...Chapter 02 | Warga Desa Pertama....
...Ding!...
...[Quest: Membangun sesuatu. Hadiah: 30 poin, 3 Exp Poin.]...
Sebuah gudang muncul secara tiba-tiba mengejutkan Miya dan membuat nya semakin mengagumi Nolan.
"Eh?"
"Bagaimana?" tanya pamer Nolan dengan senyuman lebar.
Miya sontak melihat kearah Nolan dan memberikan senyuman lebar.
"Tuan Nolan memang luar biasa."
Nolan pun tersenyum bangga.
Lalu, Nolan dan Miya masuk kedalam Gudang yang dimana tidak ada apapun termasuk jendela. Nolan pun wajar lantaran itu gudang bukan lah rumah.
Walaupun begitu, Nolan cukup bernafas lega lantaran dia tidak perlu khawatir kuda dan barang bawaan tersapu angin atau hujan.
Tanpa terasa langit mulai gelap dan Nolan membuat api unggun didepan gudang sedangkan untuk istirahat. Nolan dan Miya beristirahat di kereta kuda.
Setelah mengetahui kemampuan Karunia Skill nya, Nolan merasa beruntung lantaran jika dilakukan manual tidak tahu kapan selesainya terlebih lagi, Nolan tidak pernah membangun sesuatu.
...# Hari ke-2...
Nolan bangun pagi-pagi dan pergi mencari kayu serta Batu.
Untuk batu, Nolan mengunakan beliung untuk mengikis nya dan sama seperti sebelumnya, Nolan tidak merasa lelah dan memukul batu sangat ringan seperti membelah Es.
...Ding!...
...[Anda mendapatkan 30 Kayu. Total: 30 Kayu.]...
...[Anda mendapatkan 20 Batu. Total: 20 Batu.]...
...[Anda mendapatkan 50 akar Pohon. Total: 50 akar pohon....
Dalam kehidupan setiap makhluk hidup membutuhkan dua hal yakni makan dan minum. Memahami prinsip itu, Nolan memutuskan untuk membuat sumur dan ini juga berdasarkan Nolan tidak menemukan sumber air disekitar nya.
Pemikiran Nolan itu sepaham dengan Quest.
...Ding!...
...[Quest: Membuat sumur. Hadiah: 30 Poin dan 2 Exp Poin.]...
Nolan pun memakai menu [Peralatan] dan mengambil sekop. Setelah itu, dia mengali dengan cara vertikal akan tetapi Nolan terjebak didalamnya.
Mengalami hal itu, Nolan merubah arah galian menjadi miring atau diagonal sampai akhirnya dia menemukan air.
"Akhirnya, aku menemukan air," gumam senang Nolan saat melihat air yang keluar dari tanah.
Meski pengeluaran air pertama sangat kotor namun, berlahan air berubah menjadi bening.
Nolan pun kembali keatas dan membuat sumur dengan Skill Constructor nya.
Dan, terbentuk sebuah sumur batu yang melingkar dengan diameter setengah meter disertai atap, ember dan tali.
...Ding!...
...[Anda mendapatkan 20 Poin Desa dan 3 Experience Poin.]...
...[Desa Oasis telah meningkat ke level 2.]...
...[Ladang, Kamar mandi, Toilet, Parit telah terbuka.]...
Seusai sumur terbentuk, Miya sontak berlari kearah Nolan dan terkejut saat melihat sumur.
"Wuahh ... Ini sumur sungguhan?"
"Tentu saja," jawab bangga Nolan.
"Tuan, saya coba ambil air nya ya."
Nolan tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Miya pun melemparkan ember kebawah dan terdengar suara genangan air.
Byar!
Mendengar itu, Nolan dan Miya saling bertukar senyum. Lalu, Miya dengan penuh semangat menimba air dan saat tiba diatas, ember sudah terisi penuh oleh air yang jernih.
Miya yang melihat air itu, dia sontak mencuci muka dan meminum nya.
"Segar nya. Air ini bahkan lebih segar dari air yang ada di rumah besar," ucap senang Miya.
Mendengar itu, Nolan juga sontak meminumnya juga yang dimana dirinya merasakan hal yang sama.
Meski Nolan tidak begitu mengerti dengan teknik ketrampilan nya itu namun, dia bersyukur. Air di dalam sumur benar-benar bisa di konsumsi.
Sesaat kemudian, [Quest] memberikan misi baru.
...Ding!...
...[Terdeteksi warga baru.]...
...[Quest: Rekrut warga 0/1. Hadiah: 30 Desa Poin dan 2 Exp Poin.]...
Melihat tulisan di layar udara itu, Nolan menyadari maksud warga baru yang disebut sistem ialah Miya.
Nolan pun tersenyum kecil dan mengajak nya.
"Miya, aku ada sebuah permintaan untuk mu."
Mendengar itu, Miya menegakkan badan nya dan menghadap Nolan dengan ekpresi penasaran.
"Permintaan apa, Tuan Nolan?"
"Maukah kamu tinggal disini dan menjadi warga pertama di desa Oasis ini?"
Miya tersenyum seraya menjawab, "Tentu saja. Seperti yang saya katakan sebelumnya. Saya akan mengikuti Tuan Nolan apapun dan dimana pun anda berada. Jadi, saya sangat senang hidup dan tinggal bersama anda."
"Terimakasih, Miya dan sekarang, jangan panggil aku Tuan lagi. Karena disini tidak ada Bangsawan, pelayan atau budak. Semua nya setara."
"Begitu kah, Baik. Kepala Desa Nolan."
Nolan dan Miya pun saling senyuman.
...Ding!...
...[Anda mendapatkan 30 Desa Poin dan 2 Experience Poin.]...
...[Desa Oasis....
...Level 2 (3/10)...
...Kepala Desa: Nolan Lionheart....
...Poin Desa: 80....
...Jumlah penduduk desa: 1...
...Ketrampilan desa: Tidak ada.]...
...# Hari ke-3...
Setelah resmi menjadi warga desa, Miya merasa sudah harus bertanggungjawab untuk membangun desa Oasis juga dengan membuatkan dapur darurat dekat gudang.
Sedangkan, Nolan pergi kedalam hutan untuk mencari kayu.
...Ding!...
...[Anda berhasil mendapatkan 20 Kayu. Total: 50 Kayu.]...
Melihat jumlah itu, Nolan langsung terpikir satu rencana.
"Sekarang sudah waktunya untuk membangun rumah."
Sesaat kemudian Nolan hendak pulang, dia mendengar suara gemercik rumput yang bergerak dan membuat nya menghentikan langkah.
Nolan sedikit panik saat mendengar itu namun, dia sontak melihat kearah kapak yang dipegang nya dan hanya itu lah senjata untuk mempertahankan diri.
Nolan pun sontak menghadap kearah sumber suara dengan menodongkan kapak nya.
Duk! Duk!
Suara langkah kaki semakin cepat menghampiri Nolan dan tidak lama kemudian, keluar lah sosok b@bi hutan yang sangat besar setinggi 3 meter hendak menyerang Nolan.
Nolan yang memiliki dasar teknik pedang, dia pun sontak mengayunkan Kapak nya tepat kearah kepala dan tidak disangka, Nolan mampu memenggal kepala b@bi hutan dengan mudah nya.
Buk!
Melihat itu, Nolan pun terheran-heran.
"Aku tidak menyangka. Kalau, kapak ini sangat tajam bahkan aku tidak merasakan berat nya menebas."
Diselimuti banyak pertanyaan, Nolan memutuskan untuk mengabaikan nya dan dia pun menghampiri b@bi hutan dan memanjat doa.
"Maaf, aku sudah membunuh mu. Kalau saja kamu tidak menyerang ku mungkin nyawamu masih terselamatkan."
Seusai memanjatkan doa, Nolan memasukkan nya kedalam menu Storage. Lalu, kembali pulang ke desa.
Setibanya di desa, Nolan menunjukkan jasad b@bi hutan itu dan membuat nya terkejut.
"Kepala desa bukan kah ini Frenzy Boar?! Monster kelas D."
Nolan tersenyum kecil, "Aku hanya beruntung dan seperti nya kita malam ini akan makan enak."
Miya pun tersenyum lebar dan menganggukkan kepalanya.
"Iya, aku akan membuatkan masakan yang lezat!"
Nolan pun mempercayakan pengulitan kepada Miya karena di rumah besar seluruh pelayan memiliki kemampuan Dismantling atau pembongkaran.
Sambil menunggu pekerjaan Miya, Nolan pun pergi ke sisi gudang dan disana, dia membangun rumah kayu kecil.
Rumah itu memiliki tiga ruangan terpisah yakni kamar tidur, ruang tamu dan dapur. Sedangkan kamar mandi, Nolan harus membangun nya sendiri.
Memahami itu, Nolan hanya bisa menghela nafas panjang.
Malam hari, kekecewaan itu terbayar oleh masakan b@bi bakar buatan Miya dan malam itu, Nolan dan Miya makan bersama seraya menikmati malam yang cerah dipenuhi oleh bintang-bintang dan dua bulan yang bersinar
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
♡~Yuki.nur019
es itu batu juga author 🗿... tukar aja seperti kayu tipis, atau buah-buahan, ataupun buat ianya seperti Salji ☃️ yang keras tapi tetap mudah di belah
2024-01-09
2
Kang Comen
paket paket paket
2024-01-06
0
Jimmy Avolution
ayo
2023-12-04
1