasaannya tidak enak.
Saat mereka menarik tangan Danzel dan Cesario seketika Danar dan Areksa sengaja menarik mereka untuk masuk ke dalam empang.
Byur!
Mereka pun akhirnya kecebur kedalam empang, Danzel dan Cesario gelagapan masuk kedalam empang.
"BEDEBAH KAMVRET ANYING" umpat Cesario.
"WHAT THE F•UCK!" umpat Danzel.
Sedangkan Danar dan Areksa sudah bertos ria berhasil mengerjai mereka, Casey juga kaget kenapa mereka jadi ikutan masuk ke empang, kalau begini caranya dua kali kerja ngangkut mereka.
"Enak nggak masuk ke empang renang sama lele hm?"sindir Danar sambil mengejek Danzel dan Cesario.
"Awas tuh nanti tongkat lo kena patil ikan lele haha" tawa Areksa.
"Kamvret bedebah kalian semua awas aja lo" gerutu Cesario.
Nicholas sudah berhasil turun dan sekarang sudah berdiri disamping Devano.
Danar dan Areksa menatap bingung ke arah resleting Danzel yang gerak-gerak.
"Zel, celana lo tuh kenapa gerak-gerak" tunjuk Areksa ke arah celana Danzel.
Danzel langsung mengikuti arah pandang Areksa seketika langsung melotot pantas saja dari tadi bagian bawahnya terasa geli dan linu.
"Huwwaaaa ini apaaa di celana gue tolong dong ambilin huwaaaa" pekik Danzel.
Areksa, Danar , Cesario, Nicholas dan Devano sudah tertawa melihat celana bagian depan Danzel bergerak.
"Heh, itu bukan ular naga lo sendiri tapi ada lele masuk tuh hahaha" tawa Cesario.
"Buruan ambil gue geli njir ... tolong napa bisa bahaya nih masa depan gue suram" pekik Danzel.
"Bentar-bentar gue dokumentasi dulu biar cerita buat anak lo kelak" ucap Devano yang sudah mengeluarkan ponsel untuk siap merekam.
"Kamvret emang temen lagi kena sial malah sibuk rekam" dengus kesal Danzel.
"Buruan kamvret geli banget ini" teriak Danzel dan akhirnya Casey mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Danzel.
"Tarik tangan gue Zel" pinta Casey.
Setelah menarik tangan Casey, akhirnya Danzel naik ke atas dan Casey langsung berjongkok didepan resleting celana Danzel.
"Lo mau ngapain bang? posisi lo ambigu banget anjir, gak bahaya tah?" ucap Cesario yang udah naik ke atas.
Casey tidak menggubris perkataan Cesario ia tetap membuka resleting celana Danzel dan benar saja ikan lele masuk kedalam celananya dan terlihat si otong milik Danzel mengembung gede mungkin efek dari ikan lele, Casey mengambil ikan lele tapi tangannya tidak sengaja menyenggol si otong membuat semakin mengembung. Casey yang melihat langsung mendelik ini kenapa malah semakin mengembung padahal kena tangan laki-laki apa Danzel tidak normal kah? pikiran Casey menjadi konek kemana-mana dan langsung menggelengkan kepalanya menepis pikiran kotor.
"Kok kayak tegang ya si otong gue, lo apakan otong gue njir" pekik Danzel menatap Casey.
"Cuman nyenggol tangan gue dikit, otong lo aja yang sensitif" sentak Casey, sambil melemparkan lele kedalam empang.
"Anjr, tuh kenapa masih gede celana lo Zel" perkataan dari Nicholas membuat semua tuyul langsung menatap ke arah celana Danzel, seketika Danzel langsung menutupinya dengan kedua tangannya.
"Masih ada lele nya?" tanya polos Cesario.
"Lele lele terus bukan ini ular naga gue gara-gara kena tangan Casey jadi bangun deh" kesal Danzel.
Casey yang mendengar langsung melotot sedangkan mereka sudah meledakkan tawa.
"Anjir ... otong lo sama cowo demen juga ternyata hahaha langsung berdiri coy" tawa Danar.
"Otong lo udah nggak suci lagi tuh udah kena tangannya Casey hahaha" gelak tawa Nicholas.
"Minta bang Casey tanggung jawab tuh udah bikin ular naga lo hidup mode on hahaha" tawa ngik ngok Cesario.
"Anying ,gue udah nggak tahan cok ngakak mulu dari tadi" ucap Areksa memegangi perutnya .
Danar dan Areksa sudah berada di atas mereka naik sendiri tanpa ada yang bantu.
"Aman Zel otong lo?" meringis Devano menatap ke arah aset berharga Danzel.
Danzel mendengus kesal daritadi ia kena sial mulu.
Sedangkan Casey hanya menggaruk tengkuknya ia bingung mau jawab apa.
"Terusin aja nistain gue terus saja ketawain gue, kalian nggak tahu rasanya gimana" kesal Danzel ia masih menutupi benda berharganya bagaimana caranya untuk menidurkan si Otong gara-gara kesenggol tangan Casey.
"Gini amat punya ular naga sensitif, kena dikit langsung mode on" gumam Danzel.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Eka Chusnul Msi
🤣🤣🤣🤣
2024-03-05
2
Endangdaman
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
2023-12-21
0
Yeon hee Lim
aduh ini edisi part ngakak parah yakin🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2023-11-23
2