Menuruti permintaan ayah

Semenjak kejadian pertemuan pertama yang berakhir di atas rajang itu Noel memang tidak mencari wanita yang sudah membuatnya puas hasrat karena sebuah obat. Noel tidak peduli dengan wanita yang sudah ia ambil keperawanannya saat itu, karena baginya wanita itulah yang meyerahkan diri padanya meskipun menggunakan alasan yang membuat Noel tidak peduli.

Dan sekarang Noel merasa menyesal karena tidak mencari tahu tentang Maureen, di mana wanita itu ternyata melahirkan seorang putra yang berasal dari benih yang ia tanam dan tertinggal di rahim Maureen, meninggalkan jejak kehidupan sehingga lahirlah Ethan.

Ingin sekali Noel mengulang waktu agar dirinya menemukan wanita yang mengandung benih nya ini, tapi semua itu hanya angan-angan yang sekarang menjadi rasa penyesalan terdalam melihat Ethan yang ternyata menanggung sakit diusianya sekecil itu.

"Memangnya kenapa kau harus kabur? dan tidak mau di nikahkan." Noel masih ingin menggali masa lalu Maureen, dia lebih baik bertanya langsung dari pada harus mencari tahu sendiri lewat orangnya.

Di tanya soal kehamilan Ethan, pasti akan menimbulkan kesedihan dan penyesalan, dan cara yang aman untuk tetap menahan wanita ini, Noel harus banyak bertanya.

"Aku tidak mau dinikahkan dengan tuan Fergu yang sudah memiliki istri, bahkan dia adalah pria kejam yang suka menyiksa wanita." Mata Maureen terus menerawang di masa lalu, jika dirinya tidak berhasil kabur mungkin nasibnya tidak akan seperti sekarang ini.

"Ayah ku memiliki hutang, dan aku sebagai alat untuk menebusnya."

Noel mengeraskan rahangnya, tega sekali orang tua yang rela menjual putrinya hanya karena sebuah hutang, pantas saja populasi wanita perawan bisa di beli oleh pria macam Fergu itu salah satunya.

"Entah kenapa mereka memilih ku untuk menjadi penukaran, bukannya kak Jaena yang jelas-jelas juga ada." Katanya lagi.

Noel menyipitkan matanya, nama yang Maureen sebutkan tidak asing.

"Jaena? kau memiliki kakak perempuan?" tanya Noel.

"Hm, tapi aku tidak tahu dia kakak ku atau bukan karena dia begitu tidak menyukaiku seperti kedua orang tua ku."

*

*

Setelah dua hari menjalani perawatan intensif diruang khusus, kini Ethan sudah membuka matanya dan melewati masa kritis yang semua orang resahkan.

Maureen duduk disisi ranjang dengan memegang makanan di tangannya sambil menyuapi Ethan.

"Ibu, di mana ayah?" tanya Ethan di sela-sela kunyahan di dalam mulutnya, meskipun masih memakan makanan lunak Ethan tetap mengunyah nya.

Maureen menatap wajah putranya dan tersenyum, siapa yang tidak bahagia bisa melihat putranya sehat seperti anak-anak lainnya, melihat Ethan membuka matanya setelah paska operasi transplantasi tulang sum-sum saja sudah membuat dunia Maureen kembali hidup dalam kedamaian, meskipun masih ada yang harus ia lewati lagi setelah ini.

"Bekerja sayang, kenapa?" Tanya Maureen balik.

Yang Maureen tahu Noel sedang keluar entah kemana, tapi alasan yang paling mudah menjawabnya dengan bekerja.

"Boleh Ethan bicara dengan ayah?" Pintanya dengan wajah penuh harap.

Maureen menatap wajah putranya, tidak tega jika menolak apalagi Ethan baru saja menjalani hal berat bertaruh nyawa, lagi pula Noel juga berpesan untuk menghubungi apapun yang terjadi.

"Ibu panggil dokter Celine dulu ya," Maureen mengusap pipi Ethan dan hendak berdiri, namun belum sempat berbalik pintu ruangan rawat Ethan terbuka. Noel muncul dengan senyum saat melihat putranya yang menatapnya senang.

"Ayah!" Seru Ethan yang terlihat bahagia.

"Kau merindukan ayah," Noel langsung memberikan pelukan dan mengecup pucuk kepala Ethan.

"Dia baru saja menyuruh ku untuk menghubungi mu," ucap Maureen yang kembali memilih duduk di kursi.

Sedangkan Noel duduk disisi ranjang dengan Ethan.

"Benarkan? ada apa?" Tanganya membelai pucuk kepala Ethan.

"Ethan hanya ingin bicara saja," katanya dengan bibir kecilnya dan tersenyum.

"Emm, apa ada sesuatu yang kau inginkan? sepertinya bukan karena ingin bicara dengan ayah."

Ethan membulatkan kedua matanya mendengar ucapan ayahnya yang ternyata bisa menebak isi pikiranya.

"Apakah ayah seorang ahli menerawang, kenapa bisa tahu apa yang sedang aku pikirkan?"

Noel dan juga Maureen tertawa pelan, membuat Ethan mengerutkan keningnya.

"Kau itu masih kecil, kenapa bisa berpikir seperti itu," Noel mencubit hidung kecil Ethan, "Katakan apa yang kau inginkan dari ayah?" Rasanya Noel begitu bahagia melihat putranya menginginkan sesuatu darinya, ia menyukai Ethan yang bergantung padanya.

Ethan meraih sesuatu dari samping bantalnya, dan menunjukan mainan pada Noel.

"Ayah Rafael memberikan mainan ini, tapi dia kesulitan untuk melengkapinya. Apakah ayah bisa membantu ayah Rafael untuk mendapatkan sisa dari mainan ini, aku sangat ingin memiliki ayah?" Katanya dengan wajah sendunya.

Sedangkan Noel menajamkan matanya mendengar jika Ethan juga memanggil dokter Rafeal dengan sebutan ayah.

Maureen yang melihat reaksi Noel berbeda membuatnya merasakan hawa berbeda yang kali ini seperti mencekam.

"Jika Ayah bisa memberikan mu sisanya bahkan ayah akan menambahkan tokoh lainya, apa kamu mau menuruti permintaan ayah?"

"T-tuan." Cicit Maureen yang langsung mendapat tatapan tajam dari Noel.

"Bisa-bisanya dia mengajari anakku memanggil pria lain dengan sebutan ayah, Aku tidak akan membiarkan anakku mengakui ayah lainya selain aku." Tatapan Noel menajam membuat Maureen terdiam membisu.

*

*

Lu yang datangnya belakangan bro 😪

Terpopuler

Comments

Vivo Smart

Vivo Smart

iya nih si noel

2024-08-02

0

gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕

gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕

oh jadi maksudnya Noel baru menyesal saat tau Ethan sakit?

kalau gk gimana? masih adakah penyesalan ? bahkan sekedar merasa bersalah karena mengambil keperawanan wanita dia B aja pdhl dirinya tau karna efek obat dan bisa saja dia mencari tau. apa motif wanita itu atau sekedar mencari tau siapa dalangnya.

so si Noel menyesalnya gak bener' menyesal dan gak tulus

2024-06-20

0

sur yati

sur yati

yey kan gak Lo tadinya bro sadar dong udah di tolong mlh resek lo

2024-02-12

0

lihat semua
Episodes
1 Candu
2 Nasib yang menyedihkan
3 Bayimu
4 Pendonor
5 Uncle
6 Ada apa dengan jantung ku
7 Kebenaran Ethan
8 Kau tidak mengingat ku!
9 Memohon
10 Kau pasti tahu jika melihatnya
11 Otot-otot menonjol
12 Calon suami
13 Mematikan syaraf
14 Tangan ayah kuat
15 Terbiasa berdekatan
16 Ketegangan
17 Maaf
18 Menuruti permintaan ayah
19 Niatan Rafeal
20 Dongeng menggelikan
21 Menyingung
22 Membawa Ethan
23 Jangan egois
24 Sakit
25 Menagih jaminan
26 Kehidupan yang terusik
27 Tidak Mau kehilangan
28 Tamu tak di undang
29 Pilihan cepat
30 Lebih menakutkan dari ayah
31 Pantang menunduk
32 Kapan kalian akan menikah
33 Tidur di sofa
34 Surat tugas
35 Mempelai
36 Benarkah dia suami ku
37 Kehangatan dalam pelukan
38 Berkunjung ke rumah sakit
39 Mengajak ke kantor
40 Memberikan kesibukan
41 Penasaran Jaena
42 Dia kakak ku
43 Kentang
44 Jaena mengadu
45 Akan memiliki adik
46 Kedai ramen
47 Bermaksud berbohong
48 Esppreso dan cake
49 Salon
50 Acara menggosok
51 Berkencan dengan sesama jenis
52 Jebakan
53 Mengantikan dengan kebahagiaan
54 Kekesalan Celine
55 Pacar Lucas Tante-tante
56 Arti debaran jantung
57 Bersembunyi dalam goa
58 Pemandangan
59 Permintaan Celine
60 Keturunan Jhonson sejati
61 Sensitif
62 Memanjakan mangsa
63 Terong premium
64 Di peras paksa
65 Kado wanita cantik
66 Saran Noah
67 Berkumpul di rumah sakit
68 Menyimpan tenaga
69 Carlos
70 Bayi laki-laki
71 Mejalani operasi
72 Pria normal
73 Perjanjian
74 Menunggu Ethan sadar
75 Efrain Kheil Jhonson
76 Mulai bekerja
77 Butik
78 Satu sama
79 Zora berwajah buruk
80 Gosip
81 Empat sampai lima ronde
82 Luka bibir
83 Bahagia
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Candu
2
Nasib yang menyedihkan
3
Bayimu
4
Pendonor
5
Uncle
6
Ada apa dengan jantung ku
7
Kebenaran Ethan
8
Kau tidak mengingat ku!
9
Memohon
10
Kau pasti tahu jika melihatnya
11
Otot-otot menonjol
12
Calon suami
13
Mematikan syaraf
14
Tangan ayah kuat
15
Terbiasa berdekatan
16
Ketegangan
17
Maaf
18
Menuruti permintaan ayah
19
Niatan Rafeal
20
Dongeng menggelikan
21
Menyingung
22
Membawa Ethan
23
Jangan egois
24
Sakit
25
Menagih jaminan
26
Kehidupan yang terusik
27
Tidak Mau kehilangan
28
Tamu tak di undang
29
Pilihan cepat
30
Lebih menakutkan dari ayah
31
Pantang menunduk
32
Kapan kalian akan menikah
33
Tidur di sofa
34
Surat tugas
35
Mempelai
36
Benarkah dia suami ku
37
Kehangatan dalam pelukan
38
Berkunjung ke rumah sakit
39
Mengajak ke kantor
40
Memberikan kesibukan
41
Penasaran Jaena
42
Dia kakak ku
43
Kentang
44
Jaena mengadu
45
Akan memiliki adik
46
Kedai ramen
47
Bermaksud berbohong
48
Esppreso dan cake
49
Salon
50
Acara menggosok
51
Berkencan dengan sesama jenis
52
Jebakan
53
Mengantikan dengan kebahagiaan
54
Kekesalan Celine
55
Pacar Lucas Tante-tante
56
Arti debaran jantung
57
Bersembunyi dalam goa
58
Pemandangan
59
Permintaan Celine
60
Keturunan Jhonson sejati
61
Sensitif
62
Memanjakan mangsa
63
Terong premium
64
Di peras paksa
65
Kado wanita cantik
66
Saran Noah
67
Berkumpul di rumah sakit
68
Menyimpan tenaga
69
Carlos
70
Bayi laki-laki
71
Mejalani operasi
72
Pria normal
73
Perjanjian
74
Menunggu Ethan sadar
75
Efrain Kheil Jhonson
76
Mulai bekerja
77
Butik
78
Satu sama
79
Zora berwajah buruk
80
Gosip
81
Empat sampai lima ronde
82
Luka bibir
83
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!