Uncle

Setelah melakukan pemeriksaan pada Ethan dokter Dean mengehela napas, tangannya mengusap keningnya yang berkeringat pria itu menatap sendu pasiennya.

"Dalam waktu dekat kita harus menemukan pendonor yang cocok, kalau tidak Maureen akan kehilangan-" Dokter Dean menatap dokter Rafael dengan putus asa.

Dokter Rafael hanya bisa mengusap wajahnya kasar dengan tatapan sendu pada Ethan yang terbaring.

"Kasihan sekali dia," gumam dokter Dean prihatin.

Keduanya memilih keluar dari ruangan Ethan setelah kondisinya stabil, suster yang ditugaskan untuk menjaga Ethan selalu standby di ruangan Ethan.

Saat keluar sudah ada suster yang menunggu mereka, membuat kedua dokter tampan itu saling tatap.

"Maaf dokter, anda berdua ditunggu tuan Presdir di ruanganya." Ucap suster wanita yang memberi tahu.

Dokter Dean dan Rafael menelan ludah, mereka baru ingat jika tadi dengan tidak sopan kabur dari penyambutan presiden baru dirumah sakit. Kali ini pasti akan tamat riwayatnya.

Keduanya berjalan menuju ruangan Presdir rumah sakit, jantung kedua dokter itu seperti di pompa cepat, jika mereka seorang wanita pasti sudah bergandengan tangan untuk menghadapi bencana didepan sana.

"Apakah kita akan tamat hari ini." Ucap dokter Rafael saat sudah berada didepan pintu ruangan Presdir.

Dokter Dean hanya bisa memejamkan matanya untuk berdoa, agar selamat dari bencana.

"Setidaknya kita sudah melakukan yang terbaik, jika selesai itu tandanya takdir kita cukup sampai disini." Ucapan dokter Dean justru membuat dokter Rafael merinding.

Mengetuk pintu sebelum masuk, hingga suara sahutan dari dalam membuat kudanya menarik napas sebelum masuk kedalam.

"Selamat siang tuan." Sapa dua dokter yang memasang senyum kaku.

Pria yang duduk di kursi kebesarannya mengangkat kepalanya dan menatap dua dokter yang cukup tampan sedang menatapnya.

"Apa kalian tahu kesalahan yang kalian lakukan!" Aura didalam ruangan itu terasa mencekam, apalagi melihat tatapan mata atasan mereka sangat tajam.

"Maafkan kelancangan kami tuan, kami panik saat pasien kami kembali drop." Ucap dokter Dean yang memang sebagai dokter Ethan.

"Jadi pasien lebih penting dari menyambut ku!" Ucap pria yang terlihat arogan menatap dua dokter yang berdiri didepannya dengan tatapan tajam, setajam mata elang yang siap menerkam mangsanya.

"Kami sebagai dokter sudah mengikuti sumpah, jadi kami pasti akan merawat pasien kami dengan baik." Ucap dokter Rafael dengan tegas dan tatapan lurus.

Pria itu mengusap-usap dagunya yang ditumbuhi rambut halus, tersenyum miring pria itu berkata.

"Kalau begitu ikuti apa yang aku perintahkan."

*

*

Di kota yang lain, Maureen bertemu dengan manajer hotel yang lima tahun lalu dia kunjungi, bahkan saat ini Maureen sudah melihat rekaman cctv yang Maureen minta.

Di dalam Vidio Maureen berlari dengan menggunakan gaun pengantin, sampai tuan Fergu datang dan seorang pria yang tidak dia kenal berhasil mengusir tuan Fergu.

Dan hanya disana Maureen bisa melihat rekaman itu, karena nyatanya pria yang berhasil mengusir tuan Fergu pergi.

"Apa di dalam tidak ada cctv?" tanya Maureen pada pria yang memiliki kendali ruang kontrol.

"Maaf Nona, didalam kamar sudah privasi jadi hanya ini yang bisa nona lihat."

Maureen terduduk lemas, jika begini dirinya tidak bisa mendapatkan petunjuk. Jika mencari daftar tamu, ini sangat sulit hanya orang-orang tertentu yang bisa mendapatkan informasi sangat privasi ini, dan Maureen bukan salah satunya.

Dengan langkah kaki yang lunglai Maureen keluar dari hotel bintang lima ini, dirinya seperti kehilangan harapan untuk putranya.

"Tuhan tolong bantu aku." Lirihnya dengan air mata yang jatuh.

Di rumah sakit internasional

Pria yang memiliki sebutan Presdir keluar dari ruanganya. Langkah kakinya membawanya untuk menyusuri lorong dan melewati sebuah taman bermain anak-anak.

Dan saat mengedarkan pandangannya matanya tidak sengaja melihat seorang anak laki-laki yang duduk di kursi roda dengan wajah pucat namun senyuman dibibirnya entah kenapa membuat jantungnya berdebar.

Langkah kakinya membawanya menuju taman, menghampiri seorang anak laki-laki yang di temani suster.

Ethan menoleh saat merasakan ada seseorang yang berdiri disamping kursi rodanya, anak laki-laki itu harus mendongak untuk melihat wajah seseorang yang berdiri menjulang tinggi di sampingnya.

"Hay boy?" Sapa Noel dengan wajah tanpa ekspresinya.

Meskipun begitu Noel tiba-tiba merasakan perasaan aneh saat menatap anak laki-laki itu. Perasaan yang tidak pernah Noel rasakan.

"Hay uncle!" Ethan meyambut sapaan pria tampan dan tinggi disampingnya dengan riang, senyum di wajahnya yang pucat mampu membuat Noel merasakan sesak di hatinya.

Noel berjongkok di depan Ethan, tangannya terulur untuk dan mengajak Ethan berkenalan.

"Siapa namamu?" tanya Noel dengan senyum tipis dibibirnya.

Tidak pernah Noel berdekatan dengan anak-anak tapi entah kenapa melihat anak kecil ini membuat hati Noel tergerak untuk mendekati.

Ethan melirik tangan pria didepanya, lalu menatap wajah pria yang entah kenapa Ethan seperti melihat dirinya di sana.

"Kenapa wajah uncle begitu mirip dengan ku!"

Deg

*

*

Uncle Noel 🤣🤣

Terpopuler

Comments

Alanunyu Alan

Alanunyu Alan

/Drool//Drool//Drool/

2024-02-06

0

Sri Darmayanti

Sri Darmayanti

wkkk... ketemu benihnya ya

2024-01-14

0

YNa Msa

YNa Msa

Sedih Terharu 😭😭😭😭

2024-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 Candu
2 Nasib yang menyedihkan
3 Bayimu
4 Pendonor
5 Uncle
6 Ada apa dengan jantung ku
7 Kebenaran Ethan
8 Kau tidak mengingat ku!
9 Memohon
10 Kau pasti tahu jika melihatnya
11 Otot-otot menonjol
12 Calon suami
13 Mematikan syaraf
14 Tangan ayah kuat
15 Terbiasa berdekatan
16 Ketegangan
17 Maaf
18 Menuruti permintaan ayah
19 Niatan Rafeal
20 Dongeng menggelikan
21 Menyingung
22 Membawa Ethan
23 Jangan egois
24 Sakit
25 Menagih jaminan
26 Kehidupan yang terusik
27 Tidak Mau kehilangan
28 Tamu tak di undang
29 Pilihan cepat
30 Lebih menakutkan dari ayah
31 Pantang menunduk
32 Kapan kalian akan menikah
33 Tidur di sofa
34 Surat tugas
35 Mempelai
36 Benarkah dia suami ku
37 Kehangatan dalam pelukan
38 Berkunjung ke rumah sakit
39 Mengajak ke kantor
40 Memberikan kesibukan
41 Penasaran Jaena
42 Dia kakak ku
43 Kentang
44 Jaena mengadu
45 Akan memiliki adik
46 Kedai ramen
47 Bermaksud berbohong
48 Esppreso dan cake
49 Salon
50 Acara menggosok
51 Berkencan dengan sesama jenis
52 Jebakan
53 Mengantikan dengan kebahagiaan
54 Kekesalan Celine
55 Pacar Lucas Tante-tante
56 Arti debaran jantung
57 Bersembunyi dalam goa
58 Pemandangan
59 Permintaan Celine
60 Keturunan Jhonson sejati
61 Sensitif
62 Memanjakan mangsa
63 Terong premium
64 Di peras paksa
65 Kado wanita cantik
66 Saran Noah
67 Berkumpul di rumah sakit
68 Menyimpan tenaga
69 Carlos
70 Bayi laki-laki
71 Mejalani operasi
72 Pria normal
73 Perjanjian
74 Menunggu Ethan sadar
75 Efrain Kheil Jhonson
76 Mulai bekerja
77 Butik
78 Satu sama
79 Zora berwajah buruk
80 Gosip
81 Empat sampai lima ronde
82 Luka bibir
83 Bahagia
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Candu
2
Nasib yang menyedihkan
3
Bayimu
4
Pendonor
5
Uncle
6
Ada apa dengan jantung ku
7
Kebenaran Ethan
8
Kau tidak mengingat ku!
9
Memohon
10
Kau pasti tahu jika melihatnya
11
Otot-otot menonjol
12
Calon suami
13
Mematikan syaraf
14
Tangan ayah kuat
15
Terbiasa berdekatan
16
Ketegangan
17
Maaf
18
Menuruti permintaan ayah
19
Niatan Rafeal
20
Dongeng menggelikan
21
Menyingung
22
Membawa Ethan
23
Jangan egois
24
Sakit
25
Menagih jaminan
26
Kehidupan yang terusik
27
Tidak Mau kehilangan
28
Tamu tak di undang
29
Pilihan cepat
30
Lebih menakutkan dari ayah
31
Pantang menunduk
32
Kapan kalian akan menikah
33
Tidur di sofa
34
Surat tugas
35
Mempelai
36
Benarkah dia suami ku
37
Kehangatan dalam pelukan
38
Berkunjung ke rumah sakit
39
Mengajak ke kantor
40
Memberikan kesibukan
41
Penasaran Jaena
42
Dia kakak ku
43
Kentang
44
Jaena mengadu
45
Akan memiliki adik
46
Kedai ramen
47
Bermaksud berbohong
48
Esppreso dan cake
49
Salon
50
Acara menggosok
51
Berkencan dengan sesama jenis
52
Jebakan
53
Mengantikan dengan kebahagiaan
54
Kekesalan Celine
55
Pacar Lucas Tante-tante
56
Arti debaran jantung
57
Bersembunyi dalam goa
58
Pemandangan
59
Permintaan Celine
60
Keturunan Jhonson sejati
61
Sensitif
62
Memanjakan mangsa
63
Terong premium
64
Di peras paksa
65
Kado wanita cantik
66
Saran Noah
67
Berkumpul di rumah sakit
68
Menyimpan tenaga
69
Carlos
70
Bayi laki-laki
71
Mejalani operasi
72
Pria normal
73
Perjanjian
74
Menunggu Ethan sadar
75
Efrain Kheil Jhonson
76
Mulai bekerja
77
Butik
78
Satu sama
79
Zora berwajah buruk
80
Gosip
81
Empat sampai lima ronde
82
Luka bibir
83
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!