...Chapter 08 | Membuka Karunia Skill dan Jackpot....
Nolan yang menyadari ketrampilan mampu membuka Karunia Skill, dia pun memutuskan untuk mendekatkan diri kepada semua warga.
Selain meningkatkan kesetiaan desa mereka, Nolan juga ingin mencari warga nya yang memiliki karunia skill seperti Ronald.
Setelah beberapa hari, Noland menemukan salah satu warga nya yang memiliki karunia skill, dia bernama Benard.
...Ding!...
...[Penilaian....
...Nama: Benard....
...Ras: Manusia....
...Usia: 27 tahun....
...Kesetiaan desa: Tinggi....
...Pekerjaan yang cocok: Prajurit....
...Karunia Skill: (Crusader - terkunci).]...
Selain itu, hal yang lebih mengejutkan bahwasanya Bernard merupakan adik dari Ronald.
Mengetahui itu, Nolan bicara bertiga dengan Bernard dan Ronald.
"Bernard sebenarnya anda memiliki karunia skill Crusader," ucap Nolan yang membuka pembicaraan.
Bernard dan Ronald sontak terkejut saat mendengar nya lantaran Karunia Skill Crusader merupakan karunia yang diperuntukkan seorang prajurit di garis depan.
Sebuah pedang ganda yang besar disertai perisai serta baju armor yang lengkap membuat pertahanan seorang Crusader sulit ditembus musuh dan karunia ini pasti akan dipuja-puja oleh pihak kerajaan.
Hal itulah yang membuat Nolan terheran, "Kenapa anda memiliki bakat tinggi seperti itu memutuskan untuk bersembunyi dari kerajaan?" tanya Nolan dengan tatapan tajam.
Ronald dan Bernard saling bertukar pandang lalu, Bernard mulai menjelaskan alasannya.
"Sebenarnya, saya tidak bermaksud untuk menyembunyikan nya namun ... Kondisi kami yang tidak bisa ..."
Benard pun menjelaskan beberapa alasannya yang pertama, seseorang untuk membuka Karunia skill hanya bisa dilakukan oleh pendeta sedangkan biaya untuk itu sangatlah mahal dan Benard kesulitan untuk membayar biaya ritual tersebut.
Kedua, Benard tidak mau meninggalkan istri dan kedua putra nya yang masih kecil. Sekalipun dia menjadi seorang Crusader istana atau menjadi petualang.
Karena dua alasan itulah, Benard tidak berani untuk melakukan ritual Karunia Skill.
Mendengar itu, Nolan pun hanya bisa menghela nafas panjang lantaran selama ini dia sama sekali tidak tahu kehidupan rakyat bawah.
"Baiklah, aku mengerti. Berdasarkan itu, aku tidak akan memaksamu untuk mendapatkan karunia skill," jawab Nolan.
"Tidak, Tuan Kades, Saya ingin membuka karunia skill. Tapi, dengan satu syarat!" ucap Bernard dengan penuh keyakinan serta kedua tangan yang dikepal pada paha nya.
"Syarat apa?"
"Saya tidak mau bekerja sebagai prajurit atau petualang. Saya hanya ingin mengunakan karunia skill untuk melindungi desa ini dan orang-orang yang ku kasihi!" jawab tegas Bernard.
Sang istri yang mendengar itu, dia pun terharu. "Suamiku."
Bernard sontak menoleh kearah istri nya dan tersenyum lebar.
Sedangkan, Nolan tersenyum bangga begitu juga Ronald.
"Baiklah, mohon bimbingannya, Bernard!"
"Baik, Tuan Kades," jawab tegas Bernard.
Setelah mencapai kesepakatan, Nolan membuka Karunia skill milik Bernard.
...Ding!...
...[Anda telah mengunakan 300 poin desa untuk membuka Karunia Skill. Saldo Poin desa: 150.]...
...Ding!...
...[Penilaian....
...Nama: Benard....
...Ras: Manusia....
...Usia: 27 tahun....
...Kesetiaan desa: Tinggi....
...Pekerjaan yang cocok: Prajurit....
...Karunia Skill: Crusader.]...
Dalam pemahaman Nolan, lebih dari 80 persen bangsawan memiliki Karunia Skill akan tetapi bagi rakyat jelata hanya ada 1 persen.
Melihat dari sejarah, jumlah perbandingan itu sangatlah jauh. Hal ini disebabkan oleh para bangsawan yang memonopoli karunia skill lantaran para bangsawan takut jika ada seorang rakyat jelata yang memiliki karunia skill yang kuat yang akan memberontak. Maka dari itu, para bangsawan dan pihak gereja bersekongkol untuk membatasi akses berkat Karunia skill.
Meski begitu, Nolan tetap bisa menemukan 7 orang lagi yang memiliki karunia skill akan tetapi, sisa poin yang menipis. Dia memutuskan untuk membuka karunia skill nya nanti.
Seusai keluar dari rumah besar, Nolan disambut oleh Elsa.
"Selamat siang, Kades! Kamu terlihat sibuk sekali."
Nolan tersenyum kecil, "Seperti yang kamu lihat."
Lalu, Nolan dan Elsa pun jalan bersama.
"Aku sungguh tidak menyangka. Tempat ini sudah menjadi desa sungguhan dalam sekejap."
"Iya, kehadiran Roland dan lainnya menghidupkan desa ini."
"Juga, aku dengar. Kamu bisa membuka karunia skill. Mungkin kah juga bisa melakukan penilaian?"
Nolan tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Melihat itu, langkah Elsa sontak terhenti. "Eh? Benarkah? Luar biasa!"
Nolan pun menghentikan langkah dan ingin mencoba sesuatu.
"Oiya, bolehkah aku memeriksa status mu?"
"Silahkan!" jawab senang Elsa dengan bertolak pinggang.
Lalu, Nolan pun melakukan penilaian terhadap Elsa.
...Ding!...
...[Penilaian....
...Nama: Elsa Estheria....
...Ras: Manusia....
...Usia: 15 tahun....
...Kesetiaan desa: Super Royal...
...Pekerjaan yang cocok: Jenderal....
...Karunia Skill: Master Rapier / Blue Magic Master.]...
Melihat itu, Nolan pun terkejut. "Elsa, kamu memang sosok yang luar biasa."
Dengan pemberitahuan sistem itu, Nolan pun terpikir sesuatu yang mana dia sontak memegang kedua bahu Elsa yang membuat Elsa salah tingkah.
"Eh?! Ada apa?!"
"Elsa, bolehkah aku meminjam kekuatan dan kemampuan mu untuk menjadi pemimpin pertahanan dan prajurit disini?"
Mendengar itu, Elsa sontak tertawa kecil. "Aku pikir apa. Tentu saja, aku bisa menerima nya. Tapi, kamu harus membayar nya."
"Dengan apa?"
"Makanan yang enak. Kamu harus mencari cara memberikan ku makanan yang lezat. Bagaimana?" ucap Elsa dengan menunjukkan kelingking tangan kanan nya kepada Nolan.
"Baik, sepakat," jawab Nolan yang menerima kelingking tersebut.
Lalu, Nolan dan Elsa pun saling bertukar senyum.
Malam hari sebelum hendak tidur, Nolan mencoba ketrampilan yang lain nya yakni [Market].
"Market."
Sesaat merapalkan itu, tiba-tiba muncul sebuah layar udara sebesar 32 inci yang berisikan macam-macam jenis makanan, bahan dan sebagainya yang bisa Nolan beli kapan pun dimana pun.
Nolan yang melihat itu, dia pun tidak percaya dengan apa yang lihat nya.
"Apa ini? Ini makanan kah?" gumam Nolan sesaat melihat ayam goreng tepung.
Nolan yang penasaran, dia sontak menekan gambar itu dan melakukan pesan satu item. Lalu, transaksi selesai dan tak lama kemudian muncul sebuah kotak coklat dihadapan Nolan.
...Ding!...
...[Anda telah mengunakan 10 Poin desa untuk membeli ayam goreng tepung. Saldo Poin desa: 140.]...
Melihat itu, Nolan sontak menghampiri kotak coklat dan membuka nya. Lalu, terlihatlah makanan yang dipesan oleh nya.
"Oh, makanan ini sama seperti digambar."
Nolan yang masih penasaran, dia langsung mengambil makanan itu dan mencicipinya.
"Wuah ... Lezat nya! Baru kali ini, aku merasakan ayam selezat ini."
Ditengah makan, tiba-tiba datang sebuah pesan.
...[Selamat datang di sistem market! Anda sebagai member baru berhak untuk melakukan Roda pengundian.]...
Seusai pesan itu datang, layar udara yang lain datang berisik sebuah roda putar yang cukup besar dengan hadiah yang bermacam-macam. Salah satunya, ada yang membuat Nolan menarik yakni jumlah Jackpot sebanyak 10 juta Poin Desa
"Jumlah Jackpot nya sungguh tidak masuk akal. Tapi, semoga saja aku dapat," gumam Nolan yang diakhiri dengan senyuman lebar.
Setelah itu, Nolan pun menekan tombol putar pada layar dan roda undian pun berputar dan roda pun berhenti di titik yang dia sama sekali duga. Roda berhenti tepat di Jackpot.
...Ding!...
...[Selamat anda mendapatkan Jackpot sebesar 10 juta Poin Desa.]...
...[Anda telah mendapatkan 10.000.000 Poin Desa dari undian. Saldo: 10.000.140 Poin.]...
Melihat jumlah poin desa yang berlimpah, Nolan hanya bisa terdiam dan tertegun-tegun.
"Ini nyata atau mimpi?" gumam Nolan yang tidak percaya dengan apa yang dilihat nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bernard.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Frando Kanan
benard ini alias naotsugu 😅
2023-12-14
1
Jimmy Avolution
nice
2023-12-04
1
Orpmy
Nggak ngotak, malah langsung dikasih 10 JT poin.
Saya pikir proses karakter utama untuk mendapatkan poin buat memperkuat desa akan menjadi menarik, tapi ini malah langsung jadi Easy mood. kalo poinnya sebanyak itu sih bikin gedung pencakar langit atau pabrik nuklir juga bisa kayaknya.
Saya cuma khawatir novel ini nasibnya sama seperti novel author yang Membangun labirin dengan Bug sistem, karakter utama bisa membeli apapun tanpa harus berusaha untuk mendapatkan uang.
2023-11-09
5