...🌸🌸🌸🌸...
Sakura baru saja menghabiskan gelas kelima dari es krim strawberrynya,dan Kakashi pun melirik jam sudah menunjukkan pukul 21.00 pm. Sakura menghela nafasnya dengan pelan lalu berbicara.
"Aku benar-benar bodoh berpikir jika selama ini Sasuke-Kun,sangat mencintai diriku". Ucap Sakura dengan sendu.
"Hmm,sekuat apapun kau menggenggamnya jika dia bukan milikmu maka akan terlepas juga ". Seru Kakashi.
"Hah,aku pikir jika hari ini aku berdandan cantik,maka Sasuke-Kun akan berubah pikirannya nyatanya sama saja". Kata Sakura.
Kakashi pun menghela nafasnya dengan pelan tidak lama kemudian mereka pun beranjak pergi dari sana. Kakashi mengantarkan Sakura pulang menuju mansion Haruno. Sepanjang perjalanan mereka hanya diam satu sama lain,bahkan Kakashi bisa mendengar helaan nafas Sakura berkali-kali. Setelah 25 menit mereka pun sampai di mansion. Sakura pun membuka dompetnya lalu memberikan kartu akses apartemen Kakashi.
"Kakashi-Nii,ini kartumu". Kata Sakura.
"Hmmm,simpanlah jika kau ada masalah kau bisa kesana kapan saja,untuk menenangkan dirimu". Balas Kakashi.
"Tidak Kakashi-Nii,karena mulai besok aku tidak akan sedih lagi karena aku tidak mau cita-citaku menjadi dokter hebat seperti Kaa-chan,terhambat hanya karena aku galau". Ujar Sakura.
"Baiklah kalau begitu". Seru Kakashi sambil mengambil kartu akses dari tangan Sakura.
"Arigatou Kakashi-nii,dan selamat malam". Ucap Sakura sebelum turun dari mobil.
"Selamat malam Sakura,sampaikan salamku pada keluargamu". Seru Kakashi.
"Hai,Kakashi-nii". Setelah mengatakan itu Sakura pun turun dari mobil.
Setelah turun dari mobil klakson pun berbunyi,dan mobil Kakashi berjalan pergi meninggalkan mansion Haruno. Sakura berjalan masuk ke dalam mansion,begitu sampai didalam Mebuki langsung berjalan lalu mendekap tubuh sang putri sangat erat. Sakura memejamkan matanya,dan tanpa bisa ditahan air matanya kembali turun. Mebuki semakin erat memeluk tubuh Sakura serta mengelus rambut sang putri dengan sayang. Kiazhi yang melihat kedua perempuan yang sangat berarti dalam hidupnya seperti itu pun maju,lalu mendekap tubuh mereka dengan sangat erat.
"Hiks Hiks Hiks". Isak Sakura.
"Sttt,sudah sayang jangan menangis terus semuanya akan baik-baik saja kau tidak sendirian". Seru Mebuki dengan serak.
"Itu benar sayang,cinta tidak selalu harus bersama dengan kita". Timpal Kiazhi.
Pelukkan mereka pun terurai Mebuki pun menghapus air mata Sakura,lalu mengecup kening Sakura dengan sayang memberikan kekuatan pada sang putri. Kini Sakura sudah berada di kamarnya ia pun melihat wallpaper handphonenya adalah fotonya dengan Sasuke,didalam foto tersebut tidak ada ekspresi apapun di wajah mantan kekasihnya. Sakura pun membuka galeri handphonenya lalu menekan semua foto-fotonya dengan Sasuke yang berjumlah sebanyak 50 foto,karena Sasuke memang tidak suka di foto bahkan Sakura ingat jika bukan karena dirinya yang memaksa Sasuke untuk foto bersama,maka tidak akan ada foto mereka.
Sakura pun menekan tombol delete jadilah semua foto terhapus, bahkan dalam Recycle Bin pun Sakura hapus,bahkan Sakura pun mengambil dos lalu menyimpan semua barang pemberian Sasuke,termasuk jepitan rambut yang baru beberapa di dapatnya. Sakura pun meletakkan dos dibawah kolong tempat tidurnya,nanti baru dia akan memaketnya agar bisa dikirim kembali ke Sasuke, karena Sakura sudah bertekad untuk bisa melupakan mantannya, walaupun sulit akan Sakura lakukan karena ia,dan Sasuke memang di takdirkan untuk tidak bersama.
Sakura pun melihat rambutnya dulu ia memiliki surai pendek seperti sang Kaa-chan,namun ia sengaja memanjangkannya karena Sasuke ingin sosok seperti sang Kaa-chan. Sakura pun melihat gunting lalu ia pun memotong rambutnya jadi pendek hingga sebahu. Sakura menatap dirinya di cermin karena dia yang dulu telah kembali,dan ia pun beranjak untuk mandi selama didalam kamar mandi Sakura berendam. Sakura memejamkan matanya ager pikiran serta hatinya bisa rileks kembali.
...🌸🌸🌸🌸...
Di Mansion Hatake.
Kakashi sudah sampai di mansion saat berjalan masuk kedalam ia pun di kagetkan oleh suara sang Kaa-chan.
"Hmm baru pulang Kakashi". Ucap Karui.
"hmm,Kaa-chan". Seru Kakashi.
"Kaa-chan ingin bicara". Kata Karui.
"Besok saja Kaa-chan,aku sangat lelah saat ini mau istirahat". Balas Kakashi.
Kakashi melanjutkan kembali langkah kakinya naik menuju kamarnya,karena ia benar-benar sangat lelah karena jadwalnya sangat padat hari ini,namun saat mendengar Sakura kembali menangis entah kenapa Kakashi ingin langsung menemui gadis musim semi itu. Kakashi menghela nafasnya dengan pelan karena ia masih bingung dengan semua yang terjadi pada dirinya. Karui yang melihat sang putra sudah tidak terlihat lagi pun menghela nafasnya dengan pelan,lalu melihat beberapa foto sang putra dengan seorang gadis bersurai pink yang sangat cantik,bahkan sangat cocok buat sang putra makanya Karui berencana untuk ketemu dulu dengan gadis tersebut,sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.
...🌸🌸🌸🌸...
Keesokkan harinya Sakura pun sudah bersiap menuju kampus dengan penampilannya yang baru,dan kini Sakura sudah turun kebawaah begitu sampai dibawah mereka semua terkejut melihat penampilan Sakura,dimana Sakura sudah memotong rambutnya sangat pendek. Kini Sakura sudah bergabung bersama mereka semuanya.
"Ohayou". Sapa Sakura.
"Ohayou sayang". Sahut Mebuki serta Kiazhi.
"Ohayou Imouto". Sahut Sasori.
"Kau tampak lebih baik dengan rambut barumu Imouto". Tambah Sasori.
"Arigatou Aniki". Ucap Sakura.
Tampilan Sakura.
Setelah sarapan Sakura pun pergi kekampus di antar oleh Sasori sang kakak,dan saat lampu merah Sasori menggunakan kesempatan itu untuk bertanya.
"Bagaimana perasaanmu Imouto".? Tanya Sasori.
"Sudah lebih baik Aniki,dan Gomen saat itu aku tidak mendengarmu,hingga akhirnya aku meraskaan luka seperti ini" Jawab Sakura.
"Hmm anggap saja semua ini prosesmu sebelum kau menemukan sosok yang tulus mencintaimu,jadi lupakan Sasuke dia tidak pantas untukmu Imouto,dan tersenyumlah kembalilah menjadi adikku yang dulu". Seru Sasori.
"Tentu Aniki". Ucap Sakura.
Tidak lama kemudian lampu sudah berganti hijau,dan mobil Sasori kembali melaju menuju kampus Konoha. Begitu sampai disana Sakura pun turun,dan Sasori kembali mengendarai mobilnya menuju perusahaan Haruno Corp. Saat Sakura berjalan tentu saja para mahasiswa serta mahasiswi bergosip tentang dirinya,dan Sakura tentu saja tidak menghiraukan hal tersebut hingga ia pun sampai di kelasnya,dan begitu masuk orang-orang kembali berbisik. Sakura pun berjalan lalu duduknya di kursi. Matsuri menghampirinya tidak lama kemudian,ia pun duduk disamping Sakura.
"Sakura-chan,apa gosip itu benar".? Tanya Matsuri.
"Goeip tentang aku,dan Sasuke putus". Jawab Sakura.
"hmm benar kemarin ada yang menyaksikan pertengkaran kalian di area parkiran". Ujar Matsuri.
"Itu benar,aku serta Sasuke sudah putus hubungan kami sudah berakhir". Seru Sakura.
Matsuri,dan semua orang yang berada di kelas terkejut nendengar itu,ternyata gosip tersebut benar adanya. Hubungan Sasuke serta Sakura sudah berakhir.
TBC.
See You Next Chap.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments