...Chapter 14 | Kumoko dan Berburu Orc....
...# Hari Ke - 55...
Pada hari ini warga desa Oasis dikejutkan oleh kehadiran sosok monster laba-laba putih yang bersarang di beringin iblis.
Nolan yang dibantu Ryoma melihat laba-laba itu sontak ambil tindakan dan menjinakkan nya.
Namun, Ryoma gagal menjinakkan nya meski begitu, laba-laba itu ingin tinggal di desa dengan memamerkan diri merajut sapu tangan dengan cepat. Lalu, melemparkan nya ke Nolan.
Nolan yang melihat dan memeriksa sapu tangan itu, dia pun terkagum sendiri.
"Wow! Kain ini sungguh halus dan bahkan ada bordir di sisi tengah."
"Bagaimana, Tuan Kades? Apakah anda membiarkan nya tinggal disini?" tanya Ryoma.
Sesaat kemudian, Roland datang menghampiri Nolan. "Apakah tidak masalah? Bagaimana kalau dia memakan warga disini?"
Nolan yang mendengar itu, dia menoleh kearah Ryoma.
"Ryoma, apakah mungkin dia memangsa manusia?"
"Ee .. Masalah itu ..."
Sebelum Ryoma menyelesaikan ucapannya, laba-laba putih mengeluarkan jaring nya dan mengambil kentang dan buah-buahan yang sudah panen. Lalu, menyantap nya dengan lahap.
Melihat itu, Ryoma tersenyum lebar.
"Tunggu. Seperti nya dia menunjukkan kepada kita kalau dia hanya makan sayuran dan tumbuhan."
"Baiklah, jika Vegetarian. Bukan kah tidak menjadi masalah."
Ronald dan beberapa warga yang lain mengangguk kepalanya. Namun, ada juga yang masih cemas.
"Tapi, apakah bisa menjamin?"
Nolan yang mendengar itu, dia pun tersenyum. Lalu, mendekati laba-laba putih.
"Hei, laba-laba putih. Apakah kamu ingin tinggal disini? Jika kamu mengerti dengan yang ku katakan maka angkat tangan kanan keatas untuk menjawab iya dan tangan kiri untuk menjawab tidak."
Nolan yang berkata seperti itu, laba-laba putih mengangkat tangan kanannya.
Ryoma dan semua orang terkagum dengan kemampuan Nolan meski tidak memiliki Karunia Skill Penjinak tapi Nolan bisa menjinakkan nya.
Lalu, Nolan pun melanjutkan kesepakatan nya.
"Laba-laba putih, aku izinkan kamu tinggal disini asalkan kamu tidak memakan manusia disini! Dan, sebagai ganti nya kamu boleh makan buah-buahan atau daging yang kami konsumsi. Apakah kamu bersedia?"
Laba-laba putih itu pun mengangkat tangan kanannya lagi.
Melihat respon itu, Nolan tersenyum lebar begitu juga semua warga yang menyaksikan nya saling bertukar senyuman.
Nolan pun memperdekat jarak dan memegang kepala nya.
"Terimakasih jika kamu bersedia. Dan, bolehkah aku memberikan mu nama?"
Laba-laba putih mengangkat tangan kanannya.
"Kalau begitu, aku akan memberikan mu nama Kumoko!"
Laba-laba putih itu pun mengangkat tangan kanannya dan sejak itu, Kumoko tinggal di desa dan membantu menjahit pakaian.
Dan, Elsa yang baru saja kembali ke Desa. Dia pun melihat Kumoko yang sedang mengangkat tangan kanannya dan membuat nya pingsan. Begitu juga para veteran petualang lainnya.
Bagaimana tidak? Nolan yang tidak memiliki pengetahuan tentang monster, dia berhasil menjinakkan monster kelas S. Great Demon Small Terract.
# Hari Ke - 60
Hari demi hari jumlah imigrasi terus bertambah sekitar 50 jiwa dan saat ini, populasi desa Oasis berjumlah 340 jiwa.
Dengan penambahan itu, semakin banyak juga warga yang berbondong-bondong pergi ke gereja untuk membuka Karunia Skill mereka.
Dan, membuat Miya serta pendeta yang lain sedikit kerepotan.
Tidak hanya jumlah populasi namun, jumlah bangunan juga terus meningkat. Nolan mau tidak mau harus mengunakan poin desa cukup berlebihan.
Nolan sendiri sebenarnya tidak menyangka kalau desa nya akan seramai itu dan akan terus bertambah.
Lebih dari itu, saat Nolan mengunakan penilaian untuk melihat kesetiaan mereka terlihat banyak dari mereka memiliki kesetiaan yang tinggi untuk desa Oasis.
Dikarenakan itu, Nolan merasa lebih percaya diri dalam tim Hunter nya ada 13 orang yang menjadi Hunter.
Elsa yang bertugas sebagai pemimpin.
Peru yang memiliki karunia skill Swordman.
Noah yang memiliki karunia skill Shield Master.
Lima orang yang memiliki Karunia skill pedang.
Empat orang yang memiliki Karunia skill tombak.
Dan, satu pendeta.
Pendeta ini bernama Lethicia. Seorang gadis pirang dengan badan yang tidak begitu tinggi. Lethicia seseorang yang sangat berani dan dia lebih memilih menjadi Hunter daripada membantu di gereja.
Lalu, saat ini Elsa dan tim pemburu berhasil menemukan sarang orc yang terdiri dari 10 Orc.
"Akhirnya kita menemukan bahan makanan yang lezat," ucap Elsa.
Dalam pengetahuan Elsa, daging Orc merupakan daging yang lezat bahkan melebihi daging B@bi hutan sendiri dan terkenal sangat mahal jika jual di pasar.
"Apakah kita bisa menghadapi nya?" ucap ragu Peru.
Elsa yang mendengar itu, dia menoleh kearah Peru dan memegang bahu kanan nya.
"Tidak perlu takut. Bukan kah ada yang lebih menyeramkan di desa," ucap Elsa dengan senyuman kecil.
Peru yang mendengar itu, dia langsung terbayang sosok Kumoko yang mendiami beringin iblis.
"Oh, iya juga."
Ingatan itu memberikan keberanian untuk menghadapi Orc.
Elsa kembali melihat ke sarang Orc.
"Oke, ayo kita mulai pemburuan nya!"
"Baik!" jawab serempak tim Hunter.
Serangan diawali oleh lemparan tombak kearah salah satu Orc.
Club!
Sebuah tombak sontak tertancap ke punggung Orc yang membuat semua Orc melihat arah serangan.
Ditengah berbalik badan, Elsa sudah ada didepan nya dan melesatkan pedang nya yang sudah terselimuti air sehingga membuat Elsa dengan mudah memenggal kepala Orc.
Serangan kejutan itu membuat Orc yang lain marah dan sontak melesatkan serangan kearah Elsa.
Namun, anggota tim Hunter yang lain memulai serangan nya juga dan berhasil membunuh beberapa dari mereka.
Disaat ada yang terluka, Lethicia dengan sigap menyembuhkan mereka dengan Holy Magic nya.
Lalu, salah satu Orc ada yang melihat itu dan langsung menyerang Lethicia dengan kapak besar yang sudah berada diatas Lethicia.
Lethicia yang melihat itu, dia terbujur kaku dan ketakutan. Meski begitu, Noah yang melihat serangan itu sontak melepaskan skillnya.
"Air Shield."
Sebuah perisai udara pun terbentuk dan ayunan kapak Orc berhasil ditahan oleh skill tersebut.
Lalu, Elsa yang juga melihat serangan itu. Dia melepaskan skill jarak jauh nya.
"Water Slash."
Sebuah sabetan air yang tajam melesat kencang kearah Orc dan tepat mengenai dadanya hingga terbelah menjadi dua.
Meski ada Lethicia didepan Orc itu, darah dari Orc tidak mengenai Lethicia dan itu berkat dari skill Air Shield milik Noah yang masih aktif.
Sesaat Orc itu sudah mati, Noah sontak berlari menghampiri Lethicia.
"Lethicia, kamu baik-baik saja?!" tanya cemas Noah.
Lethicia tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, saya baik-baik saja."
Tidak hanya Noah, Elsa sontak menghampiri Lethicia juga. "Apa kamu terluka?"
"Tidak," jawab Lethicia yang menggelengkan kepalanya.
Elsa yang mendengar itu, dia pun menghela nafas lega, "Syukurlah."
Dan, Orc yang menyerang Lethicia merupakan Orc terakhir di sarang itu.
Setelah itu, Elsa memasukan semua jasad dan beberapa barang berharga disana. Lalu, Elsa dan Tim Hunter kembali ke desa Oasis.
Sekembalinya Elsa dan Tim Hunter dengan membawa banyak jasad Orc membuat kebahagiaan tersendiri untuk Nolan dan pada malam harinya, Nolan mengadakan makan bersama di taman batu serba guna.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lethicia.
Kumoko
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Frando Kanan
oohh...laba2 putih itu ternyata Dr anime itu. 😅
2023-12-14
0
Frando Kanan
pantas...nmany gk asing tpi gw lupa spa Dia..tpi Dr foto ini gw langsung knl
2023-12-14
0
Frando Kanan
wahlh...rank S...gk heran mereka pingsan begitu saja
2023-12-14
1