Kring.....Kring...
Bel berbunyi nyaring semua para murid berbondong-bondong keluar dari kelas mereka masing-masing dan ada yang pergi perpustakaan,toilet dan kantin. Kantin di bagi menjadi tiga bagian,kantin ipa, kantin ips dan kantin makanan western.
Callie dan Cesario masuk kedalam kelas Casey guna untuk meminta duit kepada abangnya karena Callie lupa tidak membawa uang.
"Abang gue yang sangat tampan sekali" pekik Callie.
Semua para Ravestrack membola mata malas mendengar pekikan suara Callie terutama Casey sudah tahu maksud Callie yang tiba-tiba bermulut manis itu. Pasti ada udang di balik bala-bala.
Casey menghela nafas dengan pelan dan menatap adik perempuan satunya itu. "Apa?" tanya singkat Casey.
"Minta duit dong, Callie mau beli seblak, bakso, siomay terus sama batagor bang" nyengir Callie.
Para tuyul yang mendengar perkataan Callie langsung membulatkan mata mereka sedangkan Casey hanya gelengan kepala. Cesario hanya menatap jengah Callie ia tahu kalau adiknya itu doyan jajan.
"Heh busyeettt tuh perut apa gentong Cal, makan lo banyak amat dah" pekik Nicholas.
Callie hanya melirik sinis Nicholas yang menurutnya sangat menyebalkan berbeda sekali dengan abang Sagara.
"SSG dong" sinis Callie.
"Apaan tuh SSG?" tanya Danar.
"Suka-suka Gue" sambung Callie.
"Ck, ada ya cewek yang kayak lo makanannya banyak banget nggak takut gembrot lo" cibir Areksa.
"Dih, gue nggak takut gembrot tuh! nih coba lihat body gue masih langsing dan seksoy kan? maka nya bang Sagara demen sama gue" songong Callie.
"Dih, afha iyah neng.. jadi orang kok pede sekali anda"cibir Nicholas.
"Udah jangan di dengerin mulut lemes si Callie, dia emang suka halu" sergah Cesario.
Pletak!
Callie menyentil dahi Cesario. "Upil kuda lo" umpat Callie.
"Callie Seraphina Lexander" desis Casey.
Kalau Casey udah memanggil nama panjang Callie artinya Casey sedang geram dengan Callie, selalu saja mengumpat seenak jidatnya.
"Hehe iya abang gue yang cuakep banget deh, duit dong" cengiran Callie.
Akhirnya Casey memberikan satu lembar uang yang berwarna merah kepada Callie.
"Nah, kalo gini kan Callie makin sayang sama abang thanks ya abang gue yang paling ganteng muach" senyum lebar Callie sambil mengibaskan uang senilai seratus ribu rupiah.
"Kili gini kin Cillie mikin siying simi ibing thinks yi yiyi" mode julid Cesario.
"Minta gue gaplok tuh mulut lo bang Ces?" tatapan tajam Callie.
"Callie Seraphina Lexander" suara dingin Casey dengan penekanan pada setiap kalimat.
Glek!
Callie menelan air liurnya sambil menyengir ke arah Casey.
"Marahin aja bang Callie kalo perlu ambil lagi duitnya"ejek Cesario langsung mendapatkan tatapan tajam dari Callie.
"Callie kalo ada mau nya langsung bersikap manis ya sama pak bos" sindir Danar.
"Dasar buaya karatan" umpat Callie.
Brak!
Callie mendengar Casey menggebrak meja dia langsung pergi dari kelas Casey menuju kantin sebelum Casey menabok bokong semelehoy Callie.
"Astaghfirullah"
"Semvak gue Teletubbies"
"Anjing"
"Kamvret"
"Anying"
Semua umpatan lolos dari mulut para tuyul gara-gara terkejut mendengar suara gebrakan meja dari arah Casey.
"Kantin nggak Bos?" tanya Danar.
"Hm" balas Casey.
"Bang, nanti sore kata daddy kita disuruh jemput bang Danzel di bandara" ucap Cesario.
"Hm" balas singkat Casey sambil berjalan menuju kantin bersama para anggota Ravestrack.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rombongan anggota Ravestrack berjalan dengan gaya cool mereka menuju kantin IPA disamping Casey ada Cesario dia selalu saja tebar pesona sembari berjalan menuju kantin membuat Casey jengah dengan tingkah adiknya itu.
Suara pekikan para siswi melihat anggota motor Ravestrack memasuki kantin sekolah.
"Gila pesona sesama sodara kandung emang no kaleng-kaleng"
"Aaarrgh...raja es batu gue rasanya ingin lelehin dia"
"Cesario makin ganteng aja sih, gue siap jadi mantan yang ke 115 Ces"
"Danar ya Allah lakik gue makin bening aja"
"Areksa cowok soft boy aaarghh...rasanya pengen gue ajak ke KUA"
"Devano si pangeran es batu tak kalah beku nya sama Casey"
"Nicholas dedek gemes deh bontotnya Ravestrack"
"Cesario tumben ke kantin IPA pesona berondong emang makin hot"
Begitulah cuitan riuh para penghuni kantin IPA.
Bukan hanya Cesario yang menebar pesona di kalangan para siswi Hareklees ada juga Danar dan Nicholas mereka bertiga selalu menebar senyum manis kepada para ciwi-ciwi sekolah Hareklees.
Disisi meja lain ada Callie yang menatap jenuh para gerombolan geng motor milik abangnya itu rasanya ingin memuntahkan isi perut melihat senyum khas buaya rawa mereka bertiga.
Callie emang disekolahan dia tidak mempunyai teman bukannya tidak ada yang mau berteman dengannya tapi Callie lah yang tidak mau berteman dengan mereka lebih asyik berteman dengan teman-teman kedua abangnya, kalau berteman dengan cewek kebanyakan fake friend. Jadi dia tidak mau berteman dengan cewek yang nantinya kebanyakan drama. Setiap hari Callie duduk dan makan sendirian di kantin, padahal semua teman sekelasnya sering menawarkan untuk ke kantin bersama tapi Callie langsung menolak ajakan mereka dengan alasan mau pergi ke kelas Casey.
Anak Ravestrack selalu duduk di meja kantin paling pojok.
"Pesen sana Dan, samain aja semuanya bakso sama es teh anget" ucap Nicholas.
"Cah gemblung mana ada es teh anget kalo mau pake es ya es teh kalo mau anget ya teh anget bambang" sentak Areksa.
"Maksud gue itu ya setengah anget tapi juga setengah es paham kagak lo pada" kata Nicholas.
"Udah sono gue udah laper nggak usah dengerin ocehan anaknya om Abercio" Areksa mendorong Danar untuk segera pesan makanan.
Danar sambil berdecak terpaksa dia yang memesan makanan untuk teman-temannya.
Cesario menatap dua siswi yang baru saja masuk kedalam kantin dan dia menyenggol lengan Casey.
"Bang mereka siapa? kok yang satu nya wajahnya mirip sama uncle Galang ya, menurut lo gimana bang?" bisik Cesario.
Casey langsung mengikuti arah pandang Cesario, Casey pun ikut menatap Raya dan Freya dari meja mereka.
'Bukan hanya gue saja yang merasa wajah Freya mirip dengan uncle Galang' batin Casey masih menatap ke arah dua gadis.
"Hm" balas singkat Casey.
"Apa kita perlu selidiki dia bang, siapa tahu uncle Galang masih hidup kalo masih hidup pasti nenek, mommy dan uncle Raka senang bang" ucap Cesario.
"Nanti saja tapi jangan bilang dulu ke mommy soal ini" balas Casey.
"Siap bang" sahut Cesario.
Ketiga tuyul menatap Cesario dan Casey yang sedang berbisik-bisik sambil menatap ke arah dua gadis yang tak jauh dari meja mereka.
"Kalian bisik-bisik apaan sih, dan kalian lagi lihatin siapa?" tanya Nicholas mengerutkan kening.
"Noh, lihat arah pandang Casey sama Cesario mereka lagi menatap dua murid baru di kelas kita" celetuk Areksa.
"Jadi mereka berdua murid baru di kelas kalian bang?" tanya Cesario menoleh ke arah Areksa.
"Hm" balas Areksa.
Seketika Nicholas dan Devano menatap ke arah dua gadis tersebut.
"Oh, jadi mereka berdua apa jangan-jangan kalian jatuh cinta sama mereka?" tanya asal Nicholas.
Casey langsung melempar tatapan tajam ke arah Nicholas, membuat nyali Nicholas menciut.
"Bercandyaaaaa ....bercandyaaaa boss" cengiran Nicholas.
Sedangkan di meja Raya...
"Ray, kok aku merasa ada ngawasi kita ya?"tanya Freya merasa merinding.
"Lo-gue Frey ini Jakarta lho bukan di Italia, noh lihat di meja paling pojok sana mereka lagi menatap ke arah kita" tunjuk Raya ke arah meja Casey dkk.
Freya langsung menatap ke arah meja Casey dan langsung bergirik ngeri menatap mata tajam Casey.
"Kenapa mereka menatap kita Ray,emang kita salah apa coba? kan kita baru disini" ucap polos Freya.
Sepertinya Freya ini anak yang sangat polos menurut Raya sendiri.
"Kalo lo tanya sama gue terus gue tanya sama siapa dong, udah lah mending kita makan aja nggak usah memperdulikan mereka yang masih menatap kita anggap saja mereka itu setan" ucap Raya ia langsung melahap mie ayam tanpa menatap ke arah mereka lagi.
"Baiklah Ray, tapi Casey ganteng juga ya" ucap Freya.
Raya yang mendengar pujian dari Freya untuk Casey 'Ganteng' rasanya ingin muntah.
"Jelek gitu di bilang ganteng, dih" gerutu Raya.
•
•
•
Di belahan negara Australia terdapat seorang anak laki-laki sedang bersantai menikmati panorama sore hari di balkon kamarnya.
"Finally I went home to Indonesia even though my parents didn't come with me." ucap Danzel yang sedang duduk menikmati senja di balkon kamarnya.
"Kangen masakan Indonesia apalagi masakan mommy Hana" ucap Danzel.
Danzel adalah anak dari pasangan suami istri Kalandra dengan Dasha yang tinggal di Australia, mereka belum ada rencana untuk pindah ke Indonesia. Danzel sendiri lah yang ingin pindah ke Indonesia tanpa kedua orangtuanya.
...----------------...
...Visual Danzel Alreliano Lexander ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Alejandra
Lah Freya kan dari Rusia bukan Italia...
2024-08-31
0
SweetiePancake
Emang si Cesario Ama Cellie tau muka si Galang? bukannya pas mereka lahir itu si Galang udh dikabarkan meninggal?
2024-02-26
1
Yoni Hartati
anaknya hana yg kembar ini mirip siapa ya? tdk mirip dgn ortunya sifat nya 😅😅
2023-11-29
0