...🌸🌸🌸🌸...
Di Cafe.
Kedua pasangan kita sudah a.k.a Sakura,dan Sasuke sudah sampai di cafe yang menjadi tempat favorit mereka,untuk menghabiskan waktu bersama. Sasuke pun berjalan menuju satu ruangan dengan Sakura yang mengikuti langkah kaki sang kekashi,menuju ruangan yang menjadi tempat privasi mereka untuk makan berdua tanpa terganggu oleh orang-orang disekitar mereka,karena pada dasarnya Sasuke tidak suka keramaian. Begitu masuk kedalam ruangan Sakura membulatkan matanya,saat melihat jika ruangan ini telah di sulap begitu sangat romantis,bahkan di meja makan mereka telah menyala lilin yang begitu indah,serta disamping mereka berterbaran bunga mawar yang begitu indah. Mata Sakura memanas seketika karena selama 2 tahun mereka berpacaran, ini adalah moment paling romantis dalam hubungan mereka,karena setiap ulang tahun hanya di adakan dengan memberikan kado serta berpesta dengan teman mereka.
Sasuke pun menarik pelan tangan Sakura untuk duduk di kursi.
"Sasuke-kun,ini benar-benar indah".Ucap Sakura dengan serak.
"Hn,sebagai ucapan permintaan maaf karena selama sebulan ini aku sibuk,dan kita jarang ketemu".Seru Sasuke dengan khas wajah datarnya.
Sakura tersenyum simpul mendengar itu,dan mereka pun makan malam diiringi musik yang begitu romantis. Sakura makan dengan begitu elegan,ia benar-benar harus menjaga sikapnya didepan Sasuke agar sang kekasih tidak ilfeel padanya,padahal jika di rumah Sakura akan makan dengan bar-bar apalagi hidangan itu begitu enak seperti saat ini,dan Sakura tentu merubah sikapnya karena Sasuke menyukai sosok gadis yang lembut seperti sang Kaa-San a.k.a Uchiha Mikoto, maka dari itu Sakura berubah sebaik mungkin,agar Sasuke semakin betah bersamanya.
Sasuke menikmati winenya setelah menghabiskan steak dengan extra tomat miliknya,dan perlu diketahui Sasuke begitu sangat suka dengan tomat. Sakura pun meminum jus strawberrynya menikmati moment kebersamaan mereka,tidak lama kemudian Sasuke pun mengeluarkan sebuah kotak kecil pada Sakura lalu menyodorkannya pada kekasihnya,tentu saja itu membuat Sakura mengerutkan keningnya karena hari ini Sasuke benar-benar menjadi pria yang sangat romantis.
"Apa ini Sasuke-Kun".? Tanya Sakura.
"Hn,hadiah untukmu". Jawab Sasuke.
Sakura pun merasakan jantungnya berdetak sangat cepat sekali,bahkan pipinya sudah merona saat ini. Sakura pun mengambil kotak tersebut lalu membukanya, begitu terbuka terpampanglah jepitan dengan ornamen bunga Sakura yang begitu indah,Sakura tentu sangat bahagia mendapatkan hadiah yang begitu indah.
"Arigatou Sasuke-Kun,mulai makan malam serta hadiahmu semuanya sangat indah,aku sangat bahagia". Ujar Sakura.
Tampilan Jepitan Rambut.
Sasuke yang mendengar itu menganggukkan kepalanya, ia hanya mendengarkan saran sang aniki,untuk memberikan Sakura hadiah kecil karena sudah lama sekali mereka tidak menghabiskan waktu bersama-sama. Jadilah setiba di Konoha siang tadi,Sasuke menyiapkan makan malam ini serta memberikan hadiah atas saran dari senior sekaligus sahabat sang aniki. Sasuke sendiri tidak menyangka jika hal sekecil ini saja membuat Sakura bisa senang,bahkan ingin menangis. Sasuke menerima Sakura menjadi kekasihnya,karena melihat perjuangannya yang begitu gigih serta tidak menyerah selalu mengungkap kata cinta padanya,sekalipun Sasuke sudah menolaknya secara kasar,bahkan membentaknya namun Sakura tidak peduli tetap kekuh mendekati Sasuke,hingga Sasuke menerima Sakura dimana saat itu dirinya galau ditinggal sang sahabat sekaligus cinta pertama,dan sahabat masa kecilnya untuk pergi kuliah ke luar negeri. Sasuke bahkan belum mengungkapkan perasaan yang dia miliki,karena Sasuke tidak ingin jika persahabatan mereka yang sudah terjalin sangat lama akan hancur karena itu,bahkan kedua orang tua mereka pun bersahabat dengan baik.
Selama 2 tahun bersama Sakura tidak bisa membuat Sasuke bisa menyingkir sosok cinta pertamanya itu, ia sudah berusaha menerima Sakura bahkan sudah mengenalkan Sakura,pada sang aniki sebagai kekasihnya begitu juga pada keluarganya,bahkan sudah berusaha menerima Sakura dalam hidupnya,namun tetap saja Sasuke tidak bisa membuang satu nama yang terus hidup dalam hatinya,bahkan hanya bersama dirinya Sasuke bisa tersenyum,apalagi saat ke London mereka tidak sengaja bertemu,tentu saja hati Sasuke berdebar sangat cepat hanya dengan melihat senyum manis di wajahnya,dan saat melihat senyum Sakura ia tidak merasakan apapun,dan kenapa selama 2 tahun Sasuke mempertahankan Sakura itu karena ia merasakan nyaman,dan juga untuk mengisi kekosongan dirinya entahlah apa yang ada dipikiran bungsu Uchiha ini.
...🌸🌸🌸🌸...
Sasuke kini sudah berada di mansion Uchiha tepat pukul 21.00 pm,Sasuke pun bergabung bersama mereka yang berada di ruang tengah.
"Tadaima". Ucap Sasuke.
"Okaeri sayang". Sambut Mikoto.
"Hn".Sahut Fugaku.
"Hn,sudah pulang Otoutou bagaimana makan malammu".? Tanya Itachi sambil bermain dengan sang putri yang baru berusia 2 tahun,dan Itachi memang sudah menikah dengan wanita yang sangat di cintai a.k.a Uchiha Izumi.
"Hn,biasa saja". Jawab Sasuke dengan datar.
Itachi mendengus mendengar itu tidak lama kemudian Izumi pun datang bersama dengan maid,membawakan mereka camilan.
"Eh sudah pulang Otoutou,mau Nee-chan ambilkan jus tomatmu".? Tanya Izumi.
"Hn tidak,aku sudah terlalu banyak minum".Jawab Sasuke.
Tidak lama kemudian Mikoto sang nyonya rumah memekik heboh saat ini,tentu saja mereka bingung karena itu.
"Ada apa Kaa-chan".? Tanya Izumi yang sudah duduk disamping Itachi sang suami.
"Ini sayang,Kushina baru saja chat jika mereka akan kembali ke Konoha kurang dari 4 bulan lagi". Jawab Mikoto.
Fugaku tentu yang mendengar itu pun menutup majalah yang dibacanya,ia kaget tentunya karena Minato sang sahabat belum mengatakan apapun padanya.
"Koi kau tidak bohong kan,Minato kenapa tidak bilang apa-apa padaku".Seru Fugaku.
"Aku serius Anata,kata Kushina ada yang membawa lamaran untuk mereka,dan Minato sudah menerima perjodohan yang ditawarkan oleh Sabaku Rasa,karena anaknya pun mencintai anak Rasa". Jelas Mikoto memperlihatkan chat Kushina.
Sasuke yang mendengar itu pun menegang sudah jelas sekali Itachi,menyadari raut muka sang adik yang berubah,dan Itachi pun berkata.
"Aku lupa Kaa-chan,jika Kurama bilang sebentar lagi ada pesta pernikahan di keluarga mereka". Kata Itachi.
Mikoto mendengus kesal mendengar itu bisa-bisanya sang putra,melupakan hal penting tersebut. Mereka kembali mengobrol,kini Sasuke menghembuskan asap rokok nya pikirannya kalut saat ini. Pembicaraan di ruang tengah tadi terus berputar dalam benak Sasuke,dan Sasuke tentu tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi,karena hanya dirinya yang boleh bersama cintanya bukan orang lain.
TBC.
See You Next Chap.
Hai semuanya aku kembali lagi dengan chap terbaru dari ceritaku,semoga kalian semua bisa suka dengan ceritaku ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments