Seorang pria sedang mencari barang yang akan ia pakai untuk berangkat kerja. Dia benar-benar pusing dan menyerah mencari kaos kaki yang berwarna biru yang rencananya akan dia pakai ternyata tidak ada di laci meja. Orang itu adalah Abercio, pasti kalian masih mengenal siapa seorang yang bernama Abercio yang mempunyai tingkah yang absurd.
"Mah, kamu lihat kaos kaki aku nggak yang warna biru" teriak Abercio ia sangat frustrasi cuman gara-gara kaos kaki warna biru.
Mika yang mendengar suara Abercio langsung mendengus kesal, kenapa sih nggak bisa mencari sendiri selalu saja merepotkan orang lain.
"Mah, papah kenapa teriak-teriak udah kayak hutan saja" celetuk Sagara pemuda yang berumur 20 tahun kini sedang kuliah di universitas Lexander internasional jurusan bisnis.
"Biasalah nyari kaos kaki pasti tidak ketemu, papah mu kalo nyari mata nya pasti meleng nggak bener-bener nyari nya, bawa ini ke meja makan Gara" ucap Mika sambil memberi nasi goreng kepada Sagara.
Sagara pun mengangguk kepalanya dan membawa nasi goreng ke meja makan.
"Nicholas udah bangun, Gara?" tanya Mika kepada anak sulungnya.
"Udah mah" balas Sagara.
Sedangkan Abercio ia sudah mengacak-acak rambut akibat tidak menemukan kaos kaki miliknya.
"Bedebah siapa sih yang nyolong kaos kaki gue, pasti kalo lagi butuh tuh kaos kaki udah kayak setan aja langsung hilang tapi kalo nggak butuh pasti muncul, kamvret lo kaos kaki biru" gerutu Abercio ia merebahkan tubuhnya di sofa dengan rambut acak-acakan.
Mika berjalan menghampiri Abercio yang tengah berada di ruang tamu. Mika kaget melihat penampilan Abercio yang berantakan.
"Astaga kamu kenapa penampilan nya jadi begini? nggak jadi berangkat?" tanya Mika.
Tiba-tiba Abercio mendengar suara istrinya ia langsung bangkit dan duduk menatap Mika.
"Ini semua gara-gara kaos kaki biru kalo ketemu daritadi aku udah berangkat sayang" kesal Abercio.
"Papah yakin udah bener nyari kaos kaki nya? kan tadi mama bilang ada di laci meja, nggak mungkin tuh kaos kaki bisa pergi sendiri" sambung Mika ia sambil berjalan menuju laci meja yang ada di samping Abercio.
"Ck, beneran tadi aku udah nyari tuh,tapi nggak ketemu sayang" rengekan Abercio.
Mika tidak menjawab ucapan Abercio dia malah tengah sibuk membuka laci meja dan mencari kaos kaki biru. Baru beberapa menit Mika Berhasil menemukan kaos kaki biru dan memperlihatkannya kepada suami yang kurang teliti.
Abercio menatap cengo ke arah kaos kaki biru. "Wow..kok bisa kamu menemukan kaos kaki itu sayang? padahal aku juga udah nyari ke laci meja tapi tetap saja nggak ketemu tapi kok malah yang nyari kamu langsung ketemu tuh kaos kaki".
Pletak!
Mika menyentil kening Abercio. "Nyatanya kaos kaki biru ada di dalam laci meja, mata kamu yang meleng nyari kaos kaki aja nggak becus".
Abercio meringis mendengar omelan istrinya lebih baik dia diam saja daripada omelan Mika semakin panjang bisa-bisa nanti telinga Abercio terputus sangking panasnya mendengar ocehan Mika.
Saat Sagara hendak berangkat dan melewati kedua orangtuanya yang sedang duduk di ruang tamu. Sagara menahan tawa melihat papah nya sangat tertekan saat mendengar ocehan dari mamah nya.
"Pah, mah Sagara berangkat dulu ya hari ini ada kuliah pagi. Mah kasih ceramah pagi buat papah biar telinga papah makin putus tuh" ejek Sagara sambil menjulurkan lidah ke arah Abercio.
Abercio mendelik menatap nyalang Sagara. "Bedebah kamvret emang anak kurang ajar" umpat Abercio.
"Papah, nggak boleh mengumpat anaknya sendiri, mamah hukum malam ini kamu tidur di luar jangan coba masuk ke kamar" ancam Mika sambil menjewer kuping Abercio.
Abercio semakin membulat matanya mendengar hukuman dari Mika, 'Wah, kamvret ini semua gara-gara bedebah upil kuda demen banget ngeliat gue tersiksa begini' gerutu Abercio menatap tajam Sagara.
Sedangkan Sagara sedang senyum mengejek ke arah Abercio, seketika Abercio melempar bantal ke wajah Sagara namun Sagara langsung lari dari sana dan bantal tersebut tidak mengenai dirinya.
Setelah itu Abercio beralih menatap ke istrinya yang masih marah kepadanya.
"Sayang, biarkan aku tidur di kamar ya? jangan suruh aku tidur di luar, kalo di luar nanti aku di culik sama dedemit lho" ucap Abercio dengan manja.
"Ck, siapa juga yang mau nyulik laki-laki macam kayak kamu itu"
Abercio semakin melebarkan matanya bisa-bisanya ada istri bilang seperti itu ke suaminya.
"Pah, kalo mau bujuk mamah yang sedang marah itu ya papah harus beli banyak emas buat mamah kalo nggak ajak mamah ke toko emas pasti deh mamah bakalan nggak marah sama papah" celetuk tiba-tiba Nicholas memberikan saran yang aneh, datang dari arah belakang.
"Bener tuh apa yang di katakan oleh Nicholas,papah harus belikan mama emas" ucap Mika kapan lagi nguras dompet suami, Mika terkekeh kecil.
Abercio membulatkan matanya mendengar ucapan Nicholas dan Mika. "Kenapa tak ada satu pun yang membela gue, punya anak dua sama saja tidak ada untungnya" gerutu lirih Abercio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Katanya di sekolah kita akan ada murid baru lagi tapi di kelas 11" celetuk Danar.
Mereka baru saja datang dan berkumpul di rooftop sekolah sebelum bel sekolah berbunyi.
"Cewek atau cowok? kelas 11 berarti seumuran dengan Callie dong"tebak Areksa sembari membaca buku komik.
Iya benar seumuran dengan Callie dan murid baru juga cewek katanya tapi agak centil gue nggak suka tipe-tipe pick me kalo gue lihat" sambung Danar ia emang jago menilai kepribadian cewek,namanya juga playboy karbitan.
"Dih, gue langsung alergi sama cewek pick me, semoga dia nggak caper ke kita, masih ada medusa entar di tambah pick me hihihi gue nggak bisa bayangin deh kalo mereka bersamaan ganggu kita terutama pak bos" celetuk Nicholas.
"Itu tidak akan pernah terjadi" balas Devano.
Casey hanya diam sembari mengotak-atik ipadnya,entah apa yang dia sedang lakukan tanpa memperdulikan perkataan teman-temannya.
Sedangkan disisi lain , seorang gadis telah sampai di sekolah SMA negeri Hareklees. Gadis tersebut diantara oleh sopir pribadi, dan gadis itu mengembangkan senyuman dan turun dari mobil.
"Akhirnya gue bisa sekolah di sini, dan gue akan membuat hidup kakak gue semakin sengsara dan gue akan merebut segala apa yang dia punya" ucap Fika menatap bangunan SMA negeri Hareklees.
Ya gadis tersebut adalah Fika adik kandung dari Raya yang sudah membuat hidup Raya hancur seketika. Entah kenapa Fika memiliki hati yang begitu busuk tidak sesuai dengan paras wajah yang cantik tersebut.
"Gue denger disini ada ketua Ravestrack yang tampan nya seperti pangeran, gue harus bisa mendapatkan dia" gumam Fika tersenyum miring setelah itu ia melangkahkan kakinya ke gerbang sekolah.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
sepertinya akan ada wanita seribu wajah nih
2024-02-15
0
Eric ardy Yahya
kayaknya dia baru saja mengantarkan nyawa dia sendiri ke Malaikat Elijah . penasaran sih gimana rasanya diusir dan didepak.
2024-01-11
1
Yeon hee Lim
mimpi blum dpet udh di depak duluan pawangya banyk si apalgi adk cweknya beuh lu mau di jdiin sate bekicit nnti
2023-11-23
2