Ketegangan

Waktu berjalan begitu lambat untuk Maureen, wanita itu berjalan mondar-mandir di depan pintu ruang operasi, dari kaca kecil di pintu Maureen hanya bisa melihat kain hijau yang menutupi para dokter beraktifitas di dalam sana.

Rasanya Maureen ingin menerobos masuk dan memberikan support untuk Ethan.

"Tuhan berilah kekuatan untuk Ethan melewati semuanya." Maureen menyatukan tangannya sambil berdoa.

Setelah beberapa hari kecocokan pemeriksaan terhadap Noel, tim dokter langsung mempersiapkan tindakan transplantasi pada Ethan, karena kondisi Ethan jauh lebih baik dari sebelumnya dan mengurangi kemungkinan yang terjadi jika menunggu waktu lebih lama, tim dokter segera melakukan tindakan.

Di dalam sana beberapa dokter seperti Celine dan juga dokter Dean sedang menangani Ethan, Noel meyerahkan pengobatan transplantasi sel punca untuk Ethan pada Celine adiknya.

Maureen sendiri berulang kali berucap terima kasih pada Noel, meskipun hal yang sepantasnya harus dilakukan seorang ayah pada putranya tapi pria itu tetaplah pria licik yang masih ingin mengambil keuntungan untuknya sendiri.

"Jangan lupa semua tidak gratis, ada jaminan yang harus kau berikan."

"Tidak masalah tuan, nyawaku bersama Ethan, apapun akan aku lakukan untuk kesembuhan Ethan."

Tidak ada lagi yang Maureen takutkan selain Ethan, sebagai ibu ia tidak peduli dengan apapun asalkan kesembuhan putranya.

Setelah hampir dua jam lamanya menunggu Maureen langsung berdiri saat mendengar pintu ruangan yang sejak tadi tertutup dan membuatnya cemas terbuka.

Maureen mendekati dokter yang keluar meninggalnya ruangan itu, hingga dokter Dean keluar lebih dulu membuat Maureen segara bertanya.

"Dokter bagaimana keadaan Ethan?" tanya Maureen dengan wajah camas dan kahawatir.

Dari belakang dokter Rafael mendekat untuk mengetahui keadaan Ethan, dokter Rafael baru saja melakukan tindakan operasi sehingga baru bisa menemui Maureen.

"Semua berjalan lancar, Ethan harus melewati observasi selama 24 jam kedepan untuk melihat reaksi pada tubuhnya setelah transplantasi sel punca, setelah baru kita akan mengetahui tubuhnya merima atau tidak." Jelas dokter Dean.

Merasa sedikit lega, Maureen menghela napas. tapi semua belum berakhir sebelum Ethan melewati masa kritisnya selama beberapa jam kedepan.

"Maureen, transplantasi ini tidak bisa menyembuhkan Ethan dengan permanen, jadi apakah kamu akan melakukan metode Stem Cell untuk penyembuhan Ethan?" tanya dokter Dean, ia tahu jika Ethan adalah anak dari direktur rumah sakit yang baru.

Maureen menunduk dengan perasaan gelisah, sedangkan dokter Rafael mengepalkan tangannya membayangkan jika Maureen mengambil metode Stem Cell, itu berarti Maureen bersedia hamil dari pria yang sama, yaitu ayah Ethan.

"Sebagai seorang ibu yang menginginkan kehidupan terbaik untuk putranya, saya rasa anda sudah tahu apa yang harus saya lakukan."

Dokter Dean tertegun menatap dokter Rafael, wajah dokter Rafael langsung pias dengan menahan sesuatu yang bergejolak.

Dokter Dean mengangguk, "Ya, kau adalah ibu terbaik Ethan, tentu kau akan melakukan apapun untuk kesembuhan Ethan."

Mendengar semua hal itu, dokter Dean berharap rekannya ini bisa merelakan perasaan yang ia miliki, melawan tuan Noel rasanya tidak mungkin, apalagi di antara keduanya memiliki Ethan yang akan membuat keduanya kemungkinan bersatu.

"Dokter Rafael ada yang ingin aku bicarakan." Ucap dokter Dean saat melihat dokter Celine berjalan keluar.

"Kami pergi Maureen." Pamit dokter Dean mengajak dokter Rafael.

"Kakak ipar," Celine yang melihat Maureen langsung memeluk wanita itu dengan erat. bahkan panggilan kakak ipar yang ia sematkan membuat Maureen tertegun.

"Ethan anak yang kuat, dia seperti kakak yang memiliki semangat tinggi," Ucap Celine bermaksud menghibur Maureen agar tidak sedih.

Celine melerai pelukannya bibirnya tersenyum, " Lebih baik kita jenguk kak Noel, dia pasti sudah membuat para suster dan dokter kuwalahan." Katanya sambil menarik tangan Maureen untuk mengikutinya.

Dan benar saja, saat sampai di ruang perawatan Noel, pria itu seperti monster yang sedang mengamuk, dokter dan perawat tidak ada yang berani bicara melihat kemarahan di wajah Noel Altezza Jhonson.

"Ada apa ini kak?" Tanya Celine menatap beberapa suster dan dokter.

Celine berjalan mendekati ranjang Noel, pria itu duduk dengan tatapan tajamnya.

"Bereskan mereka, aku tidak ingin melihat wajah-wajah mereka di rumah sakit ini!" Geram Noel yang sepetinya emosinya sedang tidak baik-baik saja.

Mimpinya yang melihat Ethan berjalan menjauh darinya sambil melambaikan tangan membuat Noel merasakan perasaan yang kacau, apalagi ia meminta untuk di antarkan melihat Ethan namun tidak di perbolehkan, kondisi Noel belum stabil selama beberapa jam kedepan ada konsekuensi yang akan terjadi jika Noel memaksa.

"Tenang kak, semua berjalan dengan lancar kita hanya menunggu beberapa jam kedepan untuk kesehatan Ethan." Celine mengusap bahu kakaknya.

Sedangkan perawat dan dokter yang menjaga Noel sudah pergi sejak mendapat isyarat dari Celine.

Tatapan Noel jatuh pada Maureen yang juga sedang menatapnya, wajah wanita itu tampak panik dan kahawatir.

"Maureen," Panggil Noel dengan suara beratnya.

Maureen hanya berkedip, tidak ada jawaban dari bibirnya.

"Celine bisakah kau keluar, aku ingin bicara dengan Maureen." katanya tanpa melepaskan tatapannya pada Maureen.

Celine memutar bola matanya malas, seharunya dirinya sadar jika tidak di butuhkan di sini.

"Kalau ada apa-apa panggil aku saja." Ucap Celine sambil melewati Maureen.

"Kemarilah!"

Tangan Noel menepuk sisi ranjang agar Maureen mendekat dan duduk di sisinya, Maureen yang mengingat jasa Noel memilih menurut, bukankah sekarang ia harus membalas budi.

Grep

Tangan Noel langsung memeluk pinggang Maureen, kepalanya bersandar di bahu Maureen dengan santai.

"T-tuan," Cicit Maureen saat merasakan enggap di dalam pelukan erat Noel.

"Diamlah, aku tidak menyuruh mu bicara." Ucap Noel dengan suara tegasnya.

Maureen langsung menutup bibirnya rapat, namun tidak dengan jantungnya yang berdebar cepat.

"Maureen, hal apa yang paling kau takutkan?" tanya Noel tanpa mengubah posisinya.

Maureen mengerutkan keningnya, heran dengan pertanyaan Noel. Namun bibirnya tetap menjawab.

"Ethan, hal yang paling aku takutkan kehilangan Ethan."

Noel memejamkan matanya, aroma tubuh Maureen membuatnya merasa tenang, mimpi buruk yang sejak tadi membuatnya resah perlahan memudar.

"Jangan takut, ada aku yang akan memastikan Ethan baik-baik saja, meskipun semua di tangan sang pencipta."

Terpopuler

Comments

Alanunyu Alan

Alanunyu Alan

/Scare//Scare//Scare/

2024-02-06

1

Alanunyu Alan

Alanunyu Alan

/Scare//Scare//Scare/

2024-02-06

0

YNa Msa

YNa Msa

Semoga Sembuh Nak

2024-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 Candu
2 Nasib yang menyedihkan
3 Bayimu
4 Pendonor
5 Uncle
6 Ada apa dengan jantung ku
7 Kebenaran Ethan
8 Kau tidak mengingat ku!
9 Memohon
10 Kau pasti tahu jika melihatnya
11 Otot-otot menonjol
12 Calon suami
13 Mematikan syaraf
14 Tangan ayah kuat
15 Terbiasa berdekatan
16 Ketegangan
17 Maaf
18 Menuruti permintaan ayah
19 Niatan Rafeal
20 Dongeng menggelikan
21 Menyingung
22 Membawa Ethan
23 Jangan egois
24 Sakit
25 Menagih jaminan
26 Kehidupan yang terusik
27 Tidak Mau kehilangan
28 Tamu tak di undang
29 Pilihan cepat
30 Lebih menakutkan dari ayah
31 Pantang menunduk
32 Kapan kalian akan menikah
33 Tidur di sofa
34 Surat tugas
35 Mempelai
36 Benarkah dia suami ku
37 Kehangatan dalam pelukan
38 Berkunjung ke rumah sakit
39 Mengajak ke kantor
40 Memberikan kesibukan
41 Penasaran Jaena
42 Dia kakak ku
43 Kentang
44 Jaena mengadu
45 Akan memiliki adik
46 Kedai ramen
47 Bermaksud berbohong
48 Esppreso dan cake
49 Salon
50 Acara menggosok
51 Berkencan dengan sesama jenis
52 Jebakan
53 Mengantikan dengan kebahagiaan
54 Kekesalan Celine
55 Pacar Lucas Tante-tante
56 Arti debaran jantung
57 Bersembunyi dalam goa
58 Pemandangan
59 Permintaan Celine
60 Keturunan Jhonson sejati
61 Sensitif
62 Memanjakan mangsa
63 Terong premium
64 Di peras paksa
65 Kado wanita cantik
66 Saran Noah
67 Berkumpul di rumah sakit
68 Menyimpan tenaga
69 Carlos
70 Bayi laki-laki
71 Mejalani operasi
72 Pria normal
73 Perjanjian
74 Menunggu Ethan sadar
75 Efrain Kheil Jhonson
76 Mulai bekerja
77 Butik
78 Satu sama
79 Zora berwajah buruk
80 Gosip
81 Empat sampai lima ronde
82 Luka bibir
83 Bahagia
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Candu
2
Nasib yang menyedihkan
3
Bayimu
4
Pendonor
5
Uncle
6
Ada apa dengan jantung ku
7
Kebenaran Ethan
8
Kau tidak mengingat ku!
9
Memohon
10
Kau pasti tahu jika melihatnya
11
Otot-otot menonjol
12
Calon suami
13
Mematikan syaraf
14
Tangan ayah kuat
15
Terbiasa berdekatan
16
Ketegangan
17
Maaf
18
Menuruti permintaan ayah
19
Niatan Rafeal
20
Dongeng menggelikan
21
Menyingung
22
Membawa Ethan
23
Jangan egois
24
Sakit
25
Menagih jaminan
26
Kehidupan yang terusik
27
Tidak Mau kehilangan
28
Tamu tak di undang
29
Pilihan cepat
30
Lebih menakutkan dari ayah
31
Pantang menunduk
32
Kapan kalian akan menikah
33
Tidur di sofa
34
Surat tugas
35
Mempelai
36
Benarkah dia suami ku
37
Kehangatan dalam pelukan
38
Berkunjung ke rumah sakit
39
Mengajak ke kantor
40
Memberikan kesibukan
41
Penasaran Jaena
42
Dia kakak ku
43
Kentang
44
Jaena mengadu
45
Akan memiliki adik
46
Kedai ramen
47
Bermaksud berbohong
48
Esppreso dan cake
49
Salon
50
Acara menggosok
51
Berkencan dengan sesama jenis
52
Jebakan
53
Mengantikan dengan kebahagiaan
54
Kekesalan Celine
55
Pacar Lucas Tante-tante
56
Arti debaran jantung
57
Bersembunyi dalam goa
58
Pemandangan
59
Permintaan Celine
60
Keturunan Jhonson sejati
61
Sensitif
62
Memanjakan mangsa
63
Terong premium
64
Di peras paksa
65
Kado wanita cantik
66
Saran Noah
67
Berkumpul di rumah sakit
68
Menyimpan tenaga
69
Carlos
70
Bayi laki-laki
71
Mejalani operasi
72
Pria normal
73
Perjanjian
74
Menunggu Ethan sadar
75
Efrain Kheil Jhonson
76
Mulai bekerja
77
Butik
78
Satu sama
79
Zora berwajah buruk
80
Gosip
81
Empat sampai lima ronde
82
Luka bibir
83
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!