12

Bu Dora masuk ke kelas 11 ips 1 kelas dimana Callie berada di kelas tersebut sedangkan Cesario berada di kelas 11 ips 2, Bu Dora tidak sendirian dia masuk bersama seorang siswi baru yang akan masuk ke kelas 11 ips 1.

Begitu Bu Dora masuk ke kelas 11 ips 1 yang terkenal dengan sebutan kelas makeup dimana semua penghuni kelas 11 ips 1 tiap jam kosong semua para siswi saling sibuk memoles wajah mereka dengan berbagai alat make up, Bu Dora sering sekali menggeledah tas mereka pasti banyak sekali make up yang mereka bawa ke sekolahan, kecuali Callie dia jarang memakai make up tergantung mood saja. Tapi para penghuni kelas tersebut tidak ada kapoknya untuk membawa make up lagi ke sekolah.

"Anak-anak tolong diam sebentar" ucap Bu Dora.

Seketika kelas tersebut langsung diam dan duduk di meja masing-masing.

"Ibu membawa teman baru untuk kalian semua di kelas 11 ips 1, tolong perkenalkan diri kamu" ucap bu Dora setelah itu menoleh ke siswi baru yang ada di belakang bu Dora.

Siswi baru tersebut langsung mendekat ke samping bu Dora dan memperkenalkan diri kepada semua penghuni kelas 11 ips 1.

"Perkenalkan nama saya Fika pindahan dari SMA Bhakti luhur bangsa" ucap Fika sambil tersenyum tipis.

Setelah sesi perkenalan bu Dora langsung memerintahkan Fika untuk duduk bersama Callie. Semua para murid tidak ada komentar tentang murid baru hanya saja tatapan sinis dari penghuni kelas 11 ips 1 bagaimana tidak, mereka melihat pakaian seragam milik Fika sangat ketat dan membentuk tubuh yang sangat sexy. Itu mau sekolah atau mau ke club?

"Kamu duduk di sebelah Callie ya, mejanya ada di paling belakang sendiri" tunjuk Bu Dora ke arah meja Callie.

Sedangkan Callie belum terbangun dari mimpi indahnya, ya saat jam kosong Callie biasa menghabiskan waktu kosong untuk tidur di dalam kelas. Bu Dora melihat ke arah meja Callie hanya berdecak melihat Callie sedang tertidur sangat pulas.

"Habis kerja rodi apa itu Callie" gumam bu Dora sambil geleng-geleng setelah itu dia pergi dari kelas 11 ips 1.

Fika melangkahkan kaki menuju meja Callie, dia mendaratkan bokongnya sambil menatap heran ke arah Callie yang sedang tertidur.

"Ck, cewek macam apa dia tidur kok di kelas mana ngiler lagi, iuyuh.." jijik Fika menatap Callie.

Fika belum siapa Callie sebenarnya kalau Fika tahu siapa Callie pasti dia tidak akan mencibir Callie.

"Eungh.." suara lenguhan panjang Callie bangun dari tidur, ia meregangkan otot-otot nya dan saat menoleh ke samping Callie terkejut ada ondel-ondel tengah duduk di sampingnya.

Callie menelisik penampilan Fika dari ujung rambut sampai ujung kaki.

'Nih anak mau sekolah atau mau mejeng sih? ketat banget tuh seragam dan rok nya pendek mau jual pa•ha murah? gila ngapain dia duduk di samping gue, nih makhluk astral datang darimana coba' gerutu Callie dalam hati.

Fika menyadari sedari tadi Callie menatapinya terus menerus.

"Lo ngapain ngeliat gue kek gitu? heran ya baru lihat cewek tajir dan cantik kayak gue hm?" ucap Fika dengan gaya angkuh menyibakkan rambut yang menutupi wajah.

Callie yang mendengar seketika membulatkan matanya dan berekspresi ingin muntah.

'Sumpah ini makhluk datang dari mana sih, baru kali ini gue ketemu sama makhluk yang mempunyai tingkat kepedean yang sangat di luar planet Toi 700' batin Callie menatap sinis Fika.

"Heh tante jangan kepedean deh lo siapa juga gue ngeliatin lo dan apa kata lo cantik? cantik darimana nya? menurut gue penampilan lo itu udah mirip dengan ondel-ondel mana pakaiannya ketat rok pendek banget dan make up lo itu tebal banget masih mending mbak medusa lah ini lo mau mejeng dimana tante? club malam? sepertinya tante salah tempat deh, disini buat siswa dan siswi untuk belajar menuntut ilmu bukan buat jualan pa•ha kayak tante, mending lo pindah deh jangan duduk bareng gue, karena gue suka bentol-bentol kalo deket sama makhluk astral kayak lo" cibiran pedas lolos dari mulut Callie.

Fika tidak terima mendapatkan cibiran dari Callie teman sebangkunya.

"Heh, nama gue Fika bukan tante, lo-

Ucapan Fika terpotong oleh kedatangan guru matematika tengah berjalan masuk kedalam 11 ips 1.

"Anak-anak buka buku kalian hari ini kita akan belajar mengenai sudut dan garis" ucap guru matematika yang baru saja masuk kedalam ruangan.

Callie tidak menghiraukan perkataan guru matematika ia malah menyuruh Fika untuk pindah tempat duduk.

"Udah deh sana pindah hus..hus..hus, kalo lo nggak pindah gue tendang lo" ancam Callie menatap tajam Fika.

"Tapi tadi kata bu Dora gue disuruh duduk disini jadi gue nggak akan pindah" tegas Fika membalas tatapan tajam Callie.

"Oke, yang waras ngalah jadi gue yang akan pindah" balas Callie sambil menenteng tas dan pindah ke bangku yang tak jauh dari sana. Fika berdecih melihat Callie pindah dari sana.

Callie duduk bersama siswi cupu yang berkacama mata besar. Siswi cupu tersebut tertegun melihat Callie duduk di sampingnya.

"Gue duduk disini ya mulai sekarang, karena tempat duduk gue ada setan nya" ucap Callie kepada siswi cupu.

"Ah,i-iya" balas siswi cupu tersebut dengan suara terbata-bata. Kapan lagi anak pemilik sekolah duduk dengannya.

"Ah, siapa nama lo? gue lupa hehe" cengiran Callie, dari kelas 10 Callie emang cuek dengan teman-teman sekelasnya dia cenderung nyaman dengan dirinya sendiri tanpa adanya teman cewek, makanya dia sering lupa nama penghuni kelas 11 ips 1.

"N-nama a-aku Julia" balas Julia dengan gugup.

"Ah, Julia ya?" Julia langsung menganggukkan kepalanya. "Nggak usah grogi sama gue ya, mulai sekarang gue teman sebangku lo,oke" lanjut Callie.

...****************...

"Jul, kita ke kantin yuk" ajak Callie kepada Julia.

"Emm..aku bawa bekal Cal, maaf ya" balas Julia ia benar-benar tidak enak sama Callie sambil menunjuk ke arah bekalnya.

"Iya nggak apa-apa kok, tapi lo mau makan di dalam kelas?" tanya Callie.

"Hum, emang kenapa?"

"Lo makan di kantin aja Jul sambil nemenin gue makan daripada di dalam kelas sendirian" sahut Callie.

"Tapi aku tidak pernah makan bekal di kantin Cal, apalagi aku tidak pernah beli makanan di kantin aku selalu bawa bekal, emang boleh makan bekal di kantin apa nggak di marahin?" ucap polos Julia.

Callie yang mendengar perkataan Julia rasanya ingin ketawa, siapa yang ngelarang makan bekal di kantin semua para siswa berhak bawa apa aja ke kantin nggak ada yang akan memarahinya.

"Ya ampun deh Jul, siapa yang ngelarang makan bekal di kantin hum? nggak ada, ayo temani gue makan di kantin" Callie menarik tangan Julia.

"I-iya Cal".

Sedangkan Fika sejak bel berbunyi dia langsung pergi entah kemana Callie pun tidak perduli dengan tante menor itu yang Callie pedulikan adalah cacing-cacing yang ada didalam perutnya yang minta asupan gizi.

Saat sampai di kantin Callie mengedarkan pandangannya mencari sosok kedua abangnya apa mereka sudah berada di kantin atau belum.

"Nah, itu mereka kita gabung sama abang gue ya Jul" ucap Callie membuat Julia mendelik bagaimana bisa ia makan bersama para geng motor Ravestrack dan ketua osis.

"Lebih baik kita ke meja yang kosong Cal, aku takut satu meja sama mereka" cicit Julia sambil memegang bekalnya.

"Ngapain takut Jul kan ada gue lo lupa gue ini siapa hm? kalo mereka berani macam-macam sama lo gue rontokin tuh gigi mereka, dan pastinya abang gue nggak akan ngapain-ngapain lo kok, yok kita kesana" balas Callie menyakinkan Julia.

"Tapi-

"Ck,banyak tapi-tapi lo kelamaan" Callie langsung menyeret tangan Julia ke meja geng Ravestrack.

'Aish...gimana nih malah Callie menyeret ku ke sana, mana aku takut lagi aku kan nggak terbiasa duduk bersama mereka' batin Julia.

Callie menghentikan langkahnya didepan meja anak motor geng Ravestrack.

"Callie lo nyulik siapa? tumben lo datang sama orang biasanya sendiri" celetuk Nicholas melihat Callie datang bersama cewek berkacamata besar.

"Ah, kenalin ini teman baru gue namanya Julia" ucap Callie sambil memperkenalkan Julia kepada teman-teman abangnya.

Semua tuyul melotot mendengar perkataan Callie, apa teman? sejak kapan dia mau memiliki teman?.

"Hey, Cas adik lo nggak kesambet setan kan pas berangkat tadi pagi" ucap Kenzo kepada Casey.

Casey hanya menatap Julia dengan tatapan menyelidik, Julia yang merasa di tatap oleh Casey dia langsung menundukkan kepalanya dan tubuhnya gemetaran, Callie yang masih menggenggam tangan Julia ia terkejut merasakan tubuh Julia gemetaran.

Callie tahu pasti gara-gara tatapan tajam dari Casey, ia pun menghela nafas, bisa-bisanya Casey memberi tatapan tajam ke teman barunya Callie.

"Bang jangan tatap Julia seperti itu, dia takut sama abang" tegur Callie kepada Casey.

"Hm" balas singkat Casey.

"Serius lo ini teman lo Cal? sejak kapan lo mau nyari teman Cal, eh mbak lo nggak di bayar sama Callie kan buat berteman dengannya" ucap Danar menatap Julia.

Callie melempar tisu bekas entah punya siapa ke arah jidat Danar.

Pluk!

"Sembarangan gue ini anti sogok menyodok club, ini murni tulus gue mau berteman dengan Julia cantik kan orangnya walaupun dia pakai kacamata besar tapi menurut gue dia cantik luar dalam" ucap Callie membuat pipi Julia menjadi memerah tersipu malu.

Danzel dan Devano menyadari perubahan warna pipi Julia mereka berdua hanya terkekeh.

'Ternyata cewek cupu bisa salting juga' batin Danzel tersenyum tipis.

"Yee dimana-mana semua cewek itu cantik kecuali medusa" ujar Cesario definisi buaya kelas kakap.

"Itu mah lo yang selalu menganggap semua cewek cantik dan seksoy" celetuk Azlan.

"Udah minggir gue sama teman baru gue mau duduk bisa geseran dikit nggak" pinta Callie ia duduk di samping Casey, Casey pun meminta kepada teman-temannya untuk menggeser tempat duduk.

"Geser" suara berat Casey.

Julia masih menatap wajah tampan Casey dari dekat.

'Gila benar-benar sangat tampan sekali kak Casey' decak kagum Julia.

Suara Callie membuyarkan lamunan Julia.

"Jul, lo duduk disebelah gue sini" ucap Callie sambil menepuk-nepuk tempat duduk.

Dengan terpaksa Julia duduk di samping Callie.

"Udah lo makan gih bekal lo Jul" ucap Callie menatap Julia hanya diam saja tanpa membuka bekalnya.

"Ah, iya Cal" ucap Julia.

"Nggak usah sungkan sama mereka anggap saja mereka makhluk transparan" bisik lirih Callie.

"Iya Cal".

Julia pun akhirnya membuka bekalnya sebelum membuka Julia menatap ke sekeliling siapa tahu mereka melihat dirinya yang tengah ingin memakan bekal miliknya. Dan ternyata mereka sedang sibuk masing-masing ada yang sedang mengobrol ada juga yang main game kecuali Casey tengah sibuk mengotak-atik ipad.

Kurang beberapa menit Fika tengah memasuki kantin ia menatap ke segala arah. Dan mata Fika menangkap sosok yang selama ini Fika incar siapa lagi kalau bukan ketua Ravestrack.

"Dia bukan yang namanya Casey tampan sekali dia, dan sebelahnya juga tampan juga aaah....geng Ravestrack isinya kumpulan para cogan,gue harus bisa bergabung dengan mereka apalagi bisa mendapatkan seorang ketua Ravestrack. Dan tunggu itu kan cewek yang tadi di kelas ngapain dia ada disana, cih masih cantikan gue dan tajir gue coba lihat dia mana gaya nya kayak preman pasar pasti tuh cewek miskin ih..nggak level deh, gue harus nyingkirin tuh cewek dari sana" ucap Fika menatap nyalang ke arah Callie yang sedang mengobrol dengan Kenzo abang sepupunya.

Sedangkan Raya terkejut melihat Fika berada di kantin.

'Jadi dia beneran pindah kesini, nih anak sedang ngapain berdiri di tengah jalan? jangan bilang mau bikin masalah lagi' batin Raya tengah menatap Fika.

"Raya, lo lihatin apa?" tanya Freya sedari tadi Raya diam dan pandangan nya lurus ke depan.

"Ah, itu barusan ada tikus" balas asal Raya.

"Hah, tikus? mana ada tikus di kantin Ray" ucap Freya.

'Gue akan pura-pura tidak mengenali lo Fika, disekolah kita bukan siapa-siapa tapi di rumah kita sodara kandung, demi menghindari masalah yang berhubungan dengan lo, gue ingin tenang dan fokus belajar di sekolahan' ucapnya dalam hati.

...----------------...

...Visual Julia...

Terpopuler

Comments

latishaura

latishaura

bu dora itu guru apa y masa masuk kls 12 jg kls 11

2024-03-13

0

Fitriana Muflihatul Afidah

Fitriana Muflihatul Afidah

Julia cantik banget loh

2023-11-11

0

Weldien Juntak Sasada Part II

Weldien Juntak Sasada Part II

mana thorr kelanjutan nya thorr..

2023-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 Comeback bukan episode selanjutnya
85 84
86 85
87 86
88 87
89 88
90 89
91 90
92 91
93 92
94 93
95 94
96 95
97 96
98 97
99 98
100 99
101 100
102 101
103 102
104 103
105 104
106 105
107 106
108 107
109 108
110 109
111 110
112 111
113 112
114 113
115 114
116 115
117 116
118 117
119 118
120 119
121 120
122 121
123 122
124 123
125 124
126 125
127 126
128 127
129 128
130 129
131 130
132 131
133 132
134 133
135 134
136 135
137 136
138 137
139 138
140 139
141 140
142 141
143 142
144 143
145 144
146 145
147 146
148 147
149 148
150 149
151 150
152 151
153 152
154 153
155 154
156 155
157 156
158 157
159 158
160 159
161 160
162 161
163 162
164 163
165 164
166 165
167 166
168 167
169 168
170 169
171 170
172 171
173 172
174 173
175 174
176 175
177 176
178 177
179 178
180 179
181 180
182 181
183 182
184 183
185 184
186 185
187 186
188 187
189 188
190 189
191 190
192 191
193 192
194 193
195 194
196 195
197 196
198 197
199 198
200 199
201 200
202 201
203 202
204 203
205 204
206 205
207 206
208 207
209 208
210 209
211 210
212 211
213 212
214 213
215 214
216 215
217 216
218 217
219 218
220 219
221 220
222 221
223 222
224 223
225 224
226 225
227 226
228 227
229 228
230 229
231 230
232 231
233 232
234 233
235 234
236 235
237 236
238 237
239 238
240 239
241 240
242 241
Episodes

Updated 242 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
Comeback bukan episode selanjutnya
85
84
86
85
87
86
88
87
89
88
90
89
91
90
92
91
93
92
94
93
95
94
96
95
97
96
98
97
99
98
100
99
101
100
102
101
103
102
104
103
105
104
106
105
107
106
108
107
109
108
110
109
111
110
112
111
113
112
114
113
115
114
116
115
117
116
118
117
119
118
120
119
121
120
122
121
123
122
124
123
125
124
126
125
127
126
128
127
129
128
130
129
131
130
132
131
133
132
134
133
135
134
136
135
137
136
138
137
139
138
140
139
141
140
142
141
143
142
144
143
145
144
146
145
147
146
148
147
149
148
150
149
151
150
152
151
153
152
154
153
155
154
156
155
157
156
158
157
159
158
160
159
161
160
162
161
163
162
164
163
165
164
166
165
167
166
168
167
169
168
170
169
171
170
172
171
173
172
174
173
175
174
176
175
177
176
178
177
179
178
180
179
181
180
182
181
183
182
184
183
185
184
186
185
187
186
188
187
189
188
190
189
191
190
192
191
193
192
194
193
195
194
196
195
197
196
198
197
199
198
200
199
201
200
202
201
203
202
204
203
205
204
206
205
207
206
208
207
209
208
210
209
211
210
212
211
213
212
214
213
215
214
216
215
217
216
218
217
219
218
220
219
221
220
222
221
223
222
224
223
225
224
226
225
227
226
228
227
229
228
230
229
231
230
232
231
233
232
234
233
235
234
236
235
237
236
238
237
239
238
240
239
241
240
242
241

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!