Dongeng menggelikan

Ethan yang sedang mengobrol dengan ibunya menoleh ke pintu saat seseorang masuk.

"Hay... ponakan bibik," Celine mengembangkan senyum sambil mencubit pipi keponakan yang menggemaskan.

"Bibik Celine," Ethan tersenyum manis.

Maureen mengusap kepala Ethan, bibirnya mengulas senyum saat melihat Ethan tersenyum.

"Bibik datang untuk melihat mu, jadi apakah kamu merasakan sakit?" tanya Celine.

"Tidak bibik, hanya saja aku masih sedikit lemas dan mengantuk." Katanya sambil menguap.

"Dia baru saja meminum obatnya," timpal Maureen.

Celine mengangguk, "Reaksinya jauh lebih baik, aku yakin Ethan akan segera pulang, jangan khawatir." Celine mengusap bahu Maureen.

Maureen tersenyum tipis menatap putranya yang memang jauh lebih baik, dan wajahnya juga tidak pucat lagi.

"Di mana kakak?" tanya Celine yang tidak melihat kakaknya di dalam ruangan itu.

"Tadi keluar."

Celine hanya mengangguk dan mengajak Ethan berbicara. Sedangkan Maureen ijin sebentar untuk membeli sesuatu, ia menitipkan Ethan pada Celine.

Maureen berjalan menuju kantin rumah sakit, tenggorokannya terasa tidak enak, sepertinya ia akan radang, mungkin kurang istirahat dan makan teratur karena mengkhawatirkan Ethan hingga membuatnya melupakan kesehatannya sendiri.

Saat duduk setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, tiba-tiba seseorang duduk didepannya.

"Maureen, kamu sedang apa?" tanya dokter Rafael.

Tadinya mau langsung pergi, tapi melihat Maureen duduk di kantin sendiri membuat dokter Rafael menghampirinya.

Dan sekarang keduanya duduk saling berhadapan di sudut meja kantin.

"Em, Rafael." Maureen sedikit terkejut dengan munculnya Rafael tiba-tiba.

Rafeal tersenyum tipis, "Kenapa kamu terkejut seperti itu, apa kamu takut jika aku duduk di sini?"

Maureen menggeleng, "Tidak, aku tadi benar-benar terkejut, jangan berpikir yang macam-macam."

Rafael mengangguk, "Sudah lama kita tidak bicara berdua, ngomong-ngomong bagaimana keadaan Ethan?"Rafeal menyesap minumnya.

"Sudah jauh lebih baik, mungkin sebentar lagi bisa pulang." Maureen mengulas senyum.

Sembuhnya Ethan adalah kebahagiaan yang ia rasakan.

"Maureen boleh aku bertanya sesuatu?" Rafael menatap Maureen dengan lekat.

Wanita yang beberapa tahun ini dekat dengannya, yang membuat Rafael jatuh cinta dengan sosok kuat Maureen.

Maureen hanya mengangguk, agak ragu dengan apa yang akan Rafael tanyakan.

"Mungkin kamu sudah bosan mendengar ini, tapi aku tidak lelah untuk mengatakannya," Rafael menjeda ucapanya, tangannya megambil tangan Maureen yang berada diatas meja dan menggenggamnya, tatapan matanya menyiratkan akan ketulusan yang ia miliki.

"Maureen, maukah kamu menikah dengan ku,"

"Ayah di mana ibu?" Entah menatap ayahnya yang baru masuk setelah tadi pamit untuk menyusul Maureen.

"Celine kembalikan, Ethan biar aku yang menemani." Tidak menjawab pertanyaan sang anak, Noel justru mengusir adiknya.

Celine menaikkan alisnya, menatap wajah kakaknya yang terlihat menahan kesal.

"Apa terjadi sesuatu? em, maksudku-"

"Pergilah, Ethan biar istirahat." Potong Noel yang mendekati ranjang Ethan, pria itu bahkan langsung naik keranjang Ethan dan mengusap kepala putranya.

"Ck," Celine berdecak kesal, namun Celine mematuhi perintah Noel untuk meninggalkan ruangan Ethan.

Noel mengusap kepala Ethan agar putranya tertidur, "Tidurlah, ibumu sedang sibuk dengan dewa penolongnya." Gumam Noel dengan rahang yang mengeras.

"Ayah apa kau mau menceritakan tentang dewa penolong,"

Noel menatap wajah putranya, ucapanya hanya sebuah bentuk kekesalan, lalu kenapa Ethan malah menyuruh dirinya untuk bercerita.

"Mendengar dongeng sebelum tidur hanya untuk anak perempuan, jadi kamu tidak perlu mendengar cerita bualan seperti itu."

Wajah Ethan langsung masam, ia langsung membalikkan tubuhnya memunggungi ayahnya.

"Bukankan mendengar cerita dongeng terlalu menggelikan," pikir Noel yang tidak tahu bagaimana menghibur seorang anak kecil.

Terpopuler

Comments

Enung Samsiah

Enung Samsiah

ya biar bgimnpun rafael mmng berjasa,,,

2024-01-26

0

Ma Selly

Ma Selly

makanya jangan asal ngomong noel

2023-12-26

0

STARLA my journey

STARLA my journey

noel hrs lbh sabar kan slh lo jg srmuany

2023-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 Candu
2 Nasib yang menyedihkan
3 Bayimu
4 Pendonor
5 Uncle
6 Ada apa dengan jantung ku
7 Kebenaran Ethan
8 Kau tidak mengingat ku!
9 Memohon
10 Kau pasti tahu jika melihatnya
11 Otot-otot menonjol
12 Calon suami
13 Mematikan syaraf
14 Tangan ayah kuat
15 Terbiasa berdekatan
16 Ketegangan
17 Maaf
18 Menuruti permintaan ayah
19 Niatan Rafeal
20 Dongeng menggelikan
21 Menyingung
22 Membawa Ethan
23 Jangan egois
24 Sakit
25 Menagih jaminan
26 Kehidupan yang terusik
27 Tidak Mau kehilangan
28 Tamu tak di undang
29 Pilihan cepat
30 Lebih menakutkan dari ayah
31 Pantang menunduk
32 Kapan kalian akan menikah
33 Tidur di sofa
34 Surat tugas
35 Mempelai
36 Benarkah dia suami ku
37 Kehangatan dalam pelukan
38 Berkunjung ke rumah sakit
39 Mengajak ke kantor
40 Memberikan kesibukan
41 Penasaran Jaena
42 Dia kakak ku
43 Kentang
44 Jaena mengadu
45 Akan memiliki adik
46 Kedai ramen
47 Bermaksud berbohong
48 Esppreso dan cake
49 Salon
50 Acara menggosok
51 Berkencan dengan sesama jenis
52 Jebakan
53 Mengantikan dengan kebahagiaan
54 Kekesalan Celine
55 Pacar Lucas Tante-tante
56 Arti debaran jantung
57 Bersembunyi dalam goa
58 Pemandangan
59 Permintaan Celine
60 Keturunan Jhonson sejati
61 Sensitif
62 Memanjakan mangsa
63 Terong premium
64 Di peras paksa
65 Kado wanita cantik
66 Saran Noah
67 Berkumpul di rumah sakit
68 Menyimpan tenaga
69 Carlos
70 Bayi laki-laki
71 Mejalani operasi
72 Pria normal
73 Perjanjian
74 Menunggu Ethan sadar
75 Efrain Kheil Jhonson
76 Mulai bekerja
77 Butik
78 Satu sama
79 Zora berwajah buruk
80 Gosip
81 Empat sampai lima ronde
82 Luka bibir
83 Bahagia
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Candu
2
Nasib yang menyedihkan
3
Bayimu
4
Pendonor
5
Uncle
6
Ada apa dengan jantung ku
7
Kebenaran Ethan
8
Kau tidak mengingat ku!
9
Memohon
10
Kau pasti tahu jika melihatnya
11
Otot-otot menonjol
12
Calon suami
13
Mematikan syaraf
14
Tangan ayah kuat
15
Terbiasa berdekatan
16
Ketegangan
17
Maaf
18
Menuruti permintaan ayah
19
Niatan Rafeal
20
Dongeng menggelikan
21
Menyingung
22
Membawa Ethan
23
Jangan egois
24
Sakit
25
Menagih jaminan
26
Kehidupan yang terusik
27
Tidak Mau kehilangan
28
Tamu tak di undang
29
Pilihan cepat
30
Lebih menakutkan dari ayah
31
Pantang menunduk
32
Kapan kalian akan menikah
33
Tidur di sofa
34
Surat tugas
35
Mempelai
36
Benarkah dia suami ku
37
Kehangatan dalam pelukan
38
Berkunjung ke rumah sakit
39
Mengajak ke kantor
40
Memberikan kesibukan
41
Penasaran Jaena
42
Dia kakak ku
43
Kentang
44
Jaena mengadu
45
Akan memiliki adik
46
Kedai ramen
47
Bermaksud berbohong
48
Esppreso dan cake
49
Salon
50
Acara menggosok
51
Berkencan dengan sesama jenis
52
Jebakan
53
Mengantikan dengan kebahagiaan
54
Kekesalan Celine
55
Pacar Lucas Tante-tante
56
Arti debaran jantung
57
Bersembunyi dalam goa
58
Pemandangan
59
Permintaan Celine
60
Keturunan Jhonson sejati
61
Sensitif
62
Memanjakan mangsa
63
Terong premium
64
Di peras paksa
65
Kado wanita cantik
66
Saran Noah
67
Berkumpul di rumah sakit
68
Menyimpan tenaga
69
Carlos
70
Bayi laki-laki
71
Mejalani operasi
72
Pria normal
73
Perjanjian
74
Menunggu Ethan sadar
75
Efrain Kheil Jhonson
76
Mulai bekerja
77
Butik
78
Satu sama
79
Zora berwajah buruk
80
Gosip
81
Empat sampai lima ronde
82
Luka bibir
83
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!