Kebenaran Ethan

Maureen bangun dari tidurnya saat merasakan seperti ada orang di lain di ruangan itu, tapi saat melihat sekitar Maureen tidak melihat siapapun. Saat tatapanya jatuh pada sang putra, tiba-tiba Maureen merasakan dadanya kembali sesak. Rasa sesak yang membuat kedua matanya memanas hingga mengeluarkan air mata.

"Maafkan ibu Ethan, ibu belum bisa menjadi ibu yang baik." Maureen terisak dengan tangan menutup mulutnya sendiri.

Tidak ingin membuat Ethan terbangun karena suara tangisnya, Maureen memilih untuk beranjak dari tempat tidur.

Di benarkannya selimut untuk menutupi tubuh Ethan, Maureen mengusap kepala Ethan dan meninggalkan kecupan di kening.

Karena belum makan apapun dari siang dan melakukan perjalanan yang cukup jauh membuat Maureen kelaparan, tidak ingin sakit dan tidak bisa menjaga putranya, Maureen memilih keluar ruangan Ethan untuk membeli makanan.

Jika Elara berbelok ke kanan, maka disisi kiri berdiri seorang pria yang pura-pura bertelepon.

Noel menatap pugung Maureen yang berjalan semakin jauh dan hilang saat berbelok, dengan cepat Noel masuk kedalam ruangan Ethan pelan-pelan.

Ditatapnya wajah Ethan dengan seksama, Noel sendiri yang berdiri di sisi ranjang juga tidak percaya jika wajah anak laki-laki ini begitu mirip dengannya, hanya saja dalam versian kecil.

"Sebenarnya kau ini siapa?" Noel menyentuh dadanya yang terasa nyeri dengan sebaran cepat, napasnya seperti tercekat di tenggorokan setiap melihat anak kecil ini.

Tapi saat tadi mengamati wajah Maureen yang terlelap, Noel mengingat jelas siapa Maureen. Rasanya tidak mungkin jika wanita itu telah hamil dan-"

"Tidak mungkin dia-"

Noel menggeleng pelan namun dengan tatapan sendu, hingga tangannya terulur untuk mengusap rambut Ethan.

"Cepat sembuh boy, tidak tahu kenapa uncle menjadi sedih setiap kali melihat mu." Gumam Noel dengan dada yang sesak.

Saat mengangkat tangannya Noel melihat' beberapa helai rambut Ethan yang terangkut di tangannya, matanya memanas melihat beberapa helai rambut itu. Hingga Noel pergi meninggalkan ruangan Ethan dengan perasaan tidak baik-baik saja.

*

*

Beberapa hari kemudian setelah menjalani perawatan Ethan sudah diperbolehkan pulang dengan kondisi stabil. Anak laki-laki itu jelas begitu senang karena bisa pulang tanpa harus tidur lama dirumah sakit yang membuatnya bosan, apalagi melihat ibunya yang tidak masuk kerja membuat Ethan juga sedih dan merasa bersalah.

"Ibu besok bekerja kan?" tanya Ethan saat mereka sudah sampai di penginapan yang tidak jauh dari resort, bahkan Maureen menepati salah satu penginapan Resort yang jarang di minati pendatang. Karena lokasinya tidak strategis ataupun tidak ada pemandangan indah di sana, jadi Maureen lah yang menyewa sejak beberapa tahun lalu saat dirinya datang ke sini dan bekerja.

"Iya sayang, besok ibu sudah harus bekerja? kenapa?" Tanya Maureen sambil merapikan barang-barang yang mereka bawa dari rumah sakit.

Maureen tidak memiliki siapapun di sini, sejak datang Maureen yang hamil tapi giat untuk berkerja dan menjadi karyawan teladan yang rajin, oleh karena itu Maureen cukup mendapatkan pekerjaan yang bagus dan penghasilan yang lumayan untuk hidup mereka berdua, bahkan Maureen bisa mengcover biaya berobat Ethan. Maureen tentu saja bersyukur, tanpa Ethan Maureen seperti tidak punya kehidupan.

"Maafkan Ethan yang sudah membuat ibu kesulitan."

Deg

Hati Maureen seperti diremas, napasnya memburu dengan kedua mata yang langsung memanas.

"Tidak sayang, Ethan adalah kebahagiaan ibu." Maureen mengusap wajah putranya yang sendu.

Ethan menunduk matanya ikut berkaca-kaca melihat kesedihan di wajah ibunya.

"Jika Ethan pergi, Ethan berharap ibu bisa bahagia. Dan Ethan dan ayah akan bahagia melihat ibu." Lirihnya sambil mengusap pipinya yang basah dengan tangan kecilnya.

Maureen langsung memeluk erat putranya, tangis yang sejak tadi dia tahan kini tumpah dengan suara memilukan.

"Ethan tidak akan pergi kemanapun, ibu akan selalu menjaga Ethan." lirih Maureen dengan hati yang teramat sakit. Tubuhnya sampai bergetar melupakan tangisnya memeluk sang putra.

"Ethan ingin bertemu ayah Bu,"

Di ruangan luas dan terlihat sangat rapi, seorang pria sedang memegang sebuah kertas putih berlogo tulisan rumah sakit.

Tangan pria itu tampak bergetar saat membuka kertas yang akan membuatnya mengetahui sesuatu. Setelah menunggu satu minggu lamanya kini pria itu akan mengetahui kegundahan hatinya selama ini yang tidak tenang.

Noel membukanya dan membaca dengan seksama, rentetan tulisan yang membuat Noel membaca dengan cermat, hingga beberapa saat matanya membola dengan dada bergemuruh hebat, Noel sampai merasa sesak untuk bernapas.

"Jadi Ethan-" Suara Noel tercekat bersama lelehan air matanya yang tidak pernah tumpah kecuali saat masih kecil.

Nole menatap kertas putih yang menunjukan jika 99% DNA mereka sama.

Rasanya ini tidak mungkin, tidak mungkin satu malam bersama wanita yang tidak dikenal itu menumbuhkan janin yang sekarang tumbuh seperti Ethan.

Noel memang pria yang cool dan cuek, setelah kejadian malam panjang itu dia menunggu seorang wanita datang kepadanya untuk sekedar meminta ganti rugi atau apapun terkait dengan keperawanan nya yang hilang, tapi sampai lima tahun lebih Noel hidup dalam ketentraman tanpa ada bayang-bayang wanita yang sudah dia renggut dengan paksa itu, karena jika wanita itu adalah wanita suruhan tidak mungkin wanita itu masih virgin. Dan disinilah sekarang mereka di pertemukan kembali dengan keadaan yang membuat Noel sendiri tidak percaya.

Drt...Drt...

Ponsel Noel berbunyi, pria itu mengusap wajahnya yang basah dan mengangkat panggilan dari seseorang.

"Sayang aku sudah di rumah sakit xxx."

Noel mendengus kesal, pria itu langsung mematikan sambungan teleponnya dan bergegas keluar dari ruanganya.

Jika tadi wajahnya tampak sendu dan murung, kini wajah Noel berubah menjadi datar dan dingin terlihat dari rahangnya yang tegas membuat Noel benar-benar di segani.

Noel Altezza Jhonson, pria yang memiliki segudang prestasi dan bisnis, selain kepintarannya dalam berbisnis, Noel juga memiliki wajah yang tampan dan mempesona, tidak ada yang kurang dari wajah seorang Noel Altezza Jhonson, banyak wanita yang mengejarnya. Tapi seperti pepatah untuk Noel, semakin dikejar justru Noel semakin menjauh.

Noel memiliki paras tampan dari ayahnya, ibunya yang seorang darah biru kebangsaan Eropa menurunkan kecantikannya pada adiknya yang bernama Celine, dan untuk Carlos saudara kembar Celine memiliki garis wajah kedua orangtuanya dan Carlos memenangkan ketampanan di keluarganya, bahkan Carlos menjadi duta nominasi pria tertampan, namun Noel sendiri memiliki kharisma tersendiri yang membuatnya digilai banyak wanita karena auranya yang dingin dan tatapan mata yang tajam seolah menenggelamkan ke dasar jurang.

"Kenapa kau datang kemari!"

Suara berat seseorang membuat wanita cantik yang sejak tadi menekuk wajahnya seketika tersenyum lebar. Bahkan wanita cantik itu langsung menabrakkan dirinya untuk memeluk pria yang berdiri dengan tatapan tajamnya.

"Sayangku, cintaku." Ucap wanita itu sambil memeluk Noel erat.

Noel yang dipeluk erat di tempat umum membuatnya risih namun tidak ada perlawanan dari pria itu.

"Apa kau merindukan aku." Ucap wanita itu dengan senyum manis.

Terpopuler

Comments

Blucius -

Blucius -

knp jd elara ibuny noel, othor ngantuk nech slh nm

2025-04-03

0

sur yati

sur yati

celup celup sembarangan bikin org susah dan tak da tanggung jawab mlh ganti wanita lain kasian mourin sama ETAN

2024-02-12

3

Alanunyu Alan

Alanunyu Alan

/Sob/

2024-02-06

0

lihat semua
Episodes
1 Candu
2 Nasib yang menyedihkan
3 Bayimu
4 Pendonor
5 Uncle
6 Ada apa dengan jantung ku
7 Kebenaran Ethan
8 Kau tidak mengingat ku!
9 Memohon
10 Kau pasti tahu jika melihatnya
11 Otot-otot menonjol
12 Calon suami
13 Mematikan syaraf
14 Tangan ayah kuat
15 Terbiasa berdekatan
16 Ketegangan
17 Maaf
18 Menuruti permintaan ayah
19 Niatan Rafeal
20 Dongeng menggelikan
21 Menyingung
22 Membawa Ethan
23 Jangan egois
24 Sakit
25 Menagih jaminan
26 Kehidupan yang terusik
27 Tidak Mau kehilangan
28 Tamu tak di undang
29 Pilihan cepat
30 Lebih menakutkan dari ayah
31 Pantang menunduk
32 Kapan kalian akan menikah
33 Tidur di sofa
34 Surat tugas
35 Mempelai
36 Benarkah dia suami ku
37 Kehangatan dalam pelukan
38 Berkunjung ke rumah sakit
39 Mengajak ke kantor
40 Memberikan kesibukan
41 Penasaran Jaena
42 Dia kakak ku
43 Kentang
44 Jaena mengadu
45 Akan memiliki adik
46 Kedai ramen
47 Bermaksud berbohong
48 Esppreso dan cake
49 Salon
50 Acara menggosok
51 Berkencan dengan sesama jenis
52 Jebakan
53 Mengantikan dengan kebahagiaan
54 Kekesalan Celine
55 Pacar Lucas Tante-tante
56 Arti debaran jantung
57 Bersembunyi dalam goa
58 Pemandangan
59 Permintaan Celine
60 Keturunan Jhonson sejati
61 Sensitif
62 Memanjakan mangsa
63 Terong premium
64 Di peras paksa
65 Kado wanita cantik
66 Saran Noah
67 Berkumpul di rumah sakit
68 Menyimpan tenaga
69 Carlos
70 Bayi laki-laki
71 Mejalani operasi
72 Pria normal
73 Perjanjian
74 Menunggu Ethan sadar
75 Efrain Kheil Jhonson
76 Mulai bekerja
77 Butik
78 Satu sama
79 Zora berwajah buruk
80 Gosip
81 Empat sampai lima ronde
82 Luka bibir
83 Bahagia
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Candu
2
Nasib yang menyedihkan
3
Bayimu
4
Pendonor
5
Uncle
6
Ada apa dengan jantung ku
7
Kebenaran Ethan
8
Kau tidak mengingat ku!
9
Memohon
10
Kau pasti tahu jika melihatnya
11
Otot-otot menonjol
12
Calon suami
13
Mematikan syaraf
14
Tangan ayah kuat
15
Terbiasa berdekatan
16
Ketegangan
17
Maaf
18
Menuruti permintaan ayah
19
Niatan Rafeal
20
Dongeng menggelikan
21
Menyingung
22
Membawa Ethan
23
Jangan egois
24
Sakit
25
Menagih jaminan
26
Kehidupan yang terusik
27
Tidak Mau kehilangan
28
Tamu tak di undang
29
Pilihan cepat
30
Lebih menakutkan dari ayah
31
Pantang menunduk
32
Kapan kalian akan menikah
33
Tidur di sofa
34
Surat tugas
35
Mempelai
36
Benarkah dia suami ku
37
Kehangatan dalam pelukan
38
Berkunjung ke rumah sakit
39
Mengajak ke kantor
40
Memberikan kesibukan
41
Penasaran Jaena
42
Dia kakak ku
43
Kentang
44
Jaena mengadu
45
Akan memiliki adik
46
Kedai ramen
47
Bermaksud berbohong
48
Esppreso dan cake
49
Salon
50
Acara menggosok
51
Berkencan dengan sesama jenis
52
Jebakan
53
Mengantikan dengan kebahagiaan
54
Kekesalan Celine
55
Pacar Lucas Tante-tante
56
Arti debaran jantung
57
Bersembunyi dalam goa
58
Pemandangan
59
Permintaan Celine
60
Keturunan Jhonson sejati
61
Sensitif
62
Memanjakan mangsa
63
Terong premium
64
Di peras paksa
65
Kado wanita cantik
66
Saran Noah
67
Berkumpul di rumah sakit
68
Menyimpan tenaga
69
Carlos
70
Bayi laki-laki
71
Mejalani operasi
72
Pria normal
73
Perjanjian
74
Menunggu Ethan sadar
75
Efrain Kheil Jhonson
76
Mulai bekerja
77
Butik
78
Satu sama
79
Zora berwajah buruk
80
Gosip
81
Empat sampai lima ronde
82
Luka bibir
83
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!