9

"Kamu abis darimana Raya" suara tegas mama Raya melihat Raya baru saja masuk kedalam rumah.

Raya pun menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah mama. "Dari mall mah" balasnya.

"Bukannya pulang sekolah belajar malah keluyuran ke mall, lihat adik kamu pulang sekolah langsung belajar contoh tuh kayak adik kamu" omel mama Raya.

Raya yang mendengar perkataan mama langsung membola malas matanya selalu saja di banding-bandingkan dengan adik kandungnya, sebenarnya Raya sudah sangat jengah melihat kelakuan adik kandungnya selalu saja mencari perhatian mama dan papa, apalagi semua yang Raya miliki selalu saja di rebut sama adik kandung Raya. Mulai dari baju hingga pacar Raya pun dia rebut, dengan cara memfitnah Raya didepan mantan pacarnya. Sampai sekarang ini dia masih berpacaran dengan mantan pacar Raya hasil merampas dari kakaknya.

"Sudah mah, jangan marahin kak Raya mungkin kak Raya pergi ke mall untuk beli sesuatu yang penting mah" ucap Fika yang berpura-pura polos.

Raya berdecih melihat wajah polos adiknya.'Kalo bukan adik kandung udah gue tendang dari sini' batinnya.

"Sudahlah mama jangan marahin Raya lagi, apa yang di katakan oleh Fika ada benarnya juga siapa tahu Raya mampir ke mall untuk beli sesuatu yang penting, Raya kamu segera ganti baju dan makan malam bersama kita" sambung papa Raya.

Raya pun langsung bergegas ke lantai atas menuju kamarnya tanpa membalas perkataan dari papanya.

Setelah beberapa menit Raya pun keluar dari kamar lalu ia melangkahkan kaki untuk menuruni anak tangga menuju ruang makan, sebenarnya Raya sangat malas untuk makan malam bersama keluarga tapi kalau bukan karena perut keroncongan Raya tidak mau satu meja dengan adik kandung berkedok pick me.

Tuk...

Tuk..

Tuk..

Dari dulu adiknya sangat iri dengan Raya kakak kandungnya, bagi adiknya kehidupan Raya sangatlah sempurna, sabuk hitam taekwondo, memiliki paras yang cantik, semua cowok selalu mendekati Raya termasuk crush nya Fika, Raya sangat pintar dari Fika,yang membuat Fika semakin iri dan dengki adalah Raya berpacaran dengan crush yang selama ini Fika incar. Dengan berbagai macam cara untuk menggagalkan hubungan Raya dengan crush nya Fika dengan teganya memfitnah kakak kandungnya sendiri dengan menyebar informasi yang membuat kedua orangtuanya sangat geram dan dari situ lah kedua orang tua Raya sekarang lebih menyayangi Fika daripada Raya.

Selalu saja Raya di salahkan dimata mereka Raya adalah anak yang nakal dan pembangkang, Fika memfitnah Raya dengan menyebarkan foto dan video panas Raya dengan cowok lain, padahal Raya sama sekali tidak pernah melakukannya toh dia masih tetap virgi•n, namun lain hal dengan kedua orangtuanya mereka sangat percaya dengan berita yang dibuat oleh Fika menelan mentah-mentah berita tersebut tanpa mencari kebenaran terlebih dahulu.

Disekolah nya dulu Raya selalu saja di cemooh oleh semua para siswa di sekolahan dan juga para sahabatnya memilih untuk memutuskan hubungan persahabatan dengan Raya, Raya disebut Jala•ng murah. Semua orang beranggapan bahwa Raya sudah tidak virgi•n lagi. Dari situ lah Raya sudah hilang respek terhadap Fika, Fika benar-benar cewek pintar memanipulasi semuanya dan berpura-pura polos didepan semua orang bahkan mantan sahabatnya dia rebut.

Entah dari mana Fika memiliki ide gila semacam itu di otak dia, tapi Raya berterima kasih kepada Fika karena berkat Fika dia tahu soal ketulusan ketiga sahabatnya itu ternyata mereka bertiga bukan sahabat yang baik bagi Raya saat Raya di fitnah malah mereka bertiga dengan kompaknya membenci Raya dan memutuskan persahabatan mereka berempat.

Benar-benar sahabat munafik, tidak ada yang tulus di dunia ini. Raya tidak berniat untuk mengembalikan nama baik dia, Raya sudah lelah dengan semuanya biarlah waktu yang menjawab toh, fitnah tersebut bisa membuat dosa dia semakin berkurang.

Kalau sudah di cap nakal ya sekalian Raya mewujudkan keinginan mereka sesuai apa yang sudah Fika sebar. Raya masih memiliki rasa kasihan kepada Fika karena Fika adalah adik kandung Raya sendiri kalau bukan adik kandung sudah di pastikan Fika akan di tendang oleh Raya dari rumahnya.

Raya menggeret kursi dan duduk di sebelah Fika, Fika melirik sinis ke arah Raya. Raya tahu akan hal itu tapi Raya abaikan tatapan sinis Fika.

"Kak, besok aku sudah pindah ke sekolah nya kakak" ucap Fika dengan wajah polos.

Wajah Fika sangat biasa saja dibandingkan dengan Raya sangat jauh sekali. Raya seketika tersedak makanan mendengar ucapan Fika, apa pindah? kenapa dia hobi sekali mengikuti Raya kemanapun ia pergi.

"Ada apa dengan sekolah mu? kenapa kamu pindah? ada masalah? apa mereka sudah tahu kelakuan mu yang sebenarnya?" cerca pertanyaan dari Raya.

Deg!

Tubuh Fika menegang jangan sampai kedua orangtuanya bertanya soal pertanyaan yang baru saja Raya lontarkan.

"M-maksud kakak apa? Fika tidak mempunyai masalah kak, dan kelakuan Fika yang sebenarnya itu apa kak? emang Fika selama ini membuat masalah?" dusta Fika.

"Ck, munafik dasar pick me" cibir Raya dengan sedikit menyunggingkan sudut bibirnya.

"Raya jaga omongan mu, dia adik kandung kamu" maki mama Raya.

Mata Fika sudah berkaca-kaca mendengar cibiran dari Raya. "Hiks, kakak kenapa selalu saja mengatai ku pick me apa salah aku kak"

'Dih, mulai deh drama bikin mood makan malam gue ancur seketika' gerutu Raya dalam hati.

"Raya lihat lah gara-gara omongan mu Fika jadi menangis ini semua gara-gara kamu, salah Fika apa Raya kenapa kamu selalu saja mencibir adik kandung kamu sendiri bisakah kalian itu akur" omel papa Raya.

Raya sudah menatap jengah drama yang di buat Fika malam ini selalu saja Raya yang di marahi. Raya tanpa ba-bi-bu ia langsung bangkit dan berdiri meninggalkan ruang makan terpaksa ia tidak makan makan gara-gara drama pick me.

"RAYA" teriak papa Raya melihat anaknya pergi dari sana tanpa memperdulikan perkataan orang tuanya.

"Sudahlah mas,biarkan saja dia pergi dia benar-benar anak yang tidak tahu diri selalu membangkang terhadap kedua orangtuanya" ucap mama Raya.

Papa Raya menghela nafas dan menoleh ke arah Fika yang masih menangis.

"Sudah Fika jangan menangis, maafkan ucapan kakak kamu Fika mungkin kakak kamu sedang ada masalah, sudah lah berhenti menangis dan lanjutkan makanan mu" ucap papa Raya.

"Hiks...hiks..baik pah, Fika sudah maafin kak Raya pah" balas Fika dengan mengangkat sudut bibir ke atas tanpa di sadari oleh mereka berdua.

...****************...

Di pusat perbelanjaan ibukota Hana bersama Kivandra sedang berbelanja kebutuhan sehari-hari, saat Hana pergi ke rak makanan ia tidak sengaja menabrak seseorang.

Bruk!

"Maaf nggak sengaja" ucap Hana menabrak seseorang, menatap seseorang yang sedang memunguti barang yang berserakan di lantai.

"Ah,tidak apa-apa justru saya yang salah tidak melihat anda, maaf" balas seseorang sambil memunguti barang yang jatuh di lantai.

Deg!

'Kenapa suaranya familiar banget, ah tidak mungkin' Hana menepis pikiran tentang pemilik suara seseorang yang baru saja ia tabrak.

Saat seseorang itu berdiri dan saling berhadapan, mata mereka saling bertemu dan Hana terkejut apa yang ia lihat di depan matanya sendiri. Begitu juga seseorang melihat wajah Hana membuat kepalanya pusing.

Deg!

"Bang Galang? tidak mungkin" gumam lirih Hana.

...----------------...

...Visual Fika...

Terpopuler

Comments

beybi T.Halim

beybi T.Halim

hobi banget Pada tabrakan yah🙄

2025-01-03

0

Alejandra

Alejandra

Kisah Hana terulang kembali, bedanya ini saudara kandung bukan saudara angkat...

2024-08-31

0

Eric ardy Yahya

Eric ardy Yahya

kayaknya si Fika ini Yera versi keduanya . sama kayak siapapun apalagi 5 wanita jijik itu . kayaknya Raya dan Hana adalah orang yang berbeda dengan kisah yang sama.

2024-01-10

1

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 Comeback bukan episode selanjutnya
85 84
86 85
87 86
88 87
89 88
90 89
91 90
92 91
93 92
94 93
95 94
96 95
97 96
98 97
99 98
100 99
101 100
102 101
103 102
104 103
105 104
106 105
107 106
108 107
109 108
110 109
111 110
112 111
113 112
114 113
115 114
116 115
117 116
118 117
119 118
120 119
121 120
122 121
123 122
124 123
125 124
126 125
127 126
128 127
129 128
130 129
131 130
132 131
133 132
134 133
135 134
136 135
137 136
138 137
139 138
140 139
141 140
142 141
143 142
144 143
145 144
146 145
147 146
148 147
149 148
150 149
151 150
152 151
153 152
154 153
155 154
156 155
157 156
158 157
159 158
160 159
161 160
162 161
163 162
164 163
165 164
166 165
167 166
168 167
169 168
170 169
171 170
172 171
173 172
174 173
175 174
176 175
177 176
178 177
179 178
180 179
181 180
182 181
183 182
184 183
185 184
186 185
187 186
188 187
189 188
190 189
191 190
192 191
193 192
194 193
195 194
196 195
197 196
198 197
199 198
200 199
201 200
202 201
203 202
204 203
205 204
206 205
207 206
208 207
209 208
210 209
211 210
212 211
213 212
214 213
215 214
216 215
217 216
218 217
219 218
220 219
221 220
222 221
223 222
224 223
225 224
226 225
227 226
228 227
229 228
230 229
231 230
232 231
233 232
234 233
235 234
236 235
237 236
238 237
239 238
240 239
241 240
242 241
Episodes

Updated 242 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
Comeback bukan episode selanjutnya
85
84
86
85
87
86
88
87
89
88
90
89
91
90
92
91
93
92
94
93
95
94
96
95
97
96
98
97
99
98
100
99
101
100
102
101
103
102
104
103
105
104
106
105
107
106
108
107
109
108
110
109
111
110
112
111
113
112
114
113
115
114
116
115
117
116
118
117
119
118
120
119
121
120
122
121
123
122
124
123
125
124
126
125
127
126
128
127
129
128
130
129
131
130
132
131
133
132
134
133
135
134
136
135
137
136
138
137
139
138
140
139
141
140
142
141
143
142
144
143
145
144
146
145
147
146
148
147
149
148
150
149
151
150
152
151
153
152
154
153
155
154
156
155
157
156
158
157
159
158
160
159
161
160
162
161
163
162
164
163
165
164
166
165
167
166
168
167
169
168
170
169
171
170
172
171
173
172
174
173
175
174
176
175
177
176
178
177
179
178
180
179
181
180
182
181
183
182
184
183
185
184
186
185
187
186
188
187
189
188
190
189
191
190
192
191
193
192
194
193
195
194
196
195
197
196
198
197
199
198
200
199
201
200
202
201
203
202
204
203
205
204
206
205
207
206
208
207
209
208
210
209
211
210
212
211
213
212
214
213
215
214
216
215
217
216
218
217
219
218
220
219
221
220
222
221
223
222
224
223
225
224
226
225
227
226
228
227
229
228
230
229
231
230
232
231
233
232
234
233
235
234
236
235
237
236
238
237
239
238
240
239
241
240
242
241

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!